cover
Contact Name
Rasiman
Contact Email
edimasupgris@gmail.com
Phone
+6224-8451279
Journal Mail Official
edimasupgris@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas PGRI Semarang, Jl. Sidodadi Timur No. 24 Semarang Demikian permohonan ini, atas perhatian dan bantuannya kami sampaikan terimakasih.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 20873565     EISSN : 25285041     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 959 Documents
Edukasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini sebagai Upaya Penurunan Angka Putus Sekolah di SMP Negeri 4 Reban SATAP Kabupaten Batang Findayani, Aprillia; Akhiroh, Ninuk Sholikhah; Putri, Dwi Tiga; Saptarini, Desi Yanuar; Kamil, Fadillah; Azzahra, Muzakia; Rehardiyan, Moh Rayya Ilham; Ananta, Radite Ranggi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16345

Abstract

Pernikahan usia dini menjadi permasalahan yang banyak terjadi di daerah terutama yang memiliki akses dan fasilitas pendidikan yang kurang memadai. Jika tidak dicegah, permasalahan ini akan dapat meningkatkan angka putus sekolah serta menimbulkan permasalahan lain yang jauh lebih kompleks seperti kekerasan dalam rumah tangga, kematian ibu dan anak, stunting, hingga kemiskinan. Permasalahan yang dialami oleh mitra dalam tiga tahun terakhir, ada enam siswa di SMP Negeri 4 Reban Satap yang mengundurkan diri karena menikah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja dalam hal ini siswa di SMP Negeri 4 Reban Satap tentang Kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan usia dini. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu edukasi tentang pernikahan usia dini, sosialisasi tentang risiko yang bisa ditimbulkan dari pernikahan usia dini dari segi sosiologi serta kesehatan, serta pemberdayaan siswa untuk bisa berupaya mengatasi masalah tersebut. Dari rangkaian kegiatan pengabdian yang dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini.
Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Sekolah Dasar di Daerah Semi Pedesaan Kota Kupang, NTT Ndoen, Enjelita Mariance; Nayoan, Christina Rony; Limbu, Ribka; Toy, Sarci Magdalena; Geghi, Cathrin Wea Djogo
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.19151

Abstract

SD GMIT Naioni yang terletak di daerah semi-pedesaan Kota Kupang teridentifikasi memiliki literasi kesehatan reproduksi yang kurang memadai dan siswanya berpotensi mengalami berbagai permasalahan kesehatan  reproduksi di masa yang akan datang. Kegiatan pengabdian literasi kesehatan reproduksi ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa laki-laki dan perempuan kelas III-VI mengenai kesehatan reproduksi sehingga dapat mempersiapkan siswa dalam menghadapi masa pubertasnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran guru dalam memberikan edukasi yang berkelanjutan mengenai kesehatan reproduksi di sekolah. Kegiatan pengabdian meliputi pemberian empat kali pertemuan pemberian literasi  kepada siswa kelas III-VI SD GMIT Naioni yang berjumlah 143 siswa yang terdiri dari 89 laki-laki dan 54 perempuan. Setiap pertemuan memiliki topik literasi yang berbeda yang meliputi mengenal tubuhku, masa pubertas, nutrisi bagi remaja, dan hubungan yang saling menghormati. Pemberian literasi menggunakan metode penyuluhan dan tanya jawab yang disertai aktivitas ice breaking dan permainan. Media pembelajaran menggunakan buku saku kesehatan reproduksi, poster dan alat peraga organ reproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 24,30% pada siswa laki-laki dan perempuan kelas III-VI SD GMIT Naioni.  Para guru juga menyatakan kesediaan untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi secara berkala kepada para siswa dengan menggunakan media promosi kesehatan yang diterima dari kegiatan pengabdian berupa media poster siklus menstruasi, buku promosi kesehatan reproduksi, dan alat peraga organ reproduksi laki-laki dan perempuan. Pihak sekolah diharapkan secara konsisten dapat melanjutkan pemberian literasi kesehatan reproduksi dan memantau penerapan perilaku kesehatan reproduksi tersebut di sekolah.
Pemberdayaan Kelompok Usaha Aren di Desa Alu melalui Pelatihan Pemasaran dan Pengembangan E-Katalog Produk Musyrifah, Musyrifah; Saal, Asmawati; Amirullah, Sufyan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.20861

