cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertambangan
ISSN : 24424234     EISSN : 29863910     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Pengaruh Oksidasi Hidrogen Peroksida Terhadap Nilai Kalor, Proksimat, dan Ultimat Batubara Formasi Wahau Ardian, Malik; Haq, Shofa Rijalul; Rahmad, R.M. Basuki; Sakti, Hakim Erlangga Bernado; Lusantono, Oktarian W; Waloejo, Dwi Poetranto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.15621

Abstract

Batubara lignit dari Formasi Wahau, Kalimantan Timur, memiliki cadangan besar namun nilai kalor rendahsehingga kurang kompetitif di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuanhidrogen peroksida (H₂O₂) 3% terhadap nilai kalor serta komposisi proksimat dan ultimat pada tiga ukuran partikel(40, 60, dan 100 mesh). Metode penelitian meliputi preparasi sampel, perlakuan oksidasi, serta pengujian nilaikalor menggunakan bom kalorimeter, analisis proksimat, dan analisis ultimat. Hasil penelitian menunjukkanbahwa perlakuan H₂O₂ tidak meningkatkan nilai kalor, bahkan cenderung menurunkannya. Penurunan terbesarterjadi pada 60 mesh, dari 5.627 menjadi 4.291 kkal/kg. Analisis proksimat memperlihatkan peningkatan volatilematter (misalnya pada 60 mesh dari 13,42% menjadi 19,54%), penurunan fixed carbon (pada 100 mesh dari81,12% menjadi 76,29%), serta kecenderungan peningkatan kadar abu. Analisis ultimat menunjukkan penurunankarbon (C) dan peningkatan oksigen (O), sedangkan sulfur (S) tidak terdeteksi pada semua sampel.Kesimpulannya, H₂O₂ berperan sebagai agen oksidator yang mengubah komposisi kimia batubara danmeningkatkan reaktivitasnya, tetapi tidak efektif sebagai metode peningkatan mutu energi batubara FormasiWahau.
Kajian Geometri Jalan Angkut Terhadap Fuel Ratio Pada Penambangan Batubara Seam A2 Di PT Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim Chandradevi, Vandya Aulia Azzahra; Ratminah, Wawong Dwi; Saputro, Kristanto Jiwo; Haq, Shofa Rijalul; Inmarlinianto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.15623

Abstract

Jalan angkut merupakan salah satu faktor yang memiliki peran penting dalam menunjang efisiensi operasi pengangkutan batubara. Kondisi geometri jalan angkut akan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar dan produktivitas alat angkut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kondisi geometri jalan angkut, serta mengkaji mengenai dampak dari geometri jalan angkut terhadap konsumsi bahan bakar dan produktivitas di PT Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Metode penelitian mencakup studi literatur dan observasi lapangan untuk memperoleh data primer dan sekunder mengenai kondisi geometri jalan angkut batubara. Dari hasil observasi lapangan dilakukan analisis dengan metode simulasi untuk nilai rimpul yag dihasilkan. Hasil analisis ditemukan bahwa ketidaksesuaian geometri seperti lebar jalan yang kurang memadai, kemiringan curam, radius tikungan kecil, serta superelevasi dan cross slope yang tidak sesuai. Hal tersebut dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar dan menurunkan produktivitas. Upaya perbaikan yang dilakukan, meliputi pelebaran jalan, penyesuaian kemiringan, pengaturan superelevasi, cross slope, serta memperbesar radius tikungan pada beberapa ruas, terbukti mampu meningkatkan kapasitas angkut dari 56.696,64 ton/bulan menjadi 66.527,65 ton/bulan. Jumlah ritase juga meningkat dari 1,69 kali/jam menjadi 2,02 kali/jam, sementara konsumsi bahan bakar sedikit menurun dari 10,59 liter/jam menjadi 10,58 liter/jam. Perubahan tersebut berdampak pada penurunan fuel ratio dari 0,48 menjadi 0,41 yang telah sesuai dengan standar perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa kondisi geometri jalan angkut memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, penggunaan bahan bakar, serta nilai fuel ratio.
Estimasi Sumberdaya Galena Dengan Metode Geostatistik Meihaga, Epafras; Leka, Emil Salim Kahmi; Simamora, Eprilia
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16009

Abstract

Estimasi sumberdaya yang akurat merupakan langkah krusial dalam perencanaan tambang, terutama pada endapan skarn yang memiliki karakter heterogen. Penelitian ini melakukan estimasi sumberdaya galena (Pb) pada zona North Pit Cibujang Project, Cihaur, Sukabumi dengan menerapkan pendekatan geostatistik. Sebanyak 16 titik bor dan 226 data assay dianalisis untuk membangun model spasial mineralisasi. Tahapan penelitian meliputi penyusunan database, validasi data, pemodelan variogram, serta pembuatan model blok tiga dimensi menggunakan perangkat lunak Micromine 2023. Ordinary Kriging dipilih sebagai metode interpolasi karena kemampuannya mengakomodasi struktur kontinuitas spasial dan menghasilkan estimasi dengan varians minimum. Model variogram spherical digunakan untuk menggambarkan hubungan spasial kadar Pb pada tubuh endapan. Estimasi dilakukan pada blok dengan kadar ≥ 3% Pb sebagai nilai cut-off. Hasil perhitungan menunjukkan total volume ekonomis sebesar 140.369,25 m³ dengan tonase 448.020 ton dan kadar rata-rata berada pada kisaran 10,85% Pb.. Hasil ini memberikan dasar kuantitatif yang lebih andal bagi perencanaan tambang dan pengambilan keputusan teknis pada North Pit Cibujang Project.
Pemanfaatan Mikroalga dan Typha Untuk Penanganan Air Asam Tambang Pada Pertambangan Batubara Bantar Tyas Suksmawati Rukmana; Haq, Shofa Rijalul; Lusantono, Oktarian Wisnu
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16030

Abstract

Air asam tambang (AAT) merupakan salah satu permasalahan lingkungan utama pada kegiatan pertambangan batubara, termasuk pada void pascatambang di Kabupaten Kutai Barat yang memiliki potensi pembentukan asam akibat keberadaan mineral sulfida pada batuan penyusunnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas mikroalga lokal dan tanaman Typha angustifolia dalam sistem wetland buatan untuk meningkatkan kualitas air pada void tersebut. Penelitian dilakukan selama tiga bulan dengan memanfaatkan lima kompartemen yang mewakili zona mikroalga dan vegetasi Typha. Parameter kualitas air yang diamati meliputi pH, logam terlarut (Fe dan Mn), H₂S, serta BOD, baik pada inlet maupun outlet tiap kompartemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroalga pada Kompartemen 2 dan 4 mampu meningkatkan pH dari kisaran 6,0–6,7 menjadi hingga 7,74 dalam waktu 24 jam. Peningkatan ini dipengaruhi oleh aktivitas fotosintesis dan proses biogeokimia yang menurunkan keasaman air. Kompartemen 2, yang diberi tambahan nutrisi organik, memberikan kenaikan pH paling konsisten. Pada sistem Typha, Kompartemen 1, 3, dan 5 menunjukkan peningkatan pH yang bervariasi, dengan nilai tertinggi pada K1 akibat adanya penambahan kapur. Analisis jaringan tanaman menunjukkan kemampuan Typha dalam mengakumulasi logam, dengan serapan Fe terbesar pada akar dan Mn serta S pada daun. Kelangsungan hidup Typha tertinggi tercatat pada K5 (95,8%), sedangkan penggunaan bahan organik segar meningkatkan BOD dan menurunkan keberhasilan tanam. Secara keseluruhan, mikroalga lebih efektif dalam penetralan pH secara cepat, sementara Typha berperan dalam stabilisasi jangka panjang dan akumulasi logam. Kombinasi keduanya direkomendasikan sebagai strategi fitoremediasi terpadu yang adaptif dan berkelanjutan untuk pengelolaan AAT pada void tambang batubara.
A Correlation-Regression Statistics: Predicting Uniaxial Compressive Strength from Point Load Index for Hydrothermal Clay Materials Farhan, Muhammad Alfiza; Aprian, Akbar
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16036

Abstract

This study addressed the difficulty of determining uniaxial compressive strength in hydrothermally altered breccia, where preparing intact core samples was not feasible. A field-based approach using point load index measurements was adopted to provide an alternative means of estimating rock strength. Twenty-one representative breccia samples from Pit C were tested through standardized point load procedures and laboratory uniaxial compression tests. Linear regression analysis was performed to examine the relationship between the two strength parameters. The results showed a strong and statistically significant linear trend, indicating that point load index values could reliably predict uniaxial compressive strength for the altered breccia. The analysis further demonstrated that most strength variability was explained by the regression model. These findings supported the use of point load testing as an efficient and practical method for strength estimation in geological conditions where conventional testing was limited.
Evaluasi Efisiensi Kolam Pengendapan dalam Pengelolaan Air Limbah Tambang Batubara terhadap Kualitas Air Sungai Loah Wen, Kutai Kartanegara Kusuma, Ratih Chandra; Haq, Shofa Rijalul; Bulopa, Rofa Dzulfikri
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi sistem kolam pengendapan dalam mengelola air limbah tambang batubara serta pengaruhnya terhadap kualitas air Sungai Loah Wen yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada empat titik pemantauan, hulu dan hilir Sungai Loah Wen, serta inlet dan outlet kolam pengendapan selama semester pertama tahun 2025. Analisis laboratorium mencakup parameter fisika, kimia (organik dan anorganik), serta mikrobiologi, dan hasilnya dibandingkan dengan regulasi nasional (PP No. 22 Tahun 2021 untuk air sungai Kelas II dan Permen LH No. 113 Tahun 2003 untuk air limbah tambang batubara). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sungai secara umum berada dalam kondisi baik, dengan sebagian besar parameter berada jauh di bawah ambang batas baku mutu. Terdapat sedikit peningkatan konsentrasi besi terlarut di hilir (0,3 menjadi 0,4 mg/l), namun masih dalam batas aman dan kemungkinan besar dipengaruhi oleh proses geogenik alami. Analisis air limbah menunjukkan bahwa kolam pengendapan mampu menurunkan Total Suspended Solid (TSS) dari 15 menjadi 12 mg/l dengan efisiensi 20%, sekaligus mempertahankan pH yang stabil dan konsentrasi Fe serta Mn yang sangat rendah (<0,03 dan <0,02 mg/L). Temuan ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan air limbah yang diterapkan saat ini efektif dalam mengurangi beban pencemar serta mencegah penurunan kualitas badan air penerima. Secara keseluruhan, penerapan kolam pengendapan yang didukung proses sedimentasi dan koagulasi berperan penting dalam memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan serta menjaga integritas ekologi Sungai Loah Wen.
Perbandingan dan Pemilihan Metode Distribusi Probabilitas Dalam Perhitungan Nilai Curah Hujan Rencana Di Tambang Batubara Pt Madhani Talatah Nusantara Rosadi, Peter Eka; Irawan, Agus Bambang
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16067

Abstract

Kegiatan penambangan dengan metode tambang terbuka sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, terutama curah hujan di wilayah tersebut. Curah hujan yang tinggi akan menyebabkan tanah tidak mampu menampung air hujan, dan air yang tidak terserap kedalam tanah akan mengalir di permukaan tanah sebagai air limpasan (run-off). Apabila rancangan sistem penyaliran tambang tidak memumpuni untuk menampung debit air hujan, maka kegiatan penambangan akan terganggu oleh adanya air yang menggenang. Oleh karena itu diperlukan perhitungan nilai curah hujan rencana yang tepat sebagai dasar perancangan sistem penyaliran tambang. Data curah hujan yang digunakan adalah data nilai curah hujan harian maksimum selama 15 tahun (2007-2021) yang bersumber dari Technical Departement PT. Madhani Talatah Nusantara 037C yang berlokasi di Gendang Timburu, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memilih dan membandingkan metode distribusi probabilitas Normal, Log Normal, Gumbel, dan Log Pearson III untuk mendapatkan distribusi yang paling cocok digunakan untuk data curah hujan yang dimiliki. Metode distribusi Gumbel memiliki nilai curah hujan rencana tertinggi, sedangkan metode distribusi normal memiliki nilai curah hujan rencana terendah, Keempat distribusi ini dapat digunakan untuk menentukan curah hujan rencana, akan tetapi metode yang paling tepat digunakan adalah metode distribusi probabilitas Gumbel.
Peramalan Harga Nikel Berbasis Machine Learning menggunakan Algoritma Gated Recurrent Unit (GRU) Erlangga, Robby; Ardian, Aldin; Suharyadi, Heru; Kodong, Frans Richard; Cahyadi, Tedy Agung
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16120

Abstract

Nikel merupakan komoditas tambang yang penting dalam pembuatan baterai kendaraan listrik (electric Vehicle (EV)). Meningkatnya produksi EV dalam upaya mengurangi emisi karbon menyebabkan tingginya kebutuhan Nikel sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik diprediksi akan meningkat. Seiring meningkatnya produksi EV untuk menekan emisi karbon, kebutuhan nikel sebagai bahan baku baterai diproyeksikan terus naik. Kenaikan ini secara teori mendorong tekanan naik pada harga, terutama ketika pertumbuhan permintaan lebih cepat daripada kemampuan pasokan untuk bertambah dalam jangka pendek. Karena itu, tren permintaan yang meningkat menjadi salah satu faktor utama yang membentuk tren harga nikel ke depan. Selanjutnya, harga Nikel memiliki dampak signifikan terhadap keputusan investasi tambang, perkembangan ekonomi perusahaan Nikel, serta negara yang bergantung pada sumber daya Nikel. Namun, terdapat ketidakpastian mengenai tren harga Nikel di masa depan, sehingga solusi untuk permasalahan ini menarik untuk dikaji lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peramalan harga nikel jangka pendek dengan menerapkan algoritma Gated Recurren Unit (GRU) yang merupakan bagian dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligent, mengetahui akurasi peramalan harga nikel menggunakan algoritma GRU, serta menyajikan data peramalan harga informatif kepada pengguna (user). Hasil penelitian menunjukkan GRU sangat efektif dalam melakukan peramalan harga Nikel berdasarkan evaluasi kerja model menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 1,21%. 
Karakteristik Logam Tanah Jarang di lapisan Batubara pada Formasi Pulaubalang dan Formasi Balikpapan Nursanto, Edy; Ilcham, Adi; Nugroho, Arif Rianto Budi; Sakti, Hakim Erlangga Bernado
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16330

Abstract

Selain dimanfaatkan sebagai bahan bakan, batubara juga dimanfaatkan sebagai salah satu batuan pembawa logam tanah jarang (LTJ) dalam kadar yang cukup signifikan. Permintaan akan Logam Tanah Jarang terus meningkat tajam, didorong oleh perannya yang tidak tergantikan dalam berbagai aplikasi teknologi tinggi, termasuk baterai, paduan ringan, perangkat medis, katalis, dan teknologi energi terbarukan. Batubara, bersama dengan produk samping pembakarannya seperti abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash), telah diidentifikasi sebagai sumber potensial yang melimpah dan belum banyak dimanfaatkan. penelitian ini disusun untuk menganalisis potensi LTJ di batubara Formasi Balikpapan dan Formasi Pulau Balang. Potensi berupa kadar LTJ pada sampel batubara di Formasi Balikpapan dan Formasi Pulau Balang. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan di bidang geologi batubara, khususnya mengenai akumulasi dan distribusi LTJ dalam batubara khususnya batubara Cekungan Kutai. Penelitian ini mengukur konsentrasi dan jenis LTJ dalam batubara dari Formasi Pulau Balang dan Balikpapan menggunakan metode kuantitatif-kualitatif deskriptif-analitis dan pengujian ICP-OES sesuai standar ASTM D6357–11, dengan sampel diambil melalui random sampling. Analisis ICP-OES menunjukkan total Rare Earth Elements (REE) pada sampel batubara bervariasi antara 104,29-269,63 mg/kg, dengan dominasi light rare earth elements (LREE) di seluruh sampel. Analisis sampel batubara menunjukkan variasi luas pada nilai koefisien konsentrasi (CC) unsur REE, yang dihitung sebagai rasio konsentrasi unsur terhadap nilai Clarke. Nilai CC di atas 1 mengindikasikan pengayaan dibandingkan kerak bumi, sementara di bawah 1 menunjukkan deplesi. Unsur seperti Pr, Tb, Gd, dan Lu secara umum sangat kaya (CC > 1), berbeda dengan Ce dan Y yang memiliki nilai CC lebih rendah.
Pengaruh Tegangan Elektroda terhadap Efisiensi Pemisahan Zircon Low Grade pada High Tension Roll Separator Mirahati, Riria Zendy; Mardhatila, Fitri Ayu; Putri, Frideni Yushandiana; Titisariwati, Indun; Wiyono, Bagus; Siwidiani, Indri Lesta; Nusanto, Gunawan
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16393

Abstract

Zircon low grade merupakan salah satu mineral ikutan yang memiliki nilai ekonomis namun masih mengandung banyak pengotor, sehingga diperlukan proses pemisahan yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan perolehan mineral tersebut. Salah satu metode pemisahan yang umum digunakan adalah High Tension Roll Separator (HTRS) yang memanfaatkan perbedaan sifat kelistrikan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan elektroda terhadap efisiensi pemisahan zircon low grade pada proses HTRS yang dinyatakan melalui nilai recovery. Percobaan dilakukan dengan variasi tegangan elektroda sebesar 16 kV, 18 kV, dan 20 kV, sementara kecepatan roll dijaga konstan pada 18 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tegangan elektroda cenderung menurunkan nilai recovery zircon. Pada tegangan 16 kV diperoleh recovery tertinggi sebesar 74,44%, sedangkan pada tegangan 18 kV dan 20 kV recovery masing-masing menurun menjadi 52,78% dan 45,02%. Penurunan recovery ini diduga disebabkan oleh meningkatnya gaya elektrostatik yang menyebabkan partikel zircon ikut tertarik bersama mineral pengotor sehingga efisiensi pemisahan menurun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tegangan elektroda berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pemisahan zircon low grade pada High Tension Roll Separator, dengan kondisi optimum pada tegangan 16 kV untuk kecepatan roll 18 Hz.