cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 1,938 Documents
Pemertahanan Kebudayaan Tionghoa Bangka Melalui Ritual Lok Thung Dalam Cerpen Karya Sunlie Thomas Alexander Diyah Dariyatul Nafsichah; Djoko Saryono; Sunoto Sunoto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15069

Abstract

Abstract:  Sunlie Thomas Alexander is one of the writers of Chinese descent who raised the world of Chinese Bangka. One of his interesting short story is "Jelaga hio". In the short story, Alexander illustrates clearly how people of Chinese descent in Bangka maintain culture through a lok thung rite. With literary anthropology, the short story can be seen how the preservation of Bangka Chinese community culture through lok thung rituals. Referring to this approach, the research data is in the form of idiographic data in the form of text excerpts. The Lok Thung ritual is the identity of the Chinese community in Bangka originating from ancestral lands. With the lokthung ritual still held, the preservation of Bangka Chinese culture is maintained. In addition, through the lokthung ritual, cultural inheritance also occurs with the successors of the descendants of lok thung.Abstrak: Sunlie Thomas Alexander merupakan salah satu seorang penulis keturunan Tionghoa yang mengangkat dunia Tionghoa Bangka. Salah satu cerpennya yang menarik adalah “Jelaga Hio”. Dalam cerpen tersebut, Alexander menggambarkan dengan jelas bagaimana orang-orang keturunan Tionghoa di Bangka mempertahankan kebudayaan melalui sebuah ritus lok thung. Dengan antropologi sastra, dalam cerpen tersebut dapat diketahui bagaimana pemertahanan kebudayaan komunitas Tionghoa Bangka melalui ritual lok thung. Merujuk pada pendekatan tersebut, maka data penelitian ini berupa data idiografis yang berupa kutipan teks. Ritual lok thung merupakan identitas komunitas Tionghoa di Bangka yang berasal dari tanah leluhur. Dengan masih diadakannya ritual lokthung, maka pemertahanan kebudayaan Tionghoa Bangka tetap terjaga. Selain itu, melalui ritual lokthung, pewarisan kebudayaan juga terjadi dengan adanya penerus-penerus keturunan lok thung.
Pengembangan Sumber Belajar Geografi Berbasis Spasial dengan Augmented Reality untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Maharani Insani Lukman; Budi Handoyo; Dwiyono Hari Utomo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 12: DESEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i12.15161

Abstract

Abstract: The development of spatial-based geography learning resources in the form of animated videos and AStone (Augmented Reality Stone) using the Lee & Owens method. The geography learning resources development is customized to the material and student needs. The results of the development were validated on material experts with 98.5% results and media experts with 100% results. The feasibility of learning resources was tested in small groups with 92% results and large groups with 97% results for students in XI IPS 1 in SMAN 1 Cluring and 98% for geography teachers. Based on the results of questionnaires and questions, geography learning resources in animated videos and AStone (Augmented Reality Stone) are practicable to be applied to lithospheric dynamics material and improve students’ higher-order thinking skills.Abstrak: Pengembangan sumber belajar geografi berbasis spasial berupa video animasi dan AStone (Augmented Reality Stone) dengan menggunakan metode Lee & Owens. Pengembangan sumber belajar geografi disesuaikan dengan kebutuhan materi dan siswa. Hasil pengembangan diuji validasikan pada ahli materi dengan hasil 98,5% dan ahli media dengan hasil 100%. Kelayakan sumber belajar diujicobakan pada kelompok kecil dengan hasil 92% dan kelompok besar dengan hasil 97% siswa kelas XI IPS 1 dan 98% guru geografi. Berdasarkan hasil angket dan soal, sumber belajar geografi berupa video animasi dan AStone (Augmented Reality Stone) sangat layak diterapkan pada materi dinamika litosfer dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Analisis Miskonsepsi Siswa MA Menggunakan Metode Think Aloud Protocol (TAP) Erwinestri Hanidar Nur Afifi; Markus Diantoro; Wartono Wartono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i2.15193

Abstract

Abstract:  This study aims to find out the misconceptions experienced by students during the learning process using think aloud protocol (TAP) and physics multiple choice tests (TPGF) on hydrostatic pressure materials. This research design uses mixed method design with embedded experimental design.  Quantitative data is obtained through N-gain calculations that show a high category with a score of 0.7. This indicates that there is a significant change in the mastery of the student's hydrostatic pressure concept after learning activities. Qualitative data analysis based on the results of the think aloud protocol also shows how students experience misconceptions by pouring their thoughts into the analysis of problems using image illustrations.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang dialami oleh siswa pada saat proses pembelajaran menggunakan think aloud protocol (TAP) dan tes pilihan ganda fisika (TPGF) pada materi tekanan hidrostatis. Desain penelitian ini menggunakan mixed method design dengan desain embedded experimental design. Data kuantitatif deiperoleh melalui perhitungan N-gain yang menunjukkan kategori tinggi dengan skor 0.7. Hal ini menandakan bahwa ada perubahan penguasaan konsep tekanan hidrostatis siswa secara signifikan setelah kegiatan pembelajaran. Analisis data secara kualitatif berdasarkan hasil think aloud protocol juga menunjukkan bagaimana siswa mengalami miskonsepsi dengan cara menuangkan pemikirannya pada analisis soal menggunakan ilustrasi gambar.
Developing Bilingual Pocket Book with QR Codes and Infographics Features for Information Technology Lecturers and Staff Faiz Ushbah Mubarok; Atiqah Nurul Asri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i11.15148

Abstract

Abstract: The rapid growth of international students from tertiary level has reached nearly 3 million since 2007. This condition comes from short-term and long-term mobility. Students coming from developed countries, such as Australia, North America and Western Europe, tend to choose short-term program. Meanwhile, pupils coming from Asian-Pacific countries prefer a lengthy extensive study in pursuing their education. The needs and demands of international students coming to this nation must be in line with the development of the universities or institutions inside. Since 2018, State Polytechnic of Malang has opened international classes for foreigners. This institution provides 9 classes for 9 study programs from 7 various departments each year. Particularly in the Information Technology (IT) department, the foreign students are around 8 to 12% of the whole class population. Unfortunately, they do not receive a matriculation program and an Indonesian language course before getting the lectures. This can lead them to have a misinterpretation or misunderstanding while having communication with their Indonesian friends. At the present, administration staff and Information Technology lecturers also do not get a short education or additional media in communicating using English language. The emergence of the issue causes inadequate services to the foreign students. If this problem continues, there will be dissatisfaction with the college services and a decrease in quality assurance. Due to this condition, the researchers aim to develop a bilingual pocketbook for the IT lecturers and administration staff. Specifically, to make the pocketbook more informative, the researchers also include the usage of Quick Response (QR) code and infographics.Abstrak: Pertumbuhan pesat mahasiswa internasional dari tingkat tersier telah mencapai hampir tiga juta sejak tahun 2007. Kondisi ini berasal dari mobilitas jangka pendek dan jangka panjang. Mahasiswa yang berasal dari negara maju, seperti Australia, Amerika Utara, dan Eropa Barat cenderung memilih program jangka pendek. Sementara itu, siswa yang berasal dari negara-negara Asia-Pasifik lebih memilih studi ekstensif yang panjang dalam mengejar pendidikan mereka. Kebutuhan dan tuntutan mahasiswa internasional yang datang ke bangsa ini harus sejalan dengan perkembangan universitas atau institusi di dalamnya. Sejak tahun 2018, Politeknik Negeri Malang membuka kelas internasional untuk orang asing. Lembaga ini menyediakan 9 kelas untuk 9 program studi dari 7 jurusan yang berbeda setiap tahunnya. Khusus di jurusan Teknologi Informasi (TI), mahasiswa asing tersebut berjumlah sekitar 8 hingga 12% dari seluruh populasi kelas. Sayangnya, mereka tidak mendapatkan program matrikulasi dan kursus bahasa Indonesia sebelum mendapatkan kuliah. Hal ini dapat menyebabkan mereka salah tafsir atau salah paham saat berkomunikasi dengan teman-teman Indonesia mereka. Saat ini, staf administrasi dan dosen Teknologi Informasi juga tidak mendapatkan pendidikan singkat atau media tambahan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Munculnya isu tersebut menyebabkan pelayanan terhadap mahasiswa asing kurang memadai. Jika masalah ini terus berlanjut, akan terjadi ketidakpuasan terhadap layanan perguruan tinggi dan penurunan penjaminan mutu. Melihat kondisi tersebut, peneliti bertujuan untuk mengembangkan buku saku bilingual untuk dosen TI dan staf administrasi. Secara khusus, agar buku saku lebih informatif, peneliti juga menyertakan penggunaan kode Quick Response (QR) dan infografis.
Classroom Interaction in an Online Speaking Class Rahma Vindyasari; Francisca Maria Ivone; Primardiana Hermilia Wijayati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 1: JANUARI 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i1.15183

Abstract

Abstract: The qualitative study aims to look into the patterns and characteristics of interaction in an online speaking course.  This research was conducted at Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta's Oral English for Daily Communication Class of the Applied English Study Program. The researcher observed the online learning sessions to learn about the online teaching and learning process synchronously on Google Meet. The findings revealed that the teacher and students produced various patterns of interaction involving teacher-class, teacher-student, student-teacher, student-student, and teacher-group interaction, as well as mixed interaction features such as confirmation check, code switching, self-repetition, clarification request, elicitation, completion, other-repetition, and correction.Abstrak: Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah untuk melihat pola dan karakteristik interaksi yang terjadi dalam kelas berbicara yang dilaksanakan secara daring. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas Komunikasi Harian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Program Studi Bahasa Inggris Terapan. Peneliti mengamati sesi pembelajaran daring untuk mempelajari proses belajar mengajar yang berlangsung sinkron di Google Meet. Hasil analisa data menunjukkan bahwa guru dan siswa menghasilkan berbagai pola interaksi yang melibatkan interaksi guru-kelas, guru-siswa, siswa-guru, siswa-siswa, dan interaksi guru-sekelompok siswa, serta berbagai macam fitur interaksi seperti confirmation check, code switching, self-repetition, clarification request, elicitation, completion, other-repetition dan correction.
Strategi Rekursif dan Eksplisit pada Generalisasi Aljabar Siswa Kelas XI Ditinjau dari Gaya Kognitif Iman Aniyatuz Zakiyah; I Nengah Parta; Hendro Permadi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i11.15136

Abstract

Abstract: The aim of this study is to describe the recursive and explicit strategies of algebraic generalization used by 11st grade students based on their cognitive styles and used descriptive qualitative methodology. The subject consisted of 3 field dependent and 3 field independent students. Given 2 tasks to determine the strategies used by students. The problem given are related to near and far generalization. The recursive strategy requires the subject to know the relationship of each term to determine the pattern, whereas the explicit strategy allows the subject to use various rules accordingly. The results show that FD and FI subject use recursive strategy for near generalization problem. But for far generalization problem, FD use recursive and FI use explisit strategy. The findings of this study is there was one subjecf of FI that use recursive strategy for far generalization problem.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi rekursif dan eksplisit generalisasi aljabar siswa kelas XI yang ditinjau dari gaya kognitif dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah masing-masing tiga siswa field dependent(FD) dan field independent(FI). Diberikan dua masalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh siswa. Masalah yang diberikuan berkaitan dengan generalisasi sederhana dan rumit. Strategi rekursif mengharuskan subjek untuk mengetahui hubungan tiap suku untuk menentukan pola, sedangkan strategi eksplisit memungkinkan subjek untuk menggunakan berbagai aturan yang sesuai. Hasil penelitian adalah subjek FD dan FI menggunakan strategi rekursif untuk generalisasi sederhana, sedangkan generalisasi rumit subjek FD menggunakan strategi rekursif. Namun subjek FI menggunakan strategi eksplisit. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada 1 subjek FI yang menggunakan strategi rekursif untuk menyelesaikan generalisasi rumit.
Beguru: Menggali Prinsip-Prinsip Penyiapan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Kearifan Lokal Sasak Lalu Sumardi; Dwi Wahyudiati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 6: JUNI 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i6.15276

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to explore the principles of beguru in preparing educational facilities and infrastructure. This study used a naturalistic approach with ethnograpi types. Data collection was done using ethnographic interview techniques. To maintain the validity of the data, triangulation of data sources and time is carried out. The collected data was analyzed using an interactive model which consists of three stages, namely; data condensation, data display, and conclusion. Based on the analysis technique found 3 principles of beguru in the preparation of educational facilities and infrastructure, namely; principles of comfort and tranquility, principles of availability and readiness, and principles of conformity to the needs.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi prinsip-prinsip beguru dalam menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistic dengan jenis etnograpi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara etnografi. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber data dan waktu. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif yang terdiri dari tiga tahap, yaitu; kondensasi data, display data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan teknik analisis tersebut ditemukan tiga prinsip beguru dalam penyiapan sarana dan prasarana, yaitu; prinsip kenyamanan dan ketenangan, prinsip ketersediaan dan kesiapan, dan prinsip kesesuaian dengan kebutuhan.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik menggunakan Student Centered Learning I Putu Widyanto; Raisa Vienlentia
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 4: APRIL 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i4.15215

Abstract

Abstract: Learning is an activity between educators, students and learning resources. Appropriate learning has a major impact on students, such as developing creativity, critical thinking skills. The research was conducted using a quasi-experimental method at the Dharma Acarya Faculty of IAHN-TP Palangka Raya to finding out how the effectiveness of the SCL learning approach on learning outcomes and critical thinking skills. The study sample was 36 students as a control group and 39 people as an experimental group. The results of thinking skills test and learning outcomes of students using the TCL and SCL learning approaches were analyzed by statistical paired sample t test, where the thinking skills test score TCL = 59.13 compared to SCL = 74.84. Learning outcomes score with TCL = 53.10 compared to SCL 61.38. So that SCL learning is more effective than TCL learning on thinking skills and student learning outcomes.Abstrak: Pembelajaran merupakan aktivitas antara pendidik, peserta didik dan sumber belajar. Pembelajaran yang tepat memberikan dampak besar bagi peserta didik yaitu mengembangkan kreatifitas dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode quasi eksperimental di Fakultas Dharma Acarya IAHN-TP Palangka Raya dengan tujuan untuk untuk mengetahui bagaimana efektivitas pendekatan pembelajaran SCL terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis. Sampel penelitian adalah peserta didik sebanyak 36 orang kelompok kontrol dan 39 orang kelompok eksperimen. Hasil uji keterampilan berpikir dan hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran TCL dan SCL dianalisis dengan statistik paired sample t test, dimana skor uji keterampilan berpikir TCL=59,13 dibandingkan SCL=74,84. Skor hasil belajar dengan TCL=53,10 dibandingkan SCL 61,38. Sehingga pembelajaran SCL lebih efektif dibandingkan pembelajaran TCL terhadap keterampilan berpikir dan hasil belajar peserta didik.
Validasi Pengembangan Modul Pembelajaran Ppkn Berbasis Mobile Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Kelas XI SMA Fella Farikhatus Sholikhah; Triana Rejekiningsih; Leo Agung Sutimin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 6: JUNI 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i6.15269

Abstract

Abstract: The purpose of the research is to develop and validate the product in form a mobile-based module on Civics subjects. This study adopt the ADDIE model development design (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Validation and assessment from the validator, consist of: 1) validation from material experts obtained an average score of 3.72 qualified "Good"; 2) through media expert validation obtained an average score of 5.00 including the qualification "Very Good"; and 3) The total results obtained from the average score from the assessments of material experts and media experts related to the product being developed showed a result of 4.34 which entered the "Eligible" criteria for use in Civics learning in High Schools.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk berupa modul berbasis mobile pada mata pelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Validasi dan penilaian dari validator yaitu: 1) skor validasi dari ahli materi diperoleh rata-rata 3,72 dikualifikasikan “Baik”; 2) validasi dari ahli media dengan perolehan rata-rata skor 5,00 termasuk pada kualifikasi “Sangat Baik”; dan 3) Total perolehan hasil rata-rata skor dari penilaian ahli materi dan ahli media terkait produk yang dikembangakan menunjukkan hasil 4,34 yang masuk kriteria “Layak” untuk digunakan dalam pembelajaran PPKn di Sekolah Menengah Atas.
Penguatan Keterampilan Mahasiswa melalui Penggunaan Schoology dan Instagram dalam Pembelajaran Pancasila di Era Pandemi Covid-19 Mohammad Nur Huda; Mukhamad Murdiono; Ahmad Muhibbin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 5: MAY 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i5.15237

Abstract

Abstract: This research aims to describe the strengthening of student skills through the use of Schoology and Instagram in learning Pancasila in the era of the Covid-19 pandemic. The research design used was a case study qualitative research. Data collection tools in this study were interview guides, observation, and document study. The validity of the data in this study used triangulation of sources and techniques. The data analysis technique in this study is a flow model. The results showed that strengthening student skills including critical thinking, communication, collaboration, and creativity was carried out through the use of Schoology and Instagram in learning in the Covid-19 pandemic era. Students are given stimulant cases for discussion through Schoology. In addition, students make works according to their own potential related to learning materials which are then uploaded via Instagram.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan penguatan keterampilan mahasiswa melalui penggunaan Schoology dan Instagram dalam pembelajaran Pancasila di era pandemi Covid-19. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif studi kasus. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, observasi, dan studi dokumen. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah model alir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan keterampilan mahasiswa meliputi kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas dilakukan melalui penggunaan Schoology dan Instagram dalam pembelajaran di era pandemi Covid-19. Mahasiswa diberikan stimulan kasus-kasus untuk berdiskusi melalui Schoology. Selain itu, mahasiswa membuat karya sesuai dengan potensi diri yang terkait materi pembelajaran kemudian diunggah melalui Instagram.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue