cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024)" : 16 Documents clear
SOSIALISASI DAN DEKLARASI SEKOLAH ANTI BULLYING DI SMP NASIONAL BANAU KOTA TERNATE Bahtiar, Bahtiar
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.19034

Abstract

Abstract. SMP Nasional Banau Kota Ternate is one of the private schools under Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Maluku Utara, located in Kalumata, South Ternate subdistrict, Ternate City. SMP Nasional Banau Kota Ternate was continues to strive to improve educational services for its students, according to the expectations of the local community. One of the factors that hinders the learning process and educational activities in schools is bullying among students. Bullying of students occurs face-to-face and through social media platforms. The objectives of this community service is to increase positive attitudes in preventing bullying behavior among students at school. The implementation of the socialization and declaration SMP Nasional Banau Kota Ternate  was carried out smoothly and in an orderly manner, all participants were very enthusiastic about participating in this program. Implementation of a series of outreach and declarations as an anti-bullying school is able to build positive attitudes of students in preventing bullying behavior in schools. The bullying prevention socialization and anti-bullying school declarations as a preventive effort against acts of violence in schools be carried out continuous, consistent, well-planned, and involve relevant stakeholders. Abstrak. SMP Nasional Banau Kota Ternate adalah salah satu sekolah swasta di bawah Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Maluku Utara, terletak di kelurahan Kalumata kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. SMP Nasional Banau terus berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didiknya sesuai dengan tuntutan masyarakat di sekitarnya. Salah satu faktor yang masih menghambat proses belajar dan aktivitas pendidikan di sekolah adalah kasus bullying di kalangan siswa. Bullying terhadap siswa tidak hanya terjadi secara face-to-face, juga terjadi pada platform media sosial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan sikap positif siswa dalam mencegah prilaku bullying pada kalangan siswa di sekolah. Pelaksanaan seluruh rangkaian sosialisasi dan deklarasi SMP Nasional Banau Kota Ternate berlangsung lancar dan tertib, seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Pelaksanaan seluruh rangkaian sosialisasi dan deklarasi sebagai sekolah anti bullying mampu membangun sikap-sikap positif siswa dalam mencegah prilaku bullying di sekolah. Sosialisasi pencegahan bullying dan deklarasi sekolah anti bullying sebagai upaya preventif terhadap tindak kekerasan di sekolah perlu dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten, dan terncana, serta melibatkan stakeholder terkait.  
PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN SUSIRU DI DESA MIRA KEPULAUAN MOROTAI Pasongli, Hernita; Tonra, Wilda Syam; Wahyudi, Dahlan; Aswan, Marwis; Tonra, Winda Syam; Kasiuhe, Jeane Christi; Ikhsan, Muhammad
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17822

