Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Performa Fisik Pemain Bulutangkis Pemula Usia 15-17 Tahun: Studi di Club PB Tangkas WLK Bangkingan Bimantoro, Aprilyan Putra; Wahyudi, Heri; Saputra, Yudi Dwi; Putera, Shidqi Hamdi Pratama; Yudhistira, Dewangga; Wijaya, Andhega; Ardha, Muchamad Arif Al
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.954

Abstract

Performance analysis in the sport of badminton is very important to conduct, but it has not been explicitly discussed in academic studies. The main objective of this research is to analyze the physical performance of badminton athletes aged 15-17 years at PB Tangkas WLK Bangkingan Club in Surabaya. Method: This study used a descriptive quantitative approach with a total sampling technique, involving 12 adolescent beginner athletes who actively train. The instruments used included speed tests (30-meter run), agility tests (Illinois Agility Test), arm muscle strength (60-second push-ups), abdominal muscle strength (60-second sit-ups), and cardiorespiratory endurance (beep test). The results of the study showed that most athletes fell into the fairly good category in terms of speed and agility, while strength and endurance were components that needed serious improvement. The conclusion regarding the physical performance of beginner athletes aged 15-17 at PB Tangkas Wlk Bangkingan still needs to be improved overall, especially in terms of strength and endurance, in order to support more optimal playing performance. This can be used as a basis for designing a more targeted physical training program.
PENINGKATAN PEMAHAMAN NUTRISI DAN BEBAN LATIHAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN CEDERA PADA ATLET BULUTANGKIS Wismanadi, Himawan; Rusdiawan, Afif; Sulistyarto, Soni; Nugraha, Testa Adi; Saputra, Yudi Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5746

Abstract

Kinerja optimal atlet bulutangkis sangat dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi dan pengaturan beban latihan yang tepat. Namun, sebagian besar atlet dan pelatih di tingkat daerah masih memiliki keterbatasan pemahaman tentang dua aspek tersebut sehingga berisiko mengalami kelelahan kronis dan cedera otot ringan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelatih serta atlet dalam manajemen nutrisi olahraga dan beban latihan sebagai upaya pencegahan cedera. Program dilaksanakan selama enam bulan di PBSI Kabupaten Jombang dengan melibatkan 30 peserta (20 atlet dan 10 pelatih) menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang menggabungkan penyuluhan, simulasi, praktik lapangan, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test pengetahuan, observasi perilaku, dan pemantauan cedera selama empat minggu. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta di semua aspek (nutrisi, beban latihan, pencegahan cedera) dengan ? rata-rata +37,2% (p < 0,001; Cohen’s d = 2,10). Perubahan perilaku positif juga terjadi, seperti peningkatan konsumsi makanan seimbang (42% ? 81%) dan penerapan prinsip progressive overload (32% ? 76%). Selain itu, frekuensi cedera otot ringan menurun sebesar 73,3% setelah kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik dengan pendampingan efektif meningkatkan literasi gizi dan manajemen beban latihan, yang berkontribusi terhadap pencegahan cedera pada atlet bulutangkis daerah.
SOSIALISASI OLAHRAGA PICKLEBALL PADA FKG PJOK DI KECAMATAN KOTA SUMENEP Bimantoro, Aprilyan Putra; Wahyudi, Heri; Saputra, Yudi Dwi; Bana, Panji; Rimawati, Nanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6033

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, pengetahuan, dan keterampilan guru Forum Komunikasi Guru (FKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Kecamatan Kota Sumenep terhadap olahraga Pickleball. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah minimnya variasi pembelajaran olahraga karena guru masih terfokus pada cabang olahraga konvensional, yang berpotensi menurunkan minat siswa terhadap PJOK. Pickleball diidentifikasi sebagai alternatif olahraga rekreasi yang kompetitif, mudah dipelajari, dan cocok untuk variasi pembelajaran di sekolah. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 13 September 2025 di KONI Sumenep melalui metode diskusi interaktif dan praktik lapangan. Sesi ini mencakup penyampaian materi teori mengenai sejarah, aturan dasar, dan demonstrasi teknik dasar (servis, rally). Untuk mengukur dampak kegiatan, dilakukan evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek, di mana peningkatan tertinggi terjadi pada aspek Keterampilan Praktik Dasar (servis, rally, skor) sebesar 55%. Peningkatan ini membuktikan efektivitas sosialisasi dalam meningkatkan kompetensi guru PJOK dan memotivasi mereka untuk mengintegrasikan Pickleball sebagai variasi pembelajaran di sekolah. Rencana tindak lanjut mencakup pelatihan tingkat lanjutan dan pembentukan komunitas Pickleball Sumenep.
Analisis Keterampilan Motorik Kasar Anak Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor Meilani Puspa Ningrum; Yudi Dwi Saputra; Abdul Aziz Hakim; Andun Sudijandoko
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol. 25 No. 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1g08xv20

Abstract

Perkembangan keterampilan motorik kasar anak sekolah dasar menjadi perhatian penting seiring meningkatnya gaya hidup sedentari dan berkurangnya aktivitas fisik berbasis permainan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil keterampilan motorik kasar melalui permainan tradisional Gobak Sodor menggunakan Test of Gross Motor Development -2 (TGMD-2). Metode deskriptif kuantitatif melibatkan 30 siswa SDN Kebraon 2 Surabaya (17 laki-laki dan 13 perempuan) berusia 9-10 tahun. Pengukuran mencakup subtes locomotor dan object control, kemudian dianalisis untuk memperoleh Gross Motor Quotient (GMQ). Hasil menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori Poor (36,7%) dan Average (33,3%), diikuti Below Average (26,7%), serta Above Average (3,3%%). Nilai object control lebih tinggi dibandingkan locomotor, menunjukkan ketidakseimbangan keterampilan gerak dasar. Temuan ini mengindikasikan kemampuan motorik kasar belum optimal. Gobak Sodor berpotensi menjadi aktivitas fisik konsektual berbasis budaya untuk mendukung pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih efektif dan bermakna. Kata Kunci: Keterampilan motorik kasar, Gobak Sodor, TGMD-2, sekolah dasar, permainan tradisional.
Recognition of Physical Education Learning at Elementary School Level During the Covid 19 Pandemic in Jombang Regency Saputro, Arnaz Anggoro; Prasetyo, Guntum Budi; Saputra, Yudi Dwi
PHEDHERAL Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/phduns.v18i2.56225

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of physical education learning at the elementary school level during the COVID-19 pandemic in Jombang Regency. This research is a quantitative descriptive study using one variable without making comparisons with other variables. The method used is a survey using questionnaires and documentation. The population of the study was all the sports teachers in the Physical Education MGMP members as many as 130 teachers throughout Jombang Regency. The research sample was 100 out of a total of 130 sports teachers in Jombang who were randomly selected according to the percentage of the total number of teachers. The measuring instrument used in the variable of the implementation of physical education learning is a questionnaire with a Likert scale which has a weighted score of 1-5. The research sample filled out the questionnaire given by checking the column and assigning weights according to the five alternative answers provided, ranging from strongly agree, agree, hesitate, disagree, and strongly disagree. The scale for statements is favourable and unfavorable. The results showed that the level of implementation of physical education learning at the elementary school level during the COVID-19 pandemic, all elementary school sports teachers in Jombang Regency were in the "very low" category of 8% (8 teachers), "low" of 15.0% (15 teachers), “medium” by 46% (46 teachers), “high” by 26.0% (26 teachers), and “very high” by 5% (5 students). Based on the average score, which is 89.62, the identification of the implementation level of physical education learning at the elementary school level during the COVID-19 Pandemic Period, all elementary school sports teachers in Jombang Regency were at the "medium" level.