Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Sosiologi dengan Model Kooperatif Two Stay Two Stray di SMAN 1 Linggo Sari Baganti Monicha, Nesa; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya partisipasi peserta didik pada pembelajaran sosiologi karena kurang tepatnya guru melakukan penerapan model pembelajaran yang telah dirancang sesuai dengan modul ajar yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk upaya mengatasi rendahnya tingkat partisipasi peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Desain penelitian menggunakan John Elliot yang terdiri dari empat tahapan yang harus dilalui yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan pada kelas Fase E 5 SMAN 1 Linggo Sari Baganti Pesisir Selatan tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik 35. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk mengetahui meningkatnya partisipasi peserta didik menggunakan perhitungan rumus F= f/N x 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) dapat meningkatkan partisipasi peserta didik. Rata-rata yang diperoleh Pada siklus 1 tingkat partisipasi peserta didik sebesar 46%. Kemudian dilanjutkan pada siklus 2 rata-rata yang diperoleh tingkat partisipasi peserta didik dengan 2 kali pertemuan sebesar 78%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat partisipasi peserta didik berada Pada kategori baik setelah dilakukannya penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS).
Penerapan Model Kooperatif Make A Match Berbantuan Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas X Fase E SMA Eka Sakti Padang Monalisa, Monalisa; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.263

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi melalui penerapan model kooperatif make a match berbantuan wordwall. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Penelitian ini menggunakan desain PTK Kemmis dan Mc Taggart dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Fase E SMA Eka Sakti Padang tahun ajaran 2023/2024. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar, lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Indikator keberhasilan belajar yaitu nilai rata-rata meningkat dan ketuntasan belajar siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM 76). Teknik analisis data berupa analisis data kuantitatif dan kualitatif. Teori yang digunakan dalam analisis penelitian ini adalah teori kognitif Ausubel yang dikenal sebagai teori belajar bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif make a match berbantuan wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Hal ini terlihat dengan meningkatnya hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata siklus I adalah 70 dan persentase ketuntasan 50%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II hasil belajar meningkat secara signifikan dengan nilai rata-rata 84,66 dan persentase ketuntasan sebesar 86,66% dengan kategori sangat baik.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament Berbantuan Question Card dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas XI Sosiologi 4 SMA Negeri 7 Padang Amanda, Tri Mutiara Jenia; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.265

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangai oleh rendahnya aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas XI sosiologi 4 SMA Negeri 7 Padang dengan menggunakan model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) berbantuan question card. Teori dalam penelitian ini adalah teori kognitif Ausubel. Teori Ausubel menjelaskan tentang pembelajaran bermakna yang bertujuan memperoleh pengalaman. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian menggunakan desain Kemmis dan McTaggart dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA N 7 Padang kelas XI sosiologi 4 tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model team games tournament berbantuan question card mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa, terlihat saat pra tindakan keaktifan belajar siswa yang hanya 19,8%, meningkat menjadi 46,7% setelah siklus I, pada siklus II meningkat menjadi 82,2%. Hasil tersebut menunjukkan model pembelajaran TGT berbantuan question card dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas XI sosiologi 4 SMAN 7 Padang.
Efektivitas Media Pembelajaran Menggunakan Microsoft Sway Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sosiologi Utami, Putri; Nurlizawati, Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 4 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i4.271

Abstract

Hasil belajar pada peserta didik fase E di SMA N 1 Linggo Sari Baganti mengenai materi hubungan sosial yang rendah mendorong penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur keefektifan media pembelajaran menggunakan Microsoft Sway dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik fase E SMA N 1 Linggo Sari Baganti. Penelitian eksperimen ini dirancang dengan melibatkan satu kelompok yaitu pretest dan posttest. Penelitian ini melibatkan 34 siswa dari kelas E SMA N 1 Linggo Sari Baganti. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori belajar bermakna dari David Ausubel. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai rata-rata pretest yaitu 56,6 sedangkan nilai rata-rata posttest yaitu 88,5. Uji normalitas, homogenitas, dan uji T digunakan untuk menganalisis data. Hasil uji normalitas sebesar 0,16 dan uji homogenitas sebesar 0,23 menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen dengan nilai sig. lebih dari 0,05, yang memungkinkan uji T. Hasil uji T sebesar 0,00 menunjukkan bahwa nilai sig. kurang dari 0,05, sehingga H0 ditolak, menunjukkan bahwa siswa memiliki perbedaan hasil belajar sosiologi. Hasil belajar siswa dapat disimpulkan meningkat setelah menggunakan media pembelajaran Microsoft Sway.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR TEMAN SEBAYA DI SMAN 1 PASAMAN Nurlizawati, Nurlizawati
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran lesson study dengan memfasilitasi tumbuhnya komunitas belajar melalui tutor teman sebaya pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaboratif (colaboration) dan komunikatif (communication) siswa sebagai aspek 4C yang harus dikembangkan pada peserta didik di abad 21. Penelitian ini akan dilaksanakan di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pasaman Barat. Hasil Penelitian yang diharapkan adalah pertama pada aspek kognitif siswa dapat lebih mudah memahami materi karena melalui tutor teman sebaya akan terbangun perilaku potensial melalui pengorganisasian materi pembelajaran secara mandiri dalam bentuk mencari pertolongan dan memberi pertolongan selama proses belajar secara lebih intensif karena jarak psikologis yang minimal antara tutor dan tutee. Kedua, pada aspek afektif akan terjadi hubungan interaksi yang lebih erat antara peserta didik dan guru. Ketiga, Pada aspek keterampilan diharapkan akan terjadi peningkatan kemampuan kolaboratif dan komunikatif peserta didik. Pada akhirnya diharapkan pelaksanaan lesson study selama penelitian, juga telah mempererat kolegalitas antara tim peneliti dan guru mitra, membentuk mutual learning (saling belajar), terbentuknya komunitas belajar dan meningkatkan profesional guru sebagai pendidik dan pengajar
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Google Site Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Pangkalan Lima Puluh Kota Anggellina, Fauzia; Nurlizawati, Nurlizawati
Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembalajaran (December 2022)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sikola.v4i2.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran google site pada mata pelajaran sosiologi yang valid, praktis dan efektif. Untuk menghasilkan produk media berbasis google site maka digunakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, Dessiminate). Produk media yang telah dihasilkan terlebih dahulu divalidasi oleh ahli dan kemudian diujicobakan untuk dapat mengetahui praktikalitas dan efektifitasnya dalam pembelajaran. Oleh karena itu penulis melakukan uji coba pada pembelajaran sosiologi pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Pangkalan. Pengumpulan data validitas media google site diperoleh dari ahli, sementara praktikalitas diperoleh berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada guru dan siswa, serta efektifitas media diperoleh dari hasil uji pretest dan posttest siswa. Hasil validasi media google site dari tiga orang ahli memperoleh hasil sangat valid dengan hasil dari validator 1 sebesar 86,76 %, validator 2 sebesar 85,29 %, validator 3 sebesar 89,70%, Tingkat praktikalitas Praktikalitas media ini menunjukkan hasil sangat praktis ketika digunakan oleh guru dan siswa. Selain itu hasil uji pretest dan posttest memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media google site, sehingga dapat disimpulkan media google site efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Nurlizawati, Nurlizawati; Putra, Dendy Marta; Sylvia, Ike; Syafrini, Delmira; Febriani, Eka Asih
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022593jpgi0005

Abstract

The change of the 2013 curriculum into a “merdeka” curriculum is an unavoidable policy. In West Sumatra there are 36 schools that serve as “penggerak” schools. The “penggerak” schools are a pilot in implementing the curriculum merdeka. The merdeka curriculum emphasizes the thinking of KH Dewantara ing roso sung tulodo, which is a teaching and learning process that must facilitate students to grow according to their nature. In the Merdeka curriculum, this is known as differentiated learning. The implementation of differentiated learning encounters several obstacles, both from teachers as facilitators and students as subjects in education, therefore the authors are interested in researching the application of differentiated learning in realizing independent learning. The method used in this research is qualitative research with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the interactive analysis technique by Miles and Hubermans. The results of this study indicate that differentiated learning can be done using varied learning models, varied learning media and assessment techniques based on students' learning styles).
Implementasi Penilaian Projek (P5) Tema Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sosiologi pada Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 5 Padang Voni Safitri; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal di SMA Negeri 5 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Subjek penelitian adalah guru sosiologi, peserta didik, wakil kurikulum dan kepala sekolah SMA Negeri 5 Padang. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara yang dilakukan secara tatap muka dan dokumentasi. Keabsahan data yang dilakukan dengan triangulasi data. Teknis analisis data yang dirujuk melalui pemikiran Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial menurut Max Weber yang menjelaskan bahwa suatu tindakan individu sepanjang tindakan itu mempunyai makna atau arti subjektif bagi dirinya dan diarahkan kepada tindakan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal dalam pembelajaran sosiologi pada pelaksanaan kurikulum merdeka di SMA Negeri 5 Padang sudah berjalan dengan baik, asesmen atau penilaian yang digunakan dalam projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal ini terdiri dari dua jenis yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Alat yang digunakan dalam penilaian projek (P5) tema kearifan lokal yaitu rubrik. Selama pelaksanaan penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal ini terdapat kendala-kendala yaitu guru yang mengajar projek (P5) tema kearifan lokal ini lebih dari satu orang, guru-guru tersebut harus merumuskan satu nilai, guru juga kesulitan mengklasifikasikan gaya belajar siswa yang sesuai dengan karakter siswa.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peserta Didik dalam Memilih Sekolah di SMA Swasta HKBP 2 Tarutung Karmina Citra; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.283

Abstract

SMA Swasta HKBP 2 Tarutung memiliki program Pendidikan Agama Kristen (PAK), dan sekolah yang didirikan sebagai bagian dari upaya HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat Tarutung dan sekitarnya. Teori yang digunakan adalah teori pilihan rasional Coleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Jumlah informan dalam penelitian ini 13 orang. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor-faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam memilih sekolah di SMA Swasta HKBP 2 Tarutung adalah faktor internal: pribadi peserta didik. Tanpa paksaan melaikan timbul dari diri sendiri, lingkungan social pribadi siswa. Faktor eksternal: dorongan orang tua, karena karena sudah membuktikan menjadi budaya bagi orangtua anak-anaknya hanya sekolah di SMAS HKBP 2 Tarutung, sarana-prasaran atau fasilitas sekolah yang memadai, dan guru professional. Guru sudah memenuhi standar dan memiliki keahlian di bidang masing-masing dan menguasai materi, struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
Analisis Penggunaan Google Form dalam Penilaian Sumatif di SMA Negeri 1 Payakumbuh Lailatul Bayu; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 3 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i3.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan aplikasi google form dalam penilaian sumatif bagi sekolah, guru, dan siswa di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana respon siswa guru maupun sekolah terhadap pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan serta hal-hal yang harus dibenahi dalam pelaksanaannya. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu menjadi dasar bagi sekolah untuk terus memanfaatkan teknologi dalam segala aspek pembelajaran. Penggunaan google form merupakan salah satu inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran, hal ini dimanfaatkan sekolah dalam melakukan penilaian sumatif bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan teori difusi inovasi yang dikemukakan oleh Everett M. Rogers. Teori ini membahas bagaimana inovasi dapat diterima dan diadopsi oleh individu maupun sistem sosial. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dengan purposive sampling, dengan jumlah informan 8 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi google form pada penilaian sumatif dapat diterima dengan baik oleh sekolah, guru dan siswa SMA Negeri 1 Payakumbuh. Namun masih perlu ditinjau ulang kembali mengenai beberapa hal.