Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Menentukan Volume Akuifer Air Tanah dengan Metode Geolistrik di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Rahmatullah, Ovan; Alaydrus, Alfina Taurida; Minardi, Suhayat
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 12, No 2: December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v12i2.13917

Abstract

Air tanah merupakan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan oleh masayarakat. Penelitian terkait penentuan akuifer air tanah sangat penting guna menunjang kebutuhan masyarakat di Desa Ekas Buana akan ketersediaan air. Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur termasuk dalam tujuh kecamatan yang rawan terhadap kekeringan termasuk Desa Ekas Buana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis batuan dan volume batuan yang berpotensi sebagai akuifer di Desa Ekas Buana menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger. Pengolahan data menggunakan software IPI2win untuk mengetahui jumlah lapisan, nilai resistivitas, kedalaman lapisan dan ketebalan lapisan, setelah itu akan diolah menggunakan software Rockworks16 untuk membuat pemodelan 3D. Penelitian ini dilakukan menyebar dengan 15 titik pengukuran. Hasil pengukuran menunjukkan litologi bawah permukaan terdiri dari enam lapisan batuan, yakni tanah penutup atau top soil, pasir lempungan, pasir, lempung, batu kristalin, dan batu gamping. Akuifer pada daerah penelitian terletak pada kedalaman sekitar 45,24 m. Batuan yang diduga sebagai lapisan akuifer adalah batu gamping, pasir, pasir lempungan. Potensi volume total akuifer pada daerah penelitian diperkirakan sebesar 412.400.000 m3 dari volume total 479.440.000 m3.
Peningkatan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Bencana Melalui Pengembangan dan Implimentasi Alat Deteksi Gempa di SMP Negeri 5 Sekotong Lombok Barat Hadi, Kasnawi Al; Budianto, Arif; Minardi, Suhayat; Alaydrus, Alfina Taurida; Rahayu, Susi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, rentan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan banjir. Gempa sering terjadi di wilayah Lombok karena bersumber dari subduksi lempeng, Sesar Naik Flores, dan sesar lokal di Pulau Lombok dan sekitarnya. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi yang membuat masyarakat menjadi lebih paham resiko jika terjadi bencana alam dan mengurangi kekhawatiran berlebihan akibat kurangnya pemahaman masalah bencana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana melalui pengembangan dan implementasi alat deteksi gempa bagi guru dan siswa di SMPN 5 Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Metode pemberian pelatihan kepada guru dan siswa melalui sosialisasi alat deteksi gempa. Peserta yang terlibat sebanyak 50 orang. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait risiko bencana gempa bumi dan langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan. Sebelum kegiatan dilaksanakan, banyak peserta yang memiliki keterbatasan informasi mengenai penyebab gempa bumi, tanda-tanda awal, dan tindakan yang tepat untuk dilakukan saat terjadi gempa. Melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat deteksi gempa, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis tetapi juga keterampilan praktis dalam mengenali peringatan dini yang diberikan oleh alat tersebut. Proses pelatihan dilakukan secara interaktif dengan metode demonstrasi dan praktik langsung, sehingga peserta, baik guru maupun siswa, dapat memahami fungsi dan manfaat dari alat deteksi tersebut dengan lebih baik. Peningkatan kesiapsiagaan terlihat dari respons peserta yang lebih tenang dan terstruktur dalam menghadapi simulasi gempa yang dilakukan di akhir kegiatan. Guru dan siswa mulai mampu mengidentifikasi langkah-langkah evakuasi yang aman, lokasi titik kumpul, serta pentingnya menjaga ketenangan dalam situasi darurat. Selain itu, keberadaan alat deteksi gempa ini memberikan rasa aman tambahan bagi pihak sekolah, karena dapat memberikan peringatan dini sebelum gempa terjadi.
Peningkatan Kapasitas Dan Kesadaran Lingkungan Siswa Dalam Penanggulangan Pencemaran Udara Di SMAN 2 Selong, Lombok Timur Alaydrus, Alfina Taurida; Minardi, Suhayat; Syamsuddin, Syamsuddin; Al Hadi, Kasnawi; Mardiana, Laili; Budianto, Ari; Wijaya, Roviq; Fidya, Karina Alma
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 3 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i3.2293

