Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Jatiswara

Tradisi Perang Topat Sebagai Akulturasi Agama dan Budaya: Masyarakat Desa Lingsar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat ., Marjan; Hariati, Sri
JATISWARA Vol. 33 No. 1 (2018): Jatiswara
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtsw.v33i1.157

Abstract

Tradisi Perang Topat ini dilakukan oleh masyarakat Hindu dan Islam yang berdomisili di Desa Lingsar pada waktu dan tempat yang bersamaan, yaitu di Taman Lingsar (Pura Lingsar), Desa Lingsar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Di dalam Taman Lingsar ini terdapat dua jenis kegiatan ritual keagamaan dari dua kelompok masyarakat dengan latar belakang agama, budaya, dan keyakinan yang berbeda. Metode yang dipakai khususnya masalah Tradisi pada masyarakat Lingsar, maka penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Pendekatan kualitatif sebagai suatu bentuk pendekatan yang dilakukan dalam penelitian dengan cara terjun langsung kelapangan, dengan berhadapan langsung dengan responden guna memperoleh data yang valid, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskripsi berupa kata-kata, tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat di amati dari subyek itu sendiri, khususnya pada Perang Topat itu sendiri.Hasil yang diperoleh bahwa dalam Perang topat ini merupakan tradisi leluhur yang harus tetap di jaga dan jalankan, karena jika tidak demikian maka mereka meyakini akan mendapatkan sebentuk balak (bencana) dari tuhan karena tidak bersyukur atas apa yang telah dilimpahkan Tuhan Yang Maha Esa.
Dinamika Transisi Komunitas Wetu Telu Dalam Keyakinan Pelaksanaan Syari’at Islam Hariati, Sri
JATISWARA Vol. 34 No. 2 (2019): Jatiswara
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtsw.v34i2.207

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai adalah Untuk mengetahui keberadaan komunitas Wetu Telu dan mengetahui bagaimana dinamika transisi komunitas Wetu Telu dalam pelaksanaan keyakinan syar’at Islam. Di Dusun sangiang Desa kumbang Kecamatan masbagik Lombok timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris dengan subyek penelitian antara lain, tokoh adat Wetu Telu, tokoh agama Wetu Telu dan masyarakat Wetu Telu serta tokoh agama, tokoh masyarkat wetu lima dan aparatur desa seperti kadus, kepala desa. Komunitas Wetu Telu yang ada di Dusun Sangiang Desa Kumbang Masbagik saat ini masih dalam proses verifikasi kepelaksanaan syari’at Islam, keberadaan mereka sangat minoritas tapi sebagian mampu bertahan di atas masifnya proses verifikasi oleh para pendakwah.