Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Socio Emotional Learning (SEL) untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V SD dalam Pembelajaran PJOK Abdul Hakim; Neni Nadiroti Muslihah; F. Fratama Nurfirman S; Karantiano S. Putra; Muti Abdillah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107183

Abstract

This research is motivated by the lack of group cooperation, inability to convey opinions, reluctance to interact with peers, or tend to choose to be alone. This condition not only hinders the learning process but can also have an impact on the development of the child's character and personality as a whole. This is what encourages researchers to apply the SEL approach with the aim of improving students' social skills. The research method used Classroom Action Research (PTK). Data collection techniques from daily assessments were used as pre-cycle assessments, teacher and student activity observation sheets, and questionnaires. The subjects of this study were Class V elementary school students with a total of 36 people. The results showed that social skills reached 58.3% in cycle I to 83% in cycle II. So it can be concluded that the SEL approach can improve students' social skills.Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya kerja sama kelompok, tidak mampu menyampaikan pendapat, enggan berinteraksi dengan teman sebaya, atau cenderung memilih menyendiri. Kondisi ini tidak hanya menghambat proses pembelajaran tetapi juga dapat berdampak pada perkembangan karakter dan kepribadian anak secara keseluruhan. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk menerapkan pendekatan SEL dengan tujuan dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta angket. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas V SD dengan jumlah 36 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan sosial mencapai 58,3 %pada siklus I menjadi 83 % pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan pendekatan SEL dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS III PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA PEMBELAJARAN IPAS Putri, Amelia Anisa; Nadiroti Muslihah, Neni; Ayu Febrianti, Fitri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43702

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using animated video-based learning media in improving third-grade students' conceptual understanding of the material on changes in the form of objects in science and technology learning in elementary schools. The background of this study was driven by the low level of students' conceptual understanding of the material on changes in the form of objects, as seen from the lack of student involvement and enthusiasm during the learning process. The approach used was a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results showed that the use of animated video media significantly improved students' conceptual understanding. Animated videos attracted students' attention, fostered enthusiasm for learning, and helped them connect the material on changes in the physical state of objects with events in their daily lives. The success of using this media is supported by creative and innovative learning methods, a conducive learning environment, and the availability of adequate technology and learning resources. Thus, animated video media can be used as a strategic alternative to improve the effectiveness of science learning, especially for material on changes in the form of objects in third grade elementary school.
ANALISIS PENERAPAN IN HOUSE TRAINING (IHT) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DAN KETERLIBATAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI SDIT COKROAMINOTO Rohmayanti, Salsa; Jenal Mutaqin, Ejen; Nadiroti Muslihah, Neni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43966

Abstract

This research is motivated by the suboptimal learning process at SDIT Cokroaminoto, which is characterized by low student engagement, less conducive classroom conditions, and limited teacher competency. This study aims to analyze the implementation of In-House Training (IHT) in improving teacher competency and its impact on student engagement. This study uses a qualitative approach with a descriptive analytical research type. Data were collected through observations and interviews with the principal and sixth – grade teachers. Then, they were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that IHT is effective in improving teacher pedagogical competency, especially in classroom management. In addition, the implementation of varied learning strategies through IHT can also increase student engagement. IHT also strengthens collaboration between teachers, which helps improve the quality of learning. Thus, IHT is a teacher professional development program that is relevant, contextual, and has a positive impact on the quality of learning in elementary schools.
Hubungan Pendidikan Karakter dan Budaya Literasi terhadap Kedisiplinan Siswa SDS Muhammadiyah 5 Garut Kota Nuri Nurasrotul Azizah; Mohammad Ramdan; Neni Nadiroti Muslihah; Maulida Aulia Rahman; Lutfi Asyari
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan karakter dan budaya literasi dengan kedisiplinan siswa kelas VI SDS Muhammadiyah 5 Garut Kota tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 77 siswa yang ditentukan dari populasi 95 siswa menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kedisiplinan siswa, dengan nilai korelasi 0,441. Sebaliknya, budaya literasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kedisiplinan, dengan nilai korelasi -0,006. Secara simultan, pendidikan karakter dan budaya literasi berhubungan dengan kedisiplinan, tetapi pendidikan karakter merupakan variabel yang lebih dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter dalam membentuk kedisiplinan siswa.
Pengaruh Media Film Pendek terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Sekolah Dasar Ajeng Tri Handayani; Rajji Koswara Adiredja; Risma Nuriyanti; Dani Gunawan; Neni Nadiroti Muslihah
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media film pendek terhadap keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN 1 Wanaraja pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan serta dokumentasi selama pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 78,728 lebih besar daripada t tabel 1,708, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media film pendek berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menyimak siswa. Dengan demikian, media film pendek dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak di sekolah dasar.
RADEC-Based Teaching Module Assisted by Media Gallery Walk on Oral Communication Skills: A Development Study Nadiroti Muslihah, Neni; Nuriyanti, Risma; Sukma Nugraha, Widdy
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 7 No. 2 (2026): March
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v7i2.1370

