Claim Missing Document
Check
Articles

Reducing Cognitive Bias of Pre-Service History Teachers through Augmented Reality Elfa Michellia Karima; Nurlizawati Nurlizawati; Firza Firza; Nur Fatah Abidin; Yusuf Ibrahim
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.1.2222

Abstract

Cognitive biases can be problematic and dangerous in history learning. This study aimed to identify the extent to which the independent variables of the case study method and augmented reality influence the dependent variables, as well as evaluate the strength and direction of the relationship between these variables in reducing the cognitive biases of pre-service history teachers. The method used is multiple linear regression to identify the extent to which the application of the case method and the use of augmented reality in learning affect the dependent variable under study. The results showed that augmented reality contributed to the understanding of the history of prospective pre-service history teachers more than the case study method. The effect of the case study method was 7.6% on historical knowledge, and augmented reality media had a 13.9% effect on historical experience. Lecturers can use augmented reality in learning for prospective pre-service history teachers to increase student understanding of history learning material and reduce cognitive biases. This research has implications for using technology and digitalization in history learning for prospective pre-service history teachers to understand history, conceptions, and past events and reduce bias. Understanding history is essential for prospective pre-service history teachers. Prospective pre-service history teachers must also understand a historical event broadly and from various perspectives. Technology-based learning in history learning is one of the right ways to avoid cognitive bias.
Pelatihan Pemandu Agrowisata Berbasis Sapta Pesona Untuk Peningkatan Kompetensi Pokdarwis Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok Nurlizawati Nurlizawati; Mira Hasti Hasmira; Lia Amelia; Delmira Syafrini; Dendy Marta Putra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i4.625

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kelompok sadar wisata dalam memandu wisata yang berbasis Sapta Pesona. Potensi agrowisata yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam sangat potensial jika dikembangakan dengan baik. Salah satunya adalah dengan peran pemandu wisata yang kompeten akan memberikan nilai lebih bagi turis dalam mengedukasi turis untuk memahami potensi-potensi wisata di Nagari Kampung Batu Dalam. Masalah yang ada dimasyarakat Nagari Kampung Batu Dalam ini masih banyak lokasi-lokasi wisata yang belum terkelola dengan baik, padahal memiliki daya jual yang tinggi dari segi keindahan danau Talang, dan Kawasan hutan yang asri untuk wisatawan. Selain itu ini juga disebabkan oleh masyarakat Nagari Kampung Batu Dalam yang belum memiliki menyadari potensi ini. Seperti betapa pentingnya peran tourguide dalam mempromo wisata kepada turis, dengan pengenalan yang baik tentang wisata yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam, akan menambah daya tarik wisataan ke Nagari Kampung Batu Dalam. Permasalahan ini memiliki solusi dengan cara menyadarkan masyarakat tentang betapa pentingnya Kawasan wisata di Nagari Kampung Batu Dalam dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Penerapan Program Kemitraan Masyarakat PKM dilakukan di Nagari Kampung Batu Dalam ini berupa memberikan edukasi terutama pada kelompok sadar wisata (Kopdarwis) agar masyarakat menajadi sadar terhadap potensi-potensi wisata yang mereka miliki. Metode pengumpulan data dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan penyebaran angket. Motode pelaksanakan kegiatan ini pertama dengan sosialisasi peningkatan ketarmpilan menjadi tourguide dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam, kedua memberikan pelatihan pembuatan panduan tourguide yang professional pada kelompok sadar wisata (Kopdarwis). Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan pemahaman siswa dalam memahami potensi wisata yang ada di Nagari Kampung Batu Dalam.
PERAN MAHASISWA KUKERTA UNIVERSITAS RIAU 2024 DALAM MEMAKSIMALKAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA MIE BANDUNG OLEH IBU-IBU PKK DESA SEGOMENG Prasetyo, Jaka; Claudya, Ananta Eda; Nurlizawati, Nurlizawati; Husna , Nisa Ul; Foulo, Dastin; Fitri, Fathia Desiana; Yulianti, Ulva; Mardiah, Mardiah; Andrian, Dival Arif; Saputra, Ridwan; Suyanto, Suyanto
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mie Bandung merupakan produk kuliner yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui upaya kewirausahaan yang terstruktur. Di Desa Segomeng, ibu-ibu PKK berperan penting dalam mengelola usaha ini, namun keterbatasan dalam kompetensi kewirausahaan seringkali menjadi hambatan dalam peningkatan produktivitas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan kompetensi kewirausahaan ibu-ibu PKK melalui pelatihan yang berfokus pada manajemen usaha, inovasi produk, dan strategi pemasaran. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 6 dan 8 Agustus 2024 di Desa Segomeng, dengan metode yang meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, serta pelatihan praktis dalam pengolahan dan diversifikasi produk Mie Bandung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK lebih dari 80% dalam mengelola usaha Mie Bandung secara lebih efektif dan inovatif. Namun, tantangan dalam adaptasi terhadap proses baru dan kompleksitas diversifikasi produk tetap menjadi kendala yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Pembangunan Pariwisata di Sekitar Slum Area Perkotaan:Dari Marginalisasi Menuju Transformasi Delmira Syafrini; Nurlizawati Nurlizawati; Wirdanengsih Wirdanengsih; Bunga Dinda Permata
Jurnal Kawistara Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.78942

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan pariwisata yang dilakukan di sekitar kawasan Slum Area perkotaan, serta dampaknya terhadap transformasi kawasan dan komunitas lokal, dengan studi kasus kawasan pemukiman kumuh yang dihuni komunitas Nelayan di Pantai Purus Kota Padang. Hal ini menarik, karena kawasan di sekitar Pantai Purus dulunya diidentikkan dengan slum area yang dihuni oleh komunitas nelayan dengan streotipe yang negative, namun saat ini tumbuh menjadi lokasi pariwisata pantai andalan Kota Padang, bahkan nelayan menjadi bagian penting pembentuk dayatarik dan sense of place dalam pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati proses interaksi yang terjadi antara penduduk lokal dengan wisatawan, serta mengamati bagaimana mereka terlibat dalam berbagai aktivitas wisata. Sementara itu wawancara dilakukan dengan 22 informan, yang berasal dari berbagai kalangan, seperti pengambil kebijakan, komunitas yang tinggal di sekitar pantai, pedagang dan wisatawan  untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan pariwisata, yang berdampak pada transformasi kawasan dan komunitas yang tinggal di sekitar Pantai Purus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata telah mengubah kawasan ini, dari kawasan yang kumuh yang dihindari menjadi lokasi yang dikunjungi. Nelayan yang dulunya merasa menjadi kelompok yang menolak pembangunan pariwisata karena menjadi kelompok marginal, namun saat ini bertranformasi menjadi komunitas pendukung pariwisita. Pariwisata tidak hanya mengubah ruang dan fisik kawasan tetapi juga kehidupan sosial ekonomi dan budaya komunitas nelayan yang tinggal di sekitar kawasan. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR TEMAN SEBAYA DI SMAN 1 PASAMAN Nurlizawati, Nurlizawati
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran lesson study dengan memfasilitasi tumbuhnya komunitas belajar melalui tutor teman sebaya pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaboratif (colaboration) dan komunikatif (communication) siswa sebagai aspek 4C yang harus dikembangkan pada peserta didik di abad 21. Penelitian ini akan dilaksanakan di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pasaman Barat. Hasil Penelitian yang diharapkan adalah pertama pada aspek kognitif siswa dapat lebih mudah memahami materi karena melalui tutor teman sebaya akan terbangun perilaku potensial melalui pengorganisasian materi pembelajaran secara mandiri dalam bentuk mencari pertolongan dan memberi pertolongan selama proses belajar secara lebih intensif karena jarak psikologis yang minimal antara tutor dan tutee. Kedua, pada aspek afektif akan terjadi hubungan interaksi yang lebih erat antara peserta didik dan guru. Ketiga, Pada aspek keterampilan diharapkan akan terjadi peningkatan kemampuan kolaboratif dan komunikatif peserta didik. Pada akhirnya diharapkan pelaksanaan lesson study selama penelitian, juga telah mempererat kolegalitas antara tim peneliti dan guru mitra, membentuk mutual learning (saling belajar), terbentuknya komunitas belajar dan meningkatkan profesional guru sebagai pendidik dan pengajar
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Google Site Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Pangkalan Lima Puluh Kota Anggellina, Fauzia; Nurlizawati, Nurlizawati
Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembalajaran (December 2022)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sikola.v4i2.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran google site pada mata pelajaran sosiologi yang valid, praktis dan efektif. Untuk menghasilkan produk media berbasis google site maka digunakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, Dessiminate). Produk media yang telah dihasilkan terlebih dahulu divalidasi oleh ahli dan kemudian diujicobakan untuk dapat mengetahui praktikalitas dan efektifitasnya dalam pembelajaran. Oleh karena itu penulis melakukan uji coba pada pembelajaran sosiologi pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Pangkalan. Pengumpulan data validitas media google site diperoleh dari ahli, sementara praktikalitas diperoleh berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada guru dan siswa, serta efektifitas media diperoleh dari hasil uji pretest dan posttest siswa. Hasil validasi media google site dari tiga orang ahli memperoleh hasil sangat valid dengan hasil dari validator 1 sebesar 86,76 %, validator 2 sebesar 85,29 %, validator 3 sebesar 89,70%, Tingkat praktikalitas Praktikalitas media ini menunjukkan hasil sangat praktis ketika digunakan oleh guru dan siswa. Selain itu hasil uji pretest dan posttest memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media google site, sehingga dapat disimpulkan media google site efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Nurlizawati, Nurlizawati; Putra, Dendy Marta; Sylvia, Ike; Syafrini, Delmira; Febriani, Eka Asih
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022593jpgi0005

