Claim Missing Document
Check
Articles

Visualisasi Teori Behavioral Sink Dalam Konflik Kelas Sosial Melalui Lukis Digital Basyarahil, M. Zulfian; Wiguna, Iqbal Prabawa; Yuningsih, Cucu Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: John B. Calhoun menanggapi tulisan oleh Thomas Malthus tentang prinsip populasidengan membuat eksperimen dikenal dengan nama Mouse Utopia atau Universe 25.Eksperimen yang menggunakan populasi tikus ini diawali dengan konflik antar kelompok tikusyang berakhir menghasilkan sebuah istilah yang dinamakan <Behavioral Sink= oleh para penelitisebagai hasil dari kepadatan penduduk yang tinggi dan menjadi model keruntuhan masyarakat.Adanya korelasi antara kelompok tikus dengan kehidupan sosial manusia terutama pada bagianhirarki kelas sosial sehingga munculnya kemungkinan kejadian yang sama menjadi konseputama karya penulis. Dimulai dengan turunnya populasi manusia dari banyaknya konflik yangterjadi antara kelas atas dan kelas bawah. Namun, manusia sebagai spesies yang lebihberevolusi, memiliki kecerdasan dan akal diharapkan dapat mengatasi hal tersebut. Hal inibertujuan untuk meningkatkan kesadaran adanya ketidaksetaraan dan ketidakadilan yangterjadi di dalam masyarakat dan mengurangi kemungkinan terjadinya <Behavioral Sink=. Penulismembuat sebuah seri karya lukis digital berupa lima buah ilustrasi yang memiliki visual dibuatberdasarkan pola karakter yang muncul di dalam eksperimen Calhoun yang menjadi gambaranmasalah-masalah yang muncul dalam hirarki sosial masyarakat. Karya Tugas Akhir ini dapatdikembangkan lagi pada presentasi karya dengan pemanfaatan media digital sepertipenambahan suara, seni interaktif, atau animasi yang menjadi kelebihan yang tidak dimilikimedia tradisional.Kata Kunci: Behavioral Sink, Populasi Masyarakat, Konflik Kelas Sosial, Lukis Digital.ABSTRACT: John B. Calhoun responded to the writings by Thomas Malthus on the populationprinciple by creating an experiment known as Mouse Utopia or Universe 25. Experiments usingthis mouse population began with conflicts between groups of mice that ended up producing aterm called "Behavioral Sink" by the researchers as a result of high population density andbecoming a model for the collapse of society. There is a correlation between groups of rats andhuman social life, especially in the social class hierarchy so that the possibility of the sameoccurrence becomes the main concept of the author's work. Starting with the decline in thehuman population from the many conflicts that occur between the upper and lower classes.However, humans as a more evolved species, have intelligence and reason are expected toovercome this. It aims to increase awareness of inequality and injustice that occurs in society andreduce the possibility of "Behavioral Sink". The author makes a series of digital paintings in theform of five illustrations that have visuals made based on the character archetypes that appearin Calhoun's experiment which illustrates the problems that arise in the social hierarchy ofsociety. This Final Project can be further developed in the presentation of the work by usingdigital media such as adding sound, interactive art, or animation, which are advantages thattraditional media do not have.VISUALISASI TEORI BEHAVIORAL SINK DALAM KONFLIK KELASSOSIAL MELALUI LUKIS DIGITALM. Zulfian Basyarahil1, Iqbal Prabawa Wiguna2, Cucu Retno Yuningsih31,2,3 S1 Seni Rupa, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom, Jl. Telekomunikasi No. 1, Terusan Buahbatu –Bojongsoang, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40257zulfian@student.telkomuniversity.ac.idiqbalpw@telkomuniversity.ac.id , curetno@telkomuniversity.ac.idISSN : 2355-9349 e-Proceeding of Art & Design : Vol.10, No.1 Februari 2023 | Page 1307Key Words: Behavioral Sink, Community Population, Social Class Conflict, Digital Painting.
AIR SUNGAI SEBAGAI REPRESENTASI ISU LINGKUNGAN DALAM KARYA VIDEO ART "CIPRUK CAI" (AFTER BILL VIOLA) Rhamadan, Azis Maulani; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hal kecil yang sering dianggap sepele seperti membuang sampah bekas permen sembarangan masih  banyak  dilakukan  dan  hampir  setiap  orang  pasti melihat  ataupun melakukannya.  Hal  kecil  ini  jika  dilakukan  oleh  jutaan  orang  di  Indonesia  juga  bisa menimbulkan bencana-bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang paling sering terjadi  di  Indonesia  akhir-akhir  ini.  Permasalahan  lingkungan  ini  juga  terjadi  di  gang Demang, Kampung Sukabirus, kawasan sekitar Universitas Telkom, banjir akibat luapan sungai  sudah  rutin  terjadi  dari  tahun  ke  tahun.  Selain  banyaknya  masyarakat  yang membuang sampah ke sungai di Gang Demang kampung Sukabirus, banyak juga limbah-limbah produksi yang berasal dari produksi kecil hingga besar,  rumahan hingga pabrik yang  dibuang  ke  sungai.  Ini  juga  yang  membuat  air  sungai  menjadi  kotor  dan  juga tercemar  atau  bahkan  bisa  mengandung  racun.  Salah  satu  cara  mengangkat  isu lingkungan  di  Gang  Demang  Sukabirus  adalah melalui media  Video  Art  dengan  judul <Cipruk Cai= (After Bill Viola). Hasil karya dari keresahan pribadi penulis yang diangkat kedalam  karya  video  art,  karya masih  jauh  dari  kata  sempurna,  saran  penulis  jika  ingin berkarya membuat video art harus melakukan riset mendalam sesuai konsep karya yang akan dibuat.Kata kunci: sampah plastik, banjir, limbah, video art
EKSPERIMENTAL FOTOGRAFI MODEL BAJU ADAT MINANG KABAU DENGAN PROYEKSI LCD PROYEKTOR Shidiq, Ambya Fakhrurrozi; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya  fotografi  ini merupakan  karya  fotografi model menggunakan  baju  adat minang kabau yang bersifat eksperimental dengan menggunakan cahaya utama dari sinar LCD  Proyektor.  Cahaya  yang  digunakan  pada  LCD  Proyektor merupakan  cahaya  yang terpilih dari komputer lalu ditembakkan dengan LCD Proyektor kearah model. Pemotretan dilakukan pada studio  indoor agar dapat menimbulkan tekstur khusus terhadap model. Konsep dari gambar-gambar yang di pancarkan ke model bertema modern warna-warni yang dapat menjadikan image baju adat saat ini terlihat mengikuti perkembangan zaman. Karya  ini  dibuat  dengan  menampilkan  visualisasi  pakaian  adat  sesuai  dengan perkembangan  zaman saat  ini.  Selain  itu  karya  fotografi  ini  juga dapat mempermudah remaja untuk menyerap informasi mengenai pakaian adat di Indonesia.  Kata Kunci: baju adat; fotografi model; LCD proyektor.
MURAQABAH SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI DRAWING Hafiz, Muhammad Al; Wiguna, Iqbal Prabawa; Yuningsih, Cucu Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muraqabah adalah  suatu  sikap penjagaan dimana seorang hamba menyadari dengan  sepenuh  hati  akan  pengawasan  dan  kehadiran  Allah.  Hal  ini  adalah  bentuk keterhubungan atau kedekatan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Yang mana ia merupakan anugerah ditengah maraknya  fenomena kekeringan spiritual di masyarakat modern.  Kekeringan  spiritual  ini  pada  akhirnya  menyababkan  hati  manusia  menjadi kering sehingga manusia menjadi jauh dengan tuhannya dan terjebak kedalam perbuatan buruk. Rasulullah menyatakan dalam hadisnya bahwa hati seorang manusia akan tertutup noda  apabila  ia  berbuat  dosa  dan  tidak  segera  bertaubat.  Dengan  begitu,  proses pembersihan  hati  akan menjadi  narasi  dari  karya  tugas  akhir  ini.  Dengan  berpegang kepada nilai-nilai  tasawuf  yaitu muraqabah  dan  takhalli,  penulis  akan membuat  karya dengan menggunakan metode  drawing  pada medium  kertas  dengan  jantung  sebagai subjek  visual  dan  simbol  dari  hati  (qalbu). Dan  hasilnya,  terciptalah  rangkaian  33  seri drawing yang  tersusun secara sequential. Melalui bentuk presentasi sequential penulis ingin menampilkan  hasil  refleksi  penulis  tentang  muraqabah  dan  takhalli melalui  hati yang semula kelam dan gelap kemudian bertransformasi menjadi hidup kembali sebagai simbol pendekatan diri kepada Allah SWT.  Kata kunci: muraqabah, takhalli, hati, drawing , sequential
PENGGAMBARAN DISTOPIA DALAM SENI INTERAKTIF Montela, Erik; Wiguna, Iqbal Prabawa; Yuningsih, Cucu Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dalam 100 tahun begitu banyak perubahan di dunia, teknolog yang membuat prilaku manusia semakin berubah, manusia  lebih dipermudah oleh teknologi dari hal kecil salah satunya berkomunikasi jarak jauh di zaman sekarang lebih dipermudah dibandingkan 100 tahun yang lalu. Namun teknologi tidak sepenuhnya baik bagi umat manusia tetapi banyak masalah – masalah baru yang muncul, yang sangat terasa yaitu perubahan  iklim begitu cepat salah satu penyebabnya teknologi  itu sendiri yang menyebabkan polusi seperti mobil dan penggunaan listrik yang begitu besar banyak alam menjadi korban untuk kebutuhan teknologi. Suhu perkotaan semakin hari semakin terasa panas dan polusi semakin parah, banyaknya bangunan tinggi yang menggunakan kaca  dan  kendaraan  yang masih  banyak menggunakan  bahan  bakar  yang  tidak  ramah lingkungan membuat  polusi  semakin  parah. Melihat  di  zaman  sekarang  polusi  sudah terasa parah dan suhu udara semakin parah, tidak terbayang dalam 100 tahun kedepan akan menjadi seperti apa dunia kalau tidak ada penemuan teknologi yang benar – benar ramah  lingkungan.  Walaupun  sekarang  banyak  penemuan  baru  dengan  energi  yang terbarukan akan tetapi belum benar – benar 100% ramah lingkungan. Kata-kata Kunci : masa depan, distopia, teknologi, kerusakan lingkungan, seni interaktif
PERAN EDITOR DALAM PRODUKSI FILM PENDEK PULANG Putra, Edwar Fernanda Dwi; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya  Tugas  Akhir  yang  berjudul <Peran Editor Dalam Produksi Film PendekPulang= memiliki tujuan untuk menyampaikan pesan melalui audio visual. Peran seorang editor  adalah  bagaimana  mengemas  atau  membungkus  materi  pengambilan  gambar untuk kemudian disusun kembali menjadi sebuah jalinan cerita yang memiliki dramatisasi dan estetis. Dalam produksi film pendek, metode editing tidak hanya sebatas merangkai hasil rekaman shooting, tetapi menjadi kunci pertama untuk memprediksi apakah seorang penulis bakal sukses  atau tidak.  Film pendek  tidak memiliki standarisasi  terkait berapa lama  durasi  dari  film  pendek  tersebut.  Ada  yang  ditentukan  dari  festival  film  yang mematok  durasi maksimal  untuk  bisa dikategorikan  sebagai  film  pendek,  dan adapula yang  mematok  durasinya  dibawah  lima  menit  hanya  untuk  dijadikan  medium  untuk bereksperimen dan belajar. Dalam tahap editing ketika memilih dan menentukan hasil rekaman shooting sebuah film pendek memanglah tricky karena, durasi yang dibutuhkan terbatas. Oleh karena itu editing biasa digunakan untuk menutupi kesalahan pengambilan gambar,  tidak  sebatas  itu  tujuan  editing  antara  lain  adalah  membenahi  audio, memasukkan narasi dan musik, menambahkan sound effect,  video effect,  title,  transisi, grafis, lalu mengubahnya (export) menjadi format lain.Kata Kunci: editor, editing, film pendek
PROSES PENCIPTAAN FOTOGRAFI PORTRAIT BERJUDUL FACE OF HAPPINESS Alghonyu, Dhara; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekspresi adalah suatu proses ungkapan emosi dan perasaan seseorang dalam merespon sesuatu, entah itu yang ia suka maupun yang tidak disukai. Ekspresi sendiri merupakan salah satu hal pendukung dalam menyampaikan atau merespon sesuatu. Dan kebahagiaan merupakan suatu hal yang sulit dicari. Dalam  tugas  akhir  ini, penulis  ingin mengetahui  apa  itu  dan  bagaimana  rasa  kebahagiaan  itu  baginya sendiri dengan menggunakan fotografi portrait yang menonjolkan ekspresi penulis dalam kesehariaannya dalam mencari kebahagiaan.Kata Kunci: fotografi ekspresi, kebahagiaan, portrait, fotografi, ekspresi
REPRESENTASI DUNIA PARALEL DENGAN MEDIUM ANIMASI DALAM KARYA PROBABILITAS PARALEL Dhanaufaira, Fabya; Wiguna, Iqbal Prabawa; Kusumanugraha, Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia paralel merupakan dunia yang berjalan sejajar dengan dunia realita. Teori dunia paralel memungkinkan seorang  individu di dunia realita memiliki kembaran yang menjalani kehidupan berbeda di dunianya sendiri, perbedaan kehidupan tersebut dapat terjadi pada tiap individu yang dihadapkan sebuah persimpangan kuantum, dimana suatu individu  harus memilih  satu  dari  beberapa  pilihan  yang  ada,  secara  alami,  kembaran individu tersebut akan menjalani hidup dengan pilihan yang berbeda. Seseorang dewasa muda  akan  sering  menghadapi  situasi  dimana  ia  harus  membuat  sebuah  keputusan dengan berbagai resiko serta keuntungan yang dapat diperoleh dari tiap pilihan. Metode penciptaan  karya  yang  dilakukan  akan membawa  penulis  untuk menciptakan  sebuah animasi 2D (gambar yang bergerak) secara digital yang dapat memberi gambaran bahwa satu individu dapat memiliki dua atau lebih kehidupan yang berbeda (dalam dunia paralel) karena mengambil keputusan yang berbeda. Karya ini bertujuan sebagai bahan evaluasi, yakni  ketika  seseorang  mengambil  sebuah  keputusan,  ia  harus  mempertimbangkan segala aspek dengan baik dan tegas terhadap yang ia pilih, terutama untuk dewasa muda.  Kata Kunci: animasi 2D, dunia paralel, seni digital 
VISUALISASI KENANGAN HIDUP 2001-2009 DI YOGYAKARTA DALAM KARYA SENI INSTALASI Septarina, Ghina Ayu; Wiguna, Iqbal Prabawa; Yuningsih, Cucu Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan tugas akhir ini, penulis terinspirasi dari kenangan hidupnya.Kenangan menjadi sumber inspirasi dalam pengkaryaan ini yang berjudul <VisalisasiKenangan Hidup 2001-2009 ke Dalam Karya Seni Instalasi=. Latar belakang mengambilkonsep ini karna, penulis ingin kembali ke masa lamanya yang didapatkan melalui prosesbernostalgia yang akhirnya penulis terhanyut akan kenangan terinspirasi danmenjadikan kenangan ini sebagai karya Tugas Akhir. Kenangan adalah konsep yangdapat dikaitkan dengan ingatan atau memori. Kenangan bisa diartikan sebagairepresentasi mental dari suatu keadaan, suatu pencapaian atau suatu yang telah terjadidi masa lalu. Kenangan juga dikenal sebagai ingatan yang samar-samar dari suatuperistiwa. Istrilah ini juga dapat digunakan untuk sesuatu yang tidak lagi ada atau bisasaja ketika seseorang mengingat. Memori memiliki fungsi yang penting bagi manusia.Jika kita melakukan aktivitas berpikir maupun menalar, maka sebagian besar kitamenggunakan fakta dari memori atau ingatan, menggunakan konsep waktu denganmenghubung-hubungkan masa sekarang dengan masa lalu serta membuat perencanaanuntuk masa datang. Hal tersebut dimungkinkan dengan adanya fasilitas fungsi memorikita yang kuat dan dapat disesuaikan pada berbagai situasi. Karena memori inilahmanusia dapat dikatakan makhluk bersejarah. Artinya makhluk yang tidak ditentukanoleh pengaruh proses dari hal yang terjadi saat kini saja, tetapi berkembang dalamsejarah masa lalunya yang masih dimilikinya dan sewaktu-waktu dapat dihidupkannyakembali.Kata Kunci : visualisasi, kenangan, seni instalasi
VISUALISASI SEORANG IBU SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN MENJADI SEBUAH KARYA SENI LUKIS Kartaatmaja, Fakhri Huzaemi; Wiguna, Iqbal Prabawa; Yuningsih, Cucu Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebuah keluarga terdapat ayah dan ibu yang memiliki peranan penting.salah satu dari mereka dalam mendidik anak dapat berbeda cara, bisa juga berprilakukasar terhadap anak dan juga berprilaku merawat dalam penuh rasa sayang, kekerasananak masih sering terjadi di dalam kehidupan berkeluarga dan berdampak buruk terhadapanak hingga dewasa kekerasan bisa dilakukan dari fisik hingga mental, selain berdampakkepada anak. Kekerasan yang ada dalam rumah juga akan berdampak buruk ke dalamkeharmonisan keluarga. Tidak lupa dengan seorang ibu turut menjadi suatu perananpenting di dalam kehidupan keluarga penulis memberikan perlakuan yang berbeda dariayah, memberikan perlakuan lembut, perhatian lebih dan rasa kasih sayang penuhsehingga untuk Tugas akhir ini berjudul visualisasi seorang ibu sebagai sumber kehidupanmenjadi karya seni lukis, bertujuan untuk memberikan sebuah gambaran kekerasan yangdi lakukan oleh ayah dan juga sikap kasih sayang ibu kepada anak nya sehingga penuliskagum akan sosok ibu. Oleh karena itu untuk sebuah pengaryaan dengan sebuahvisualisasi sosok ibu yang menggunakan sebuah teknik melukis sekaligus menggunakansebuah media lain yang di rajut, tujuan nya mengingatkan bagaimana sosok seorang ibupenulis yang suka merajut sehingga mengikatkan antara hubungan anak dengan seorangayah. Sehingga menjadikan penulis terkesan dengan sosok ibu yang memiliki pengertianlebih dan rasa kasih sayang menjadikan pribadi penulis menjadi lebih baik.Kata kunci: ibu, ayah, kekerasan terhadap keluarga, seni lukis
Co-Authors Adrian Permana Zen Adystia, Sanaila Alghonyu, Dhara Al’Ghani, Syifa Roselani Amal, Hanif Hasanul Ananda, Ferlita Arfi Andrian Ayuningtyas, Ester Dyah Azahra, Qonita Rahima Bachtiar, Syahrani Rahma Bahri, Rizki Fahreza Bancin, Zikry Satria Makmur Baskara, Bayu Tri Basyarahil, M. Zulfian Buyung, Edwin Cucu Retno Yuningsih Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Dhanaufaira, Fabya Didit Endriawan Dike Nabila Trivinggar Djamas, Naja Aliffiyah Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Edwin Buyung Syarif Fadhil, Muhammad Irfan Fadhillah, Nazeeya Fatina Fikri, Irhamul Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Ganjar Gumilar Gregorius Kresna Haga Ginting Habibullah, Ahmad Abidzar Hafiz, Muhammad Al Herliana, Zhira Ananda Hernawan, Abbyzar Raffi Heryana, Zahra Dafani Husna, Syinsya Azizah Islami, Hilda Alhaque Ismail, Khuzaimah Nur Faizah Kartaatmaja, Fakhri Huzaemi Kencana, Arya Sena Yudha Kurniawati Gautama Kusnadi, Safira Fadhilah Kusumanugraha, Sigit Maharani, Dea Maisa Ananda Floresia Pratama Puan Malik, Yuhendra Mentari, Adinda Bunga Montela, Erik Muhammad Firdaus Nafisah Mufidah Nastiti, Tiara Khaliza Nugraha, Farhan Sayyidan Nugraha, Yudhistira Farhanda Nurdin, Nabila Octaviani Nuryana, Divana Hafizha Pamungkas, Ridho Putra Priambodo, Agiel Putra, Edwar Fernanda Dwi Qorinsyah Ramadhan, Axel Ridzky Ramadhandi, Aqzra Rizki Ranti Rachmawanti Rendy Pandita Bastari Rhamadan, Azis Maulani Riady, Olivia Ruscha Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rismawati, Nindya Alviona Rohadiyat, Vega Giri Rustandi, Aprilia Putri Salimah, Hamidah Salsabiella, Rayya Salsabila, Noviar Dhia Salsabila, Siela Salma Septarina, Ghina Ayu Shafani, Salsabila Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Soni Sadono Subagja, Fadli Ahmad Supriadi, Ryan Aprizal Taqiyuddin, Sayyaf Teddy Ageng Maulana Usman, Ade Iswandi Valenciana, Muhamad Dhafin Rizki Widyantoro, Della Nurdwiani Wijayanti, Sheila Nurfitri