Abstract

Abstract. Mira Village is famous for its strong culture. The culture of Mira Village is the result of inheritance from ancestors, such as marriage culture, celebrations and handicrafts. The craftsmen in Mira Village produce a variety of crafts that are culturally valuable and also authentically typical of North Maluku. One of them is a typical North Maluku handicraft made from bamboo, namely susuru. Based on the importance of preserving local culture and the need for suriu craftsmen which are becoming increasingly scarce, training activities for making susiru handicrafts were initiated by Khairun University. This activity received funding from the Ministry of Education and Culture for Community Service in 2023 through the Community Empowerment by Students (PMM) scheme. The training will be held in August 2023 in 5 meetings. The initial activity location was at the Mira Village hall and the next meeting was at the residents' homes. The target of this activity is Mira Village housewives. The aim of this activity is to provide basic training in making susiru so that it is hoped that public interest can increase and increase the number of susiru craftsmen in Mira Village. The result of this activity is an increase in community understanding and skills. After this activity was completed, there were 5 craftsmen who were active in making susuru handicrafts.Abstrak. Desa Mira terkenal dengan budaya yang kental. Budaya Desa Mira merupakan hasil warisan dari nenek moyang seperti budaya perkawinan, hajatan sampai dengan kerajinan tangan. Para pengrajin di Desa Mira menghasilkan beragam kerajinan yang bernilai budaya dan juga otentik khas Maluku Utara. Salah satunya adalah kerajinan tangan khas Maluku Utara yang terbuat dari bambu yaitu susiru. Berdasarkan pentingnya melestarikan budaya lokal dan kebutuhan dari pengrajin suriu yang semakin hari semakin sedikit, maka kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan tangan susiru diinisiasi oleh Universitas Khairun. Kegiatan ini memperoleh pendanaan Kemdikbudristek Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2023 melalui skim Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 sebanyak 5 kali pertemuan. Tempat kegiatan perdana di balai Desa Mira dan pertemuan berikutnya di rumah warga. Sasaran kegiatan ini adalah ibu- ibu rumah tangga Desa Mira. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dasar pembuatan susiru sehingga diharapkan ketertarikan masyarakat dapat meningkat dan menambah pengrajin susiru di Desa Mira. Hasil kegiatan berdasarkan hasil evaluasi adalah adalah pemahaman dan skill yang meningkat. Setelah kegiatan ini selesai, ada 5 pengrajin yang aktif membuat kerajinan tangan susiru.  
INOVASI DESA WISATA: TRASFORMASI MELALUI ANALISIS ZOOP UNTUK MENGAKOMODASI ASPIRASI MASYARAKAT Sumarni, Sumarni; Nugraheni, Galih; Bawono, Septiono Eko; Suindartini, Suindartini; Apriyani, Tanti; Pujiati, Heri Roh
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17850

Abstract

Abstract.Tourism is one of the programmes that is an alternative source of state income, even the government, both central and regional, makes tourism a strategic programme, so it needs careful concepts and planning and innovation is important in developing tourism destinations. The purpose of this research and service is to assist the Melikan community in finding and developing tourism destinations in the village according to the potential and human resources they have, this is because innovation in tourism village development is crucial for the success of tourism village development. The encouragement of government policies that require all villages to have tourist destinations. Therefore, a lack of attention in developing tourism villages can result in a waste of state funds. One method that can facilitate innovation in the development of tourist villages is the ZOOP method. In the ZOOP method, the focus is on understanding the character of the community, the potential of the community, the objectives of tourism development, and the potential problems that may be faced by the community in developing tourist destinations. The results of the research and service showed that after the ZOOP method was applied, researchers found that this method was successful in uncovering the potential of the community. The enthusiasm of FGD participants in using the ZOOP method is quite stable, as evidenced by the consistent attendance of participants during the 2 months of meetings. Abstrak.Pariwisata adalah salah satu program yang menjadi alternatif sumber pendapatan negara, bahkan pemerintah baik pusat mapun daerah menjadikan pariwisata sebagai program strategis, sehingga perlu konsep dan perencanaan yang matang serta inovasi menjadi hal yang penting dalam mengembangkan destinasi pariwisata. Tujuan dari penelitain dan pengabdian ini untuk mendampingi masyarakat Kalurahan Melikan dalam menemukan dan mengembangkan destinasi parisiwitasa yang ada di desa tersebut sesuai dengan potensi dan sumberdaya manusia yang mereka miliki, hal ini dikerenakan Inovasi dalam pengembangan desa wisata menjadi krusial untuk keberhasilan pembangunan desa wisata. Dorongan kebijakan pemerintah yang mewajibkan semua desa memiliki destinasi wisata Oleh karena itu, kurangnya perhatian dalam mengembangkan desa wisata dapat mengakibatkan pemborosan dana negara. Salah satu metode yang dapat memfasilitasi inovasi dalam pengembangan desa wisata adalah metode ZOOP. Dalam metode ZOOP, fokus diberikan pada pemahaman terhadap karakter masyarakat, potensi yang dimiliki oleh masyarakat, tujuan pengembangan wisata, serta potensi permasalahan yang mungkin dihadapi oleh masyarakat dalam mengembangkan destinasi wisata. Hasil dari penelitian dan pengabdian menunjukkan bahwa setelah metode ZOOP diterapkan, peneliti menemukan bahwa metode ini berhasil mengungkap potensi masyarakat. Antusiasme peserta FGD dalam menggunakan metode ZOOP cukup stabil, yang dibuktikan dengan kehadiran peserta yang tetap konsisten selama 2 bulan pertemuan berlangsung.  
WORKSHOP PEMBUATAN ONLINE ASSESSMENT UNTUK MENGHINDARKAN SISWA DARI PENYALAHGUNAAN CHATGPT BAGI GURU-GURU SEJARAH SMA/MA KOTA SOLOK Syafril, Syafril; Rahmi, Ulfia; Ofianto, Ofianto; Azrul, Azrul
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17536

Abstract

 Abstract. Teachers' concerns about the development of AI, especially chatGPT, which provides opportunities for students to cheat, prompted the organization of an assessment workshop for teachers. Teachers' skills to design and conduct assessments of chatGPT abuse in history learning need to be improved. The goal is to prevent students from misusing chatGPT. The workshop training implementation activities were held in August 2023. The target audience in community service activities in the workshop for making online assessments are Solok city history teachers totaling 13 people. The problem found is that Solok City SMA/MA history teachers do not yet have the skills to design online assessments to avoid misuse of chatGPT by students. The problem was overcome by providing a workshop on making online assessments to prevent students from misusing chatGPT for teachers in the SMA/MA history MGMP of Solok City. The activity scenario consists of three steps. The first step is the introduction of AI technology in general. Second, the introduction of Chat GPT platform and technology and its function and online assessment application. The third step, designing an online assessment to minimize cheating with chatGPT. The success indicator of this workshop for MGMP history teachers is seen from the results of the pre and post-tests, as well as the results of the design of the online evaluation questions. Through this training, teachers have knowledge about AI and are able to design online assessments that minimize the misuse of chatGPT.  Abstrak. Kekhawatiran guru-guru terhadap perkembangan AI terutama chatGPT yang memberikan peluang untuk siswa melakukan kecurangan mendorong untuk menyelenggarakan workshop pembuatan assessment bagi guru. Keterampilan guru untuk merancang dan melakukan penilaian terhadap penyalahgunaan chatGPT dalam pembelajaran sejarah perlu ditingkatkan. Tujuannya agar siswa terhidar dari penyalahgunaan chatGPT. Kegiatan pelaksanaan pelatihan workshop diselenggarakan pada bulan Agustus 2023. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada workshop pembuatan online assessment adalah Guru-guru sejarah kota solok yan berjumlah 13 orang. Permasalahan yang ditemukan bahwa guru-guru sejarah SMA/MA Kota Solok belum memiliki keterampilan untuk merancang online assessment untuk menghindarkan penyalahgunaan chatGPT oleh siswa. Permasalahan tersebut diatasi dengan memberikan workshop pembuatan online assessment untuk menghindarkan siswa dari penyalahgunaan chatGPT bagi guru-guru di mgmp sejarah SMA/MA Kota Solok. Skenario kegiatan terdiri dari tiga langkah. Langkah pertama adalah pengenalan teknologi AI secara umum. Kedua, pengenalan platform dan teknologi chatGPT dan fungsinya dan aplikasi online assessment. Langkah ketiga, merancang online assesmnet untuk meminimalisir kecurangan dengan chatGPT. Indikator keberhasilan workshop bagi guru MGMP sejarah ini dilihat dari hasil pre-test dan post-test, serta hasil rancangan soal evaluasi online yang dirancang. Melalui pelatihan ini, guru-guru mempunyai pengatahuan tentang AI dan mampu merancang online assessment yang memiminalisir penyalahgunaan chatGPT. 
PENDAMPINGAN DIGITALISASI PERPUSTAKAAN DAN PELATIHAN OPERASIONAL SISTEM DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SAWOO PONOROGO Awaludin, Asep; Majid, M. Kharis; Purnomo, Adi; Setyo, Dito; Yusril, Raden
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17846

