Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN SISWA SDN 100 KENDARI MELALUI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT : PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN SISWA SDN 100 KENDARI MELALUI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Henny Kasmawati; Nurramadhani Asida; La Ode Muhammad Fitrawan; Ruslin; Aswani
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v1i2.28

Abstract

Rendahnya kualitas Kesehatan di Indonesia menjadikannya sebagai salah satu fokus utama pembangunan. Usia siswa sekolah dasar merupakan usia yang tepat untuk diberikan pengetahuan mengenai pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 100 Kendari terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode penyampaian materi secara ceramah dengan media materi leaflet yang berisi pengenlan PHBS dan delapan indikator PHBS di sekolah, menonton bersama video gerakan cuci tangan yang benar. Pre-test dan post-test berupa kuis dilakukan sebelum dan setelah materi. Hasil edukasi PHBS terlihat siswa sangat antusias mengikuti jalannya sosialisasi pengenalan PHBS dan mampu memperagakan gerakan cuci tangan yang benar, serta siswa sangat bersemangat menjawab post-test yang diberikan. Kesimpulan melalui edukasi siswa dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya penerapan delapan indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah dan cara cuci tangan yang benar
The Effect of Quality Service Towards Outpatients Satisfaction at Poasia Community Health Centre Adryan Fristiohady; La Ode Muhammad Fitrawan; Yusniati Dwi Pemudi; Ruslin Ruslin; Sunandar Ihsan; Ruslan Ruslan; La Ode Muhammad Julian Purnama
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 4 (2020): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v3i4.1611

Abstract

The quality of outpatient services can be measured by the SERVQUAL model that considers five dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study aimed to look at the effect of service quality on outpatient satisfaction at the Poasia community health center's pharmacy. The subjects in this study were 33 outpatients. The analysis technique used is gap analysis to compare patients' expectations and reality, normality test data based on questionnaire patient satisfaction tested for validation. This study's results indicate the average value of the gap in the Poasia community health center's pharmacy, amounting to -0.44. From the value of the gap, the lowest gap value in the pharmacy center of Poasia is the place of service and the provision of inadequate drug information of -0.88. Based on the paired t-test where a significant value >0.05, Ho is rejected, and Ha accepted, which means a significant difference between the quality of service and patients' satisfaction in the Pharmacy of Puskesmas Poasia Kendari City. This study concludes that there is a significant gap between expectations and reality at the Poasia community health center's pharmacy.
PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING BAGI MASYARAKAT UNTUK PERTUMBUHAN OPTIMAL ANAK DI KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Yamin; Dian Munasari Solo; Sabarudin; Arfan; Sitti Raodah Nurul Jannah; Nurull Hikmah; La Ode Nggawu; La Ode Muhammad Fitrawan
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v2i1.35

Abstract

Stunting merupakan kondisi pertumbuhan terhambat pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan (mulai dari kehamilan hingga usia 2 tahun). Stunting ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dari standar yang seharusnya pada usia tertentu. Penyuluhan pencegahan stunting harus terus dilakukan, karena angka stunting di Indonesia khususnya kabupaten Konawe masih terbilang tinggi. Menurut data SSGI (Survei Status Gizi Indoensia) tahun 2021, angka stunting di kabupaten Konawe mencapai 26,2%. Pencegahan stunting dimulai sejak sebelum ibu melahirkan sampai anak berusia 2 tahun. Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya stunting yang perlu diketahui oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran, pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan stunting pada anak untuk mewujudkan pertumbuhan optimal anak. Lokasi pengabdian ini dilakukan di desa Soropia dan desa Waworaha, kecamatan Soropia, kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dengan target penyuluhan kelompok masyarakat di desa tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, pemberian leaflet dan brosur, booklet serta diskusi tanya jawab dengan peserta kegiatan pengabdian yang berjumlah 50 orang. Materi yang disampaikan terkait stunting, faktor penyebab, ciri-ciri stunting, dampak, pencegahan dan cara penanganan stunting.
BAHAYA STUNTING DAN UPAYA PENANGGULANGAN STUNTING MELALUI PENGGUNAAN TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI La Ode Muhammad Fitrawan; Yamin; Usman Rianse; Wa Kuasa Baka; Yusuf Musafir Kolewora; Ilma Mustaqima Rianse
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v2i1.46

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Baknyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting salah satunya yaitu kurangnya asupan Fe pada remaja. Asupan zat besi yang kurang dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan yang jika terjadi dalam waktu lama dapat menyebabkan stunting. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada remaja dan cara pencegahannya. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu dengan ceramah secara langsung kepada remaja putri di Pesantren Abdurrahman bin Auf. Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik oleh pihak Pesantren dan antusias dari peserta. Peserta dapat memahami materi yang diberikan dan dapat menambah wawasan juga diharapkan dapat berkontribusi untuk menurunkan angka stunting di Indonesia.