cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL" : 10 Documents clear
Gambaran Optimalisasi Pelaksanaan Discharge Planning Terkait Media Edukasi Pada Pasien Di Ruang Jantung Sari, Ayu Komala; Mawarti, Indah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3106

Abstract

Masih banyak ditemukan permasalahan dalam pelaksanaan discharge planning. Discharge planning merupakan serangkaian dari tahap-tahap yang di bentuk secara terstruktur untuk memastikan perpindahan pasien dari lingkungan rumah sakit ke rumah berjalan efektif. Penerapan perencanaan pulang yang kurang efektif bisa mengakibatkan terganggunya proses perawatan, hasil perawatan dan menyebabkan perawatan berulang. Tujuan penelitian adalah memberikan gambaran optimalisasi pelaksanaan discharge planning terkait media edukasi oleh perawat kepada pasien di ruang jantung. Merupakan penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel 14 orang perawat di ruang perawatan jantung RSUD H. Abdul Manap, yang didapatkan melalui teknik total populasi. Variabel penelitian adalah optimalisasi pelaksanaan discharge planning. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 2 hari dengan jadwal jaga 3 shift dengan perawat yang bertugas, disertai pembuatan media edukasi. Instrumen menggunakan kuesioner. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara perawat. Saat discharge planning, perawat juga memberikan beberapa leaflet kepada pasien dan keluarga serta melakukan edukasi. Setelah dilakukan implementasi, terdapat perubahan pada pelaksanaan discharge planning dengan menggunakan media edukasi. 
Gaya Kepemimpinan Transformasional Leadership Kepala Ruangan Berhubungan Interprofessional Collaboration Perawat Fitriyani, Elsa; Febriani, Nelly
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3129

Abstract

Transformational leadership style is very effective in improving interprofessional collaboration in hospitals by providing a clear vision, encouraging open communication, valuing each profession, facilitating interprofessional meetings, and ensuring continuous development, transformational leaders can create a collaborative and productive work environment. The purpose of the study was to determine the relationship between the transformational leadership style of the head of the room in improving team collaboration in the inpatient room of Khidmat Sehat Afiat (KISA) Hospital, Depok City.This study used a quantitative method with a chi-square correlation test with a cross-sectional approach. Sampling using Accidental sampling sample amounted to 108 employees.The results data obtained through the Multifactor Leadership Questionnaire, Assessment of Interprofessional Team Collaboration Scale (AITCS) obtained that there is a significant relationship between the transformational leadership style of the head of the room with the level of team collaboration p-value 0.002. It is expected that future researchers will develop data by expanding the population, adding variables and different measuring instruments. It is also expected that the hospital will develop a transformational leadership training program for the head of the room to improve team performance
Analisis Hubungan Geriatric Syndrome Dan Self Acceptance Lansia Puspitarini, Nurul Aisyiyah; Hastutiningtyas, Wahidyanti Rahayu; Putri, Rona Sari Mahaji
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3197

Abstract

Geriatric syndrome merupakan tantangan utama bagi lansia, sebuah kondisi multifaktorial yang ditandai dengan kumpulan gejala mencakup aspek kesehatan fisik, kognitif, psikososial, dan fungsional. Self acceptance (penerimaan diri) melibatkan kelebihan dan kekurangan, serta aspek-aspek unik yang membentuk identitas individu untuk menghadapi geriatric syndrome. Lansia di Kota Malang menghadapi berbagai perubahan yang mempengaruhi kesejahteraan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara geriatric syndrome dan self acceptance pada lansia di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 50 lansia. Pengumpulan data menggunakan kuseioner Geriatric Depression Syndrome (GDS) untuk geriatric syndrome dan untuk self acceptance menggunakan kuesionaer self acceptance scale. Analisis data menggunakan spearman rank dengan bantuan aplikasi SPSS versi 16. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara geriatric syndrome dengan self acceptance pada lansia di Kota Malang (p-value 0,003). Penting untuk mempertimbangkan self acceptance sebagai bagian integral dari intervensi komprehensif pada lansia dengan geriatric syndrome. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi sejauh mana dukungan sosial (keluarga, teman, komunitas) mempengaruhi self-acceptance lansia yang mengalami geriatric syndrome.
Peran Keluarga Berhubungan dengan Kualitas Hidup Lansia: Studi Cross-Sectional Nurmadinah, Nurmadinah; Mursid, Aco; Muzakkir, Muzakkir; Irwan, Muhammad; Djalaluddin, Nurgadima Achmad; Irfan, Irfan; Indrawati, Indrawati; Evidamayanti, Evidamayanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3125

Abstract

Seiring bertambahnya usia, semakin rentan terhadap berbagai masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup lansia. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi, memberikan bantuan, dan mengatasi berbagai tantangan yang dialami oleh lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara peran keluarga dan kualitas hidup lansia. Desain penelitian observasional dengan metode cross sectional. Populasi berjumlah 507 lansia, dengan sampel sejumlah 100 orang didapatkan, melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner peran keluarga dan kualitas hidup (kuesioner OPBQL-Brief), diadopsi dari Radiani, Z. F. R. (2018). Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hampir separuh lansia (49%) mempunyai peran keluarga yang bagus; sebagian besar lansia (66%) memiliki kualitas hidup yang baik; dan ada hubungan peran keluarga dan kualitas hidup lansia (p value 0,000). Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengembangan intervensi atau program yang dapat meningkatkan peran keluarga dalam upaya memperbaiki kualitas hidup lansia. Direkomendasikan untuk penelitian lanjutan ialah mengkaji intervensi atau program dalam meningkatkan peran keluarga terhadap peningkatan kualitas hidup lansia.
Pengaruh Psikoedukasi Tentang Masalah Kesehatan Jiwa Terhadap Keberfungsian Sosial Pasien Pasca Perawatan Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Wonorejo Andrila, Nike; Safrudin, Bachtiar
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3144

Abstract

Skizofrenia adalah suatu kondisi otak yang ditandai dengan pikiran tidak teratur, delusi, halusinasi, dan perilaku aneh. Hal ini juga mengganggu banyak aspek fungsi individu, seperti berpikir, merasakan, dan mengekspresikan emosi. Kemampuan individu dan institusi sosial untuk memenuhi kebutuhan mendasar, memenuhi kewajiban sosial, menangani tekanan (kejutan dan stres), dan memberikan kontribusi konstruktif kepada masyarakat dikenal sebagai fungsi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok kontrol dan quasy eksperiment pretest dan posttest. Dalam penelitian ini,                17 responden ditempatkan pada kelompok eksperimen dan 17 responden pada kelompok kontrol dengan menggunakan purposive sampling ditambah dengan non probability sampling. Uji dependent t test dan independent t test digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan hasil selisih 4,941 pada post test eksperimen dan pada post test kontrol didapatkan hasil 0.118. Dan uji t-test independen didapatkan selisih nilai 10.765. Pemberian intervensi psikoedukasi tentang masalah Kesehatan jiwa efektif meningkatkan keberfungsian sosial pasien pasca perawatan skizofrenia. Direkomendasikan penelitian lanjutan untuk memberikan psikoedukasi tidak hanya pada pasien skizofrenia, namun juga pada pasien gangguan jiwa lainnya
Perilaku Bullying Berhubungan Motivasi Belajar Santri Di Pondok Pesantren Ihyaul Qur'an Nururrahman Salahudin, Salahudin; Rosdiana, Yanti; Trishinta, Sirli Mardianna
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3374

Abstract

Perilaku bullying merupakan masalah serius yang sering terjadi pada remaja khususnya di lingkungan pondok pesantren, dan dapat berdampak signifikan terhadap motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku bullying dengan motivasi belajar pada santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ihyaul Qur'an Nururrahman. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sejumlah 69 diambil dari 83 responden, menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Olweus Bullying/Victim Questionnaire (OBVQ-R) untuk mengukur tingkat bullying dan Learning Motivation Scale (LMS) untuk mengukur motivasi belajar. Analisa data menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil menunjukkan sebagian besar responden menjadi korban bullying   dengan kategori rendah sebanyak 41 orang (59,4%); sebagian besar responden memiliki  Motivasi belajar kategori Sedang sebanyak 42 orang (60.9%); adanya hubungan antara perilaku bullying dan motivasi belajar (p value= 0,027 dan                            r = 0,266) pada santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ihyaul Qur'an Nururrahman. Semakin rendah perilaku bullying maka semakin tinggi motivasi belajar. Direkomendasikan peneliti selanjutnya untuk meneliti faktor lain yang memengaruhi motivasi belajar santri, seperti dukungan teman sebaya, pola asuh orang tua, dan peran pengurus pesantren dalam menangani bullying. 
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Autoimun Jenis Lupus Eritematosus Sistemik (LES) Melalui Promosi Kesehatan Pada Calon Perawat Maemunah, Neni; Devi, Hilda Mazarina; Putri, Rona Sari Mahaji
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3198

