cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI ORAL DAN INTRAVENA PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI: SEBUAH SYSTEMATIC REVIEW Eka Setiawan, Putu Pandu; Putra Adnyana, Ida Bagus; Wijaya Surya, I Gede Ngurah Harry; Hariyasa Sanjaya, I Nyoman
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i07.P03

Abstract

Anemia defisiensi besi (IDA) utamanya lebih banyak terjadi pada wanita salah satu faktornya adalah kehamilan. Pilihan pertama dalam pengobatan anemia defisiensi besi untuk hampir semua pasien adalah terapi besi oral. Tujuan dari systematic review ini untuk mengetahui efektifitas terapi intravena dan terapi oral sebagai pengobatan untuk IDA pada Ibu Hamil. Penulisan systematic review ini dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada database Pubmed dan Sciencedirect dari tahun 2016-2020 dengan kriteria inkulsi wanita hamil dengan IDA dan hasil mean Hb untuk setiap intervensi. Judul dan abstrak ditinjau berdasarkan relevansi penelitian. Penilaian kualitas studi menggunakan Cochrane Systematic Review ROB Tools. Pada tahap akhir didapatkan sebanyak enam artikel. Secara umum kualitas studi cukup baik. Berdasarkann Systematic review yang telah dilakukan menunjukan bahwa terapi besi intravena lebih unggul dalam hal tolerabilitas dan koreksi anemia bila dibandingkan dengan terapi oral. Terapi IV juga menghasilkan peningkatan Hb yang lebih cepat. Kata kunci:Kehamilan., Terapi., Anemia Defisiensi Besi
PREVALENSI INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT SEBAGAI PENYEBAB ASMA EKSASERBASI AKUT DI POLIKLINIK PARU RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR BALI TAHUN 2013 Ni Ketut Suwedarni Yogiswari Putri; Dewa Made Artika
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data of WHO in 2013 and Riskesdas in 2007 showed the number of asthmatics increased. Asthma occurs due to the interaction between host and environmental factors. The most-considered environmental factor that caused exacerbation is acute respiratory infection. This research aimed to determine prevalence and types of acute respiratory infection which caused acute asthma exacerbation in Pulmonology Polyclinic General Hospital Sanglah 2013. This research used retrospective descriptive study in design with medical records as data sources. The samples of this research were patient with acute exacerbation asthma in Pulmonology Polyclinic General Hospital Sanglah 2013. From 84 people, acute respiratory infection caused acute asthma exacerbation in 65 people (77.4%). From 65 people, 3 people (4.6%) had rhinitis, 2 people (3.1%) had sinusitis, 8 people (12.3%) had pharyngitis, 23 people (35.4%) had laryngitis, 1 people (1.5%) had tonsillitis, 3 people (4.6%) had bronchitis, and 25 people (38.5%) had pneumonia. Acute respiratory infection was the most common causes of acute asthma exacerbation compared to non infection and the most common type of infection was pneumonia. Keywords: prevalence, acute respiratory infection, acute asthma exacerbatio
EKSTRAK ETANOL UMBI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L) MENINGKATKAN KETEBALAN ENDOMETRIUM Udiyani, Desak Putu Citra; Jawi, , I Made; Sugiritama, Wayan; Nyoman Arijana, I Gusti Kamasan; Sumadewi, Komang Trisna
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i09.P11

Abstract

Menopause merupakan salah satu proses yang alami untuk Wanita, dengan terapi Hormone Replacement Therapy (HRT) menimbulkan efek endometriosis dan tromboemboli vena. Umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) merupakan tumbuhan dengan antosianin yang mampu meningkatkan ploriferasi uterus. Tujuan penelitian: penelitian ini membuktikan ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) mampu meningkatkan ketebalan endometrium uterus. Metoda penelitian: rancangan penelitian True Experimental-Post Test Only Control Group Design dimana 28 ekor tikus Wistar betina dikelompokkan menjadi 4 kelompok (@7 ekor tikus): P0 merupakan kelompok kontrol, P1 dengan esktrak dosis 10 mg/kgBB, P2 dengan dosis 30 mg/kgBB, dan P3 dosis 100 mg/kgBB diberikan selama 30 hari melalui sonde, pengangkatan uterus pada hari ke 30 dan mengamati ketebalan endometrium uterus. Hasil penelitian: ketebalan endometrium uterus antar kelompok perlakuan dengan rerata berbeda secara signifikan (p=0,000). Kelompok P3 dengan ketebalan endometrium paling tinggi. Kesimpulan: disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu mampu meningkatkan ketebalan endometrium uterus tikus putih yang diovariektomi. Kata kunci: Ekstrak, ubi jalar ungu, antosianin, uterus
AKURASI DIAGNOSTIK NILAI ADC MRI DALAM MEMPREDIKSI TUMOR JARINGAN LUNAK JINAK DAN GANAS BERDASARKAN HASIL PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI AMIN, ROSMINI; Ilyas, Muhammad; Muis, Mirna; Zainuddin, Andi Alfian; Johan, Muhammad Phetrus; Latief, Nikmatia
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i07.P16