Abstract

Kelompok usaha Tappa Meppusu di Desa Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bergerak dalam produksi gula aren. Saat ini, mereka menghadapi beberapa tantangan, termasuk keterbatasan variasi produk, metode pengemasan tradisional, serta kurangnya branding dan sertifikasi. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran kelompok melalui pelatihan pemasaran digital dan pengembangan e-katalog berbasis web sebagai media promosi online yang lebih luas. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam enam tahapan, yaitu sosialisasi, pendampingan merek dagang, pelatihan, pengembangan e-katalog produk, pendampingan dan evaluasi, serta pembentukan tim pengelola. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa anggota mitra dapat meningkatkan jumlah produk menjadi tiga jenis, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuat kemasan yang lebih menarik dan praktis. Selain itu, anggota mitra juga berhasil melakukan pemasaran online melalui media sosial dan website, yang berdampak pada perluasan pasar dan peningkatan penjualan produk.
Parenting Generasi Z di Kampung Tampok Laut Malaysia Rakhmawati, Dini; Maulia, Desi; Setiawan, Agus; Wiyaka, Wiyaka; Ulumudin, Arisul; Arsat, Mahyudin Bin
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.20928

Abstract

Generasi Z memiliki karakter yang berbeda dari generasi sebelumnya sehingga orang tua mereka perlu hal yang berbeda untuk memperlakukan anak mereka. Pengasuhan berkelanjutan diperlukan agar anak dapat menangani masalah dengan cepat seiring waktu. Program parenting merupakan program untuk meningkatkan kehidupan keluarga dan masyarakat. Orang tua yang tinggal di pesisir dan bekerja sebagai nelayan menghadapi tantangan dan kesulitan mengasuh putra-putri mereka misal saja seperti: (1) orangtua kebingungan saat mengurus anak Gen Z, (2) seringkali terjadi kekerasan pada anak tanpa disadari oleh orangtua saat mengurus anak Gen Z, dan (3) orangtua tidak tahu bagaimana menangani masalah Gen Z. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan orangtua tentang (1) prinsip pengasuhan, (2) pengasuhan yang berbasis hak anak, dan (3) masalah Gen Z. Pelatihan ini melibatkan (1) ceramah, (2) demonstrasi, dan (3) pendekatan yang digubal oleh orang tua Pengetahuan dan keterampilan pengasuhan orang tua yang tinggal di pesisir ditingkatkan melalui kegiatan PKM ini. Selain itu, meningkatkan standar pengasuhan, mengurangi tingkat kekerasan anak, dan memberi orang tua pemahaman yang lebih baik tentang masalah Gen Z.
Optimalisasi Keterampilan Multimedia Video Pembelajaran melalui Pelatihan Teknik Editing dan Pengambilan Gambar di SMA Sutomo 1 Medan Pipin, Sio Jurnalis; Enjelin, Enjelin; Limbong, Ricky Paian
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.18687

Abstract

Pentingnya literasi multimedia dalam editing dan pengambilan video kini menjadi salah satu kebutuhan utama, terutama dalam konteks pendidikan modern. SMA Sutomo 1 Medan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan keterampilan ini ke dalam proses pembelajaran di kelas dan media promosi, mengingat keterbatasan akses terhadap pelatihan dan peralatan yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam editing video dan pengambilan gambar menggunakan teknologi terkini. Melalui metode pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik, siswa diajarkan menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere untuk editing dan pengambilan gambar melalui smartphone. Hasilnya, 25 siswa yang mengikuti pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilannya, dengan sebagian besar mencapai tingkat penguasaan yang diharapkan. Sebelum pelatihan, hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata hanya 58% siswa yang memiliki pemahaman dasar tentang editing video dan pengambilan gambar. Setelah mengikuti serangkaian pelatihan yang mencakup penggunaan Adobe Premiere untuk editing dan pengambilan gambar, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan. Skor rata-rata siswa meningkat menjadi 80 dari skala 100, dengan rata-rata 90% siswa menunjukkan pemahaman yang baik tentang konsep dan praktik editing video serta pengambilan gambar. Ini menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 50% dari baseline awal dan peningkatan skor rata-rata sebesar 30 poin.
Melek Media dalam Peningkatan Menjadi Wartawan Cilik di Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh Lahmuddin, Fakhruddin; Nurdin, Hanifah; Anggrahini, Anzelia; Sari, Fitri Meliya
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.20108

Abstract

Kehadiran teknologi membuat anak-anak terpapar berbagai jenis konten di media konvensional maupun sosial. Tidak semua konten yang dikonsumsi memiliki nilai edukatif sehingga penting untuk melakukan pengabdian melek media. Tujuan pengabdian untuk melatih siswa sekolah dasar dalam penggunaan dan pengelolaan media. Teknologi yang mereka gunakan selain untuk mendapatkan informasi dapat digunakan untuk mempublikasikan informasi. Siswa-siswi dilatih menjadi wartawan cilik yang peka dan peduli pada isu-isu yang terjadi di sekitar mereka. Didukung dengan sekolah dasar yang sudah memadai sarana prasarana teknologi menambah dukungan untuk melakukan pengabdian berbasis digital. Pengabdian ini menggunakan metode partisipatif dimana peneliti dan narasumber terlibat langsung dalam pengabdian. Pendekatan yang digunakan adalah service learning dimana pembelajaran yang menghubungkan dengan masyarakat. Selain itu, pengabdian ini juga menggunakan strategi REACT (relating, appllying, coorperating and transferring). Strategi ini digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman belajar siswa. Dengan menerapkan konsep ini diharapkan siswa dapat menemukan solusi, memahami konsep dan masalah dalam penulisan berita. Dari hasil pengabdian yang dilakukan, didapati bahwa siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Azhar Cairo Banda Aceh sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Siswa dapat berkesempatan berkreativitas dan berekspresi meskipun ada tantangan dan kesulitan dalam menulis berita. Pelatihan dilakukan selama dua hari dengan mendatangkan ahli dibidang media. Siswa sudah mampu menulis straight news berdasarkan isu sekitar. Mereka juga memahami peristiwa yang bernilai berita. Mengetahui kode etik jurnalistik dasar. Mendapat dukungan dari sekolah dan keluarga. Mampu mengelola publikasi secara cetak (print) yang di tempel di mading sekolah.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Produk Mangrove di Kelurahan Tambaan Kota Pasuruan Wahyuni, Hari
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16614

Abstract

Berdasarkan survey lokasi yang kami lakukan bahwa Kelurahan Tambaan merupakan wilayah bagian Kota Pasuruan yang berada diwilayah pesisir dan memiliki banyak tanaman bakau (mangrove) yang dirawat serta dikelola oleh petani mangrove hal ini untuk mencegah abrasi di wilayah Kelurahan Tambaan saat air laut mengalami pasang. Selama ini tanaman mangrove di wilayah Kelurahan Tambaan belum pernah dilakukan pengolahan dan hanya dibiarkan saja karena terbatasnya pengetahuan dan belum ada bimbingan dari pihak lain. Tujuan kami melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan produk olahan mangrove ini untuk pemberdayaan masyarakat Kelurahan Tambaan dengan memanfaatkan potensi lokal sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyrakat di wilayah Kelurahan Tambaan. Tahap analisis situasi penentuan sasaran atau target program didasarkan pada parameter pemberdayaan masyarakat pesisir di wilayah Kelurahan Tambaan Kota Pasuruan, permasalahan memiliki potensi spesifik usaha yang memungkinkan untuk dilakukan pengembangan. Sosialisasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang manfaat mangrove. Pelatihan pembuatan produk mangrove power ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan masyarakat yang hadir yaitu petani mangrove, ibu-ibu kader PKK dan karang taruna dengan ikut pelatihan ini harapanya peserta yang hadir dapat mengembangkan produk mangrove powder ini sebagai kegiatan usaha. Kaji tindak partisipatif aktif yang kami laksanakan mulai dari perencanaan, implementasi maupun pengawasan. Program-program yang lebih menyentuh dan bersifat implementatif sangat dibutuhkan masyarakat sehingga hasilnya dapat dilihat secara terukur dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memotivasi dan menanamkan keyakinan akan kemampuan mereka dalam mengembangankan usaha pengolahan produk berbasis mangrove lebih aman dari sisi kesehatan dan kualitas produk.
Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Green Chemistry sebagai Solusi Efektif dan Ekonomis bagi Kejenuhan Pasca Pensiun Kelompok Lansia di Tomohon Selatan Kartyka Nababan; Jakub Saddam Akbar; Freetje Waworuntu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.19758

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat “Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Green Chemistry Bagi Kelompok Lansia di Tomohon Selatan” bertujuan meningkatkan aktivitas fisik dan emosional lansia di Lansot, serta menjadi solusi usaha ekonomis dan kontribusi kesehatan global. Studi pendahuluan menunjukkan kejenuhan tinggi (76%) di antara lansia pasca pensiun, dengan satu-satunya kegiatan rutin adalah ibadah mingguan di gereja. Program ini memanfaatkan minyak kelapa hasil olahan masyarakat setempat dan tanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus L.) yang melimpah di daerah tersebut untuk pelatihan pembuatan sabun herbal selama delapan minggu. Produk sabun herbal cair yang dihasilkan bebas dari Sodium Lauryl Sulfate (SLS), aman untuk segala usia, dan menggunakan bahan alami sebagai pewarna dan pewangi. Pelatihan dilakukan dua kali seminggu dengan produksi dan pengemasan oleh kelompok lansia. Monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan emosi positif peserta sebanyak 86% dan perubahan lansia yang non-produktif menjadi produktif secara ekonomi. Keberlanjutan program mencakup produksi sabun herbal sebagai UMKM reguler dengan dukungan promosi dari kelurahan dan bantuan tenaga kerja dari remaja gereja. Program ini juga meningkatkan kesadaran konsumen mengenai manfaat sabun herbal berbasis green chemistry. Tantangan berupa kurangnya tenaga kerja berhasil diatasi, dan program ini memberikan dampak positif bagi kesehatan pengguna dan lingkungan, meningkatkan aktivitas fisik, kebahagiaan hidup, dan penghasilan ekonomi lansia melalui kolaborasi dengan remaja gereja dan pihak Kelurahan Lansot.
PKM Kelompok Belajar Mewarnai Sanggar Seni Lukis: Penanaman Life Skill Berbasis Produk Plasterkit dalam Menumbuhkan Kompetensi Kreatif pada Anak Warga Belajar Kabupaten Kudus Rofian Rofian; Singgih Adhi Prasetyo; Iin Purnamasari; Gotsa Khusnun Naufal
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.18372

