Claim Missing Document
Check
Articles

The BATANG KEMUMU (Colacasia gigantea cv) SEBAGAI BAHAN BAKU OBAT ALAMI ANTIBAKTERI DAN ANTIKANKER Hesti Marliza; Trie Yuni Elfasyari Elfasyari; Faziyana; Sarina Sembiring Milala
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 1 (2021): jurnal Katalisator Volume 6 No 1, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.831 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v6i1.197

Abstract

Kemumu (Colocasia gigantea cv) is a type of taro whose stems and leaves are edible. Kemumu belongs to the type of taro whose properties and phytochemical content, in particular, have not been widely reported. This study aims to determine the phytochemical content of kemumu stem as well as antibacterial bioactivity test and cytotoxic test (anticancer initial test) which can be used as raw materials for natural medicine. The stem is extracted using three types of solvents with different levels of polarity, n-Hexane, Ethyl acetate, and Ethanol. Antibacterial activity test uses agar diffusion method with some 20%, 40%, and 60% concentrations. Cytotoxic activity was tested by the Brine Shrimps Lethality Test (BSLT) method. Phytochemical test results are known that the kemumu extract contains secondary metabolites such as flavonoids, alkaloids, tannins, terpenoids, and steroids. The ethyl acetate extract contains flavonoids, tannins, terpenoids, and steroids. Antibacterial activity was found in ethyl acetate extract with a concentration of 40% with an inhibition zone of 17.5 mm. The highest LC50 value was also in the ethyl acetate extract of kemumu, which was 7.14 ppm. This value indicates a high level of toxicity so that ethyl acetate extract of kemumu acts as an antibacterial and anticancer.
The AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK KULIT JERING (PITHECELLOBIUM JIRINGA) DENGAN FRAKSI PELARUT METANOL Alfin Surya; Dimas Prada Sumitra; Hesti Marliza; Zaiyar Zaiyar
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 1 (2021): jurnal Katalisator Volume 6 No 1, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1350.877 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v6i1.265

Abstract

ABSTRACT Jering skin is a solid waste that can cause problems if not treated seriously because it pollutes the environment. Based on previous research, the potential possessed by jering skin is very high because it contains flavonoids and polyphenols which are antiseptic, and antioxidant, also has a very toxic toxicity value for shrimp artemia salina, this has the potential as an anticancer. Therefore, this study aims to continue testing other activities, namely by conducting antidiabetic activity tests using the methanol solvent fraction. The method used is to use a Microplate reader or platec reader at a wavelength of 410 nm to determine absorbance, so that with data analysis the Inhibitor Concentration value of 50% (IC50) of sample extracts is inhibited by the α-glucosidase enzyme in hydrolyzing the p-nitrophenyl substrate. -α-D-glucopyranoside (p-NPG) to form glucose. The results of the study obtained an IC50 value of 387,6091 µg/mL. When compared with IC50 values ​​for positive root as a positive control of 0.8135 μg / mL, it is still weak because the root is a pure composition while the Methanol Faction still contains Rough extract still in the fractionation but the dry skin Methanol fraction can be needed as a source to be used as a substitute for further as a joint exploration of antidiabetic in jering skin. Keywords: Jering, Methanol, Antidiabeti, IC50. ABSTRAK Kulit jering merupakan limbah padat yang dapat menimbulkan masalah bila tidak ditangani dengan serius karena mencemari lingkungan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, potensi yang dimiliki oleh kulit jering tersebut sangat tinggi karena mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang bersifat antiseptik, dan antioksidan, juga memiliki nilai Toksisitas yang sangat toksit terhadap udang artemia salina hal ini berpotensi sebagai antikanker. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melanjutkan uji aktivitas lainnya yaitu dengan melakukan uji aktivitas Antidiabetes mengunakan fraksi pelarut metanol. Adapun metode yang digunakan adalah dengan mengunakan Microplate reader atau platec reader pada panjang gelombang 410 nm untuk menentukan absorbansi, sehingga dengan analisis data diperoleh nilai Inhibitor Concentration 50% (IC50) dari ekstrak sampel dalam menghambat kerja enzim α-glukosidase dalam menghidrolisis substrat p-nitrofenil-α-D-glukopiranosida (p-NPG) untuk membentuk glukosa. Hasil dari penelitian diperoleh nilai IC50 adalah sebesar 387,6091 µg/mL. Jika dibandingkan dengan nilai IC50 untuk akarbose sebagai kontrol posistif sebesar 0,8135 µg/mL, memang masih lemah karena akarbose merupakan senyawa murni sedangkan Fraksi Metanol masih berupa ekstrak Kasar walaupun sudah di fraksinasi namun fraksi Metanol kulit jering dapat dikatakan memiliki potensi untuk dilakukan isolasi lebih lanjut sebagai eksplorasi senyawa aktif antidiabetes dalam kulit jering. Kata Kunci : Jering; Metanol; Antidiabetes; IC50.
POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN KACAPIRING (Gardenia augusta) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus epidermidis Alfin Surya; Fitri Nadira; Hesti Marliza; Zaiyar
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Katalisator, Volume 6, No 2, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.191 KB) | DOI: 10.22216/katalisator.v6i2.528

Abstract

Kacapiring (Gardenia augusta) merupakan salah satu tanaman Indonesia yang berkhasiat obat. Seluruh bagian dari tanaman kacapiring dapat dimanfaatkan bagi kehidupan manusia. Daun kacapiring memiliki kemampuan sebagai antikarsinogenesis dan antimikroba. Analisis fitokimia ekstrak daun kacapiring menunjukkan kandungan melabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak etanol daun kacapiring, diantaranya alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol daun kacapiring (Gardenia augusta) dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium menggunakan metode difusi (Kirby & Bauer), kanamisin sebagai kontrol positif, etanol sebagai kontrol negatif dan konsentrasi 2,5%, 5%, 10% dan 20%. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil daya hambat esktrak etanol daun kacapiring terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10% dan 20% adalah 6 mm, 6 mm, 6 mm, dan 6,7 mm. Maka, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kacapiring (Gardenia augusta) pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% belum mampu menghambat pertumbuhan dari bakteri Staphylococcus epidermidis sedangkan pada konsentrasi 20% mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dengan besar rata-rata zona hambat 6,7 mm masih dikatakan dalam kategori zona hambat sedang.  
Pre-Eliminary Studi Aktivitas Sitotoksik Biota Laut Pantai Sekilak Batam Terhadap Larva Udang (Artemia salina Leach) HESTI MARLIZA; Nurliyasman Nurliyasman; RENY HARYANI; Veranica Lestari
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Katalisator Volume 7 Nomor 1, April 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.466 KB) | DOI: 10.22216/katalisator.v7i1.960

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki perairan laut yang sangat luas, serta kaya akan sumber daya alam dan keanekaragaman biota laut, salah satunya di Pantai Sekilak Batam. Biota laut memiliki berbagi jenis senyawa bioaktif, diantaranya memiliki aktivitas sebagai antikanker. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam biota laut yang didapat dari Pantai Sekilak Batam dan untuk mengetahui biota laut manakah yang berpotensi memiliki aktivitas sitotoksik. Sampel yang digunakan adalah empat biota laut yang berasal dari pantai Sekilak Batam. Metode penelitian menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil penelitian metabolit sekunder pada keempat sampel biota laut yang mengandung flavonoid yaitu Halimeda opuntia, Halimeda makroloba, Amphiroa fragilissima,Sinularia polydactyla. Alkaloid yaitu Halimeda opuntia, Sinularia polydactyla. Saponin yaitu Halimeda opuntia, Halimeda makroloba, dan Amphiroa fragilissima. Steroid yaitu Halimeda makroloba dan Amphiroa fragilissima, dan positif triterpenoid pada Sinularia polydactyla. Pada hasil uji aktivitas sitotoksik keempat biota laut menunjukkan hasil dengan nilai LC50 yang diperoleh dari ekstrak Halimeda opuntia sebesar 36,47 ppm Halimeda macroloba sebesar 35,48 ppm, Sinularia polydactyla sebesar 37,15 ppm, Amphiroa fragilissima sebesar 36,47 ppm. Pada hasil uji aktivitas sitotoksik keempat biota laut memiliki efek toksik dengan kategori toksik yaitu <1000 ppm.
ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KOTA PEKANBARU Alfin Surya; Qoirina; Hesti Marliza
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.383 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.1665

Abstract

Ikan asin merupakan salah satu lauk dari ikan yang diawetkan yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Untuk memperpanjang umur simpan dan memperindah tampilan produk olahan ikan, biasanya ditambahkan pengawet. Salah satu pengawet yang dicurigai ditambahkan pada ikan asin adalah formalin, dimana zat kimia tersebut berbahaya bila dikonsumsi oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahan pengawet formalin pada sampel ikan asin jambal roti, ikan asin kepala batu, ikan asin belah, ikan asin gembung, ikan asin gurami, ikan asin gabus, ikan asin malung, ikan asin gulamo, ikan asin nila, dan ikan asin tenggiri yang terdapat di Pasar tradisional kota Pekanbaru dan apakah ikan asin tersebut layak dikonsumsi. Uji kualitatif formalin dilakukan pada sampel ikan asin dengan menggunakan metode pereaksi Schiff dan tes kit. Hasil penelitian menunjukkan 10 dari 10sampel ikan asin yang diperiksa menggunakan pereaksi schiff positif mengandung formalin dan 7 dari 10 sampel ikan asin yang diperiksa menggunakan metode tes kit positif berformalin. Menurut Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/88 dan No. 1168/Menkes/Per/IX/1999 penggunaan formalin pada bahan tambahan pangan dilarang. Terdapat kandungan formalin pada ikan asin yang dijual di pasar tradisional kota Pekanbaru sehingga dinyatakan tidak aman untuk dikosumsi oleh masyarakat.  
POTENSI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM DAN KEJI BELING DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) Alfin Surya; Andre Ajis Saputra; Hesti Marliza; Zaiyar
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 1, April 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.596 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v8i1.2078