Abstract

ABSTRACT DWI with ADC mapping adds value to conventional MRI imaging by offering assessment of cellularity functionality with the potential to help differentiate between benign and malignant lesions. The aim of this study is to assess the accuracy of the ADC value MRI in predicting soft tissue tumors benign and malignant. This study was carried out by the Radiology Installation of Wahidin Sudirohusodo Hospital from February 2020 to August 2022 with a sample of 36 people and an age range of 9-74 years. The statistical method used was to calculate the value of sensitivity, specificity, Positive Predictive Value and Negative Predictive Value to assess accuracy as well as ROC and Mann Whitney tests. The results show that it consists of 36 samples with soft tissue tumors (malignant: 25 samples and benign : 11 samples). The mean value of ADC for malignant soft tissue tumors is 0.998 ± 0.526 x 10-3mm2/s and benign is 1.705 ± 0.665 x 10-3mm2/s. With a Cut Off value to distinguish malignant and benign soft tissue tumors of 1,265 x 10-3 mm2/s, with a sensitivity of 81.8%, specificity of 80%, Positive Predictive Value 64.3%, Negative Predictive Value 90.9%, Accuracy 80.5% and AUC 0.81. The accuracy of the ADC MRI value is 80.5%, indicating that the ADC value can be used as an additional modality to help predict benign and malignant soft tissue tumors. Keywords: Soft tissue tumor, MRI, DWI, ADC, Histopathology
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI BAITUSSALAM, ACEH BESAR Suliawati, Gidul; Usman, Said; Maulana, Teuku; Saputra, Irwan; Zaman, Nasrul
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i07.P08

Abstract

The immunization program is included in efforts to reduce morbidity, disability and death in infants and toddlers. Complete Basic Immunization Coverage in Aceh Besar District has decreased every year, atleast is still below the national target of 85%. This study aims to determine the factors associated with complete basic immunization coverage at the Baitussalam Health Center in 2022. This research was conducted using a quantitative study with a cross-sectional approach with data collection using a questionnaire and analyzed univariately to describe the distribution and proportions, as well as bivariate using Chi Square and using multivariate analysis with linear regression. Result of the study showed more than half (57.4%) of mothers did not give complete immunization to their babies. This study found that there was a relationship between the provision of complete basic immunization and the mother's employment status (p value = 0.018), level of knowledge (p value = 0.484), family support (p value = 0.000), mother's trust (p value = 0.000). The most dominant factors affecting complete basic immunization coverage at the Baitussalam are factors of knowledge, trust, the role of health workers and health cadres.
KARAKTERISTIK KLINIKOPATOLOGI KANKER LAMBUNG Erawan, I Putu Putra; Ekawati, Ni Putu; Sumadi, I Wayan Juli; Saputra, Herman
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i08.P14

Abstract

ABSTRACT Gastric cancer is a malignant neoplasm of the stomach and can invade and spread to other organs. Cases of gastric cancer are still common throughout the world and tend to be potentially deadly, especially among older men. Based on data obtained through GLOBOCAN in 2018, gastric cancer is a neoplasm with the 5th most common occurrence in the world and the 3rd deadliest cancer in the world, with an estimated 783,000 deaths in 2018. The purpose of this study is to determine the profile of gastric cancer patients at Sanglah Hospital from 2010 to 2020. This research is classified as a descriptive study using a cross-sectional method. The sample used was selected based on inclusion and exclusion criteria. The subjects of the study were 21 gastric cancer patients at Sanglah Hospital in 2010-2020. Data retrieval from medical records was then analyzed with SPSS version 22 software. The results of the study showed that the profile of gastric cancer patients at Sanglah Hospital in 2010-2020 varied greatly, with the most occurring in the age group above 50 years. By gender, the majority of cases are women. For clinical diagnosis, the most frequently found is dyspepsia. Keywords: Characteristics, Gastric Cancer, Sanglah General Hospital
EFEKTIVITAS KOMBINASI MASSASE PETRISSAGE (KNEADING) DAN MUSA PARADISIACA TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PRAKTIK BIDAN MANDIRI KOTA PADANG amir, aprima yona
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i09.P02

Abstract

Mual muntah gangguan yang sering dijumpai pada kehamilan trimester 1 merupakan fase paling krusial dapat mempengaruhi status kesehatan ibu karena terjadinya kekurangan energi kronik (KEK) dan gangguan pertumbuhan dan perkembang janin yang menyebabkan terjadinya stunting. Dampak mual muntah menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan karena nutrisi yang tidak terpenuhi sehingga bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah dan menyebabkan stunting. Dari hasil penelitian Lecassedari 367 wanita hamil, 78,47% mual muntah terjadi pada trimester pertama, dengan derajat mual muntah yaitu 52,2% mengalami mual muntah ringan, 45,3% mengalami mual muntah sedang dan 2,5% mengalami mual muntah berat(8,9). Padatrimester dua, 40,1% wanita masih mengalami mual muntah dengan rincian 63,3% mengalami mual muntah ringan, 35,9% mengalami mual muntah sedang dan 0,8% mengalami mual muntah berat, Tujuan penelitian menganalisis Efektivitas kombinasi massase petrissage (kneading) dan musa paradisiaca terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Praktik Bidan Mandiri Kota Padang. Desain penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen. Variabel independent yaitu massage petrissage (kneading) dan musa paradisiaca sedangkan variable dependent yaitu emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum yang memenuhi kriteria inklusi dengan sampelnya 20 ibu hamil. Teknik sampling menggunakan non Probability Sampling dengan teknik purposive sampling dengan instrumen PUQE (Pregnancy Unique Quantification of Emesis). Uji statistik yang digunakan uji Wilcoxon dengan ? <0.05. Hasil uji Dependen sample T-Test dengan p-value 0.00. Sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan teknik kombinasi massase petrissage (kneading) dan musa paradisiaca terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Praktik Bidan Mandiri Kota Padang. Hasil penelitian ini disarankan bagi ibu hamil trimester I untuk menerapkan metode ini saat mengalami emesis gravidarum karena mudah dilakukan, tanpa efek samping dan aman. Kata kunci : Massase Petrissage, Musa Paradisiaca Dan Emesis Gravidarum
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) SEBAGAI FITOESTROGEN TERHADAP STEATOSIS HEPAR TIKUS MODEL MENOPAUSE Hernowo, Elliana Freya; Arijana, IGK Nyoman; Sugiritama, I Wayan; Ratnayanti, IGA Dewi
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i06.P17

Abstract

Latar belakang: Wanita menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen. Hormon estrogen diketahui memiliki sifat hepatoprotektif yang mampu mencegah terjadinya perlemakan pada hepar. Penurunan kadar estrogen bisa digantikan dengan senyawa fitoestrogen. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) diketahui memiliki banyak kandungan antosianin yang terbukti memiliki aktivitas sebagai fitoestrogen. Tujuan: Mengetahui adakah perubahan steatosis hepar tikus model menopause dengan pemberian ekstrak etanol kulit buah Hylocereus Polyrhizus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian randomized post-test control group design dengan menggunakan tiga kelompok sampel yang sudah melalui prosedur ovariektomi. Ketiga kelompok adalah kelompok P0 sebagai kontrol tanpa intervensi, P1 dengan intervensi ekstrak etanol kulit buah naga merah dosis 60mg/200grBB, dan P2 dengan intervensi ekstrak etanol kulit buah naga merah dosis 90mg/200grBB. Hasil: Didapatkan rerata jumlah sel steatosis per 100 sel hepar tikus model menopause pada kelompok P0, P1, dan P2 adalah 59,1259 ± 10,0087; 53,0435 ± 14,0674; 41,5001 ± 10,5814. Hasil One Way ANOVA menemukan adanya perbedaan yang bermakna dengan nilai p = 0,013. Hasil uji Post Hoc LSD menemukan perbedaan rerata antara kelompok P2 dengan P0 ditemukan bermakna (p = 0,004) dan P2 dengan P1 juga bermakna (p = 0,047). Sedangkan P0 dan P1 tidak bermakna (p = 0,247). Simpulan: Ekstrak etanol kulit buah Hylocereus Polyrhizus memiliki pengaruh terhadap steatosis hepar tikus model menopause. Didapatkan steatosis hepar terendah pada kelompok intervensi 90mg/200grBB. Kata kunci : Hylocereus polyrhizus, steatosis, menopause, fitoestrogen
THE EFFECTIVENESS OF CORN (Zea mays L.) Immersion Water as an ATTRACTAN FOR THE OVITRAP OF THE AEDES AEGYPTI MOSQUITO Dana, I Kadek; Asri Damayanti, Putu Ayu; Eka Diarthini, Ni Luh Putu; Sri Laksemi, Dewa Ayu Agus
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i08.P04