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) is a complex and systemic autoimmune disease that can affect various organs and tissues in the body. With increasing prevalence and a significant impact on the quality of life of diagnosed individuals, a deep understanding of SLE is essential, especially among healthcare professionals. This study aims to explore the level of knowledge regarding SLE among nursing students, as well as the factors influencing their understanding. A quasi-experimental study was conducted with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of 370 with 152 students recruited using incidental sampling. Video, poster, and leaflet as health promotion media, while a separate questionnaire was used to assess the respondents' knowledge before and after the intervention. Data analysis was performed using the marginal homogeneity test. The results showed that nearly half (48.0%) of the respondents had moderate knowledge about the prevention of autoimmune SLE before the health promotion, and the majority (67.1%) had good knowledge after the health promotion. The Marginal Homogeneity test results showed a p-value of 0.000, indicating that there was a significant effect of health promotion on knowledge about autoimmune SLE prevention. Improving nursing students' knowledge of SLE through comprehensive health promotion programs is crucial in encouraging effective preventive behavior. Future researchers are advised to investigate factors that can help in designing more effective educational interventions for patients.
Aktivitas Fisik Berhubungan dengan Siklus Menstruasi Remaja Putri Susanti, Rahmah Febri; Wijayanti, Wijayanti; Fernanda, Pradita Ayu
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3114

Abstract

Banyak wanita yang mengalami permasalahan menstruasi yang tidak normal. Abnormalitas jumlah darah dan lama perdarahan pada menstruasi merupakan salah satu masalah menstruasi. Gangguan menstruasi meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas dan intensitas fisik. Masalah siklus menstruasi yang dialami para remaja terjadi dikarenakan banyaknya kegiatan di sekolah maupun aktivitas di rumah. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi wanita. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh remaja putri sejumlah 398 siswi, dengan sampel 80 orang yang didapatkan dengan menggunakan stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Physical Activity Level (PAL) melalui G-Form. Analisis data menggunakan uji rank spearman melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sampel memiliki aktivitas fisik berat sebanyak 43 orang (53,8), dengan nilai rata-rata 1,91±0,20 PAL; sebagian besar siswi mempunyai siklus menstruasi tidak normal sebanyak 61 remaja(76,3), dengan nilai rata-rata 36,15±16,66 hari; ada hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada remaja putri (p value 0,000).Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi.
Pengaruh Kombinasi Mengunyah Permen Karet dan Kompres Hangat Terhadap Pemulihan Peristaltik Usus Pada Pasien Post Operasi dengan General Anastesi Febriani, Dila Arida; Widodo, Dyah; Arif, Taufan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3157

Abstract

Penurunan peristaltik usus adalah masalah yang terjadi pasca operasi dengan general anastesi dan dapat menimbulkan komplikasi bila peristaltik usus tidak kembali normal dalam kurun waktu 24 jam. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh kombinasi mengunyah permen karet dan kompres hangat terhadap pemulihan peristaltik usus pada pasien post operasi dengan general anastesi. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasy eksperimental berjumlah 36 responden menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebasnya yaitu kombinasi mengunyah permen karet dan kompres hangat, variabel terikat yaitu peristaltik usus. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan panduan penelitian. Uji bivariat mengunakan wilcoxon dan mann whitney. Kelompok perlakuan diberikan intervensi sebanyak 3 kali. Pada kelompok perlakuan menunjukkan uji wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 sedangkan pada kelompok kontrol p-value 1,000. Pada hasil uji mann whitney menunjukkan p-value 0,000 artinya terdapat pengaruh kombinasi mengunyah permen karet dan kompres hangat terhadap pemulihan peristaltik usus. Kombinasi perlakuan dapat mempercepat pemulihan peristaltik usus dikarenakan mengunyah permen karet dapat memicu produksi saliva dan enzim amilase yang diproduksi pankreas dalam sistem pencernaan, selain itu kombinasi dengan efek terapeutik kompres hangat yang merangsang saraf parasimpatis yang mengakibatkan vasodilatasi pembuluh darah yang berada di area abdomen. 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Raden Mattaher Jambi Viona, Vebyola; Sulistiawan, Andika; Sari, Putri Irwanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3138

Abstract

Gagal ginjal kronik dengan  terapi  hemodialisis dapat menyebabkan  masalah  kesehatan  fisik  dan psikologis. Kecemasan merupakan bentuk kekhawatiran yang samar dan menyebar, berkaitan dengan perasaan yang tidak menentu serta ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi. Hemodialisis, sebuah terapi untuk individu dengan gangguan fungsi ginjal, dapat menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan metode cross sectional dan menggunakan teknik accidental sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 254 orang dan sampel berjumlah 80 orang. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini instrumen pengetahuan, instrumen dukungan keluarga, dan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), analisa bivariat menggunakan uji chi square. Uji statistik didapatkan hasil lama menjalani hemodialisis (p=0,014), nyeri (p=0,003), dukungan keluarga (p=0,007), pengetahuan (p=0,003), jenis kelamin (p=0,016), dan usia (p=0,001) dengan kecemasan. Ada hubungan antara usia, jenis kelamin, lama hemodialisis, nyeri, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Raden Mattaher Jambi. Perlu perhatian khusus bagi pasien hemodialisis agar faktor-faktor tersebut tidak dijadikan suatu masalah yang membuat mereka mengalami kecemasan yang berat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10