Abstract

Objective: The background of this study is based on the importance of learning that encourages active participation of prospective teachers and oral communication skills in accordance with current curriculum requirements. The RADEC model was chosen because it is able to facilitate a systematic and structured learning process, while the Gallery Walk media was used to increase interaction between prospective teachers and provide space for active presentation of work results. The purpose of this study was to determine the development of teaching modules based on the RADEC learning model assisted by the Gallery Walk media on oral communication skills for prospective elementary school teachers. The design used was the ADDIE model, which was limited to three stages, namely analysis, design, and development. The research data was obtained from the validation of materials and media, as well as from a questionnaire responded to by prospective teachers. The results showed that the teaching module based on the RADEC learning model assisted by the Gallery Walk media obtained an average score of 93.1 from subject matter experts, which is classified as very feasible, and an average score of 90.2 from learning media experts, which is also classified as very feasible. Based on these two scores, the average score was 91.7, which is in the very feasible categoryThese results indicate that the RADEC-based teaching module assisted by Gallery Walk media for prospective elementary school teachers is feasible to be used as a learning resource for introducing various learning models. The novelty of this study lies in the explicit integration of the structured RADEC stages (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) with the interactive Gallery Walk activity. Unlike previous interventions that mainly rely on discussions or presentations, this combination systematically develops students’ oral communication skills through progressive learning stages and visual–collaborative interaction. The Gallery Walk component allows students to present ideas, observe peers’ work, and provide feedback, creating a more interactive and reflective learning experience. Thus, this module offers a distinctive pedagogical approach to strengthening prospective teachers’ oral communication skills.
Diskusi Komunitas Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Perkawinan Anak di Desa Godog, Kabupaten Garut Sopian, Neng Resti Putri; Muslihah, Neni Nadiroti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/z91kh122

Abstract

Kekerasan berbasis gender (KBG) dan praktik perkawinan anak masih menjadi permasalahan sosial yang banyak ditemukan di masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Remaja merupakan kelompok yang rentan sekaligus strategis dalam upaya pencegahan karena berada pada fase pembentukan nilai, sikap, dan kesadaran sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak melalui diskusi komunitas remaja di Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, pencatatan reflektif selama dan setelah kegiatan diskusi, serta dokumentasi kegiatan yang meliputi materi diskusi dan catatan hasil pertemuan. Analisis data dilakukan secara partisipatif dengan menelaah proses diskusi, respons peserta, dan dinamika interaksi selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, pemahaman remaja terhadap kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak masih terbatas, terutama terkait bentuk kekerasan nonfisik dan relasi kuasa. Setelah mengikuti diskusi komunitas, terjadi peningkatan pengetahuan, perubahan sikap yang lebih kritis, serta tumbuhnya kesadaran remaja untuk berperan dalam upaya pencegahan di lingkungan sosialnya. Diskusi komunitas remaja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam penguatan kapasitas remaja sebagai agen pencegahan kekerasan berbasis gender dan praktik perkawinan anak di tingkat desa
Co-Authors Abdul Hakim Abdul Hakim Acep Irpan Adiredja, Rajji Koswara Ajang Rusmana Ajeng Mutia Rahmani Ajeng Tri Handayani Alamsayah Nurseha Alamsyah Nurseha Amelinda Myrna Nur Azizah Asyari, Lutfi Asy’ari, Lutfi Ayu Faza Fauziyyah Ayu Febrianti, Fitri Cepi Budiyanto Citra Kusuma Dewi Citrasari, Neng Intan Nurhilma Dani Gunawan Dea Asri Pujiasti Dea Asri Pujiasti Dea Asri Pujiasti Dendi Supriadi Ejen Jenal Mutaqin Eko Fajar Suryaningrat Erwin Alamsyah F. Fratama Nurfirman S Febi Aulia Zahra Ferrel Aditya Fernandes Gumilar, Abih Gunawan, Dani Hamdani, Nizar Alam Hendi Herdiansyah Hendra Permana Hendra Permana Hendriyanto Hendriyanto Julifahni, Shendy Avina Karantiano S. Putra Kiki Rizki Illahi Laras Mutiara Lia Safitri Lina Siti Nurwahidah Lisna Tiawati Lutfi Asyari M Wildan Maulida Aulia Rahman Mohammad Ramdan Mohammad Topan Muhamad Topan Muhammad Nurjamaludin Muti Abdillah Mutia Rahmani, Ajeng Nabella Alani Neng Intan Nurhilma Citrasari Nugraha, Yopi nurendah siti hasanah Nurfalah, Sifa Nuri Nurasrotul Azizah Nurjanah, Yuli Nurseha, Alamsyah Paulina, Windi Pujiasti, Dea Asri Putri Camelia Intansari Putri, Amelia Anisa Rafika Hidayanti Rajji Koswara Adiredja Risma Fitri Destiani Risma Nuriyanti Rohmayanti, Salsa Shantika Sari, Yulias Shantika Sary, Yulia Sifa Nurfalah Siti Ropah Purnamasari Sopian, Neng Resti Putri Sri Dewi Febriani Sasty Sri Wildaningsih Sukrina Herman, Sukrina Susilawati, Setya Tatang Herman Tatang Herman, Tatang Tilawati, Lisna Wahyudin Wahyudin Wahyudin Widdy Sukma Nugraha widy nugraha Widyaninsih, Yennie Indriati Windi Paulina Yennie Indriati Widyaningsih Yulia Shantika Sary Zahra, Febi aulia