cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
SOSIALISASI DAN KONSULTASI HUKUM BISNIS, HUKUM KEWARGANEGARAAN, HUKUM PIDANA DAN HUKUM ADAT & MASYARAKAT DI KLINIK HUKUM INTERAKTIF RADIO SUARA JANGER POLDA BALI NI KETUT SUPASTI DHARMAWAN; I GUSTI NGURAH WAIROCANA; NI KETUT SUDIARTA; NYOMAN MAS ARYANI; NI GUSTI AYU DYAH SATYAWATI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.895 KB)

Abstract

ABSTRACT The team lecturers from Faculty of Law socialized Business law, Nationality law, Criminal law and Adat law at the Legal Clinic Radio Polda “SUARA JANGER” on July 2007. This community services used interactive method by using telephone, SMS and e-mail. The all session of interactive legal consultation were well done and got positive response from the communities as proven by the receipt of 4 to 5 calls within a one hour interactive duration conducted once a week. Through this services community and legal consultation several legal issues such as industrial design, children’s protection who were born from mix marriage, good governance, money laundering, terrorism, and polygamy were discussed and the further legal solutions were advised by the team advisors refer to the Act No. 31 year 2000, the Act No. 12 year 2006, and the Act No.15 year 2003.
Sosialisasi Teknologi Tepat Guna Bidang Tanaman Produktif di Desa Antap Kecamatan Selemadeg Kabupaten Tabanan N. M. Wiasti; I. N. Dhana; A. A. B. Wirawan; P. Sukardja
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.606 KB)

Abstract

This community service activity is meant to provide motivation for farmers at Antap village in order that they can cultivate crops by using technology effectively. To that end, the concrete measures taken are by providing knowledge and understanding to their characteristics and how to utilize the appropriate technology in the areas of productive plants, particularly crops. Technically, this activity was conducted by making a discussion with all the participants. In addition, relevant reading materials are also given to all participants of this activity. In the discussion is reviewed some matters related to the appropriate technology in the field of productive plants by providing concrete examples so that participants can be expected to obtain a broad and deep understanding. To strengthen the understanding and be able to be followed up with practices, so the subject of discussion is equipped with handy hints about the ins and outs of the appropriate technology. Results of these activities can be concluded that all the participants of the socialization on appropriate technology in the field of productive crop are interested in the socialization material, even though they already have a certain knowledge and unpleasant experience in the context of the planting crop activities with the use of a particular technology. It is evident from their serious attitude and vivacity, both in the implementation of the approach to them and in the implementation of discussion on the appropriate technology in the field of productive plants.
VASEKTOMI DAN PEMOTONGAN TARING PADA MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI KAWASAN WISATA PURA BATU PAGEH, DESA UNGASAN BADUNG I Nengah Wandia; I Gede Soma; I Ketut Suatha; I GA. Arta Putra; Sri Kayati Widyastuti; Aida Louise Tenden Rompis
Buletin Udayana Mengabdi Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.06 KB)

Abstract

Population growth and aggressiveness are important factors on macaque populations that their habitats are used as tourist destinations. Controlling those two factors may decrease the negative impact of the macaque population both to the environment and the internal circumstance of the population. This Community Service was packed as a vasectomy and canine cutting services on the adult male of long tailed macaques occupying a tourist destination of Pura Batu Pageh, Ungasan Village, Badung Regency. Vasectomy is a surgical division of all or part of vas deferens to induce sterility. Surgical resection of part of vas deferens used a midline slicing method. In this program, one selectively adult male was successfully vasectomized and the four canines were also cut successfully. Later inspection showed that there was no any problem with the individual that formerly subjected to medical treatments and even the wounds went to be healing completely.
PELATIHAN DESAIN DENGAN TEKNOLOGI KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BATIK PODHEK PAMEKASAN B. K. Khotimah; Haryanto Haryanto; E. Widiaswanti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.594 KB)

Abstract

Batik Madura adalah warisan budaya yang pada dasarnya secara keseluruhan tidak dapat direduksi menjadisekadar motif atau sebagai proses belaka. Batik memiliki konsep yang lengkap dan makna budaya untukgenerasi mendatang yang harus terus dipertahankan. Upaya ini harus dilanjutkan dengan memadukan ilmupengetahuan dan teknologi sehingga memungkinkan pengembangan batik dan batik dapat terus berkembangdi konteks sekarang (modern). Program pengabdian pada masyarakat dilakukan di pusat batik PodhekPamekasan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi pengusaha dan perencanaan manajemen mitrabisnis. Rekayasa dan desain dari pengenalan teknologi informasi adalah untuk meningkatkan produksi,meningkatkan jaringan kerjasama bisnis dan untuk mengembangkan suatu model. Hal ini dapatmenggunakan sentra batik untuk model pengembangan wirausahawan muda yang berbasis padapemberdayaan masyarakat. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini dalam bentuk manajemen pengetahuankewirausahaan, keterampilan dan beberapa contoh desain batik termasuk beberapa yang telah mampumemahami desain teknik dan mengembangkannya.
HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JERUK SERTA PENGENDALIANNYA I N. Wijaya; W. Adiartayasa; I G.P. Wirawan; M. Sritamin; M. Puspawati; I M. Sudarma
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.282 KB)

Abstract

Sebagian besar penduduk Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli sebagai petani jeruk yang tergabung dalam kelompok Subak Abian Kerta Winangun. Pertanaman jeruk di daerah ini sangat berhasil, sehingga pendapatannya meningkat. Namun belakangan, petani resah karena tanaman jeruknya terserang hama dan penyakit terutama penyakit CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) dan hama lalat buah. Oleh karena itu perlu diadakan penyuluhan dan pelatihan tentang pengelolaan hama dan penyakit pada tanaman jeruk. Adapun tujuan penyuluhan dan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petani setempat tentang bahaya serangan hama dan penyakit serta pengendaliannya pada tanaman jeruk meliputi : gejala serangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan hama dan penyakit, cara penularan penyakit serta cara pengendaliannya. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah penyampaian materi di ruangan dan praktek di perkebunan jeruk. Adapun tujuan penyuluhan dan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petani setempat tentang bahaya serangan hama dan penyakit serta pengendaliannya pada tanaman jeruk meliputi : gejala serangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan hama dan penyakit, cara penularan penyakit serta cara pengendaliannya. Pelatihan ini dipandu oleh 5 (lima) orang pelatih yang berasal dari Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Pelatihan diikuti diikuti oleh 50 orang peserta. Penceramah memaparkan materinya dengan menggunakan alat peraga berupa power point dan menggunakan spesimen berupa gejala serangan hama dan penyakit. Kemudian dilanjutkan dengan praktek lapangan selama 60 menit. Masing-masing peserta diberi tugas untuk mencari tanaman jeruk yang terserang hama dan penyakit serta penyebabnya. Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, petani sangat antusias untuk mengikuti penyuluhan. Hal ini terbukti dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan ini, maka dilaksanakan evaluasi dengan pengisian kuisioner sebelum dan sesudah pelatihan.
PENGEMBANGAN POTENSI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SAKTI KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG I.W. Surata; T.G.T. Nindhia
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.868 KB)

Abstract

Desa Sakti adalah salah satu desa dari 16 desa yang ada di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, yang memiliki berbagai potensi dalam bidang pertanian seperti perkebunan, peternakan, dan pariwisata. Namun potensi ini belum digarap secara optimal, karena mereka belum memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi tepat guna. Tujuan pengabdian ini adalah memberi pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan, agar memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dalam bidang pertanian dan pariwisata. Berbagai kegiatan telah dilakukan melalui pelaksanaan program KKN-PPM yang meliputi pelatihan dan penyuluhan kesehatan ternak sapi dan babi, pembuatan pakan ternak dengan teknologi fermentasi, pembuatan pupuk organik, pembuatan biogas, perbaikan stasiun kerja pengerajin seni ukir batu paras, dan pengelolaan pariwisata. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai akhli sebagai penyuluh atau pelatih yang memiliki kepakaran sesuai dengan topik kegiatan. Semua program dapat terlaksana dengan baik karena partisipasi dan antusiasme masyarakat. Selain memberikan penyuluhan dan pelatihan juga telah menyumbang berupa bahan mikroba efektif untuk meningkatkan kualitas pakan ternak, bahan membuat pupuk organik, dan bantuan electrical cutter untuk memotong batu paras. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat berupa memperkuat sistem pengelolaan, serta meningkatkan produktivitas kerja.
UPAYA PENANGKAPAN UNTUK MENGURANGI POPULASI IKAN ZEBRA (BRACHYDANIO RERIO) DI DANAU BERATAN KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI I.W. Restu; I.W. Arthana; N.M. Ernawati; N.P.P. Wijayanti; M.A. Pratiwi; E.W. Suryaningtyas
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.706 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p09

Abstract

Provinsi Bali memiliki empat buah danau alam yang terletak di tiga kabupaten yaitu, Danau Beratan, di Kabupaten Tabanan, Danau Buyan dan Tamblingan di Kabupaten Buleleng dan Danau Batur di Kabupaten Bangli. Danau Beratan memiliki potensi sumberdaya perikanan dengan kekayaan jenis seperti : Ikan Mujair, Nila , Nilem, Karper, Nyalian, Lele, Gabus, Betok, Sepat, dan Ikan Zebra. Budidaya perikanan di sisi utara danau sudah dikembangkan dengan sistem keramba jaring apung (KJA). keberadaan ikan zebra yang dominan di suatu perairan menyebabkan pertumbuhannya menjadi lebih cepat daripada jenis ikan lainnya dan cenderung menjadi spesies pengganggu. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan sistem perikanan di Danau Beratan bahkan menimbulkan keresahan masyarakat nelayan yang menggantungkan hidupnya di perairan tersebut. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah metode penangkapan langsung (direct capture) bersama masyarakat nelayan dan pelaku lainnnya dengan mengunakan alat jaring kitcrik /pencar (hand net), alat jebak/bubu (trapper), serok atau ancho dan alat tangkap listrik (electrofishing). Metode yang lainnya adalah Focus Group Discussion (FGD) untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Kelompok Nelayan Mina Puspa Merta, serta melakukan diskusi dan urun pendapat (umpan balik) tentang penanggulangan dan penangkapan ikan zebra yang merupakan masalah pokok di ekosistem perairan Danau Beratan. Populasi ikan zebra yang terus meningkat harus segera ditindaklanjuti dengan cara menangkapnya secara berkala, agar ikan-ikan asli atau ikan lokal yang bernilai ekonomis tinggi tidak hilang dari ekosistemnya.
PELATIHAN PEMBUATAN ABON IKAN TONGKOL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA SERAYA TIMUR KABUPATEN KARANGASEM I.K.W. Negara; P.G.S. Julyantoro; E.W. Suryaningtyas; D.A.A. Pebriani; N.P.P. Wijayanti; S.A. Saraswati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.823 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p14

Abstract

Besarnya hasil tangkapan ikan tongkol di Kabupaten Karangasem, sehingga aktivitas perdagangannya juga semakin berkembang sangat pesat. Ikan tongkol juga memberikan dampak ekonomi terhadap setiap kegiatan usaha perikanan di wilayah tersebut. Pelaksanaan program dilaksanakan di Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem dan dimulai dari; Tahapan Persiapan, Tahap Pelaksanaan, Tahap Evaluasi. Komposisi bahan bumbu untuk daging abon tongkol 3 kg adalah sebagai berikut; Kunyit 60 gr, Jahe 60 gr, Lengkuas 60 gr, Ketumbar (halus) 1 sendok makan, Garam 9 sendok makan, Cabe Merah Besar 6 Biji, Cabe Merah 15 Biji, Bawang Putih 75 gr, Bawang Merah 75 gr, Gula Pasir 6 Sendok Makan, Gula Merah 10 gr, Daun Salam 12 lembar, Sereh 3 Batang, Daun Jeruk 12 lembar, Santan 1.200 ml, Minyak Goreng 6 Sendok Makan dan Santan 1.200 ml. Pentingnya proses pengemasan yang tepat juga dapat meningkatkan daya tarik konsumen dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi Kata Kunci : Pengolahan, Abon, Tongkol, Diversifikasi, Seraya Timur
PELAYANAN KONSULTASI ADAT/BUDAYA BALI “BALI SHANTI” UNIVERSITAS UDAYANA Astariyani Astariyani; N. L. G., I K. Sardiana; W. P. Windia
Buletin Udayana Mengabdi Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.391 KB)

Abstract

ABSTRACT The present community service aimed to give consultation in order to solve of many problems related to Balinese customs and culture. The activity of community service was conducted on Bali Shanti office, located at Graduate school of Udayana University building, Denpasar. It can be concluded that the responses of Bali’s society were positive to the service. The consultation activity were attended by 102 participants during 2009. The origin of the participants were from Bali 80 percent, other places in Indonesia 15 percent, and expatriat 5 percent. The problem discussed in the consultation activity were among others family problem 60 percent, village customs legal drafting (awig-awig desa adat) 25 percent, culture 10 percent, and 5 percent others.
PENATAAN PELINGGIH KEMULAN MEGUMI PURA MAKSAN UKIR, DESA PAKRAMAN PERASI, DESA PERTIMA, KECAMATAN KARANGASEM, KABUPATEN KARANGASEM I N. Susanta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.94 KB)

Abstract

Pura Maksan Ukir is one of nine meanings (the symbol of Dewata Nawa Sanga, emblem sekta / forced / Maksan) in Pakraman Perasi, located at a position north of the village as Stana of Ida Betara Gede Ukir / Betara Lingsir and believed to be the oldest temples related the existence of the village. Overall, the condition of the temple along with pelinggih-pelinggihnya in good condition, except for Pelinggih Kemulan Megumi. Pelinggih Kemulan Megumi is the only building shrines are in good condition, both in terms of layout, architectural aesthetics, as well as construction materials and structures and damaged about 75%. Pelinggih Kemulan Megumi shrine itself is actually the most basic pelinggih, but it is most teben and impressed ignored because mis anderstanding Pengempon Maksan and villages. based on the awareness that pelinggih Kemulan Megumi is the most fundamental, through meeting Maksan decided to make the arrangement on Pelinggih Kemulan Megumi. This process of getting technical assistance from a team of stewards 'Grant Udayana Serving' so it can produce documents related planning is required based on the reference and precise rules. In the process of planning and designing the temple used two concepts, namely: kona tri concept and the concept of Tri Hita Karana is applied at each stage, and ensure that each stage as a process of continuous change.

Page 10 of 98 | Total Record : 979


Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue