cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 401 Documents
Perencanaan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Sebagai Bangunan Pengaman Tanggul di Sungai Cisanggarung, Desa Kedungneng, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah Fio Ramadhan; Andre Primantyo Hendrawan; Muhammad Nurjati Hidayat
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan tanggul Sungai Cisanggarung di Desa Kedungneng, Kabupaten Brebes dipengaruhi oleh gerusan tebing dan ketidakstabilan lereng yang dapat mengancam kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan menentukan muka air banjir, merencanakan dimensi retaining wall, dan mengevaluasi stabilitas lereng setelah diperkuat. Debit banjir rancangan dihitung menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, kemudian muka air dimodelkan dengan HEC-RAS pada kondisi aliran permanen. Retaining wall tipe kantilever dianalisis terhadap guling, geser, daya dukung tanah, dan kebutuhan bore pile, sedangkan stabilitas lereng dianalisis menggunakan GeoStudio SLOPE/W metode Bishop. Debit banjir kala ulang 25 tahun diperoleh sebesar 663,70 m³/s. Dinding direncanakan setinggi 6,0 m dan selebar 5,2 m. Faktor keamanan guling kondisi normal dan gempa masing-masing 3,10 dan 2,90, sedangkan faktor keamanan geser sebesar 2,79 dan 1,90. Tekanan maksimum tanah dasar 6,750 t/m² lebih kecil dari daya dukung izin 19,525 t/m². Hasil analisis menunjukkan struktur memenuhi persyaratan stabilitas yang digunakan.
Perencanaan Kolam Retensi Sebagai Upaya Pengendalian Banjir di Kali Lamong Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Felix Apriliano; Moh Sholichin; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, khususnya sepanjang Kali Lamong, terjadi akibat debit banjir yang melebihi kapasitas sungai sehingga diperlukan upaya pengendalian banjir yang efektif. Penelitian ini bertujuan merencanakan kolam retensi sebagai alternatif pengendalian banjir melalui analisis hidrologi, pemodelan hidraulika, dan evaluasi stabilitas tanggul. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan tahun 2010–2024 untuk memperoleh debit banjir rencana kala ulang 10 dan 25 tahun dengan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu. Pemodelan hidraulika dilakukan menggunakan HEC-RAS 1D dan 2D yang dikalibrasi dengan data AWLR, kemudian disimulasikan pada kondisi eksisting dan setelah penerapan kolam retensi dengan sistem operasi pintu berbasis Elevation Controlled Gates. Hasil penelitian menunjukkan debit puncak sebesar 175,611 m³/s (Q10) dan 198,571 m³/s (Q25). Penerapan kolam retensi menurunkan debit puncak menjadi sekitar 153,560 m³/s atau mereduksi debit ±17%, sehingga genangan berkurang.
Pemetaan Kekeringan Berbasis Metode Standardized Precipitation Index (SPI) di DAS Mujur Kabupaten Lumajang Nhadya Hayu Hapsari; Donny Harisuseno; Sri Wahyuni
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang dapat menyebabkan berkurangnya ketersediaan air di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekeringan di DAS Mujur Kabupaten Lumajang menggunakan metode Standardized Precipitation Index (SPI) pada periode defisit 1, 3, 6, dan 12 bulan serta memetakan sebarannya menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil analisis menunjukkan bahwa kekeringan umumnya terjadi pada bulan Mei hingga Oktober, dengan kondisi terparah pada periode Agustus–Oktober. Nilai SPI terendah pada SPI-1 terjadi pada Agustus sebesar -1,411, SPI-3 pada September sebesar -1,399, sedangkan SPI-6 dan SPI-12 pada Oktober masing-masing sebesar -1,398 dan -1,284. Pemetaan menggunakan IDW menghasilkan gambaran spasial tingkat kekeringan di DAS Mujur. Hasil validasi menunjukkan Overall Accuracy sebesar 70% dan koefisien Kappa sebesar 0,402, yang menunjukkan adanya kesesuaian antara hasil pemetaan dengan data pembanding.
Penentuan Skala Prioritas Rehabilitasi Menggunakan Metode AHP pada Daerah Irigasi Ngujung dan Sudah Kabupaten Bojonegoro Zahra Syawa Pramia; Tri Budi Prayogo; Moh Sholichin
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan jaringan irigasi pada setiap daerah irigasi memiliki tingkat dan kebutuhan penanganan yang berbeda, sehingga diperlukan penentuan skala prioritas untuk mendukung rehabilitasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan menentukan skala prioritas rehabilitasi pada Daerah Irigasi Ngujung dan Sudah di Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan empat kriteria, yaitu Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI), Rencana Anggaran Biaya (RAB), luas daerah irigasi, dan sumber pengambilan air. Data diperoleh dari hasil evaluasi kondisi jaringan, perencanaan rehabilitasi, dan data teknis masing-masing daerah irigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa DI Sudah memperoleh bobot prioritas sebesar 0,705 atau 71%, sedangkan DI Ngujung sebesar 0,295 atau 29%. Berdasarkan hasil tersebut, DI Sudah menjadi prioritas utama rehabilitasi. Hasil penelitian dapat menjadi dasar penentuan urutan penanganan rehabilitasi dan pengalokasian sumber daya secara tepat sasaran.
Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum di Kelurahan Tasikmadu Kota Malang Rayhan Hafizh Yudanta; Riyanto Haribowo; Emma Yuliani
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk memicu peningkatan kebutuhan air bersih, sehingga pasokan awal dari Tandon Dawuhan dan watertank Bulutangkis di Kelurahan Tasikmadu diproyeksikan mengalami defisit. Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem distribusi baru dengan menambah watertank Tasikmadu berkapasitas 30 L/detik dari Tandon Mojolangu hingga tahun rencana 2035. Metode proyeksi penduduk menggunakan metode aritmatik berdasarkan nilai standar deviasi terkecil dan koefisien korelasi terbesar, dengan kebutuhan rata-rata air sebesar 8,89 L/detik. Simulasi hidrolika jaringan pipa dimodelkan menggunakan perangkat lunak WaterCAD V8i. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan aliran berkisar antara 0,0 – 0,9 m/detik, headloss gradient sebesar 0,113 – 4,031 m/km, dan tekanan air sisa berada pada rentang aman 0,9 – 4,3 atm. Berdasarkan perencanaan teknis tersebut, diperoleh nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp4.457.303.285,62 dan menjadi Rp4.947.607.000,00 setelah akumulasi PPN 11% dan pembulatan. Kemudian analisis yang dilakukan pada studi ini menggunakan parameter BCR, NPV, IRR, dan Payback Period. Berdasarkan perhitungan parameter diperoleh  hasil  yang  layak  terhadap  semua  parameter ekonomi.
Penentuan Skala Prioritas Rehabilitasi pada Daerah Irigasi Sumberejo dan Kemiri Kabupaten Bojonegoro Menggunakan Metode AHP Yuna Ulya Asyifa; Tri Budi Prayogo; Moh Sholichin
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi jaringan irigasi yang mengalami kerusakan dapat menurunkan kinerja pelayanan air irigasi sehingga diperlukan penentuan prioritas rehabilitasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan menentukan skala prioritas rehabilitasi pada Daerah Irigasi Sumberejo dan Daerah Irigasi Kemiri Kabupaten Bojonegoro menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan empat kriteria, yaitu Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI), Rencana Anggaran Biaya (RAB), luas daerah layanan, dan kondisi sumber pengambilan air. Setiap kriteria dianalisis melalui perbandingan berpasangan untuk memperoleh bobot dan nilai prioritas masing-masing daerah irigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa DI Kemiri memperoleh nilai prioritas sebesar 0,588, sedangkan DI Sumberejo sebesar 0,412. Berdasarkan hasil tersebut, DI Kemiri ditetapkan sebagai prioritas utama rehabilitasi, sedangkan DI Sumberejo menjadi prioritas berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode AHP dapat digunakan untuk menentukan prioritas rehabilitasi jaringan irigasi dengan mempertimbangkan beberapa kriteria.
Pemetaan Genangan Banjir Menggunakan Citra Sentinel-1 Berbasis Google Earth Engine di Daerah Aliran Drainase Way Lunik Firdaus Fiyan Putra; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di Daerah Aliran Drainase (DAD) Way Lunik, Kota Bandar Lampung, sehingga diperlukan informasi spasial mengenai sebaran genangan sebagai upaya pendukung mitigasi banjir. Penelitian ini menggunakan citra Sentinel-1 yang diolah melalui platform Google Earth Engine dengan metode change detection untuk mengidentifikasi genangan berdasarkan perubahan nilai backscatter sebelum dan sesudah kejadian banjir. Citra yang digunakan diproses berdasarkan parameter pengolahan yang digunakan dalam penelitian, kemudian hasil identifikasi awal genangan disempurnakan melalui proses pemaskeran dan pengurangan noise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan menggunakan citra Sentinel-1 mampu mengidentifikasi sebaran genangan pada kejadian banjir 4 Januari 2024 di Daerah Aliran Drainase Way Lunik. Genangan dominan terdistribusi pada bagian tengah hingga hilir wilayah penelitian dan mengikuti jaringan aliran utama. Luas genangan yang teridentifikasi sebesar 94.206,36 m². Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengolahan citra Sentinel-1 berbasis Google Earth Engine dapat digunakan untuk menghasilkan informasi spasial mengenai sebaran genangan banjir pada wilayah penelitian.