Abstract

Pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi yang pesat di Lombok Timur telah meningkatkan ancaman pencemaran udara yang berdampak buruk pada kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Sebagai upaya untuk mengatasi hal ini, program peningkatan kapasitas dan kesadaran lingkungan telah dilaksanakan di SMAN 2 Selong, Lombok Timur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencemaran udara serta cara-cara untuk meminimalisir dampaknya. Melalui metode Direct Instruction, Focus Group Discussion (FGD), dan demonstrasi alat ukur (PM10), siswa diberikan pemahaman teoritis dan praktis mengenai pencemaran udara. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait pentingnya menjaga kualitas udara dan melakukan tindakan preventif terhadap polusi udara. Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka
Demonstrasi alat pemantauan konsentrasi PM (Particulate Matter) dan penyuluhan mitigasi kebencanaan terkait kualitas udara di SMAN 2 Selong, Kabupaten Lombok Timur Hadi, Kasnawi Al; Budianto, Arif; Alaydrus, Alfina Taurida; Rahayu, Susi; Akhyar, Halil; Illahi, Ramadian Ridho; Fidya, Karina Alma; Anggriani, Ni Ketut
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28230

Abstract

AbstrakUdara yang berkualitas adalah udara yang bersih dan terbebas dari polusi. Beberapa contoh dari emisi udara yakni coarse dan fine particle yang tergolong dalam sub kelas PM. Belum seluruh sektor mengetahui jenis emisi udara ini dan kaitannya dengan kualitas udara. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah sosialisasi yang disertai dengan penerapan teknologi tepat guna. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai salah satu bagian dari Tri Dharma yang berbasis hasil penelitian tim peneliti kualitas udara dan mitigasi kebencanaan bersama SMAN 2 Selong, Kabupaten Lombok Timur sebagai mitra. PkM dilakukan dalam bentuk demonstrasi penggunaan alat pengukur konsentrasi emisi udara jenis PM hasil kolaborasi penelitian dosen dan mahasiswa di Program Studi Fisika, FMIPA, Universitas Mataram dengan tujuan mengenalkan kepada siswa terkait pentingnya menjaga kualitas udara. Peserta kegiatan adalah siswa sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan dalam PkM adalah penyuluhan sederhana yang terintegrasikan dalam demonstrasi alat/kit. Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi siswa dalam memahami dan mempraktekkan teori secara langsung. Melalui demonstrasi atau aplikasi alat peraga ini, siswa dapat melihat secara langsung pengukuran fisis dengan teknologi dan alat bantu teknologi, yang disertai dengan penyuluhan atau pemberian informasi terkait kualitas udara dan bentuk mitigasinya. Keterbatasan piranti-piranti pengukuran kualitas udara dapat disiasati dengan pengaplikasian alat ukur kualitas udara sebagai alat peraga secara langsung. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi siswa dalam meningkatkan pemahaman secara langsung terkait kualitas udara dan mitigasi kebencanaan udara. Kata kunci: demonstrasi; kualitas udara; mitigasi kebencanaan; particulate matter. AbstractGood air is air that is clean and free from pollution. Some examples of air emissions are coarse and fine particles classified in the PM subclass. Not all sectors yet know about this type of emissions and their relationship to air quality. Therefore, socialization is needed, accompanied by the application of appropriate technology. This community service (PkM) was conducted as part of Tri Dharma, which is based on the research results of the air quality and disaster mitigation research team with SMAN 2 Selong, East Lombok Regency as a partner. PkM was carried out in the form of a demonstration of the use of a PM-type air emission concentration measurement system resulting from collaborative research between lecturers and students at the Physics Study Program, FMIPA, University of Mataram, to introduce students to the importance of maintaining air quality. The participants were 20 students. The method used in PkM was simple counseling integrated into tool/kit demonstrations. This activity provides many benefits for students in terms of directly understanding and practicing theory. Through demonstrations or applications of these teaching aids, students can directly see physical measurements using technology and technological aids, accompanied by counseling or providing information related to air quality and forms of mitigation. The limitations of air quality measurement devices can be overcome by using air quality measuring instruments as a direct demonstration tool. This activity provides benefits for students in increasing direct understanding regarding air quality and air disaster mitigation. Keywords: demonstration; air quality; disaster mitigation; particulate matter.
Identifikasi Hubungan Antara Konsentrasi Gas Karbon Dioksida Terhadap Persentase Efek Plasebo di Daerah Sumber Emisi Anggriani, Ni Ketut; Budianto, Arif; Hadi, Kasnawi Al; Alaydrus, Alfina Taurida
Kappa Journal Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i3.27851

