Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI DESA PARBOTIHAN KECAMATAN ONAN GANJANG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Hidayat, Wisnu; Tarigan, Frida Lina; Sinaga, Lia Rosa Veronika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasan Pratik buang air besar sembarangan merupakan salah satu masalah sanitasi yang memerlukan perhatian khusus. UNICEF (United Nations Interational Childrens Emergency Fund) menyatakan bahwa sanitasi dan perilaku kebersihan yang buruk, serta minum air yang tidak aman berkontribusi terhadap 88% kematian anak akibat diare di seluruh dunia. Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India sebagai Negara dengan masayrakat berperilaku BAB Sembarangan. Tahun 2020 berdasarkan data Kemenkes Cakupan akses Jamban sehat di Indonesia masih berkisar 80%. dan ada sekitar 30,95 juta jiwa yang masih BAB sembarangan . Sedanggakan di Sumatera cakupan akses jamban sehat hanya berkisar 73,44%. Berdasarkan data kuantitatif UPT Puskesmas Onan Ganjang hingga Desember 2020, di Kecamatan Onan Ganjang cakupan akses terhadap jamban sehat masih mencapai 87%, sedangkan di Desa Parbotihan Kecamatan Onan Ganjang meyumbangkan sekitar 60 KK yang pmasih BAB sembarangan artinya belum memiliki akses terhadap jamban sehat. Maka salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melaksanakan Sanitasi Total Berbasi Masyarakat di Desa Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan
PEMETAAN KASUS COVID-19, PENYULUHAN SERTA BANTUAN MASKER DAN SOSIAL PANGAN DI RW 08, KELURAH BAMBU APUS, KECAMATAN PAMULANG, TANGERANG SELATAN, TAHUN 2021 Wandra, Toni; Hidayat, Wisnu; Hakim, Lukman
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Penyebaran COVID-19 di Indonesia sudah semakin meluas dengan peningkatan jumlah kasus dan/atau jumlah kematian yang tinggi. Pada bulan Juli 2021, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten merupakan salah kota yang wajib menerapkan PPKM Darurat, karena termasuk zona merah COVID-19. Berdasarkan hasil pengamatan pendahuluan di RW 08, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, terjadi peningkatan kasus yang luar biasa tinggi terutama pada bulan Oktober s/d November 2021, namun belum tersedia data lengkap besaran serta distribusi kasus dan kematian. Cara pencegahan COVID-19 yang paling efektif yang dapat dilakukan oleh masyarakt adalah dengan melaksanakan protokol kesehatan (5M), seperti selalu menggunakan masker bila bepergian atau keluar rumah. Selain itu diharapkan seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 sesuai dengan kebijakan pemerintah. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan COVID-19 dan mendorong agar selalu menggunakan masker, maka perlu dilakukan penyuluhan yang terus menerus antara lain melalui media cetak (leaflet). Untuk mengatasi dampak ekonomi pandemi COVID-19 membutuhkan peran serta dari semua pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah daerah, pihak swasta dan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diperkirakan bermanfaaat di RW 08 adalah: 1) Pemetaan kasus COVID-19, agar dapat dijadikan sebagai informasi/masukan bagi Ketua RT dan RW, Satgas COVID-19 RW 08, Puskesmas setempat, dan pihak terkait lainnya sebagai bahan perencanaan lebih lanjut dalam penanggulanagan COVID-19; 2) Pendistribusian leaflet COVID-19 yang dirancang sendiri untuk lebih meningkatkan pengetahuan warga RW 08 tentang pencegahan dan pengendalian COVID-19. Leaflet merupakan salah satu pilihan media penyuluhan yang tepat pada masa pandemi, untuk menghindari risiko penularan COVID-19 antara pelaksana kegiatan pengabdian dan warga RW 08; 3) Pendistribusian masker untuk lebih mendorong (enabling factor) warga RW 08 untuk selalu menggunakan masker; dan 4) Penyaluran bantuan sosial pangan untuk membantu keluarga terdampak pandemi COVID-19 atau kebijakan PPKM Darurat, dan diharapkan sebagai contoh atau dorongan bagi elemen masyarakat lainnya untuk berbuat hal yang sama. Sasaran kegiatan adalah: 1) Seluruh penderita COVID-19 bulan Desember sampai Agustus 2021 di RW 08; 2) Seluruh anggota keluarga dari 200 KK di RW 08 (±750 anggota keluarga); dan 3) Keluarga yang rentan terdampak ekonomi Pandemi COVID-19 atau PPKM Darurat (40 keluarga).