Studi Perencanaan Fishway dan Penyelidikan Kondisi Aliran Pada Bendung Gude, Sungai Konto Hilir Dengan iRIC Nays2DH Novita Ika Ramadhani; Linda Prasetyorini; Very Dermawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan bendung pada alur sungai dapat menghambat konektivitas dan mengganggu migrasi ikan. Sebagai upaya mitigasi, pembangunan jalur ikan (fishway) menjadi solusi efektif untuk memulihkan kontinuitas ekologis perairan. Penelitian ini bertujuan merencanakan vertical slot fishway pada Bendung Gude di Sungai Konto Hilir melalui analisis hidraulik serta evaluasi kemampuan gerak ikan menggunakan perangkat lunak iRIC. Hasil perencanaan menghasilkan dimensi saluran dengan lebar bukaan (bo) 0,30 m, lebar saluran 2,40 m, beda tinggi antarkolam 0,10 m, 11 kolam, dua resting pool, serta kemiringan dasar 1:7,33. Pemodelan hidraulik membuktikan bahwa aliran pada debit rencana maupun minimum berada dalam kondisi subkritis (Fr< ) dengan kecepatan di bawah batas izin 2,0 m/s. Simulasi pergerakan menunjukkan ikan gabus memiliki performa migrasi terbaik, diikuti wader abang, sedangkan wader pari dan bilih memerlukan waktu tempuh lebih lama. Ikan berukuran maksimum juga melintas lebih cepat dibanding ukuran rata-rata maupun minimum. Total estimasi biaya pembangunan mencapai Rp371.098.700,00.
Analisis Efektivitas Jaringan Drainase Perkotaan Eksisting Kecamatan Lamongan Azzahra, Jihan Rachma; Sumiadi; Muhammad Nurjati Hidayat
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan di Kecamatan Lamongan menyebabkan peningkatan luas permukaan kedap air yang berdampak pada bertambahnya limpasan permukaan. Kondisi tersebut mengakibatkan beban aliran yang harus ditampung oleh sistem drainase semakin besar, sementara kapasitas jaringan eksisting belum sepenuhnya mampu mengalirkan debit limpasan sehingga masih terjadi genangan pada beberapa lokasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan drainase eksisting serta menyusun alternatif penanganan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian genangan. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III dan metode Mononobe, sedangkan evaluasi sistem drainase dilakukan melalui pemodelan menggunakan EPA SWMM 5.2. Hasil simulasi menunjukkan bahwa beberapa ruas saluran mengalami kondisi node flooding, yang mengindikasikan kapasitas saluran belum mampu menampung debit limpasan hujan rencana. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dilakukan rehabilitasi dimensi saluran pada ruas yang mengalami luapan dengan tetap mempertahankan fungsi kolam retensi dan pompa pembuang sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir. Simulasi setelah rehabilitasi memperlihatkan peningkatan kapasitas hidraulik jaringan drainase sehingga aliran dapat dialirkan dengan lebih baik dan genangan pada titik-titik kritis berhasil dikurangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi saluran berdasarkan pemodelan EPA SWMM 5.2 mampu meningkatkan kinerja sistem drainase perkotaan di Kecamatan Lamongan.
Perencanaan Jaringan Distribusji Air Bersih Menggunakan Potensi Debit Air Tanah di Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo Abrori Dwi Restuaji; Runi Asmaranto; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah yang rawan mengalami krisis air bersih pada musim kemarau akibat menyusutnya ketersediaan air permukaan. Salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah ini adalah dengan memanfaatkan potensi debit air tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi debit air tanah, memproyeksikan kebutuhan air bersih hingga tahun 2044, serta merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Maron. Metode yang digunakan meliputi analisis data geolistrik pada tiga titik duga dengan pendekatan Hukum Darcy untuk mengetahui potensi debit air tanah, proyeksi jumlah penduduk dengan metode Geometrik, Aritmetika, dan Eksponensial yang diuji kesesuaiannya menggunakan standar deviasi dan koefisien korelasi, serta simulasi jaringan perpipaan menggunakan program WaterCAD V8i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi debit air tanah pada titik duga terbaik (Maron-3) berkisar antara 1,553-5,826 liter/detik. Proyeksi penduduk terpilih menggunakan metode Aritmetika menghasilkan jumlah penduduk sebesar 2.350 jiwa pada tahun 2044, dengan kebutuhan air pada jam puncak sebesar 5,388 liter/detik, yang masih dapat dipenuhi oleh potensi debit air tanah yang tersedia. Perencanaan sistem jaringan distribusi menghasilkan 1 unit pompa submersible Grundfos SP 30-7 dengan head total 88,09 m dan 1 unit tandon berkapasitas efektif 750 m³ pada elevasi +112 mdpl. Hasil simulasi WaterCAD V8i menunjukkan seluruh parameter teknis berupa kecepatan aliran, headloss gradient, dan tekanan pada titik simpul telah memenuhi kriteria Peraturan Menteri PUPR No. 18 Tahun 2007.