Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penentuan Estimasi Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Tulang Ulna Pada Masyarakat Yang Bersuku Toraja Azizah Alifuddin, Andi Nur; Hamzah, Pratiwi Nasir; Gani, Aziz Beru; Nulanda, Mona; Mathius, Denny; Surdam, Zulfiyah
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 2 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i2.1539

Abstract

Abstract  Body Height is one of the most fundamental indicators and parameters of four important biological profile data for data collection and analysis purposes. This research aims to determine the estimation of body height based on the length of the ulna bone in the Toraja tribe. This research uses observational and descriptive analytical methods with the approach used in this research being cross sectional, where data collection is only carried out once and the researc variable at one time. This research was conducted to determine body height based on the length of the ulna bone. From the results, 2 regression formulas were obtained to determine the height of men and women based on the length of the ulna bone in the Toraja community.   Abstrak: Tinggi badan merupakan salah satu indikator dan parameter yang sangat fundamental dari empat data profil biologis penting untuk kepentingan pendataan dan analisis. Penelitian ini untuk mengetahui estimasi tinggi badan berdasarkan panjang tulang ulna pada Suku Toraja. Penelitian ini menggunakan metode observasional dan deskriptif analitik dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional yang dimana pengambilan data hanya dilakukan sekali saja dan penelitian variable pada satu waktu. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan tinggi badan berdasarkan panjang tulang ulna. Dari hasil diperoleh 2 formula regresi untuk menentukan tinggi badan laki-laki dan perempuan berdasarkan panjang tulang ulna pada masyarakat suku toraja.
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamsia – Preeklamsia Berat di RS Sitti Khadijah I Muhammadiyah Cabang Makassar Tahun 2022 Syam, Widya Dian Pratiwi; Nulanda, Mona; Haeriyanti, Haeriyanti; Fujiko, Masita; Aman, Abadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14524

Abstract

Preeklamsia adalah sindrom klinis pada masa kehamilan (setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (>140/90 mmHg) pada wanita yang tekanan darahnya normal pada usia kehamilan sebelum 20 minggu. Preeklamsia Berat (PEB) adalah sindrom klinis pada masa kehamilan (setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (>160/110 mmHg) pada wanita yang tekanan darahnya normal pada usia kehamilan sebelum 20 minggu. Faktor resiko terjadinya preeklamsia adalah usia, nulliparitas, riwayat preeklamsia sebelumnya, riwayat penyakit hipertensi dan diabetes melitus, riwayat keluarga dan obesitas. Mengetahui Faktor Resiko yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamsia – Preeklamsia Berat (PEB) di RS Sitti Khadijah I Muhammadiyah Cabang Makassar Periode 2022. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional retrospektif. Pengumpulan data dilakukan pada satu periode tertentu dan pengamatan subjek penelitian hanya dilakukan sekali selama penelitian berlangsung. Penelitian ini dilakukan dengan melihat tabel rekapitulasi hasil pengamatan rekam medik di RSIA Sitti Khadijah I Makassar periode 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan usia 21 – 35 Tahun sebanyak 69,5 %. Ibu hamil dengan Overweight 40,7 %. Pasien yang memiliki Riwayat Hipertensi Kronik sebanyak 56 orang atau 51,9 %. Pasien yang tidak memiliki Riwayat preeklampsia dikehamilan sebelumnya sebanyak 88 orang atau 81,4 %. Pasien dengan tidak memiliki Riwayat penyakit Diabetes Mellitus sebanyak 97 orang atau 89,9 %. Pasien dengan status Primigravida sebanyak 61 orang atau 56,4 %. Dengan Faktor Risiko Preeklampsia dan Preeklampsia Berat terbanyak berada pada kelompok usia produktif yaitu 21-35 tahun, Kemudian Faktor risiko ibu hamil dengan Status Gizi Overweight dan Obesitas 1, Serta Faktor Risiko lain juga yaitu pasien ibu hamil dengan Riwayat Primigravida dan Riwayat Hipertensi Kronik. Serta Angka Kejadian penyakit Preeklampsia dan Preeklampsia Berat yaitu total 108 pasien, dengan 55 pasien terdiagnosis Preeklampsia Berat, sedangkan 53 pasien terdiagnosis Preeklampsia.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN ANGKA KEJADIAN PREMATURITAS DI RSIA SITTI KHADIJAH I MAKASSAR TAHUN 2022 Irmayanti, Irmayanti; Rahmawati, Annisa; Irwan, Andi Alamanda; Nulanda, Mona; Darma, Sidrah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25483

