cover
Contact Name
Anggriana Irwan
Contact Email
anggrianairwan8@gmail.com
Phone
+6285231750836
Journal Mail Official
lkim-pena@unismuh.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran
ISSN : 23553766     EISSN : 27227685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Quizziz Berbasis Game Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Sulfiani, Sulfiani; Putri, A. Nur; Quraissy, Andi; Ramliah, Ramliah; Nasir, Nasir
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.15936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada pengaruh penggunaan media pembelajaran Quizziz  berbasis game based learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran informatika di SMK Negeri 2 Maros. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang diambil yaitu kelas X TJKT B dengan 34 siswa. Penelitian ini menggunakan satu variabel independent yaitu penggunaan media pembelajaran Quizziz (X) dan satu variabel dependen yaitu hasil belajar (Y). Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimen one group pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini analisis statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini diketahui nilai signifikansi (Sign.) sebesar 0.001 yang artinya kurang dari dari 0,05. Penggunaan media pembelajaran Quizziz berbasis game based learning pada mata pelajaran informatika dapat mempengaruhi hasil belajar siswa SMK Negeri 2 Maros. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa melalui kegiatan pretest dan posttest, yang dimana siswa dapat mencapai skor rata-rata 62.20% tanpa perlakuan dan siswa dapat mencapai skor 87.64% setelah perlakuan. Sehingga terdapat kenaikan nilai siswa sebesar 25,44%..
PENERAPAN MEDIA INTERAKTIF VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X.6 SMA 3 MAROS Muhajir, Muhajir; Aulia, Cici Nurul; Alfina, Aisyah Eka
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.15937

Abstract

Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) adalah salah satu matakuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai rekontekstualisasi matakuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berlokasi di UPT SMA 3 MAROS. Kelas tempat peneliti melakukan penelitian adalah kelas X.6. Situasi siswa di kelas ini sangat bervariasi dan beragam. Model desain yang dikembangkan dalam melaksanakan penelitian ini adalah model spiral dari satu siklus ke siklus berikutnya oleh Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X.6 UPT SMA 3 MAROS tahun ajaran 2023/2024. Pelaksanaan tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum melaksanakan tindakan kelas, terlebih dahulu dilakukan tes kemampuan awal untuk mengetahui kemampuan membaca awal siswa. Berdasarkan data penelitian, kesimpulan yang diperoleh adalah siswa belum terdapat peningkatan yang signifikan dari proses belajar yang mereka lakukan sehingga diperlukan sebuah model yang mampu meningkatkan hasil belajar mereka dalam kelas. Media interaktif video pembelajaran akan memberikan dampak yang baik terhadap peserta didik dalam memahami pelajaran bahasa Indonesia dan mampu menciptakan generasi yang berintelektual dan berpendidikan.
MEMPERKUAT KOMPETENSI SISWA SMPN 37 MAKASSAR MELALUI KOLABORASI MAHASISWA PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Elvira, Evi; Hasan, Hurriah Ali; Anggara, Wawan
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.15939

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa peserta program tersebut dalam meningkatkan kompetensi siswa di SMPN 37 Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa peserta program Kampus Mengajar memiliki peran signifikan dalam membantu meningkatkan kompetensi siswa SMPN 37 Makassar, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Mereka berkontribusi dalam proses pembelajaran di kelas, memberikan bimbingan belajar, serta mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan minat dan bakat siswa. Selain itu, mahasiswa juga berperan dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa dan membangun hubungan yang positif antara siswa dan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program Kampus Mengajar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 37 Makassar dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Indonesia.
Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Melalui Keterlibatan dalam Program Kampus Mengajar di UPT SPF SD Inpres Bitoa Kecamatan Manggala Amanda, Mutiara; Hasan, Hurriah Ali; Anggara, Wawan
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.15943

Abstract

Program Kampus Mengajar yang dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Bitoa, Kecamatan Manggala, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan soft skills mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut. Soft skills  yang diteliti meliputi keterampilan komunikasi, kerjasama tim, kepemimpinan, manajemen waktu, dan pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kuesioner yang disebarkan kepada 20 mahasiswa yang terlibat dalam program ini selama satu semester. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Program Kampus Mengajar di UPT SPF SD Inpres Bitoa memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan soft skills. Keterampilan komunikasi mahasiswa meningkat melalui interaksi intensif dengan siswa dan guru. Kemampuan kerjasama tim dan kepemimpinan mereka terasah melalui kegiatan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang melibatkan kolaborasi dengan rekan sesama mahasiswa dan staf sekolah. Manajemen waktu dan kemampuan pemecahan masalah juga mengalami peningkatan sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi dalam proses mengajar dan kegiatan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Kampus Mengajar tidak hanya memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar di UPT SPF SD Inpres Bitoa, tetapi juga berperan penting dalam pengembangan soft skills mahasiswa. Oleh karena itu, disarankan agar program ini terus dikembangkan dan ditingkatkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi semua pihak yang terlibat.
Studi Pendahuluan Pengembangan Tes Kemampuan Berpikir Komputasi dalam Matematika Jenjang SMA Yansa, Hajra; Ratnawati, Heri; Parera, Aser; Riyana, Minuk; Alfansuri, Dite Umbara; Sabon, Yuliana Olga Siba; Sun, Nelli
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.16376

Abstract

Pemahaman konsep-konsep matematika, terutama dalam pembelajaran di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Berpikir komputasi tidak hanya melibatkan kemampuan pemrograman, tetapi juga mencakup pemecahan masalah, berpikir logis, dan abstraksi, yang semuanya esensial dalam pendidikan abad ke-21. Meskipun demikian, instrumen penilaian yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan berpikir komputasi siswa dalam matematika masih sangat terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan pengembangan tes yang dapat menilai kemampuan berpikir komputasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan penelitian eksploratif pendekatan kualitatif, di mana wawancara semi-terstruktur dilakukan terhadap guru-guru matematika di beberapa SMA di Yogyakarta. Wawancara ini menggali pemahaman guru mengenai konsep berpikir komputasi, tantangan dalam mengembangkan tes yang relevan, serta kebutuhan akan alat penilaian yang efektif. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun para guru memahami pentingnya berpikir komputasi dalam pendidikan matematika, pengukuran kemampuan ini belum diintegrasikan secara formal ke dalam penilaian pembelajaran. Guru-guru sepakat bahwa diperlukan pengembangan instrumen penilaian yang lebih terstruktur dan komprehensif, yang tidak hanya mengevaluasi hasil akhir siswa tetapi juga mengukur proses berpikir dan kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah matematika secara sistematis. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan instrument penilaian yang dapat mendukung pengajaran matematika berbasis berpikir komputasi di tingkat SMA.
Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Hasil Belajar Anak Usia Dini Alfansuri, Dite Umbara; Yansa, Hajra; Sabon, Yuliana Olga Siba; Riyana, Minuk; Yaluwo, Santi
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.16377

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pendidikan anak usia dini dan dampaknya terhadap hasil belajar yaitu berbagai kemampuan fondasional yang didalamnya meliputi nilai agama, nilai pancasila, fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kurikulum yang fleksibel dan berbasis proyek ini meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Metode yang digunakan meliputi tinjauan pustaka dan studi kasus. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum ini menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kolaborasi dan pengembangan karakter anak, serta meningkatkan keterlibatan orang tua dan kualitas pelatihan bagi guru. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam implementasi, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas dan pelatihan. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan Kurikulum Merdeka Belajar, sehingga dapat menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer.
Komunitas “Guru Relasi” (Guru dengan Kemampuan Regulasi Emosi) Sebagai Upaya Pengelolaan Stres pada Guru Pembimbing Khusus pada Sekolah Inklusi Isaneni, Rizki; Fitriani, Ana
JURNAL PENA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v11i2.16590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan stres pada Guru Pembimbing Khusus (GPK) di salah satu sekolah inklusi kota Makassar. Program yang dilakukan adalah “Guru Relasi” yang memiliki makna guru yang memiliki kemampuan regulasi emosi. Pada program ini dilakukan psikoedukasi dan pelatihan bagi kader. Tujuan dilakukan program ini adalah sebagai langkah untuk meningkatkan pemahaman mengenai stres dan memberikan keterampilan bagi kader untuk melakukan regulasi emosi guna mengurangi tingkat stres yang dialami oleh guru. Responden dalam penelitian ini adalah 38 orang Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, focus group discussion, dan skala untuk mengukur tingkat stres menggunakan Perceived Stress Scale. Hasil pengumpulan data  menunjukkan bahwa GPK mengalami berbagai permasalahan, termasuk masalah pribadi, kurangnya keterampilan dalam menangani anak berkebutuhan khusus (ABK), serta tuntutan pekerjaan yang tinggi. Penelitian sebelumnya oleh Ferlia et al. (2016) dan Haryanti (2004) mengungkapkan bahwa banyak guru mengalami gejala stres, baik ringan maupun berat, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya dukungan emosional dan profesional bagi GPK, serta merekomendasikan strategi manajemen stres yang efektif. Dengan penerapan strategi ini, diharapkan GPK dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi ABK. Hasil penelitian ini menjadi acuan untuk pengembangan program dukungan bagi GPK dalam menjalankan tugas mereka secara optimal. Kata Kunci : Pengelolaan Stres, Guru Pembimbing Khusus, Anak Berkebutuhan Khusus, Regulasi Emosi
Effectiveness of Fun Learning Methods in Improving Students' Learning Motivation Nur, Fakhriyah; Anwar, Anwar; Botma, Abdullah; Saleh, Muhammad; Akib, Muh; Herman, Arfian Alinda; Munawarah, Munawarah
JURNAL PENA Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v12i1.17048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Metode Fun Learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs DDI Amparita. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain One-Group Pre-Test Post-Test. Penelitian ini melibatkan 20 siswa kelas VIII B sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, pre-test, dan post-test untuk mengukur perubahan motivasi belajar sebelum dan sesudah penerapan Metode Fun Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Fun Learning efektif menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mendorong keterlibatan aktif siswa. Motivasi belajar siswa meningkat secara signifikan setelah diterapkannya metode ini, terutama pada aspek kreativitas, inisiatif, kepercayaan diri, dan kemampuan siswa dalam memahami materi. Metode ini juga memperlihatkan peningkatan interaksi antara siswa dan guru, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Fun Learning menciptakan lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka secara optimal, baik secara akademik maupun sosial. Dengan suasana yang rileks tetapi terarah, siswa lebih termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, menjadikan metode ini relevan untuk diterapkan secara luas.
Faktor Determinan yang Mempengaruhi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Darul Hikam Bandung Prasetio, Bayu; Bawadi, Titik Handayani; Savitri, Komang Ade Komala
JURNAL PENA Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v12i1.17054

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki komponen penentu yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa di kelas X di SMA Darul Hikam Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan melibatkan 109 siswa dari kelas XI SMA Darul Hikam Bandung. Empat variabel utama yang diteliti adalah Prestasi Belajar, Proses Belajar, Waktu Belajar, dan Efikasi Diri. Sebanyak 76 siswa terpilih dari kuesioner yang dibagikan selama satu minggu. Aplikasi SmartPLS versi 3.0 digunakan untuk melakukan analisis data menggunakan model persamaan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis seseorang. Dengan nilai t hitung 10,067 (> 1,66) dan p-value 0,000 (< 0,05), prestasi belajar menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap variabel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis seseorang. Prestasi belajar menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai t hitung 10,067 (> 1,66) dan p-value 0,000 (< 0,05). Proses pembelajaran juga memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t hitung 2,385 (> 1,66) dan p-value 0,000 (< 0,05). Efikasi diri memiliki nilai t hitung 1,699 (> 1,66) dan p-value 0,045 (< 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa ditingkatkan oleh keempat variabel, baik secara kolektif maupun individual. Penelitian ini memberikan informasi yang relevan tentang bagaimana membuat pendekatan pembelajaran yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di sekolah.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Canva untuk Meningkatkan Efektivitas Proses Belajar-Mengajar Ikram, Dzul; Nasir, Muhammad
JURNAL PENA Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v12i1.17099

Abstract

Inovasi dalam media pembelajaran menjadi salah satu aspek penting untuk meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar, khususnya di era digital. Canva, sebagai platform desain grafis berbasis web, telah mendapatkan perhatian luas karena kemudahannya dalam menciptakan materi pembelajaran yang menarik secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Canva sebagai media pembelajaran, termasuk kelebihan, tantangan, dan dampaknya terhadap motivasi serta pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods), yang mencakup survei terhadap guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui penyajian materi yang interaktif dan estetis. Guru juga mengapresiasi fleksibilitas Canva dalam mendesain berbagai jenis media, seperti presentasi, infografik, dan modul pembelajaran. Namun, beberapa tantangan ditemukan, seperti keterbatasan akses pada fitur premium dan perlunya pelatihan khusus bagi pengguna yang kurang familiar dengan teknologi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Canva adalah media pembelajaran yang potensial untuk mendukung proses pendidikan, terutama dalam meningkatkan daya tarik dan interaktivitas materi ajar. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan penggunaan Canva bagi pendidik serta pengembangan lebih lanjut terhadap fitur edukasi pada platform ini untuk mendukung kebutuhan pembelajaran yang beragam.