Abstract

The change of the 2013 curriculum into a “merdeka” curriculum is an unavoidable policy. In West Sumatra there are 36 schools that serve as “penggerak” schools. The “penggerak” schools are a pilot in implementing the curriculum merdeka. The merdeka curriculum emphasizes the thinking of KH Dewantara ing roso sung tulodo, which is a teaching and learning process that must facilitate students to grow according to their nature. In the Merdeka curriculum, this is known as differentiated learning. The implementation of differentiated learning encounters several obstacles, both from teachers as facilitators and students as subjects in education, therefore the authors are interested in researching the application of differentiated learning in realizing independent learning. The method used in this research is qualitative research with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the interactive analysis technique by Miles and Hubermans. The results of this study indicate that differentiated learning can be done using varied learning models, varied learning media and assessment techniques based on students' learning styles).
Implementasi Penilaian Projek (P5) Tema Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sosiologi pada Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 5 Padang Voni Safitri; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal di SMA Negeri 5 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Subjek penelitian adalah guru sosiologi, peserta didik, wakil kurikulum dan kepala sekolah SMA Negeri 5 Padang. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara yang dilakukan secara tatap muka dan dokumentasi. Keabsahan data yang dilakukan dengan triangulasi data. Teknis analisis data yang dirujuk melalui pemikiran Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial menurut Max Weber yang menjelaskan bahwa suatu tindakan individu sepanjang tindakan itu mempunyai makna atau arti subjektif bagi dirinya dan diarahkan kepada tindakan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal dalam pembelajaran sosiologi pada pelaksanaan kurikulum merdeka di SMA Negeri 5 Padang sudah berjalan dengan baik, asesmen atau penilaian yang digunakan dalam projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal ini terdiri dari dua jenis yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Alat yang digunakan dalam penilaian projek (P5) tema kearifan lokal yaitu rubrik. Selama pelaksanaan penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal ini terdapat kendala-kendala yaitu guru yang mengajar projek (P5) tema kearifan lokal ini lebih dari satu orang, guru-guru tersebut harus merumuskan satu nilai, guru juga kesulitan mengklasifikasikan gaya belajar siswa yang sesuai dengan karakter siswa.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peserta Didik dalam Memilih Sekolah di SMA Swasta HKBP 2 Tarutung Karmina Citra; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.283

Abstract

SMA Swasta HKBP 2 Tarutung memiliki program Pendidikan Agama Kristen (PAK), dan sekolah yang didirikan sebagai bagian dari upaya HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat Tarutung dan sekitarnya. Teori yang digunakan adalah teori pilihan rasional Coleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Jumlah informan dalam penelitian ini 13 orang. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor-faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam memilih sekolah di SMA Swasta HKBP 2 Tarutung adalah faktor internal: pribadi peserta didik. Tanpa paksaan melaikan timbul dari diri sendiri, lingkungan social pribadi siswa. Faktor eksternal: dorongan orang tua, karena karena sudah membuktikan menjadi budaya bagi orangtua anak-anaknya hanya sekolah di SMAS HKBP 2 Tarutung, sarana-prasaran atau fasilitas sekolah yang memadai, dan guru professional. Guru sudah memenuhi standar dan memiliki keahlian di bidang masing-masing dan menguasai materi, struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
Analisis Penggunaan Google Form dalam Penilaian Sumatif di SMA Negeri 1 Payakumbuh Lailatul Bayu; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 3 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i3.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan aplikasi google form dalam penilaian sumatif bagi sekolah, guru, dan siswa di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana respon siswa guru maupun sekolah terhadap pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan serta hal-hal yang harus dibenahi dalam pelaksanaannya. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu menjadi dasar bagi sekolah untuk terus memanfaatkan teknologi dalam segala aspek pembelajaran. Penggunaan google form merupakan salah satu inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran, hal ini dimanfaatkan sekolah dalam melakukan penilaian sumatif bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan teori difusi inovasi yang dikemukakan oleh Everett M. Rogers. Teori ini membahas bagaimana inovasi dapat diterima dan diadopsi oleh individu maupun sistem sosial. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling, dengan jumlah informan 8 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi google form pada penilaian sumatif dapat diterima dengan baik oleh sekolah, guru dan siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh. Namun masih perlu ditinjau ulang kembali mengenai beberapa hal.