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dimana konsentrasi hemoglobin kurang dari normal. Dikatakan anemia apabila Hb < 11 gr/dl. Ibu hamil yang mengalami anemia dampak risiko melahirnya bayi prematur atau bahkan keguguran, Intrauterine Growth Restriction (IUGR), dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Prematuritas merupakan persalinan yang terjadi pada usia kehamilan 28 - ?37 minggu. Seringkali bayi prematur yang bertahan hidup disertai dengan kelainan yaitu kelainan neurologik seperti serebral palsi, retinopati, reterdasi mental, dan prestasi sekolah yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan angka kejadian prematuritas di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2022. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan cross sectional (potong lintang). Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh dari populasi yang diteliti dengan menggunakan data sekunder berupa data rekam medis. Pengolahan data menggunakan uji statitstik dengan chi-square dan kendalls tau. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian prematur di RSIA Sitti Khadijah I Makassar melalu uji chi-square dengan nilai p-value 0.026 (< 0.05). Berdasarkan uji kendall’s tau kofisien korelasi sebesar 0.026 dengan nilai sig. yaitu 0.027 < 0.05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan persalinan prematur di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2022.
Pengaruh Kehamilan Terhadap Dry Eye Syndrome di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Daenunu, Mohammad Aqsal; Hamsah, M.; Novriansyah, Zulfikri Khalil; Nulanda, Mona; Aulia, Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7647

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian ibu hamil yang mengalami dry eye syndrome saat kehamilan di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar, mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami dry eye syndrome, dan menganalisa hubungan pengaruh kehamilan terhadap dry eye syndrome. Penelitian ini merupakan penelitian analitik (kuantitatif) dengan desain studi Cross-sectional, yaitu penelitian non eksperimental menggunakan data primer yang diteliti dalam satu waktu untuk mengetahui Pengaruh kehamilan terhadap Dry eye syndrome pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar. Oleh karena itu peneliti memilih desain studi cross sectional sebagai desain studipaling tepat digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yang mengalami mata kering terdistribusi pada rentang usia 25-30 tahun (53.5%) dan rentang usia kehamilan 4-6 bulan (50.7%). Hal ini menunjukkan kecenderungan bahwa kelompok usia dan fase kehamilan tertentu memiliki risiko lebih tinggi terhadap kondisi mata kering. Analisis karakteristik responden berdasarkan usia menyoroti rentang usia 26-30 tahun sebagai kelompok dengan proporsi signifikan kasus mata kering ringan dan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam tingkat keparahan mata kering di antara kelompok usia tertentu, dengan implikasi potensial terhadap strategi diagnosis dan pengelolaan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rentang usia kehamilan 4-6 bulan memiliki jumlah responden yang signifikan (50.7%), sementara rentang usia kehamilan 7-9 bulan juga memiliki proporsi yang tinggi (49.3%). Hal ini menekankan pentingnya memahami hubungan antara fase kehamilan dan kemungkinan perkembangan mata kering, memberikan perspektif tambahan untuk diagnosis dan perawatan selama periode kehamilan tersebut.
Prevalensi Preeklamsia Yang Terjadi Pada Tahun 2020 – 2021 di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Aqillah Rahis, Fadiah Dewi; Nulanda, Mona; Syamsu, Rachmat Faisal; Dewi, Anna Sari; Gayatri, Sri Wahyuni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9970

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi preklampsia di tahun 2020 – 2021 di RSIA Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar, serta untuk mengetahui faktor resiko dari preklampsia di RSIA  Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi preklampsia di RSIA Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar tahun 2020 – 2021  adalah sebanyak 108 orang pasien Ibu hamil dengan sebaran jumlah ibu hamil yang terdiagnosis preeklampsia pada tahun 2020 sebanyak 78 orang dan tahun 2021 sebanyak 30 orang. Faktor risiko ibu hamil yang terdiagnosis preeklampsia di RSIA Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Tahun 2020 – 2021, ditemukan hasil bahwa usia dan Hasil IMT (Indeks Massa Tubuh) : Berdasarkan berat badan dan tinggi badan ditemukan yang mendominasi yaitu usia 20 – 35 tahun. IMT (Indeks Massa Tubuh), ditemukan hasil yang mendominasi yaitu obesitas kelas I. Proteinuira, dari hasil yang ditemukan adanya peningkatan pada proteinuria.
Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar Tahun 2020-2021 Noor, Raehana; Nulanda, Mona; Syamsu, Rachmat Faisal; Hamsah, M.; Efendy, Rizki Amalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar Tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional yang merupakan cara untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan variabel. Kekuatan antara variabel dapat di lihat dari nilai koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Riwayat diabetes melitus dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021.
Analisis Status Gizi Ibu Sebelum Hamil Terhadap Pemeriksaan Antropometri Luaran Bayi Baru Lahir Di Rumah Sakit Nenemallomo Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan Rahman, Hasmina; Nulanda, Mona; Nurmadilla, Nesyana; Dewi, Anna Sari; Darma, Sidrah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.9998

Abstract

Status gizi ibu ditinjau dari indeks massa tubuh (IMT) memengaruhi parameter antropometri bayi baru lahir meliputi pertumbuhan berat, panjang badan, lingkar dada, dan lingkar kepala terhadap luaran bayi.Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi status gizi ibu hamil terhadap pemeriksaan antropometri bayi baru lahir di Rumah sakit Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan. Peneliti menggunakan metode analitik korelasi pada penelitian ini yaitu metode untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan variabel, kekuatan antara variabel dapat di lihat dari nilai koefisien korelasi. Dengan pendekatan cross sectional. Hasil : 67,3 % IMT ibu sebelum hamil, 58,2% lingkar kepala bayi normal,74,5% panjang badan bayi normal,  dan 70,9% bayi berat lahir normal dan 29,1% bayi berat lahir rendah. Uji chi-square menunjukkan bahwa akurasi antara IMT ibu sebelum hamil terhadap berat badan bayi lahir (p-value : 0,200, > 0,05), pengukuran IMT ibu sebelum hamil terhadap lingkar kepala bayi (p-value : 0,410, > 0,05), dan akurasi IMT ibu sebelum hamil terhadap panjang badan bayi (p-value : 0,046, < 0,05). Kesimpulan dari penelitian bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi ibu sebelum hamil dengan lingkar kepala bayi, berat bayi lahir di Rumah sakit Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan dan terdapat hubungan antara status gizi ibu sebelum hamil terhadap Panjang badan bayi di Rumah sakit Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan.
Determinant Factors Causing Postpertum Hemorrhage At Sitti Khadijah Maternal and Child Hospital (RSIA), Makassar City M. Yasir, Putri Anugerah; Syahril, Erlin; Nulanda, Mona; Mappaware, Nasruddin Andi; Pramono, Sigit Dwi
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10348

Abstract

Perdarahan post partum (PPH) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab PPH di RSIA Sitti Khadijah Kota Makassar, dengan fokus pada faktor tonus, faktor trauma, dan retensio plasenta. Data diperoleh dari ibu bersalin yang mengalami PPH pada tahun 2022 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor trauma menjadi penyebab utama PPH (46,7%), diikuti oleh faktor tonus (30%) dan retensio plasenta (23,3%). Temuan ini menyoroti pentingnya deteksi dini faktor trauma dan pengelolaan yang lebih baik terhadap faktor-faktor ini untuk mencegah PPH di rumah sakit. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan protokol pencegahan PPH yang lebih efektif di RSIA Sitti Khadijah dan fasilitas kesehatan lainnya.