Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Media Pop Up Book Dengan Pendekatan CRT Di SDN Kaibon 03 Madiun Dewi Susanti; Endang Sri Maruti; Katmini, Katmini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan pancasila melalui media pop up book dengan menggunakan pendekatan CRT (Cultural Responsive Teaching) pada siswa kelas IV SDN Kaibon 03 Madiun tahun pelajaran 2024. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menerpakan pendekatan CRT (Cultural Responsive Teaching) yang dipadukan dengan media pop up book. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV semester I SDN Kaibon 03 Madiun tahun pelajaran 2024 yang berjumlah 24 siswa, terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes tulis. Setiap siswa dikatakan tuntas belajarnya (ketuntasan individu) jika proporsi jawaban benar siswa ≥ 65 %, dan suatu kelas dikatakan tuntas belajarnya (ketuntasan klasikal) jika dalam kelas tersebut terdapat ≥ 85% siswa yang telah tuntas belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan hasil belajar pada mata pelajaran pendidikan pancasila kelas IV pada siklus I adalah 54% yang mencapai KKM kemudian pada siklus II meningkat menjadi 88% sehingga penilitian tindakan kelas dengan menggunakan media pop up book dengan menggunakan pendekatan CRT (Cultural Responsive Teaching) dinyatakan berhasil dan sudah teruji.
EDUKASI FAKTA DAN MITOS DALAM UPAYA PENCEGAHAN DISABILITAS AKIBAT OSTEOARTHRITIS LUTUT Katmini, Katmini; Fau, Yohanes Deo; Sipahutar, Akbar Febriandree; Kurniawan, Andy; Murjito, Murjito
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.629 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v2i1.5278

Abstract

Osteoarthrits is a degenerative joint disease that includes cartilage damage with symptoms of pain during the pressure of the joints which are influenced by genetics, age, gender and weight. Knee osteoarthritis is one of the ten other diseases that cause disability due to activity daily living disorders in developing countries. The purpose of this activity is to provide information about facts and myths related to osteoarthritis through education so that patients and the public in general can receive correct information and make appropriate health efforts. In this study, a preliminary study was carried out to obtain data on persepi or myths related to Osteoatritis adalah penyakit sendi degeneratif yang meliputi kerusakan tulang rawan (cartilage) dengan gejala timbulnya nyeri saat terjadi tekanan disendi tersebut yang dipengaruhi oleh genetika, usia, jenis kelamin dan berat badan. Knee osteoarthritis merupakan salah satu dari sepuluh penyakit lainnya yang menyebabkan kecacatan akibat gangguan Activity Daily Living di negara berkembang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi tentang fakta dan mitos terkait penyakit osteoartritis melalui edukasi sehingga pasien dan masyarakat pada umumnya dapat menerima informasi yang benar dan melakukan upaya kesehatan dengan tepat. Pada pengabdian ini dilakukan studi pendahuluan untuk mendapatkan data persepi atau mitos terkait osteoarthrtitis lutut yang menyebabkan kinesopobia dan potensi kecacatan. Tahap selanjutnya dilakukan perumusan prioritas masalah dengan matriks USG (Urgency, Seriousness, Growth) didapatkan skor paling tinggi yaitu pada nyeri knee osteoarthritis harus istirahat tidak dipakai aktivitaas. Tahap selanjutnya dilakukan pengkajian masalah dengan diagram fishbone menggunakan 5 M (Man, Money, Machine, Materials, Measurement). Maka solusi yang dilakukan adalah edukasi fakta dan mitos dalam upaya pencegahan disabilitas akibat osteoarhtritis lutut di rumah sakit tingkat ii dr. Soepraoen, Malang. osteoarthrtitis of the knee that causes kinesopobia and potential disability. The next stage is carried out the formulation of priority problems with the ultrasound matrix (Urgency, Seriousness, Growth) obtained the highest score, namely in knee osteoarthritis pain must rest not be used activity. The next stage is to study the problem with a fishbone diagram using 5 M (Man, Money, Machine, Materials, and Measurement). Then the solution carried out is the education of facts and myths in an effort to prevent disability due to osteoarhtritis of the knee at the second level hospital dr. Soepraoen, Malang.
SOSIALISASI PENCEGAHAN NYERI PINGGANG DENGAN PENGENALAN POSISI ERGONOMIS DALAM KEGIATAN SEHARI-HARI Handayani, Luci; Katmini, Katmini; Nurma, Nurma; Nurlizan, Nurlizan; Irdhani, Alfian
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5321

Abstract

Nyeri pinggang merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada berbagai tingkat usia dan penanganan bukan hanya mencakup kuratif namun perlu juga sosialisasi tentang cara pencegahannya. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari guna mencegah terjadinya keluhan nyeri pinggang di Desa Surien Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah diagram tulang ikan (Fishbone), metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), dan analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan, diperoleh penentuan masalah terkait sosialisasi pencegahan nyeri pinggang dengan pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari kepada masyarakat di Desa Surien Kota Banda Aceh. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi sosialisasi posisi ergonomis melalui pemanfaatan media promosi kesehatan di Desa Surien Kota Banda Aceh. Kegiatan sosialisasi ini secara spesifik mengkaji pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan nyeri pinggang melalui pengenalan posisi ergonomis dalam kegiatan sehari-hari, dengan memberikan pemahaman kesehatan melalui pengembangan media edukasi kesehatan.
Strategy and Role of Health Promotion in Stunting Prevention: Literature Review Katmini, Katmini; Yunita, Astri
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan INTEREST: Jurnal Ilmu Kesehatan Volume 14 Issue 1 May 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v14i1.651

Abstract

Background: Currently, Indonesia is facing health problems suffered by children under five due to malnutrition or malnutrition which causes stunting. Based on data from the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), it shows that the prevalence of stunting in Indonesia in 2023 will reach 21.5%. Health Promotion is considered a collaboration of educational and environmental support to create healthy living behavior for the entire community. The purpose of this literature review is to determine the Strategy and Role of Health Promotion in Stunting Prevention. Methods: In writing this literature review article, literature searches were conducted systematically using various scientific databases such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. The keywords used were adjusted to the research topic, including stunting, health promotion, and prevention. Inclusion criteria included articles published within the last five years (2019-2024), written in English or Indonesian, and directly addressing the topic under review. At the beginning of the article search, the authors found 65 articles, then selected according to the criteria to 24 articles, then narrowed down to 5 articles. Results: Based on the results of several articles analyzed, show that preventive and promotive efforts are the right efforts to prevent stunting from 1000 HPK (First Day of Life). The health promotion strategy itself is divided into 3 aspects, including advocacy, social support, and community empowerment. Conclusion: Thus, it is hoped that preventive and promotive efforts will be intensified to reduce the prevalence of stunting in Indonesia. The government supports this by launching the Healthy Indonesia Program which consists of 3 pillars, the healthy paradigm, strengthening health services, and National Health Insurance (JKN).