Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK 2 PROPANOL DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida) DENGAN METODE DPPH Alfin Surya; Alvira Rahma Fissilmi; Hesti Marliza; Zaiyar
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 2, Oktober 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v8i2.2532

Abstract

Daun sirih cina secara empiris dapat digunakan sebagai obat sakit kepala, obat jerawat, dan obat nyeri perut pada beberapa penelitian juga di laporkan ekstrak etanol tanaman daun  sirih cina (Peperomia pellucida) diduga memiliki kandungan antioksidan yang baik bagi tubuh. Namun belum ada penelitian yang melaporkan bagaimana aktivitas antioksidan dari ekstrak 2 propanol daun sirih cina dimana dari tingkat kepolaran pelarut propanol lebih polar dibanding etanol dan methanol. Kebaharuan dalam penelitian ini adalah menggunakan 2 propanol sebagai pelarut untuk mendapatkan ekstrak daun sirih cina. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana aktivitas ekstrak 2 propanol daun sirih cina. Metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai aktivitas antioksidan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Daun sirih cina dikeringkan dan dihaluskan kemudian dimaserasi dengan larutan 2 propanol. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-Dyphenyl-2-Pycrylhydrazyl) menggunakan alat microplate reader pada panjang gelombang 520 nm. Adapun hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak 2 propanol daun sirih cina dengan nilai IC50 603,03 ppm yang menyatakan tingkatan aktivitas antioksidannya termasuk dalam kategori lemah. Dapat disimpulkan bahwa antioksidan ekstrak daun sirih cina menggunakan pelarut 2 propanol tidak lebih baik dalam menarik senyawa aktif
Efektifitas Arang Ampas Tebu Dalam Menurunkan Asam Lemak Bebas pada Minyak Jelantah Hesti Marliza; Pratiwi Oktavia
Jurnal Katalisator Vol 4, No 2 (2019): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v4i2.3897

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai media pengolahan bahan makanan. Penggunaan minyak goreng yang berulang dengan pemanasan pada suhu tinggi akan menghasilkan kadar asam lemak bebas diakibatkan oleh proses hidrolisis yang terjadi selama penggorengan. Minyak jelantah mempunyai kandungan asam lemak bebas (ALB) yang cukup tinggi.Penurunan angka asam pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan arang ampas tebu sebagai adsorben. Tujuan penelitian in untuk untuk mengetahui apakah pemberian arang ampas tebu dapat menurunkan kadar asam lemak bebas pada minyak goreng bekas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode titrimetri. Hasil penelitian penurunan kadar asam lemak bebas pada minyak goreng bekas sebelum perendaman sebesar 51,2%, kemudian setelah dilakukan perendaman dengan ampas tebu selama 24, 48 dan 72 jam masing-masing adalah 44,3%, 42,6% dan 7,33%, sedangkan dengan menggunakan arang ampas tebu dalam waktu yang sama masing-masing adalah 36,3%, 18,4%, dan 4,26%. Berdasarkan hasil analisa terjadinya penurunan angka asam lemak bebas pada minyak jelantah setelah perendaman dengan arang ampas tebu
Penentuan Kadar Fenolat Total Ekstrak Kulit Buah Nyireh (Xylocarpus Granatum J.Koenig) Dengan Spektrofotometri Uv-Visibel hesti marliza
Jurnal Katalisator Vol 5, No 2 (2020): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v5i2.5324

Abstract

Senyawa fenolik merupakan salah satu katagori terbesar dari fitokimia.Beberapa senyawa fenolik berperan sebagai antioksidan. Kulit Buah Nyireh (xylocarpus granatum J.Koenig) merupakan salah satu tanaman yang dimaanfaatkan sebagai sebagai obat tradisional terutama memiliki potensi sebagai inhibitor enzim tirosinase sedangkan biji tumbuhan ini ditemui pesisir pantai untuk perawatan kulit (skincare) bagian kulit buahnya banyak mengandung senyawa fenolik, tanin, saponin, hidrokuinon dan steroid. Adanya senyawa fenolik yang terkandung pada kulit buah nyireh (Xylocarpus granatum J.Koenig) memungkinkan adanya efek antioksidan sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kadar fenolat total ekstrak kulit buah nyireh (Xylocarpus granatum J.Koenig). Metode yang dilakukan untuk mendapatkan ektrak kulit buah nyireh dengan maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol. Penetapan kadar fenolat total ditentukan dengan metode Folin-Ciocalteau menggunakan spektrofotometri UV, Hasil yang didapat pada penetapan kadar fenolat pada ekstrak kulit buah nyireh yaitu ekstrak etanol 264,07 mg/g, ekstrak etil asetat 289,54 mg/g dan ekstrak n-heksan 58,50 mg/g.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Desa Tanjung Pengapit Kota Batam Dalam Budidaya Sayur Hidroponik Hesti Marliza; Nahrul Hayat
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat desa Tanjung Pengapit Kota Batam mempunyai keterbatasan dalam mendapatkan sayuran untuk dikonsumsi sehari- hari  karena tanah di pulau ini berupa tanah liat merah dan sebagian lagi berpasir dan berbatu sehingga tidak cocok untuk menanam sayuran padahal lahan yangtersedia cukup luas, disamping itu membeli sayuran di pasar membutuhkan  akses yang cukup jauh ke pasar tradisonal terdekat selain itu sebagian besar ibu-ibu desa Pengapit berprofesi sebagai iburumah tangga. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayakan Ibu-Ibu desa Tanjung Pengapit untuk memenuhi kebutuhan sayur melalui budidaya sayur hidroponik. Metode yangdilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan budidaya sayur hidroponik. Luaran jangka panjang yang diharapkan dari kegiatan ini dapat mengatasi keterbasan masyarakat Tanjung Pengapit dalam memperoleh sayuran untuk dikonsumsi keluarga sehari- hari dan menciptakankemandirian pangan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tahapan : Penyuluhan tentang konsep dasar hidroponik, pelatihan dan pendampingan budidaya sayuran dengan metode hidroponik, evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah dihasilkan nya kebun hidroponik yang di kelolalangsung oleh ibu-ibu desa Tanjung Pengapit serta kegiatan ini mendapatkan  respon positif dari masyarakat. Kata kunci : Tanjung Pengapit, Hidroponik, Pemberdayaan Masyarakat
Uji Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Kemumu (Colacasia Gigantea Hook.F) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Hesti Marliza; Dita Oktaviani
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v1i1.15593

Abstract

Tanaman Talas famili Araceae merupakan salah satu tanaman yang dipercayai memiliki senyawa sitotoksik terhadap sel kanker. Kemumu disebut juga talas padang (Colacasia gigantea Hook.f.) merupakan tanaman yang termasuk famili Araceae, namun belum ada laporan penelitian tentang aktivitas toksisitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh toksisitas ekstrak dan nilai efektifitas toksik ekstrak daun Kemumu/Talas Padang (Colacasia gigantea Hook.f.) terhadap larva udang (Artemia salina Leach) dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstrak etanol yang digunakan konsentrasi 500 ppm, 250 ppm, 125 ppm, 25 ppm, 12,5 ppm dan 0 ppm (control), kemudian diamati dalam 24 jam. Hasil penelitian aktivitas sitotoksisitas dari ekstrak etanol daun kemumu terhadap Artemia salina Leach dengan nilai LC50 75,093 ppm. Hal ini menunjukkan ekstrak etanol daun kemumu bersifat sitotoksik dan berpotensi sebagai antikanker.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui 7 Langkah Mencuci Tangan Dengan Baik Dan Benar Kelurahan Galang Baru Kota Batam Sri Hainil; Suhaera Suhaera; Suci Fitriani Sammulia; Hesti Marliza; Nanda Siska; Sri Rahayu Melpa Sari
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v1i1.3591

Abstract

Washing your hands is one way to remove germs and to avoid disease transmission. The habit of Indonesian children in washing their hands is still in the low category. At school, children not only learn, but there are many other activities that children can do at school, such as playing, touching or exchanging things with friends. Hand washing must be taught to children from an early age so that children have the habit of washing their hands, so that children avoid disease. Standard recommendations for preventing the spread of infection are through washing hands regularly using soap and clean water, implementing coughing and sneezing etiquette, avoiding direct contact with livestock or wild animals and avoiding close contact with anyone showing symptoms of respiratory disease such as coughing and sneezing. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is a set of behaviors that are practiced on a conscious basis as a result of learning that enables a person or family to help themselves in the field of health and play an active role in realizing public health. Healthy conditions can be achieved by changing unhealthy behavior to healthy behavior and creating a healthy environment in the household. Therefore, health needs to be maintained, maintained and improved by every member of the household and fought for by all parties. The introduction of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in elementary school education is able to maintain, improve and protect the health of each household member from the threat of disease and an environment that is less conducive to healthy living. Washing your hands with soap can kill the virus that causes infection from your hands before the virus infects the body. Apart from that, washing your hands regularly can also reduce the spread of the virus to other people.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Melalui Penyuluhan Vitamin Di Posyandu Flamboyan Kota Batam Hesti Marliza; Arie Vonikartika; Henny Rachdianti Tjahjono Suyarto; Nurlia Oktavianty
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v1i2.3593

Abstract

Vitamin A was the first fat-soluble vitamin to be discovered. This finding states that all retinoids and precursors/provitamin A/carotenoids have biological activity as retinol. Vitamin A plays an important role in children's growth and development. Vitamin A deficiency (KVA) increases the risk of developing infectious diseases such as diarrhea, pneumonia, pneumonia and even death. Another most serious consequence of vitamin A deficiency (KVA) is night blindness, which is another form of xeropthalmia such as damage to the cornea and blindness. Vitamin A can increase the body's resistance to infectious diseases such as measles, diarrhea and ARI and has a very important role in eye health.
Penyuluhan Metode Kontrasepsi Sederhana Pada Wanita Usia Produktif di Pulau Tanjung Pengapit Utami, Rury Trisa; Mayefis, Delladari; Marliza, Hesti; Ghiffari, Habibie Deswilyaz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.838

Abstract

Kegiatan penyuluhan dilakukan di pulau Tanjung Pengapit , kota Batam yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan terkait metode kontrasepsi. Penyuluhan dilakukan selama 1 bulan Penyuluhan kami lakukan dengan metode ceramah, diskusi dan melakukan pre tes dan post tes untuk mengetahui sejauh mana pemahaman warga terkait macam-macam kontrasepsi. Pengetahuan responden di lihat dari pre Tes yang dilakukan. Berdasarkan hasil  nya 33% responden yang paham macam-macam kontrasepsi dan 66% yang tidak tau macam-macam kontrasepsi. Pasca penyuluhan  di dapatkan hasil 100% mengerti macam-macam kontrasepsi.
ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF SEA GRAPES (Caulerpa racemosa) AGAINST Streptococcusmutans AND Shigella dysenteriae Sri Hainil; Hesti Marliza; Maria Yunivista; Rastria Meilanda
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 2, Oktober 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v8i2.2471

Abstract

The Riau Islands are known as an island group in Indonesia that is famous for its wealth of marine plants. Among the prominent marine flora, sea grape (Caulerpa racemosa) is a marine plant that produces secondary metabolites including alkaloids, saponins, phenolics, and flavonoids which have been proven to have antibacterial properties. Previous research showed that 70% ethanol extract from sea grapes exhibited strong antibacterial activity. However, there is no detailed information regarding the ability of the n-hexane and ethyl acetate fractions of sea grapes as antibacterials. This study aims to examine the antibacterial effects of n-hexane and ethyl acetate fractions from sea grapes against Streptococcus mutans and Shigella dysenteriae. The sea grape extraction process is carried out through the maceration method using 95% ethanol solvent, followed by the fractionation stage using the liquid-liquid extraction method. This fractionation process involves the use of non-polar (n-hexane) and semi-polar (ethyl acetate) solvents. The test method used was disk paper diffusion with varying fraction concentrations: 500 μg/disc, 400 μg/disk, 300 μg/disc, and 200 μg/disk. The positive control for this study used 30 μg/disc of tetracycline, because tetracycline is known as a broad-spectrum antibiotic. Meanwhile, the negative control used 10% DMSO. Findings from the research stated that the n-hexane fraction could not stop the growth of Streptococcus mutans bacteria, while the ethyl acetate fraction was able to inhibit the development of these bacteria. The average diameter at a concentration of 500 μg/disk was 9.2 mm, 400 μg/disk is 8 mm, 300 μg/disc is 7.7 mm, and 200 μg/disc is 6.5 mm. However, neither the ethyl acetate nor n-hexane fractions showed an inhibition zone against Shigella dysenteriae bacteria
ANTI-ANTIOXIDANT ACTIVITY LEAVES ANANASA COMOSUS IS MEDIUM USING THE DPPH METHOD alfin_surya; Fitri Harlina Sagala; Hesti Marliza; Zaiyar; Eliya Mursyida
JURNAL KATALISATOR Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Katalisator Volume 9 No.2, Oktober 2024
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v9i2.3110

Abstract

One of Indonesia's best fruit plants, the pineapple (Ananas comosus), has a high antioxidant content. Ananas comosus, or pineapple leaves, are a component of the pineapple plant. They have slightly thick leaf sheaths with tiny brown thorns pointing upward at their margins. (Ananasa comosus). The purpose of this study is to investigate the pineapple (Ananas comosus) leaf's potential as a natural antioxidant source. The DPPH technique is being utilized in a descriptive quantitative research study to investigate the antioxidant capacity of pineapple leaves. Ananas comosus, or dried and crushed pineapple leaves, were macerated in methanol solvent until the sample was completely submerged. The IC50 value ascertained by the linear regression equation is the parameter employed in this technique. After the extract has evaporated from the solvent, its absorbance is measured at 520 nm using a microplate reader and the DPPH technique. Pineapple leaves show moderate antioxidant activity against DPPH with an IC50 value of 113.069 ppm, according to data from calculations and study. According to this study, the antioxidant capacity of pineapple leaves (Ananas comosus) is moderate.
Co-Authors Adella Adella Alfin Surya Alfin Surya Alfin Surya alfin_surya Alvira Rahma Fissilmi Amelia, Ayu Andre Ajis Saputra Anggi Wulandari Aprilya Sri Rachmayanti Apriyani Efendi Arie Vonikartika Arie Vonikartika Arini, Larasuci Ayu Amelia Cindy Octavia Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Delladari Mayefis Desy Maniarti Gusmali Diani Mega Sari Didi Yunaspi Dimas Prada Sumitra Dita Oktaviani Eka Febriyanti Elfasyari, Trie Yuni Eliya Mursyida Fadillah, Ainun Faziyana Fenida, Rizka Fitri Harlina Sagala Fitri Nadira Fitri Ramadhani Ghiffari, Habibie Deswilyaz Gusmali, Desy Maniarti Hafizah Hafizah Haqqelni Nur Rosyidah Hasan, Nahrul Hayat, Nahrul Henny Rachdianti Tjahjono Suyarto Henny Rachdianti Tjahjono Suyarto Henny Rachdiati Maharani, Refina Maria Yunivista Mawardi Badar Mawardi Badar Mayefis, Delladari Muhammad Fadhil Nahrul Hayat Nanda Siska Nanda Siska Nurlia Oktavianty Nurlia Oktavianty Nurliyasman Nurliyasman Nurliyasman Nurliyasman Pratiwi Oktavia Pratiwi, Reri Qoirina Raihani Islamiati Rastria Meilanda Rastria Meilanda RENY HARYANI Reny Haryani Rizka Fenida Rury Trisa Utami Rury Trisa Utami Rury Trisa Utamii Sammulia, Suci Fitriani Sarina Sembiring Milala Siahaan, Anggel Erggita Siska, Dedi Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil Sri Hainil, Sri Sri Rahayu Melpa Sari Sri Rahayu Melpa Sari Suci Fitriani Sammulia Suci Fitriani Sammulia Suci Fitriani Sammulia Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera Suhaera T. Eltrikanawati Trinur Atika Saputri Utami, Rury Trisa Veranica Lestari Yelmiza Yoan De Nanda Herru Yufiradani, Yufiradani Yuliyana Yuliyana Yunisa Friscia Yusri Yunisa Friscia Yusri Zaiyar Zaiyar zaiyar Zaiyar, Zaiyar