Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Engineering

Pengaruh Perbedaan Tinggi Tumpukan Kompos terhadap Jumlah Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada Kompos Sampah Organik Pasar dan Limbah Padat Rumah Potong Hewan Nada Pirma Sari; Rinaldi Rinaldi; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3409.127 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.12206

Abstract

Pasar Angso Duo Kota Jambi setiap harinya menghasilkan 54 m³ sampah dan sebanyak 1.288 kg/tahun limbah padat dihasilkan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Jambi. Sebagai upaya mengurangi jumlah timbulan sampah dan limbah padat RPH, maka dilakukan penelitian dengan memanfaatkan sampah organik pasar dan limbah padat RPH sebagai bahan baku kompos. Pengomposan dilakukan dengan metode aerobik-open windrow dan membandingkan 2 variasi tinggi tumpukan kompos untuk dilihat pengaruhnya terhadap jumlah bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tinggi tumpukan kompos mempengaruhi pencapaian suhu kompos. Kompos mencapai suhu tertinggi 63ºC pada tinggi tumpukan 0,6 m (T-I) dan 64ºC pada tinggi tumpukan 1 m (T-II). Jumlah bakteri Escherichia coli mengalami penurunan jumlah pada komposter T-I dan T-II menjadi 220 MPN/gr dan 130 MPN/gr pada hari ke-45 pengomposan. Namun, jumlah ini belum sesuai dengan yang disyaratkan pada Peraturan Menteri Pertanian No. 70 tahun 2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. Sedangkan, kompos pada penelitian ini bebas dari kontaminasi bakteri Salmonella sp. Perbedaan tinggi tumpukan kompos tidak menghasilkan perbedaan yang mencolok untuk parameter kematangan kompos yaitu warna, bau dan tekstur kompos. Parameter kematangan kompos sudah sesuai dengan SNI 14-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik.
Tukey HSD Post Hoc Test untuk Perbandingan Karakteristik Lingkungan dan Sumber Daya Provinsi-Provinsi di Indonesia : Tukey HSD Post Hoc Test for Comparison of Environment Characteristic and Resources of Provinces in Indonesia Bunga Mardhotillah; Syamsyida Rozi; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4589.756 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.14445

Abstract

  Environmental Characteristics has several components, including the quality of the Environment and Environmental Resources which consist of mineral resources, energy resources, land, land resources, biological resources, and water resources. The provinces in Java, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi still rely on natural resources for their economic growth. Environmental Quality can be measured by various indices, some of which are the Air Quality Index and the Water Quality Index. One of the problems in the National Economic Recovery during the Covid-19 Pandemic Period is the unavailability of studies and research related to similarities and differences in environmental characteristics to identify provinces that have the potential to prioritize the distribution of Funds/Budgets from the Central Government. Knowing the Similarities and Differences in Characteristics is also needed in determining the Destination Areas for comparative studies from one province to another. For this reason, it is necessary to recommend environmental sector policies as material for the preparation of regulations and the use of appropriate technology in overcoming environmental problems. Analysis of Variance Comparison of Environmental Characteristics and Resources of the Provinces on the four Big Islands in Indonesia shows a significant F - Statistics value, so a Tukey HSD Post Hoc Test is needed to recommend Priority Provinces based on similarities and differences in characteristics in the context of Strengthening the Environmental Sector, as well as recommendations for similarities between regions as a material for consideration for comparative studies between Regional / Provincial Governments.  
Karakterisasi Karbon Organik (KO-EK) PM2,5 dari Kebakaran Lahan Gambut di Desa Arang-arang, Jambi Febri Juita; Hari Saputra; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v4i1.16581

Abstract

Kegiatan pemanfaatan lahan gambut dengan cara membakar dan membuat kanal tanpa penerapan sekat kanal menyebabkan muncul banyaknya titik kebakaran, khususnya ketika musim kemarau tiba. Hal ini dapat menyebabkan turunnya kualitas udara ambien yang disebabkan oleh partikulat pencemar udara salah satunya adalah PM2,5, yang dapat berdampak pada kesehatan dan pemanasan global yang disebabkan oleh Karbon Organik (KO) dan Elemen Karbon (EK) yang terdapat di dalam PM2.5. Penelitian dilakukan untuk mengetahui konsentrasi PM2,5 serta karakteristik Karbon Organik (KO) dan Elemen Karbon (EK) di kawasan kebakaran lahan gambut yang sedang terjadi. Pengukuran PM2,5 menggunakan metode Gravimetri dan Karbon Organik (KO) serta Elemen Karbon (EK) dianalisis menggunakan alat DRI Model 2015 Multiwavelength Thermal/ Optical Carbon Analyzer Protokol IMPROVE_A. Konsentrasi PM2,5 yang diukur dengan 2 alat nano sampler (NS) sekaligus selama 5 jam dari pukul 12.39 – 17.39 WIB yaitu NS1 sebesar 146,75 µg/m3 dan NS2 583,33 µg/m3. Konsentrasi Karbon Organik (KO) dan Elemen Karbon (EK) di dalam PM2,5 dengan karakteristik KO1, KO2, KO3, KO4, Pirol K, EK1, EK2, EK3 pada NS1 secara berturut-turut yaitu 0,31; 19,48; 11,79; 3,30; 4,24; 2,95; 0,99; dan 0,33 µg/m3 sedangkan pada NS2 secara berturut-turut yaitu 1,00; 52,72; 29,4; 8,89; 8,38; 5,61; 2,02; dan 0,74 µg/m3
Pemodelan Sebaran Polutan PM10 dan PM2,5 Model Hysplit pada Kawasan Gentala Arasy Kota Jambi Rizky Muhamad Ilyas; Febri Juita Anggraini; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4, Nomor 2, 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v4i2.20840

Abstract

Kawasan Gentala Arasy Kota Jambi sebagai area wisata berdampingan dengan Sungai Batanghari. Terdapat berbagai macam aktivitas seperti perdagangan, perkantoran, penginapan, pendidikan, dan aktivitas transportasi darat maupun air yang dapat mempengaruhi kualitas udara sehingga menjadi tercemar. Partikulat dapat tersebar ke berbagai daerah yang dapat mengakibatkan gangguan pada sistem pernafasan dan kesehatan. Maka, perlu dilakukannya pemodelan sebaran udara sebagai pertimbangan untuk mengambil kebijakan terkait masalah lingkungan dengan memprediksi arah sebaran polutan dari suatu sumber. Sebaran polutan di udara diprediksi dengan model Hysplit menggunakan program READY NOAA Hysplit. Hasil penelitian menggunakan model Hysplit dapat memprediksi konsentrasi PM10 dan PM2,5 yang menyebar di sekitar lokasi penelitian dan sejauh mana sebarannya. Arah sebaran PM10 dan PM2,5 pada saat penelitian sebagian besar mengarah ke arah barat laut Kota Jambi. Adapun daerah yang berpotensi terkena sebaran PM10 dan PM2,5 meliputi 8 Kecamatan yaitu Pasar Jambi, Danau Teluk, Pelayangan, Jambi Timur, Telanaipura, Jelutung, Jambi Selatan dan Kota Baru. Kecamatan Pasar Jambi, Danau Teluk dan Pelayangan merupakan 3 Kecamatan yang paling beresiko terkena paparan PM10 dan PM2,5 pada kawasan Gentala Arasy Kota Jambi..
Pengaruh Jarak Emisi Terhadap Keanekaragaman Lichen Sebagai Bioindikator Kualitas Udara Putra Fajar Erlangga; Febri Juita Anggraini; Zuli Rodhiyah
Jurnal Engineering Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4, Nomor 2, 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v4i2.20851

Abstract

Salah satu organisme yang dapat digunakan sebagai bioindikator pencemaran udara yaitu tumbuhan lichen. Penelitian ini berlokasi di Hutan Gerbang Universitas Jambi, Taman Rajo Mudo Kota Jambi dan Hutan Pinus Pall 10 Kota Jambi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serta pengaruh jarak emisi terhadap keanekaragaman lichen sebagai bioindikator kualitas udara. Populasi penelitian adalah pohon yang masuk dalam petak kuadrat, yaitu 10m x 10m setinggi 100cm dari permukaan tanah. Sampel dalam penelitian adalah lichen yang ada pada pohon diambil koloni lichen dengan membuat 3 plot berukuran 10cm x 10cm. Setiap lichen yang ditemukan pada petak kuadrat akan didata, difoto, diukur diameternya dan diukur faktor lingkungannya berupa suhu udara, kelembaban udara, dan kecepatan angin. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks keanekaragaman lichen yang didapatkan mengalami peningkatan dari Transek 1, Transek 2, hingga Transek 3. Pada lokasi Gerbang Universitas Jambi memiliki tingkat keanekaragaman jenis lichen pada H’ Transek 1 sebesar 1,450, pada H’ Transek 2 sebesar 1,647, dan H’ Transek 3 sebesar 1,797, lokasi Taman Rajo Mudo pada H’ Transek 1 sebesar 1,093, H’ Transek 2 sebesar 1,154, dan H’ Transek 3 sebesar 1,185, dan lokasi Hutan Pinus pada H’ Transek 1 sebesar 0,794, H’ Transek 2 sebesar 1,020, dan H’ Transek 3 sebesar 1,389.
Analisis Risiko Paparan Karbon Monoksida Terhadap Anak Sekolah (Studi Kasus : SDN 94, SDN 64, SDN 201 dan SDN 13): Risk Analysis of Carbon Monoxide Exposure to School Children (Case Study: SDN 94, SDN 64, SDN 201 and SDN 13) Sumarsono, Dimas Syailendra; Anggraini, Febri Juita; Rodhiyah, Zuli; Warisha, Dinna
Jurnal Engineering Vol. 6 No. 2 (2024): Volume 6, Nomor 2, 2024
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v6i2.35847

Abstract

Anak anak merupakan objek yang lemah terhadap paparan pencemaran udara hal ini disebabkan oleh paru-paru mereka yang sedang berkembang rentan terhadap peradangan akibat pencemaran udara. Paparan karbon monoksida (CO) terhadap anak sekolah yang sedang menunggu jemputan ketika pulang sekolah adalah sebuah kondisi yang tidak terhindarkan yang disebabkan oleh aktifitas dari kendaraan bermotor yang melewati kawasan sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah paparan CO beresiko aman atau tidak aman terhadap kesehatan anak-anak SD pada saat mereka menunggu jemputan pulang sekolah dengan metode Analisis Risiko Kesehatan (ARK). Konsentrasi karbon monoksida mencapai angka tertinggi 18,67 mg/m3 yang berlokasi pada SDN 64 Kota Jambi dan untuk yang terendah yaitu 0,57 mg/m3 yang berlokasi pada SDN 201 Kota Jambi. berdasarkan pengambilan data konsentrasi CO dan didukung dengan data lain seperti berat badan siswa, lama terpapar CO dalam sehari, frekuensi paparan dalam setahun, durasi waktu paparan dalam setahun maka didapati hasil intake, intake  adalah perhitungan yang nantinya digunakan untuk penentuan nilai RQ dimana jika hasil RQ>=1 maka tidak aman bagi kesehatan siswa, nilai intake  tertinggi yaitu 0,093 mg/kg/hari dan nilai intake  terendah yaitu 0,00020 mg/kg/hari dari kedua nilai intake ini didapati hasil nilai RQ tertinggi dan terendah yaitu 0,0677 dan 0,000149 hasil ini didapati setelah intake dibagi dengan nilai RfC sendiri bernilai konstan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai RQ<=1 dimana berarti paparan CO masih tergolong aman bagi kesehatan siswa.
Evaluasi Sanitasi Dasar Rumah Panggung di Kawasan Kampung Tengah, Seberang Kota Jambi: Basic Sanitation Evaluation of Stilt Houses in Kampung Tengah area, Seberang Kota Jambi Ramadhani, Putri Ayu; Rodhiyah, Zuli; Viareco, Hariestya
Jurnal Engineering Vol. 6 No. 2 (2024): Volume 6, Nomor 2, 2024
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v6i2.36056

Abstract

Rumah panggung merupakan rumah tradisional masyarakat Provinsi Jambi. Berdasarkan observasi pendahuluan yang telah dilakukan, terdapat beberapa rumah panggung yang pemenuhan sanitasi dasar masih sering diabaikan oleh penghuni rumah, seperti tidak tersedianya tempat sampah di halaman rumah, tidak tersedianya tempat penampungan sementara (TPS) permanen, tidak adanya saluran drainase, dan terdapat masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemenuhan fasilitas sanitasi pada rumah panggung di Kawasan Kampung Tengah, Seberang Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan secara deksriptif dengan instrumen observasi dan wawancara sebagai pengukuran data dari 28 Rumah Panggung yang mewakili keseluruhan wilayah. Dari hasil observasi dan wawancara yang dianalisa dan diekstrak ke dalam indeks, aspek sanitasi memperoleh nilai indeks sebesar 78 dari skala 100. Di mana, komponen penyedia air bersih memperoleh nilai indeks sebesar 3.09, dan komponen penanganan limbah domestik memperoleh sebesar 3.51. Berdasarkan hasil penilaian, disimpulkan bahwa keadaan sanitasi pada rumah panggung di Kawasan Kampung Tengah, Seberang Kota Jambi, sudah terkategori cukup baik dengan catatan perlu adanya peningkatan di beberapa sub komponen.
Pemanfaatan Limbah Padat Organik Rumah Tangga Menjadi Eko-Enzim Melalui Peningkatan Keterampilan Kelompok Masyarakat Dusun Karya Maju, Muaro Jambi: Utilization of Household Organic Solid Waste into Eco-Enzymes through Skill Improvement of Community Groups in Karya Maju Hamlet, Muaro Jambi Juita, Febri; Rodhiyah, Zuli; Laura Christina Hutagalung, Winny; Yanova, Shally
Jurnal Engineering Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, Nomor 1, 2024
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Household organic solid waste is a type of waste that comes from leftover food, vegetables, fruit, dry leaves and other organic materials resulting from daily activities. Household organic waste can cause environmental problems if not managed properly. Eco-enzymes are a mixture of enzymes made from organic materials such as food waste, fruits, vegetables and water. Eco-enzymes can be used as household cleaners, organic fertilizers, or even as medicines. Therefore, this service activity aims to introduce the processing of domestic organic waste into eco-enzymes. The method used is an experiment in making eco-enzymes as well as a scientific approach to what mothers need to solve household waste problems. Eco-enzymes use the principle of a fermentation process over a period of 3-6 months. The service was carried out in the women's yasinan group consisting of around 47 members in Karya Maju District. Based on a preliminary survey, it was discovered that the domestic organic solid waste there had never been processed and was simply thrown away. For this reason, the service team provides counseling and workshops regarding the management of organic solid waste into multi-purpose eco-enzymes. Apart from that, the team also provided equipment to make eco-enzymes. Based on survey results before and after socialization, there was an increase in residents' knowledge and desire to process organic waste into eco-enzymes
Co-Authors Ahmad Deno Akbar, Novfit Frima Amalia , Nurul Amalia, Salsabila Andika Rizki Mulia Anggaraini, Febri Juita Anggelina, Yossi Kristin Annisa Purnama Sari Annisa Shalsabila Arnild Augina Mekarisce Ashar Nuzulul Putra Augina Mekarisce, Arnild Bambang Irawan Dyah Kumalasari Elisa, Edi Elma Mutmainnah Elma Mutmainnah Enjelina Situmeang Fajrina Hidayati Fatur Rahman Fatur Rahman Febri Juita Febri Juita Anggraini Fernando Mersa Putra Fetty Febriasti Bahar Fitri, Rahmi yulia Freddy Ilfan Freddy Ilfan Galih Prabasari, Ira Gusri, Lailal Hari Saputra Hariestya Viareco Haris, Hariestya Hemalia Mallini Hutagalung, Winny Laura Christina Ihsan, Mahya Ilfan, Freddy Isra Rizki Jalius Juita, Febri Laura Christina Hutagalung, Winny Laura, Winny Lesmana S, Oka Libriyani, Octavia Lilis Suryani Mahya Ihsan Mahya Ihsan Maijon Jumpatua Purba Mallini, Hemalia Mardhotillah, Bunga Mawaddah, Merisa Rahma Mayra Alviani Muhammad Fadly Muhammad Fadly Muhammad Guntur Nada Pirma Sari Nurul Amalia Ogy Meyza Pratama Ogy Meyza Pratama Putra Fajar Erlangga Putra, Tri Syukria Putri Ayu Ramadhani Putri Ayu Ramadhani Putri Tamara Putri, Fitria Eka Putri, Tiya Mahelsa Rahayu Ningsih, Vinna Rahmi yulia Fitri Ramadhani, Putri Ayu Revis Asra Ria Resti Oktapiani Rinaldi Rinaldi Rizki Andre Handika Rizky Muhamad Ilyas RR. Ella Evrita Hestiandari Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Sanjaya, Sindu Sindu Sanjaya Suci Anggela Febrianti Sumarsono, Dimas Syailendra Surya Sumando Putra Panggabean Syamsyida Rozi Tri Syukria Putra Warisha, Dinna Wathri Fitrada Winny Laura Christina Hutagalung Winny Laura Christina Hutagalung Yanova, Shally Yossi Kristin Anggelina Zurweni