Abstract

Gas karbon dioksida adalah salah satu jenis emisi udara yang dapat berasal dari berbagai sistem pembakaran. Gas karbon dioksida juga dapat dihasilkan dari hembusan udara sisa pernapasan manusia. Hal yang menarik adalah indikasi hubungan antara perubahan metabolisme tubuh dengan konsentrasi karbon dioksida yang dihembuskan oleh sistem pernapasan manusia. Di sisi lain, terdapat limitasi perkembangan teknologi di bidang pendeteksian konsentrasi gas karbon dioksida di dalam udara pernapasan sebagai biomarker akan keberadaan kondisi psikologi tertentu, seperti pada kasus plasebo (placebo effect). Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat atau besar konsentrasi emisi udara jenis CO2 dengan persentase kasus plasebo di masyarakat yang berada di daerah emisi. Penelitian dilakukan terhadap 90 sampel nafas di tiga sumber emisi yang berbeda, yakni E1, E2, dan E3. Kondisi plasebo diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yakni PLS(-), PLS(+)P, dan PLS(+)N dengan kondisi psikologi yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengukuran konsentrasi gas karbon dioksida berbasis sensor MG-811 dapat digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara besar konsentrasi emisi terhadap persentase plasebo. Ketiga daerah sumber emisi menghasilkan emisi CO2 dengan konsentrasi yang bervariasi, yaitu berkisar 740 ppm hingga 790 ppm yang jauh lebih tinggi dibandingkan konsentrasi kontrol (< 405 ppm). Sejalan dengan hal ini diperoleh tingkat persentase plasebo yaitu PLS(+)N. Hasil tersebut meyimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi emisi, maka semakin tinggi persentase kejadian plasebo (PLS(+)N). Semakin rendah tingkat konsentrasi emisi CO2, maka  semakin rendah persentase plasebo di masyarakat yang menjadi sampel.
Studi Pengaruh pH Terhadap Stabilitas Warna dan Kuat Tarik Kain Katun dengan Pewarna Alami Antosianin Rahayu, Susi; Lestari, Sintya Dewi; Budianto, arif; Alaydrus, Alfina Taurida; Akhyar, Halil
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.29595

Abstract

Lombok has become one of the leading tourist destinations, especially with the development of the Mandalika Special Economic Zone. One of the cultural products that has the potential to be offered to tourists is Lombok traditional weaving. The study aims to analyze the effect of the pH of the dye solution on the characteristics of the dyed fabric. The research method uses a mechanical thermal method to obtain anthocyanin powder extraction, standard staining methods namely mordan, staining, and fixation, as well as characterization using tensilons, Color Analyzer software, Hooloovoo, and Encycolorpedi website. The extraction of anthocyanin compounds from teak leaves (Tectona grandis) was successfully carried out by mechanical thermal method. Color analysis and identified color changes are significantly affected by differences in solution pH. The higher the pH used, the darker the color will be produced and the higher the level of color fading in the fabric. The smallest  E value is at pH 6 =5.364 and the largest  E value is at pH 14 = 17.145. However, an increase in pH tends to increase the tensile strength of the fabric. However, the optimum tensile strength condition was obtained in a solution of pH 12, which was 17.414 MPa, while at pH 13 and pH 14, the tensile strength of the fabric decreased to 16.071 MPa. Based on the analysis of the influence of pH of dye solution on fabric tensile strength, it was identified that a 6th-order polynomial model (determination coefficient R2 = 0.9479) was identified as accurate enough to model the influence of pH on fabric tensile strength. Therefore, this finding has potential in the textile industry, especially in increasing the economic value of Lombok weaving.
SINTESIS PEROVSKITE (CaTiO3) DARI LIMBAH CANGKANG KERANG MUTIARA (Pinctada maxima): SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK TEKNOLOGI SEMIKONDUKTOR Budianto, Arif; Rubi'ah, Siti; Kurniawidi, Dian Wijaya; Alaydrus, Alfina Taurida; Rahayu, Susi
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v11i1.22220

Abstract

Pengelolaan limbah Cangkang Kerang Mutiara (Pinctada maxima) sebagai bahan baku ramah lingkungan dalam pengembangan teknologi semikonduktor perovskite CaTiO₃. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat listrik CaTiO3 berdasarkan parameter konduktivitas listrik dan band gap. Sintesis dilakukan menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi suhu kalsinasi. Karakterisasi material CaTiO3menggunakan FTIR, Spektrofotometer UV-Vis, dan Zeta Potential Analyzer. Karakteristik gugus fungsi menunjukkan telah terbentuk fase perovskite pada rentang puncak yang sama. Nilai konduktivitas listrik tertinggi dan band gap terkecil diperoleh pada suhu 1100°C, yaitu 2,96×10⁻² S/m dan 2,96 eV. Berdasarkan parameter tersebut, CaTiO3 yang dihasilkan tergolong dalam kategori semikonduktor. Dengan demikian, material ini memiliki potensi untuk aplikasi dalam bidang elektronik dan energi. Hasil ini memperkuat urgensi pemanfaatan material berbasis limbah Pinctada maxima sebagai bahan baku ramah lingkungan dalam pengembangan teknologi, terutama yang berhubungan dengan teknologi semikonduktor.
Strategi Pemberdayaan UMKM Melalui Penguatan Kelembagaan dan Menejemen Usaha Berbasis Ekonomi Hijau Arif Budianto; Susi Rahayu; Akhyar, Halil; Moh. Bahtiar; Hurnah; Alfina Taurida Alaydrus
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1212

Abstract

This community service program aimed to enhance the institutional capacity and business management of MSME actors in Keroya Village, Aikmel District, East Lombok Regency through a green economy-based approach. The main challenges faced by local MSMEs included weak organizational structure, lack of financial recordkeeping, limited marketing strategies, and the absence of environmentally friendly practices in business operations. The activities were carried out through lectures, technical training, and direct mentoring involving the East Lombok Office of Cooperatives and MSMEs and the community service team from the University of Mataram. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests, participatory observation, and in-depth interviews. The results showed an increase in participants' understanding of the importance of institutional strengthening, business planning, and green economic principles. Several MSMEs began implementing financial recordkeeping, defining organizational roles, and initiating eco-friendly practices such as waste management and the use of recycled packaging materials. In conclusion, this program contributed to improving the independence of MSMEs and sustainable village business governance. The program’s outcomes also offer a potential model for replication in other villages aiming to develop local economies based on sustainability principles.
Perancangan Sistem Pemantauan Kualitas Udara Menggunakan Sensor Oksigen dan Kalibrasi Sistem Tertutup: Studi Kasus di Kabupaten Lombok Barat Hasanah, Khofizzatul; Budianto, Arif; Hadi, Kasnawi Al; Alaydrus, Alfina Taurida; Nurfadilah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1024

Abstract

Hipoksia merupakan kondisi di mana terjadi penurunan kadar oksigen di dalam tubuh seorang manusia yang disebabkan oleh beragam faktor khusus. Adapun secara umum penyebab terjadinya pasien yang mengalami hipoksia dapat disebabkan dari berbagai macam gangguan organ tubuh antara lain dengan cara diagnosis medis pada pasien kritis yang mengalami hipoksia antara lain CHF, asma, PPOK, tuberculosis, dan AKI. Secara umum, teknologi sensor untuk mendeteksi hipoksia dapat dilaksanakan melalui beragam metode. Dampak nyata yang terlihat dari seseorang yang mengalami hipoksia dalam periode awal memiliki gejala seperti kelelehan, mengantuk, apatis, kurang mampu memusatkan perhatian. Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode yaitu pembuatan sistem minimum, kalibrasi sistem sensor, pengujian sistem dalam ruang, dan pemantauan kualitas udara. Berdasarkan pada hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sistem minimum yang dirancang pada mikrokontroler Arduino Uno dan sensor oksigen bekerja dengan optimal (stabil 5 dan 12 volt). Sistem sensor telah dikalibrasi dan dapat mengukur konsentrasi gas oksigen di dalam exposure chamber sebesar 20%/vol. Terdapat perbedaan yang kurang signifikan antara konsentrasi oksigen di ruang ber-AC dan ruang tanpa AC. Sumber emisi dan lokasi emisi mempengaruhi level kualitas udara. Konsentrasi gas oksigen di daerah pembakaran sisa limbah pertanian padi berpotensi menurunkan konsentrasi oksigen. Konsentrasi oksigen di kabupaten Lombok Barat kurang dari 20% sedangkan kualitas udara normal memiliki konsentrasi oksigen sebesar 20,9%.
Detection Of Sliding Plane as A Disaster Mitigation Efforts In The Pengembur Village, Pujut Sub District, Central Lombok Regency Elinda, Baiq Ulfa Putri; Al Fatari, Hotinul; Marzuki, Marzuki; Sukrisna, Bakti; Alaydrus, Alfina Taurida; Minardi, Suhayat
Indonesian Journal of Physics Vol 31 No 1 (2020): Vol 31 No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.828 KB) | DOI: 10.5614/itb.ijp.2020.31.1.4

Abstract

A landslide disaster is a threatening disaster every time coming of the rainy season. Landslide potency can be detected on the surface through the form of topography and vegetation and beneath the surface of the rock layers former. From the type of rock the former can be known existence of the sliding plane which is the place of the sliding material. Research has been conducted to detect the plane of slide based on the resistivity value and the shear wave speed by using geoelectric and seismic method in Pengembur village, sub district of Pujut, Central Lombok regency. The result of analysis shows that the rocks layer former in the area consist of low cohesion soil deposits, weathered clay soils, water-saturated sand, and unconsolidated sand which has a thickness (3.7 – 4.0) meters. The field of sliding plane is detected as a layer of clay with landslides potency towards the west with the translation slide type