Abstract

A natural product that contains compounds that act as anticancer can be detected by conducting a preliminary test, namely the toxicity test. One of the methods in the Toxicity test is the BSLT test method as an initial step in the search for new anticancer compounds. The toxicity value of this method has been shown to correlate with cytotoxicity. anticancer compound. and can show a correlation to a specific anticancer. Bay plants contain saponins, triterpenoids, flavonoids, polyphenols, alkaloids, tannins, and essential oils consisting of sesquiterpenes, lactones, and phenols, which can be used as an alternative to prevent dyslipidemia, antioxidants, anti-inflammatories, antidiabetics, antidiarrheals and antihypertensives. Vile shard plant. contains various kinds of secondary metabolites and chemical substances such as potassium, sodium, silicic acid, calcium, saponins, alkaloids, polyphenols and flavonoids which act as antioxidants and can inhibit the growth and development of cancer cells. The purpose of this study was to compare the toxic effects of the ethanol extract of bay leaves and keji shard leaves on Artemia Salina Leach larvae. The type of research used was quantitative. The novelty of this research is to get the thick extract using sonification so that the time is more efficient compared to just doing maceration which takes longer. The results showed that the extracts of bay leaves and keji shard leaves are very toxic so they have the potential to be anticancer, as evidenced by the LC50 values of the bay leaf and koji shard leaf extracts which were 32.35 ppm and 194 ppm. From the LC50 value, bay leaves have higher toxicity than bitter shard leaves. The results obtained in this study can be used as an illustration for further research for the export of natural plant materials that have the potential as anticancer drugs.
PENYULUHAN ENAM LANGKAH CUCI TANGAN YANG BAIK DI SD IT NURUL IHSAN KAMPUNG SERAYA BATAM Rury Trisa Utami Rury; Hesti Marliza; Delladari Mayefis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15276

Abstract

Program kegiatan HIMA mengajar ini merupakan bentuk kerja sama yang dilaksanakan antara dosen dengan mahasiswa. Kegiatan HIMA mengajar di lakukan di SD IT Nurul Ihsan kampung Seraya, Batam. Tujuan program kegiatan ini adalah untuk membantu meningkatkan perilaku kesehatan dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah. Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa HIMA Farmasi Institut Kesehatan Mitra Bunda, dengan mengadakan penyuluhan dan pembelajaran oleh dosen. Penyuluhan dilakukan dengan itu membuat sebuah video edukasi dan PPT. Vidio dan PPT yang dijelaskan kepada siswa-siswi SD IT Nurul Ihsan untuk mengedukasikan kepada siswa-siswi SD IT Nurul Ihsan terkait langkah – langkah cuci tangan yang baik. Melalui proses program kegiatan HIMA mengajar kepada masyarakat yang dilakukan mampu menimbulkan kesadaran kembali untuk peduli terhadap kesehatannya. Setelah penyuluhan siswa-siswi SD IT Nurul Ihsan mampu mempraktekan 6 langkah cuci tangan yang baik.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Selaput Umbi Bawang Putih (Allium Sativum) terhadap BakterI Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Hesti Marliza; Rury Trisa Utami Rury; Fitri Ramadhani; Trie Yuni Elfasyari
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v3i1.175

Abstract

Rempah-rempah banyak digunakan sebagai pengobatan salah satu yang dimanfaatkan sebagai pengobatan adalah selaput umbi bawang putih (Allium sativum). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas ekstrak selaput umbi bawang putih terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan untuk ekstraksi adalah maserasi, untuk mengidentifikasi senyawa menggunakan skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Dalam ekstrak selaput umbi bawang putih mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, fenolik, terpenoid. Ekstrak selaput umbi bawang putih (Allium sativum) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Diameter ratarata zona hambat bakteri Escherichia coli paling besar dengan konsentrasi ekstrak kental 100% yaitu 8,5 mm dan pada Staphylococcus aureus dengan konsentrasi ekstrak kental 100% dengan zona hambat 8,7 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan selaput umbi bawang putih dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan kekuatan sedang.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Panti Asuhan Ar-Rohmah Kota Batam Habibie Deswilyaz Ghiffari; Nahrul Hasan; Delladari Mayefis; Hesti Marliza
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v3i4.513

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah dan menjadi kesempatan terbaik untuk beramal serta menuai pahala yang berlipat ganda. Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang ditunggu-tunggu kehadirannya, dimana pada bulan Ramadhan seluruh anggota keluarga lebih sering berkumpul untuk melakukan buka bersama maupun sahur bersama. Namun, tidak semua orang dapat merasakan hal tersebut seperti contohnya pada anak-anak yang berada di panti asuhan. Dimana beberapa dari mereka tidak dapat merasakan kehangatan itu. Oleh karena itu, dibulan yang mulia ini dilakukan kegiatan sosial berupa pengabdian masyarakat yang pelaksanaannya melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi, Institut Kesehatan Mitra Bunda. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini termasuk salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan semangat generasi muda dalam memetik keutamaan bulan Ramadhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Panti Asuhan Ar-Rohmah, Tj.Buntung, Kec.Bengkong, Kota Batam. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan meliputi pemberian materi terkait perilaku hidup bersih dan sehat, pembacaan asmaul husna dan sholawat, games, berbuka bersama, sholat berjamaah hingga pemberian santunan kepada Panti Asuhan Ar-Rohmah. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan persuasif serta melakukan tanya jawab baik kepada pengurus panti maupun anak-anak yang ada di Panti Asuhan Ar-Rohmah. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak yang ada di Panti Asuhan Ar-Rohmah untuk lebih mendapatkan rasa kehangatan atau kekeluargaan, dapat meningkatkan pengetahuan baik di bidang umum terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan maupun di bidang keagamaan serta sekaligus dapat menerapkan maupun mengembangkan karakter yang baik bagi anak-anak yang berada di Panti Asuahan Ar-Rohmah tersebut.
Isolation of Endophytic Fungi in Rhizophora Apiculata Mangroves in Teluk Buo Mangrove Area, Bungus Teluk Kabung District, West Sumatra Rury Trisa Utami; Delladari Mayefis; Hesti Marliza
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 2 No. 9 (2023): September, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v2i9.6005

Abstract

Endophytic fungi are microbes that live in plant tissues that are able to produce secondary metabolite compounds and have the potential to be antibacterial, antifungal and anticancer. Purpose: To isolate endophytic fungi on mangrove plants Rhizophora apiculata that can be used as antibiotics. Method: This study was conducted experimentally in the microbiology laboratory by isolating endophytic fungi in mangrove roots, after isolation followed by microscopic observations to identify the type of fungus that grew. Results: Based on the results of observation and identification, the endophytic fungal genus Penicilium sp was successfully isolated from the mangrove roots of Rhizophora apiculata. Conclusion: Penicilium sp is an endophytic fungus obtained from the roots of the mangrove Rhizophora apiculata
Co-Authors Adella Adella Alfin Surya Alfin Surya Alfin Surya alfin_surya Alvira Rahma Fissilmi Amelia, Ayu Andre Ajis Saputra Anggi Wulandari Aprilya Sri Rachmayanti Apriyani Efendi Arie Vonikartika Arini, Larasuci Cindy Octavia Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Desy Maniarti Gusmali Diani Mega Sari Didi Yunaspi Dimas Prada Sumitra Dita Oktaviani Elfasyari, Trie Yuni Eliya Mursyida Fadillah, Ainun Faziyana Fenida, Rizka Fitri Harlina Sagala Fitri Nadira Fitri Ramadhani Ghiffari, Habibie Deswilyaz Gusmali, Desy Maniarti Habibie Deswilyaz Ghiffari Haqqelni Nur Rosyidah Hasan, Nahrul Henny Rachdianti Tjahjono Suyarto Henny Rachdiati Maharani, Refina Maria Yunivista Mawardi Badar Mawardi Badar Mayefis, Delladari Meilanda, Rastria Nahrul Hayat Nahrul Hayat Nanda Siska Nurlia Oktavianty Nurliyasman Nurliyasman Nurliyasman Nurliyasman Nurwijayanti Pratiwi Oktavia Pratiwi, Reri Qoirina Raihani Islamiati Rastria Meilanda Rastria Meilanda Reny Haryani RENY HARYANI Rizka Fenida Rury Trisa Utami Rury Trisa Utami Rury Trisa Utami Rury Trisa Utami Rury Rury Trisa Utami Rury Sammulia, Suci Fitriani Sarina Sembiring Milala Siahaan, Anggel Erggita Siska, Dedi Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil, Sri Sri Rahayu Melpa Sari Suci Fitriani Sammulia Suci Fitriani Sammulia Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera T. Eltrikanawati Trinur Atika Saputri Utami, Rury Trisa Utamii, Rury Trisa Veranica Lestari Yelmiza Yoan De Nanda Herru Yufiradani, Yufiradani Yuliyana Yuliyana Yunisa Friscia Yusri Yunisa Friscia Yusri Zaiyar Zaiyar zaiyar Zaiyar, Zaiyar