Abstract

ABSTRAK Penggunaan ovitrap dengan modifikasi penambahan atraktan telah dikenal sebagai metode alternatif dalam pengendalian vektor DBD (Demam Berdarah Dengue). Bahan atraktan dapat dibuat dari bahan alami yang mudah dijumpai sehingga ramah lingkungan dan murah. Tanaman jagung cukup mudah diperoleh serta mudah diolah sebagai bahan atraktan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas air rendaman kulit jagung (Zea mays L.) dalam berbagai konsentrasi sebagai atraktan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian dengan desain eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap. Bahan penelitian berupa kulit jagung dengan kondisi kering dan direndam selama tujuh hari menggunakan ember yang tertutup. Sampel penelitian adalah nyamuk Aedes aegypti betina kenyang darah yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu 4 kelompok perlakuan yang masing-masing air rendaman jagung konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan satu kelompok tanpa rendaman air jagung . Setiap kelompok terdiri dari 25 ekor nyamuk dan replikasi dilakukan sebanyak 5 kali. Selama tujuh hari pengamatan jumlah telur tertinggi terdapat pada hari kelima dengan jumlah rata-rata telur adalah konsentrasi 5% (100,60±67,09), 10% (30,40±16,80), 15% (2,80±2,94), 20% (2,00±2,44).Least Significant Differences) pada perlakuan akuades-atraktan 5% (p= 0,027), atraktan 5%-10% (p= 0,005), atraktan 5%-15% (p= 0,000), dan atraktan 5%-20% (p= 0,000). Kkonsentrasi atraktan 5% efektif dalam meningkatkan jumlah telur pada ovitrap. Kata kunci : Aedes aegypti, Kulit jagung (Zea mays L.), Atraktan
Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Sikap dan Tindakan Penanganan Diare dalam Mencegah Dehidrasi pada Anak Balita di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali Dewi, Ni Luh Putu Mulia Laksmi; Kumara Wati, Ketut Dewi; Metriani Nesa, Ni Nyoman; Cempaka, Putu Mas Vina Paramitha; Karyana, I Putu Gede
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i09.P08

Abstract

Diare adalah salah satu permasalahan sekaligus penyebab kematian utama pada anak, khususnya di negara berkembang. Diare pada balita dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian. Ibu memiliki peranan penting terhadap jumlah kasus diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan sikap dan tindakan penanganan diare dalam mencegah terjadinya dehidrasi pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian merupakan jenis penelitian dengan metode analitik observasional yang menggunakan dengan pendekatan studi potong lintang dengan teknik consecutive sampling. Jumlah responden minimal dalam penelitrian ini adalah sebanyak 94 orang. Pengambilan data dilakukan dengan instrument kuisioner, kemudian dilakukan analisis data univariate dan bivariate. Analisis bivariate dilakukan dengan uji Chi Square menggunakan aplikasi SPSS dengan tujuan untuk mengetahui hubungan variabel yang diuji. Dari 96 orang responden bahwa nilai median dari usia ibu adalah 30 tahun dengan nilai median dari usia balita adalah 24 bulan. Karakteristik subjek didapatkan bahwa sebanyak 61 orang (63.5%) ibu dengan pendidikan terakhir D1/D2/D3/D4/S1, sebanyak 26 orang (37.5%) ibu bekerja sebagai pegawai swasta, sebanyak 67 orang (69.8%) ibu dengan kategori pengetahuan cukup, sebanyak 73 orang (76%) ibu dengan kategori sikap positif, sebanyak 61 orang (63.5%) ibu dengan kategori tindakan tepat terhadap penanganan diare. Dari hasil uji chi square mengenai hubungan pengetahuan dengan sikap ibu didapatkan hasil OR 3.594, P-Value=0.009, 95% CI 1.346-9.592. Hubungan bersifat searah antara pengetahuan dengan sikap ibu karena OR bernilai positif. Pengetahuan ibu meningkatkan sikap penanganan diare sebesar 3.594 kali. Hubungan pengetahuan dengan tindakan ibu didapatkan hasil OR 4.813, P-Value= 0.001, 95% CI 1.898-12.202. Hubungan bersifat searah antara pengetahuan dengan tindakan ibu karena OR bernilai positif. Pengetahuan ibu meningkatkan tindakan penanganan diare sebesar 4.813 kali. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue