Claim Missing Document
Check
Articles

VISUALISASI PROJECT-101 SEBAGAI KLONING DIGITAL PENULIS DALAM BENTUK INSTALASI Ramadhandi, Aqzra Rizki; Trihanondo, Donny; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa depan akan diwarnai oleh kemajuan dalam bidang teknologi seperti robotika, komputasi kuantum, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Artificial Intelligence dapat digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber untuk menciptakan gambaran yang komprehensif tentang kehidupan individu. Penciptaan kloning digital atas hasil dari berkembangnya Artificial Intelligence, menghadirkan banyak implikasi yang kompleks. Dengan adanya kloning digital yang telah dikembangkan ini memberikan kemungkinan bagi manusia untuk hidup secara abadi dalam bentuk digital. Karya ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana visualisasi data diri penulis yang di olah Artificial Intelligence menjadi karya seni media baru. Penulis melakukan empat tahapan dalam prosesnya yaitu membuat konsep karya dan sketsa, memproses data-data yang dimiliki, menyatukan berbagai medium untuk membuat karya instalasi fisik, dan memasukan asset digital ke instalasi fisik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karya instalasi Project-101 dapat menjadi media duplikasi data diri penulis dalam bentuk digital supaya audiens dapat merasakan keberadaan penulis melalui pengalaman yang berbeda Kata kunci: kecerdasan buatan; kloning digital; visualisasi data diri.
VISUALISASI VALIDASI DIRI LEWAT MEDIA SOSIAL DENGAN FILM EKSPERIMENTAL Pamungkas, Ridho Putra; Sadono, Soni; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Validasi merupakan sebuah tindakan penilaian terhadap parameter tertentu, agar dapat memastikan bahwa parameter tersebut telah memenuhi syarat. Validasi memiliki tujuan untuk memastikan bahwa tindakan tersebut sesuai dengan apa yang dituju, sehingga validasi dapat menjadi tolak ukur perbedaan antar individu, kelompok, atau mengukur sejauh mana kesalahan pada suatu individu tertentu. Pada lingkup sosial validasi berarti sebuah pengakuan dari orang lain terhadap sebuah tindakan yang dilakukan. Pada era digital ini sarana untuk mendapatkan sebuah validasi, yaitu melalui media sosial. Media sosial merupakan sebuah media yang berfokus terhadap pengguna untuk melakukan kegiatan bersosial antar sesama pengguna sosial media. Media sosial bisa dijadikan sarana komunikasi atau sarana berekspresi bagi para penggunanya. Pada pengkaryaan ini membahas tentang bagaimana visualisasi validasi di media sosial dengan film eksperimental, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana permasalahan tentang validasi di media social bisa tergambarkan lewat medium karya film eksperimental. Dalam pembahasan karya penulis akan membahas unsur film eksperimental, yaitu abstract form dan associational form yang ditampilkan melalui warna, simbol, pergerakan, musik, dan suara. Kata kunci: validasi diri, media sosial, film eksperimental
ANALISIS SENI LUKIS POTRET PADA KARYA R. SINTAMAYA PUTRI KARTANEGARA Nastiti, Tiara Khaliza; Sadono, Soni; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, seni lukis potret adalah sebuah bentuk seni yang menggambarkankeaslian visual tokoh dengan keanekaragaman karakternya dan memancarkan aura tokohyang ada dalam lukisan tersebut, yang kemudian menghasilkan karya realis pada kanvaslukis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dalam karya lukis R. SintamayaPutri Kartanegara sebagai seorang seniman potret figur wanita. Metode analisis datakualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melaluipengamatan atau observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpulkemudian dianalisis dengan data yang sudah ada dan dipilah untuk mendukung tujuanpenelitian. Karya yang dianalisis kemudian dikelompokkan dan dikaji dengan pendekatanteori kritik seni sebagai penunjang teori sebelumnya. Penelitian ini memberikanpenjelasan mengenai makna karya R. Sintamaya Putri Kartanegara pada potret wanita. Kata Kunci: seni lukis potret, figur wanita,kritik seni, R. Sintamaya Putri Kartanegara.
EFEK TOUCH-STARVED DALAM KARYA LUKISAN BERJUDUL "NECESSITIES" Maharani, Dea Maisa Ananda Floresia Pratama Puan; Trihanondo, Donny; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi sosial membuahkan manfaat yang berguna untuk pertumbuhan serta erkembangan manusia. Perkembangan zaman membawa interaksi sosial ke tingkat lain dengan kehadiran fasilitas seperti gawai dan media sosial dan membawa erbagai pengaruh positif serta negatif. Salah satu pengaruh negatif yang dibawa yakni bagaimana manusia semakin jarang berinteraksi secara langsung. Sebuah efek akibat dari perilaku tersebut yakni munculnya kondisi touch starvation atau kondisi yang menyebabkan seseorang untuk menginginkan rasa sentuh setelah lama tidak merasakannya. Melalui metode pengkaryaan k basic needs such as physical contact and to bring beneficial factors that brings catharsis to those who have gone through with this condition and personal insight for the spectators of these artworks. Author also hopes that others who encounter problems in finding topics for final projects will find this helpful. Keyword : touch starvation, human senses, physical touch
KARAKTERISTIK PROSES, KONTEKS, DAN BENTUK VISUAL GAMBAR ANAK SPEKTRUM AUTIS Al’Ghani, Syifa Roselani; Yuningsih, Cucu Retno; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ar琀椀kel ini bertujuan untuk menganalisis karakteris琀椀k lukisan pada siswa au琀椀s diYayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Bandung. Studi ini tertarik dalam menganalisiskarakteris琀椀k berdasarkan ranah analisis visual signi昀椀kan dalam intrinsik lukisan, u琀椀litas,dan kri琀椀k hiburan "U琀椀le et Dulce", serta analisis krea琀椀vitas dalam proses pembelajaranmelukis. Peneli琀椀an ini dilakukan selama 35 hari, dimulai dari tanggal 20 November hingga25 Desember 2023. Metode peneli琀椀an yang digunakan adalah metode deskrip琀椀f kualita琀椀fyang ditetapkan untuk mencapai pemahaman yang lebih rinci dalam wacana peneli琀椀an.Hasil peneli琀椀an ini menunjukkan bahwa dalam karakter proses, karakter proses Fa琀椀hSiswanto berada dalam proses memperdalam bakat, dengan bentuk-bentuk signi昀椀kanyang diulang dan berulang. Sementara itu, Yala telah memasuki eksplorasi yang ditandaidengan proses kompromi baik dalam teknik maupun ide lukisan. Dalam konteks u琀椀litasdan hiburan, Fa琀椀h Siswanto menentukan kontras, kecerahan, dan visual yangteriden琀椀昀椀kasi yang meningkatkan kesenangan bentuk dan warna. U琀椀litas menjadi sumberkegembiraan visual. Diiku琀椀 oleh Yala Samita dengan lukisannya yang abstrak, u琀椀litasmempromosikan kebebasan interpretasi, dan kegembiraan melalui bentuk yang dinamis.Terakhir, karakteris琀椀k visual intrinsik yang signi昀椀kan dari Fa琀椀h ditandai dengan daya tarikvisualisasi dan ekspresionis, sedangkan Yala Samita lebih mendalam dalam gaya abstrak. Kata kunci: Karakteris琀椀k Lukisan, Anak Au琀椀s, dan Gambar.
INTERIOR MISE-EN SCENE IN ASIAN HORROR FILM’S SETTINGS Widyaevan, Dea Aulia; Wiguna, Iqbal Prabawa
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 13 No. 1 (2021)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v13i1.3971

Abstract

Interior design is a process of conditioning a specific atmosphere, which relates to the concept of 'staging space.' As interior design is inherently designed to create an illusory world, the 'illusive, simulative' space can be used interchangeably with the real-imagined space of interior design and cinema. This article will examine three horror films to focus on how interior mise-en-scene is used to create a horror atmosphere. The films A Mother's Love, Tatami, and POB embodied semantic meanings into their spatial settings, serving as a projection of the characters; psyche, and story plots. A rhetorical visual method is used to interpret the relationship between spatial language, camera angle, character, and story plot. The research discovers that spatial language is an instrument of terror, as repeated patterns of liminal space, backlighting lights, and dream scene metaphors enhance the properties and camera angles to elicit an emotion of horror.
Konstruksi Women Empowerment pada Film "Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak" Salsabila, Siela Salma; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Wiguna, Iqbal Prabawa
Rekam Vol 19, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/rekam.v19i2.9329

Abstract

Women empowerment merupakan salah satu bentuk gerakan perlawanan perempuan dalam gender. Bentuk perlawanan tersebut adalah mengenai stigma perempuan yang masih dianggap lemah, bahkan di era ini. Salah satu bentuk perlawanan perempuan terhadap gender tampak terlihat dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. Berdasar pada latar belakang tersebut, penelitian ini bermaksud untuk menganalisis konstruksi women empowerment dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan melihat konteks-konteks yang tersembunyi dari adegan film. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan literature film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek mise-en-scene dapat mengkonstruksi women empowerment dengan didukung oleh dimensi penokohan. Visualisasi male gaze jugamasih terlihat dan menghasilkan karakter perempuan, Marlina, dengan adegan sadistic side. Dramatisasi adegan juga terlihat dari aspek sinematik film
Aplikasi Komposit pada Permukaan Cetakan: Eksplorasi Teknik Kerajinan pada Medium Komposit Sabut Kelapa Wiguna, Iqbal Prabawa; Hernawan, Abbyzar Raffi
JURNAL RUPA Vol 7 No 1 (2022): Open Issue
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/rupa.v7i1.4656

Abstract

This article explores the creation of craft techniques through the process using coconut fiber composites as a medium for arts and crafts. The study highlights the outer casting composite technique, coconut fiber processing techniques using hand skills which are the result of practical exploration by the author’s to create three-dimensional objects made from coconut fiber composites, hopefully this technique can be applied and developed further as an innovation for arts and crafts techniques using the cocopeat as medium. This technique combines the putty technique which is generally used in wood medium with the basic paper fingers pressing technique in papier mache, and then the technique applied to the coconut fiber composite. The research uses qualitative methods and practice led research, the author’s completed the research with the documents and data on creative activity processes such as exploration of the medium, techniques, theories and contextualization. The outer casting composite technique will cover several stages, starting from material preparation, making the composite dough, sticking the dough to the casting, putty and sanding, and finally coating or finishing the composite materials. The outcome of this research is the innovation of craft techniques using coconut fiber composite material which is applied for the making of a lampshade with the presenting data in the form of a documentation process.
DETEKTIF BERJUBAH MISTIS: VISUALISASI TIPU DAYA DUKUN LEWAT SENI DIORAMA Kencana, Arya Sena Yudha; Wiguna, Iqbal Prabawa; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kepercayaan terhadap kekuatan mistis dan peran dukun sebagaiperantara dunia gaib masih kuat dalam masyarakat Indonesia, khususnya di wilayahpedalaman. Artikel ini bertujuan untuk mengkritik praktik tipu daya yang dilakukan olehdukun dengan memanfaatkan seni diorama sebagai medium ekspresi visual. Karya yangdihasilkan menghadirkan narasi dua sisi: bagian depan menampilkan citra mistis seorangdukun dengan berbagai objek simbolik, sementara bagian belakang mengungkapkanrealitas manipulatif di mana informasi diperoleh melalui riset dan teknologi, bukankekuatan gaib. Pendekatan ini menggabungkan kritik sosial, simbolisme, dan psikologikolektif melalui figur art toys dan skala miniatur. Dengan mengangkat ironi visual danmemanfaatkan media diorama, karya ini diharapkan dapat membuka ruang refleksiterhadap logika mistika serta menjadi bentuk alternatif penyampaian pesan kritis melaluiseni rupa kontemporer.Kata kunci: art toys, diorama, dukun, kritik sosial, mistisisme
JERAWAT SEBAGAI REPRESENTASI PENERIMAAN DIRI DALAM KARYA SENI LUKIS MIXMEDIA Salsabiella, Rayya; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

erawat adalah salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh remaja dan berdampak tidakhanya pada penampilan fisik, tetapi juga pada aspek psikologis seperti rasa malu, kecemasan,dan rendah diri. Pengkaryaan ini bertujuan untuk menggali bagaimana seni lukis dapatdigunakan sebagai sarana untuk mengekspresikan proses penerimaan diri terhadap jerawat,sebuah isu yang sering mempengaruhi kepercayaan diri remaja. Karya seni lukis berjudul AtmaDeepo Bhava dan Seen and Unseen diciptakan untuk menggambarkan perjalanan emosionaldari ketidakpercayaan diri menuju penerimaan diri. Proses penciptaan karya menggunakanpendekatan visual yang mencakup elemen simbolis dan ekspresif. Lukisan ini menggabungkanunsur daun, akar, serta ekspresi wajah untuk merepresentasikan transformasi diri danpenerimaan terhadap kondisi kulit berjerawat. Hasil pengkaryaan ini menunjukkan bahwa senilukis dapat menjadi media ekspresi yang efektif dalam membantu remaja menghadapikecemasan dan membangun penerimaan diri, sekaligus menawarkan ruang refleksi terhadaptekanan sosial yang berkaitan dengan standar kecantikan yang sering kali tidak realistis.Kata Kunci: jerawat, penerimaan diri, seni lukis, kecemasan, remaja, standar kecantikan
Co-Authors Adrian Permana Zen Adystia, Sanaila Alghonyu, Dhara Al’Ghani, Syifa Roselani Amal, Hanif Hasanul Ananda, Ferlita Arfi Andrian Ayuningtyas, Ester Dyah Azahra, Qonita Rahima Bachtiar, Syahrani Rahma Bahri, Rizki Fahreza Bancin, Zikry Satria Makmur Baskara, Bayu Tri Basyarahil, M. Zulfian Buyung, Edwin Cucu Retno Yuningsih Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Dhanaufaira, Fabya Didit Endriawan Dike Nabila Trivinggar Djamas, Naja Aliffiyah Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Edwin Buyung Syarif Fadhil, Muhammad Irfan Fadhillah, Nazeeya Fatina Fikri, Irhamul Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Ganjar Gumilar Gregorius Kresna Haga Ginting Habibullah, Ahmad Abidzar Hafiz, Muhammad Al Herliana, Zhira Ananda Hernawan, Abbyzar Raffi Heryana, Zahra Dafani Husna, Syinsya Azizah Islami, Hilda Alhaque Ismail, Khuzaimah Nur Faizah Kartaatmaja, Fakhri Huzaemi Kencana, Arya Sena Yudha Kurniawati Gautama Kusnadi, Safira Fadhilah Kusumanugraha, Sigit Maharani, Dea Maisa Ananda Floresia Pratama Puan Malik, Yuhendra Mentari, Adinda Bunga Montela, Erik Muhammad Firdaus Nafisah Mufidah Nastiti, Tiara Khaliza Nugraha, Farhan Sayyidan Nugraha, Yudhistira Farhanda Nurdin, Nabila Octaviani Nuryana, Divana Hafizha Pamungkas, Ridho Putra Priambodo, Agiel Putra, Edwar Fernanda Dwi Qorinsyah Ramadhan, Axel Ridzky Ramadhandi, Aqzra Rizki Ranti Rachmawanti Rendy Pandita Bastari Rhamadan, Azis Maulani Riady, Olivia Ruscha Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rismawati, Nindya Alviona Rohadiyat, Vega Giri Rustandi, Aprilia Putri Salimah, Hamidah Salsabiella, Rayya Salsabila, Noviar Dhia Salsabila, Siela Salma Septarina, Ghina Ayu Shafani, Salsabila Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Soni Sadono Subagja, Fadli Ahmad Supriadi, Ryan Aprizal Taqiyuddin, Sayyaf Teddy Ageng Maulana Usman, Ade Iswandi Valenciana, Muhamad Dhafin Rizki Widyantoro, Della Nurdwiani Wijayanti, Sheila Nurfitri