Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PMP PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK DALAM UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH OLAHAN RUMPUT LAUT DI DESA LAIKANG KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR Imran Pashar; Nur Insani Amir; Wahdaniar Wahdaniar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19874

Abstract

Abstrak: Kabupaten Takalar merupakan salah satu lokasi sentral produksi rumput laut di Sulawesi Selatan yang masih perlu ditingkatkan pengolahan produksinya. Keberadaan kelompok budidaya rumput laut di dusun Puntondo Desa Laikang dapat membantu meningkatkan produksi rumput laut serta peningkatan status ekonomi dan pemberdayaan masyarakat setempat dalam pengolahan rumput laut menjadi sabun organik. Melihat kondisi masyarakat masih banyak masyarakat yang belum bekerja dan tidak memiliki penghasilan tetap sekitar 90%. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah rumput laut menjadi sabun organik yang bernilai yakni sabun cair. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, demontrasi dan simulasi. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan pengabdian terbagi 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 25 orang. Hasil yang ditemukan dari pretest hanya 20% yang paham dan posttest didapatkan hasil 100% peserta paham terkiat pengolahan rumput laut menjadi sabun cair. Kegiatan terlaksana dengan lancar dan antusias masyarakat yang sangat tinggi.Abstract: Takalar Regency is one of the central locations for seaweed production in South Sulawesi which still needs to be improved in production processing. The existence of a seaweed cultivation group in the Puntondo hamlet, Laikang Village, can help increase seaweed production as well as improve the economic status and empowerment of local communities in processing seaweed into organic soap. Looking at the condition of society, there are still many people who do not work and do not have a fixed income, around 90%. The aim of this activity is to increase the community's ability to process seaweed into valuable organic soap, namely liquid soap. The methods used in this activity are counseling, demonstration and simulation. The steps for implementing activities are divided into 3 stages, namely planning, implementation and evaluation. Participants in this activity were 25 people. The results found from the pre-test were only 20% who understood and the post-test results showed that 100% of participants understood how to process seaweed into liquid soap. The activity was carried out smoothly and the enthusiasm of the community was very high.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK TULANG IKAN CAKALANG (Katsuwanus pelamis) TERHADAP KEMAMPUAN EPITELISASI PADA TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI LUKA BAKAR uma, wasukmawati98; Wahdaniar; Muhammad Asri
Journal of Biomedical Sciences and Health Volume 2 Nomor 1 Bulan Februari 2025
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/ypwcqe13

Abstract

Luka bakar adalah cedera kulit yang disebabkan oleh panas, biasanya akibat kontak dengan permukaan panas. Kerusakan akibat luka bakar dapat merusak lapisan kulit jaringan epidermis, dermis dan hypodermis. Luka bakar menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh yang dapat melibatkan jaringan ikat, otot, kulit saraf dan robeknya pembuluh darah yang akan mengganggu hemostatis tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi efektif ekstrak etanol tulang ikan cakalang (K. pelamis) pada efek pitelialisasi tikus yang diinduksi luka bakar. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok negatif (KN) diberi aquades, kelompok positif (K+) diberi NaCl0,9%, kelompok perlakuan (K1), (K2), dan (K3) diberi ekstrak etanol tulang ikan cakalang (K. pelamis) dengan konsentrasi 40%, 60% dan 80%. Perlakuan luka bakar pada dorsal tikus menggunakan besi plat ukuran 2 mm pada yang dipanasi suhu 60° dan ditempelkan selama 30 detik di punggung tikus. Terapi tersebut diberikan dua kali sehari selama 14 hari. Pengukuran luas luka adalah dilakukan setiap hari. Pengumpulan data dilakukan secara statistik dengan menggunakan Anova Satu   Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok kontrol positif tidak signifikan berbeda dengan kelompok ekstrak yang diberikan dengan konsentrasi 40% dan 60%, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa etanol ekstrak daun gulma siam berpengaruh dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada tikus yang diinduksi luka bakar dengan cara yang efektif konsentrasi 80%.
Pengaruh Pencucian Luka menggunakan Infus Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) 40% terhadap Proses Penyembuhan Ulkus Diabetik Wahdaniar Wahdaniar; Imran Pashar; Miladiarsi Miladiarsi
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2022.v5.153-160

Abstract

BackgroundDiabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease that can cause various complications. World Health Organization data for 2019, DM is the direct cause of 1.5 million deaths, and 48% of all deaths due to diabetes occur at the age of 70 years. Data from the International Diabetes Federation (IDF), in 2021, Indonesia will be the fifth largest country with DM sufferers, with a total of around 19.64 million and an increase of about 81.8% compared to 2019. One of the complications that can be caused by diabetes mellitus is diabetic ulcers. Diabetic ulcer treatment requires a long time. Proper wound washing is an important factor in wound healing. Red betel leaf infusion can be used as a liquid to wash wounds. This study aims to analyze the effect of wound washing using 40% red betel leaf infusion on the healing process of diabetic ulcers. MethodsThe type of research used is quantitative research using the quasi method - experiment one group pre-post test. The research design is purposive sampling. This research was conducted SeptemberNovember 2017 at Semarang Independent Practice Nurses (PPM) consisting of 10 respondents. ResultsThe test results obtained a p-value of 0.024 (<0.05), meaning that there is an effect of giving red betel leaf infusion more effectively in wound healing. Therefore, this study recommends that nurses washing diabetic ulcer wounds can use 40% red betel leaf infusion. ConclusionThere is an effect of washing wounds using 40% red betel leaf infusion on the healing process of diabetic foot ulcers with a p-value of 0.024 (<0.05).
Potensi ekstrak tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) sebagai stimulus regenerasi sel pada luka bakar Rattus norvegicus Wahdaniar, Wahdaniar; Amir, Nur Insani; Pashar, Imran
Teknosains Vol 19 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v19i1.55932

Abstract

Luka bakar adalah kerusakan jaringan yang terjadi pada permukaan kulit sehingga menyebabkan peradangan yang dikenal dengan eritema. Eritema adalah respons peradangan yang pertama kali muncul selama proses penyembuhan luka bakar. Semakin cepat derajat eritema menurun, semakin cepat proses penyembuhan luka bakar. Tulang ikan memiliki kandungan kolagen, kolagen dari ikan memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan ekstrak kolagen dari unggas dan sapi, yaitu bebas dari penyakit yang berpotensi berbahaya pada unggas dan sapi, halal, dan memiliki imunoreaktivitas yang rendah pada tubuh manusia. Kandungan kolagen yang berasal dari tulang ikan dapat digunakan untuk mengobati luka bakar dan memperbaiki jaringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan cakalang terhadap penurunan eritema pada penyembuhan luka bakar derajat II Rattus norvegicus. Penelitian ini bersifat eksperimental, menggunakan 25 tikus putih dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan berbeda. Pada K0 sebagai kontrol diberikan aquadest, K1 normal saline, K2 ekstrak tulang ikan cakalang 40%, K3 ekstrak tulang ikan cakalang 60%. dan K4 ekstrak tulang ikan cakalang 80%. Perawatan dilakukan selama 7 hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan Uji One Way Analysis of Variance (ANOVA). Berdasarkan uji homogenitas menggunakan uji Levene, diketahui bahwa nilai signifikansi 0,980> 0,05, sehingga disimpulkan bahwa data homogen. Normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk dimana nilai P> 0,05 dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tulang ikan cakalang dengan konsentrasi 80% selama 7 hari dapat mempercepat pengurangan eritema, secara signifikan dengan P<0,05 dan paling efektif diantara semua ekstrak, sehingga dapat menjadi acuan sebagai terapi alternatif untuk luka bakar.
THE EFFECTIVENESS OF WORDWALL APPLICATION IN ENGLISH LEARNING AT FIFTH GRADE SDN 4 BALANGNIPA Wahdaniar, Wahdaniar; Musriani, Musriani; Firdaus, Adistya Rozita; Harmilawati, Harmilawati
LEAD (Language, Education and Development) Vol 4 No 1 (2025): Volume 4 Number 1 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.lead.2025.4.1.15977

Abstract

This study examines the effectiveness of the Wordwall application in enhancing English vocabulary learning among fifth-grade students at SDN 4 Balangnipa. Using a quantitative approach with an experimental research design, the study involved 21 students who were assessed through pre-test and post-test evaluations, classroom observations, and questionnaires. Results demonstrated a significant improvement in students' vocabulary acquisition after implementing the Wordwall application, with post-test scores showing marked increases compared to pre-test scores. Statistical analysis using Paired Sample T-Test yielded a significance value of 0.000, indicating that the Wordwall application is highly effective for vocabulary instruction. Classroom observations revealed increased student engagement and enthusiasm during learning activities, while questionnaire responses showed positive student attitudes toward the interactive learning medium. The findings suggest that the Wordwall application provides an engaging, interactive platform that effectively enhances vocabulary acquisition through gamified learning experiences. This research contributes to the growing body of evidence supporting technology-based applications as valuable tools for vocabulary instruction in elementary education settings
MOLECULAR DOCKING AND ADME STUDIES OF STIGMASTEROL COMPOUNDS AS ANTI-BREAST CANCER Amir, Nur Insani; Nurfadillah, Arafah; Miladiarsi, Miladiarsi; Irma, Ade; Wahdaniar, Wahdaniar
Indonesian Journal of Pure and Applied Chemistry Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/indonesian.v8i1.83224

Abstract

Molecular docking studies of stigmasterol (test ligand) and estradiol (control ligand) against the ER-α receptor were performed using PyRx software. This study aims to determine the interaction between stigmasterol ligands and ER-α receptors by the molecular docking method using PyRx. The study results show that stigmasterol and estradiol have the same binding energy value of -7.3 kcal/mol. The stigmasterol compound could therefore be used as a candidate for breast cancer drugs.
Peranan Orang Tua Terhadap Pertumbuhan Semangat Belajar Bahasa Inggris Peserta Didik UPTD SMPN 1 Sinjai Utara Indirwan, Indirwan; Wahdaniar, Wahdaniar; Musriani, Musriani; Said, Ana Mutmainnah Bani Said; Nurfadilah, Amanda Nurfadilah; Mutawadiah, Mutawadiah
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v4i1.3081

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tujuan untuk mendalami pengaruh dan peranan orangtua dalam pertumbuhan semangat belajar peserta didik khususnya di UPTD SMPN 1 Sinjai Utara. Adapun pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Sampel penelitian ini yakni peserta didik kelas 7 (ruang belajar A) sebanyak 30 0rang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 1 pekan dan ditemukan hasil bahwa sebagian besar peserta didik masih merasa tidak bersemangat dalam pelajaran bahasa Inggris dan merasa tidak memiliki potensi dalam bidang tersebut yang mana hal ini bukan saja karena faktor intrinsik dari dalam diri peserta didik saja tetapi juga memiliki pengaruh dari lingkungan keluarga seperti orangtua di rumah
ADAPTASI KULTURAL MASYARAKAT LOKAL TERHADAP BUDAYA ASING : STUDI KASUS DI KAMPOENG KARST RAMMANG-RAMMANG KECAMATAN BONTOA, KABUPATEN MAROS Wahdaniar, Wahdaniar; Rusdi, Rusdi; Zulfadli, Muhammad
xxxx-xxxx
Publisher : Indonesian Journal of Applied Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk; 1) Untuk mengetahui interaksi masyarakat lokal terhadap wisatawan asing.2) Untuk mengetahui bagaimana masyarakat lokal beradaptasi dengan budaya asing. 3) Untuk mengetahui dampak dan tantangan  yang dirasakan masyarakat lokal yang disebabkan oleh banyaknya wisatawan asing dengan bebagai latar belakang budaya yang berbeda dengan budaya mereka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini  dilakukan dengan keknik observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Masyarakat lokal Kampoeng Karst Rammang-Rammang menjalin interaksi aktif dengan wisatawan asing dalam bentuk transaksi ekonomi dan pertukaran budaya. Meskipun terdapat kendala komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa asing, masyarakat berusaha menyesuaikan diri secara bertahap. 2) Adaptasi yang dilakukan meliputi peningkatan kemampuan berbahasa asing, penyesuaian sikap sosial, serta pemeliharaan nilai-nilai budaya lokal. Di sisi lain, masyarakat juga menunjukkan sikap selektif terhadap budaya asing, dengan menolak secara halus perilaku atau kebiasaan yang dianggap bertentangan dengan norma lokal. 3) Dampak pariwisata dirasakan secara ekonomi maupun sosial budaya: ekonomi masyarakat meningkat, namun tantangan terhadap kelestarian budaya dan kebersihan lingkungan juga muncul. Dengan demikian, adaptasi kultural yang dilakukan mencerminkan upaya masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya di tengah arus globalisasi pariwisata.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Padatuo Kabupaten Bone Melalui Pelatihan Produksi Pakan Ternak Berbasis Limbah Kepiting Rajungan Wahdaniar, Wahdaniar; Amir, Nur Insani; Nurfiana, Rika
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x5q08559

Abstract

This community service program focused on utilizing swimming crab shell waste as an innovative solution to reduce livestock feed costs and environmental issue in the Padatuo community group, Bone regency. The activity aimed to enhance participants knowledge and skills in processing the waste into high-nutrient feed flour through practical simulation method. The approach involved three stages: (1) observation and needs analysis; (2) simulation of flour production including washing, boiling, drying and grinding; and (3) evaluation through pre-test and post test. The results showed a significant improvement in participants understanding, with post-test score (86.2) far higher than pre-test score (42.6). Participants successfully produced quality flour with fine texture, non offensive odor, and high mineral content. Economic impacts included up to 30% reduction in feed costs, while environmental benefits were achieved through waste reduction. This activity demonstrates that participatory simulation-based approach are effective in empowering communities and creating sustainable solution.