Abstract

Sanggar studio seni, adalah platform komunitas belajar melukis. Merupakan wadah menaungi anak TK/PAUD hingga SMA untuk belajar dan bermain berbasis penciptaan produk seni. Belajar menggambar, mewarnai, mural atau melukis secara klasikal maupun privat. Sanggar seni Ar(t)sada merupakan mitra yang berlokasi di desa Singocandi, Kabupaten Kudus. Sanggar ini memiliki peluang bagus memberikan pengaruh positif bidang seni rupa. Kabupaten Kudus tergolong daerah perkotaan kecil namun padat penduduknya. Masyarakatnya bercirikan tenaga kerja terdidik berdaya saing tinggi. Hal ini berdampak pada persaingan kebutuhan belajar dan Pendidikan di Kudus. Contohnya sekolah bermitra dengan berbagai seniman dan sanggar seni untuk berpartisipasi dalam pembelajaran melukis sebagai ekstrakurikuler. Tujuannya untuk mempromosikan sekolah agar memiliki fasilitas tambahan. Berdasarkan fenomena tersebut, tim PKM UPGRIS menawarkan program melukis menggunakan produk plester sebagai metode pengajaran alternatif untuk mendorong kecakapan hidup, mengembangkan kemampuan kreatif siswa. Permasalahan mitra adalah: (1) bahan dan alat melukis masih sama (melukis dan melukis di atas kertas), (2) pembekalan kecakapan hidup (life skill) anak belajar belum lengkap, (3) perlunya banyak bekerjasama dengan sekolah, untuk memajukan sekolah. Tujuan dan solusi yang diusulkan adalah: (1) memberikan pengetahuan yang menanamkan keterampilan dalam penciptaan seni sebagai alternatif kemampuan kreatif anak, (2) memberikan pemahaman tentang pentingnya kerjasama dengan anak sekolah. pendidikan kreatif di sekolah melalui pembelajaran ekstrakurikuler. (3) Pemantauan dan evaluasi dilakukan sebagai bentuk kemitraan PKM yang berkelanjutan.
Pendampingan Penyusunan Instrumen Asesmen Awal Berorientasi Minat dan Kompetensi bagi MGBK SMK Kota Semarang Fitriana, Siti; Setiawan, Agus; Kurniawan, Latif Anshori
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.20709

Abstract

Sekolah menengah vokasional/kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan yang menitikberatkan pada peserta didik yang ditempa menjadi lulusan berkualifikasi dan berkeahlian khusus/tertentu sehingga dapat langsung terjun berpraktik di lapangan kerja. Tantangan dunia kerja makin beragam dan masif, diperlukan modal dasar bagi peserta didik SMK yang dapat membantu mengarusutamakan minat dan keberlanjutan pengembangan karier mereka di kemudian hari melalui peran guru Bimbingan Konseling (BK) yang memetakan minat dan kompetensi mereka. Tidak terkecuali di SMK Kota Semarang, segenap guru BK (yang tergabung MGBK) perlu dapat menyusun instrumen asesmen awal untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut secara mandiri. Guru-guru MGBK direkomendasi dapat menyusun instrumen berdasar teori minat dan kompetensi, memanfaatkan teknologi dalam penyusunan instrumen dan pengintegrasiannya dalam platform digital, serta cermat dari segi penggunaan bahasa yang baik dan benar. Oleh karena itu, dilaksanakan pendampingan khusus melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) guna mengakomodasi kebutuhan tersebut. PKM dilaksanakan secara luring, bekerja sama dengan MGBK SMK Kota Semarang. Persentase pemahaman peserta sebelum mendapatkan pendampingan sebesar 68,57%. Setelah peserta mendapatkan pendampingan penyusunan instrumen asesmen awal berorientasi minat dan kompetensi, pemahaman peserta meningkat menjadi 81,86%.