Abstract

Abstract. In this era dominated by digital advancements, reading books in libraries often loses its appeal for students. Therefore, there is a need for innovation in library management that aligns with the times. The digitalization of libraries and operational system training at SDN 1 Sawoo Ponorogo is carried out to advance information technology within the library. Additionally, it aims to enhance the efficiency and effectiveness of library management and operational systems at SDN 1 Sawoo Ponorogo. There are four methods utilized in this support initiative: conducting a library location survey, providing direct training to library staff, offering continuous guidance and evaluation to library staff. The results of this accompaniment indicate that the digitalization of the library and operational system training at SDN 1 Sawoo can enhance accessibility and efficiency in library management while maximizing its benefits. Thus, this support initiative provides substantial advantages for modern library management, especially in achieving effective and efficient library access. Abstrak. Pada Zaman yang serba digital ini, sering kali menjadikan membaca buku di Perpustakaan tidak menarik lagi bagi siswa. Maka dari itu perlu adanya inovasi dalam pengelolaan Perpustakaan yang sesuai dengan zaman ini. Pendampingan Digitalisasi perpustakaan dan pelatihan operasional sistem di SDN 1 Sawoo Ponorogo ini dilakukan untuk mengembangkan teknologi informasi di perpustakaan tersebut. Selain itu bertujuan juga untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perpustakaan dan sistem operasional yang ada di SDN 1 Sawoo Ponorogo. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini ada empat, yaitu: survey lokasi Perpustakaan, pelatihan langsung kepada Staf Perpustakaan, dan proses pendampingan serta evaluasi kepada Staf Perpustakaan. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa digitalisasi perpustakaan dan pelatihan operasional sistem SDN 1 Sawoo dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pengelolaan perpustakaan serta memaksimalkan manfaatnya. Dengan demikian pendampingan ini memberikan manfaat yang besar untuk pengelolaan perpustakaan modern, khususnya dalam pengaksesan perpustakaan yang efektif dan efisien.  
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI MEDIA ETHNO WEB DIGITAL DI SEKOLAH INKLUSI Zayyadi, Moh; Lanya, Harfin; Linarsih, Yanti; Mosdalifah, Mosdalifah; Saputra, Andi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.18026

Abstract

Abstract. The aim of the dedication is to help in the implementation of digital ethno web media at the Gladak Anyar 2 Pamekasan elementary school. Gladak Anyar 2 State Elementary School is one of the inclusive schools in Pamekasan Regency. Ethno web digital learning media provides space for teachers to adjust the learning materials that will be given to students. The method of implementing this activity is problem identification, creating digital ethno web media, mentoring, and evaluation. Partner schools have digital ethno-web learning media that can be used in implementing the independent curriculum, differentiated learning, and strengthening the profile of Pancasila students. Implementation of the use of digital ethno-web for students with special needs which can improve learning outcomes. digital ethno-web-based applications can help in developing skills in using technology in learning.Abstrak. Tujuan pengabadian adalah melakukan pendampingan implementasi media ethno web digital di sekolah dasar Gladak Anyar 2 Pamekasan. Sekolah Dasar Negeri Gladak Anyar 2 merupakan salah satu sekolah inklusi yang ada di Kabupaten pamekasan. Media pembelajaran ethno web digital memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan materi pembelajaran yang akan diberikan ke siswa. Metode pelaksanaan dari kegiatan ini adalah identifikasi masalah, pembuatan media ethno web digital, pendampingan, dan evaluasi. sekolah mitra memiliki media pembelajaran ethno-web digital yang dapat digunakan dalam implementasi kurikulum merdeka, pembelajaran berdiferensiasi dan penguatan profil pelajar pancasila. Implementasi penggunaan ethno-web digital bagi siswa berkebutuhan khusus yang dapat meningkatkan hasil belajar. aplikasi berbasis ethno-web digital dapat membantu dalam pengembangan keterampilan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
SOCIALIZATION AND IMPLEMENTATION OF LONG RANGE IN MONITORING PLANT CONDITIONS IN GREENHOUSES IN PALEMBANG CITY Salamah, Irma; Suzanzefi, Suzanzefi; Ningrum, Shinta Sulistiya; Kusmanto, RD.
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17911

Abstract

Abstract. Palembang City is an area that has several ornamental plant farmers with quite ample sales opportunities. However, the influence of the unfavourable environment has disrupted the process of cultivating several plants with high selling prices. Therefore, this community service activity aims to examine the long-term application of technology in monitoring the condition of plants in greenhouses. The tools used in this extension enable more extensive, accurate and efficient monitoring of temperature and humidity in the greenhouse. The target of this activity is an effort to support the results of practical work on making tools that are useful for farmers or ornamental plant hobbyists. Implementation will be carried out from January to August 2023. The initial stage is to submit proposals and reports to ornamental plant farmer business partners, which will be reviewed directly together. Then, preparations are made for making tools that suit the farmers' basic needs, and then the first partner, who will be the focal point for the tools to deliver the material, is selected, as well as how to use and hand over the equipment. The result of this activity is that farmers can demonstrate an increased understanding of long-term benefits and their role in optimizing greenhouse management. This successful implementation underscores Long Range's potential to revolutionize greenhouse farming. Overall, teaching and practical experience play an essential role in facilitating the use of advanced technologies, ultimately improving agricultural practices and outcomes. This also highlights the importance of obtaining information and knowledge related to the application of IoT technology, which is very beneficial for everyday life. Abstrak. Kota Palembang merupakan daerah yang memiliki beberapa petani tanaman hias dengan peluang penjualan yang cukup luas. Namun pengaruh lingkungan yang kurang mendukung mengganggu proses budidaya beberapa tanaman yang harga jualnya tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi jangka panjang dalam pemantauan kondisi tanaman di rumah kaca. Alat yang digunakan dalam ekstensi ini memungkinkan pemantauan suhu dan kelembapan di rumah kaca secara lebih ekstensif, akurat dan efisien. Sasaran kegiatan ini adalah upaya menunjang hasil kerja praktek pembuatan alat-alat yang berguna bagi petani atau penghobi tanaman hias. Pelaksanaannya akan dilakukan pada bulan Januari hingga Agustus 2023. Tahap awal adalah penyampaian proposal dan laporan kepada mitra usaha petani tanaman hias untuk dikaji langsung bersama. Kemudian dilakukan persiapan pembuatan alat yang sesuai dengan kebutuhan dasar petani, kemudian dipilih mitra pertama yang akan menjadi fokal alat untuk menyampaikan bahan, serta cara penggunaan dan penyerahan alat tersebut. . Hasil dari kegiatan ini adalah para petani dapat menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manfaat jangka panjang dan peran mereka dalam mengoptimalkan pengelolaan rumah kaca. Keberhasilan implementasi ini menggarisbawahi potensi Long Range untuk merevolusi pertanian rumah kaca. Secara keseluruhan, pengajaran dan pengalaman praktis memainkan peran penting dalam memfasilitasi penggunaan teknologi maju, yang pada akhirnya meningkatkan praktik dan hasil pertanian. Hal ini sekaligus menyoroti pentingnya memperoleh informasi dan pengetahuan terkait penerapan teknologi IoT yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.  
ASISTENSI PENGGUNAAN E-FILING DALAM PELAPORAN SPT TAHUNAN BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KPP PRATAMA KARAWANG Nurhidayat, Intan; Mahpudin, Endang
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17024

Abstract

Abstract. Some taxpayers do not understand how to operate e-filing because the various features and menus seem complicated. Therefore, assistance in filling out and reporting the Annual SPT is needed to assist individual taxpayers in operating e-filing to submit the Annual SPT. The method applied in this service is assistance in filling out and reporting the annual SPT to WPOP located in the Karawang area with 3 (three) implementation stages, namely the technical guidance stage, the assistance implementation stage, and the evaluation stage. Around 4,102 taxpayers received assistance from the tax volunteer team to submit SPT 1770SS and SPT 1770S. This assistance was carried out offline for 2 (two) months, namely February and March 2023. To measure the success of implementing this assistance, KPP Pratama Karawang and the Tax Center FE Singaperbangsa University Karawang carried out a 2023 tax volunteer service satisfaction survey with 3 (three) indicators assessment, namely assessment of attitudes/behavior with a value scale of 94.46%, assessment of understanding of taxation with a value scale of 94.10%, and assessment of communication skills with a value scale of 94.46%. The survey results show that respondents are very satisfied with the services provided by tax volunteers in helping individual taxpayers to submit annual tax returns. Abstrak. Sebagian wajib pajak belum memahami cara pengoperasian e-filing karena berbagai fitur dan menu yang terkesan rumit. Oleh karena itu, pendampingan pengisian dan pelaporan SPT Tahunan diperlukan guna membantu wajib pajak orang pribadi dalam mengoperasikan e-filing untuk menyampaikan SPT Tahunan. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah pendampingan pengisian dan pelaporan SPT tahunan kepada WPOP yang terletak di daerah Karawang dengan 3 (tiga) tahap pelaksanaan, yaitu tahap bimbingan teknis, tahap pelaksanaan asistensi, dan tahap evaluasi. Sekitar 4.102 wajib pajak yang mendapat pendampingan dari tim relawan pajak untuk menyampaikan SPT 1770SS dan SPT 1770S. Asistensi ini dilakukan secara luring yang dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu Februari dan Maret 2023. Untuk mengukur keberhasilan dari pelaksanaan asistensi ini, KPP Pratama Karawang dan Tax Center FE Universitas Singaperbangsa Karawang melaksanakan survei kepuasan layanan relawan pajak 2023 dengan 3 (tiga) indikator penilaian, yaitu penilaian terhadap sikap/tingkah laku dengan skala nilai 94,46%, penilaian terhadap pemahaman perpajakan dengan skala nilai 94,10%, dan penilaian terhadap kemampuan komunikasi dengan skala nilai 94,46%. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa responden sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh relawan pajak dalam membantu wajib pajak orang pribadi untuk menyampaikan SPT Tahunan.  
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT DUSUN TLOCOR DENGAN IMPLEMENTASI MESIN PENGADUK ADONAN UNTUK PEMBUATAN DODOL RUMPUT LAUT Fahruddin, Arasy; Hudi, Lukman; Prihatiningrum, Andriani Eko; Budiandari, Rahma Utami
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17961

Abstract

Abstract. Abstract. Gracillaria verrucosa seaweed is usually used as a raw material for making agar-agar, but it is necessary to develop alternative products that have economic value and good nutritional value, one of which is processed dodol. Dusun Tlocor, Kedungpandan, Jabon is mostly in the form of aquaculture and Gracilaria verrucose seaweed producers, as well as marine tourism destinations. Tlocor has great potential for the development of seaweed-based products as well as a typical snack center to support these tourist destinations. The problem faced is that the potential has not been optimally developed, related to the need for a dough molen machine for seaweed dodol production. Community service activities were carried out first by providing training on how to make seaweed dodol that has a good taste and good nutritional content. The second stage was to demonstrate the making of seaweed dodol as well as provide assistance for the dough-making machine to the Dusun Tlocor community group that cultivates seaweed. The third stage was to assist with the registration of a seaweed dodol product name permit, a business group for the seaweed farming community, and the marketing strategy for the product.  As a result of the socialization and training carried out, the community received very good improvements in terms of skills in making dodol, knowledge of dodol ingredients, and skills in using the dodol dough mixing machine. Abstrak. Rumput laut Gracillaria verrucosa biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan agar-agar, namun perlu dikembangkan produk alternatif yang memiliki nilai ekonomis dan nilai gizi yang baik salah satunya berupa olahan dodol. Dusun Tlocor Kedungpandan Jabon sebagian besar wilayah berupa pertambakan dan penghasil rumput laut gracilaria verrucose juga menjadi destinasi wisata bahari Tlocor sangat potensial untuk pengembangan produk berbasis rumput laut sekaligus menjadi pusat jajanan khas untuk mendukung destinasi wisata tersebut. Permasalahan yang dihadapi adalah belum dikembangkan potensi tersebut secara maksimal, terkait dengan kebutuhan mesin molen adonan untuk produksi dodol rumput laut. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pertama dengan memberikan pelatihan bagaimana membuat dodol rumput laut yang mempunyai cita rasa yang enak dan kandungan nutrisi yang baik. Tahap kedua adalah mendemonstrasikan pembuatan dodol rumput laut sekaligus memberikan bantuan mesin molen pembuat adonan tersebut kepada kelompok masyarakat dusun Tlocor yang membudidayakan rumput laut. Tahap ketiga adalah membantu pendaftaran untuk izin nama produk dodol rumput laut dan kelompok usaha bagi masyarakat pembudidaya rumput laut dan strategi pemasaran produk tersebut. Dari hasil pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan, masyarakat mendapatkan peningkatan sangat baik dalam hal ketrampilan pembuatan dodol, pengetahuan bahan dodol, dan ketrampilan penggunaan mesin pengaduk adonan dodol.  
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT TANAMAN SAYUR DATARAN TINGGI RAMAH LINGKUNGAN Sumarni, Eni; Soesanto, Loekas; Herliana, Okti; Leana, Ni Wayan Anik; Zulkifli, Lutfi; Priswanto, Priswanto; Purnomo, Widhiatmoko Herry
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.14563

Abstract

Abstract. Secondary metabolites are organic compounds by-products of organisms metabolism. The use of antagonistic microbial secondary metabolites has been applied and can control several plant diseases. However, the socialization of antagonistic microbial secondary metabolites and their production among farmers has not been carried out. The aim of the activity was to increase farmers' knowledge about safe and environmentally friendly control of vegetable plant diseases, farmers' skills in effective, efficient, environmentally friendly plant disease control, the quantity and quality of crop production, and farmers' income through increasing farming efficiency. The target of this activity is the Rahayu Makmur Farmer Group Association (Gapoktan), Bansari District, Temanggung Regency. Gapoktan Rahayu Makmur, which consists of 21 farmer groups, is a highland horticultural crop farmer. Transfer of environmentally friendly plant disease management technology is carried out through education in the form of providing materials and discussions and practice. Technical guidance activities are able to increase farmers' knowledge regarding the manufacture of organic pesticides and the independence of farmers to produce organic pesticides. This is evidenced by the follow-up of two farmer groups who practice the manufacture of organic pesticides after the guidance. Abstrak. Metabolit sekunder merupakan senyawa organik hasil samping dari metabolisme organisme. Metabolit sekunder mikroba antagonis sudah diaplikasikan dan dapat mengendalikan beberapa penyakit tanaman. Akan tetapi, sosialisasi tentang metabolit sekunder mikroba antagonis dan pembuatannya di kalangan petani belum dilakukan, sehingga perlu diadakan bimbingan teknis (Bimtek) pembuatan pestisida organik berbasis metabolit sekunder mikroba antagonis untuk mengendalikan penyakit tanaman. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang pengendalian penyakit tanaman sayur aman dan ramah lingkungan, ketrampilan petani tentang pengendalian penyakit tanaman yang efektif, efisien, ramah lingkungan, kuantitas dan kualitas produksi tanaman, serta pendapatan petani melalui peningkatan efisiensi usahatani. Sasaran kegiatan adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rahayu Makmur, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung. Gapoktan Rahayu Makmur yang terdiri dari 21 kelompok tani merupakan petani tanaman hortikultura dataran tinggi. Transfer teknologi pengelolaan penyakit tanaman ramah lingkungan dilakukan melalui pendidikan berupa pemberian materi dan diskusi serta praktik pembuatan. Kegiatan Bimtek mampu meningkatkan pengetahuan petani mengenai pembuatan pestisida organik. Selain peningkatan pengetahuan petani, Bimtek juga meningkatkan kemandirian petani untuk memproduksi pestisida organik. Hal ini dibuktikan dengan adanya tindak lanjut dari dua kelompok tani yang mempraktekkan pembuatan pestisida organik berbasis metabolit sekunder pasca Bimtek. Pestisida organik berbasis metabolit sekunder tersebut mereka gunakan untuk mengendalikan hama penyakit pada tanaman yang dibudidayakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 16