Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR YANG MEMFASILITASI SISWA BERPIKIR KRITIS DI SMPN 229 JAKARTA Agustina, Noni; Puspasari, Atika; Susanto, Ratnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v11i2.8775

Abstract

Berpikir kritis merupakan keterampilan penting bagi siswa dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari. Hasil wawancara dengan kepala sekolah SMPN 229 Jakarta menunjukkan bahwa rapor sekolah belum mencapai hasil yang maksimal terutama dalam kualitas pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pengembangan bahan ajar yang memfasilitasi berpikir kritis dilaksanakan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional guru dalam mengembangkan bahan ajar yang mendorong kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode yaitu pemaparan, presentasi, diskusi dan simulasi yang melibatkan 30 guru SMPN 229 Jakarta dari berbagai mata pelajaran. Program dilaksanakan dalam enam sesi dari Juni hingga Agustus 2024. Hasil menunjukkan dampak positif terhadap pengembangan pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat bahan ajar yang memuat aktivitas dan pertanyaan berpikir kritis. Seluruh guru peserta melaporkan peningkatan pemahaman tentang pengajaran berpikir kritis, dengan 73,3% menyatakan akan menerapkan bahan ajar yang dikembangkan di kelas mereka. Pelatihan ini berhasil membantu guru membuat bahan ajar sesuai mata pelajaran yang mengintegrasikan kerangka berpikir kritis, berkontribusi pada pengembangan profesional mereka dan berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PKM Implementasi Aplikasi Asesmen Profil Kepemimpinan Pembelajaran Untuk Pendidikan Berkelanjutan Menuju Profesionalisme Guru Susanto, Ratnawati; Yulhendri; Mulyo Wiharto
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i3.84160

Abstract

Kesulitan guru untuk mempersiapkan kemapanan karir secara berkualitas dalam peran mengajar, belajar dan berkarya sesuai dengan kebutuhan, tuntutan dan tantangan kebijakan Platform Merdeka Mengajar (PMM), kebutuhan pelatihan, kebutuhan pengukuran kinerja serta pencapaian visi misi sekolah dengan keunggulan pembelajaran yang memastikan layanan pendidikan untuk pembentukan kecerdasan, bakat dan minat siswa. Profesionalisme guru melalui pendidikan berkelanjutan menjadi pilar penyelenggaraan. Kegiatan PKM menyikapinya dengan 3 bidang fokus kebutuhan: manajemen pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi pendidikan, serta bidang Kesehatan, gizi dan hidup bersih.  Sasaran: kepala sekolah, guru, orang tua dan peserta didik baru kelas 1 berfokus pada cara inovatif dan kreatif guru dalam menentukan strategi peningkatan manajemen frame work life cycle dan kepemimpinan pembelajaran. Metode pelaksanaan: Pre-Post test, diskusi, sosialisasi, coaching, praktek, observasi, pelatihan, dengan 5 tahap: Pra Pengkondisian, Sosialisasi, Pelatihan dan Penerapan Teknologi, Pendampingan dan evaluasi, dan Keberlanjutan Program.  Tingkatan efektifitas capaian hasil PKM: (1) Pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan pembelajaran dan Manajemen Karir Guru sebesar 89%, (2) Transformasi digital sebesar 100%, (3) Pengetahuan dan perilaku kesehatan, gizi dan hidup bersih siswa dan orang tua sebesar 85%, (4) 96% hasil umpan balik menyatakan program pemberdayaan mengatasi permasalahan. Kesimpulannya, Program PKM dapat dinyatakan efektif mengatasi permasalahan Kombel.
Kontribusi Faktor Mendasar Kepuasan Kerja: Fondasi Pengembangan Profesionalitas Tenaga Pendidik Susanto, Ratnawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v4i2.25665

Abstract

Lembaga pendidikan yang berbasis nilai-nilai spiritual religiusitas atau keagamaan akan sangat menekankan faktor mendasar kepuasan kerja sebagai  fondasi pengembangan profesionalitas tenaga pendidik, sedangkan kepuasan kerja sangat dipenegrauhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan tingkat kepuasan kerja guru yang bekerja dalam wadah MPK KAJ sebagai lembaga berbasiskan spiritual religiusitas, (2) mengetahui kontribusi faktor mendasar yang berperan pada kepuasan kerja. Subjek penelitian adalah guru SMTA MPK KAJ. Jumlah sampel 130.  Pendekatan penelitian kuantitatif  dengan metode survey. Analisis data dengan statistik deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) sebesar 96 guru (76%) sangat puas, 30 guru (41%) puas dan 0 guru (0%) yang tidak puas, (2) Kepuasan kerja karena keakraban dan kerjasama sebesar 19%, kepuasan kerja karena status dan penghargaan sebesar 17%, kepuasan kerja karena pemenuhan kebutuhan mengajar sebesar  16%, kepuasan kerja karena fasilitas kerja sebesar 16%, kepuasan kerja karena kesempatan berkarir sebesar 16% dan kepuasan kerja karena gaji sebesar 15%. Temuan ini memberikan penegasan simpulan bahwa guru-guru SMTA MPK KAJ yang merupakan guru-guru yang bekerja dengan misi semangat pendiri, dengan visi dan misi spiritual religiusitas memiliki kepuasan kerja yang didasari pula oleh makna spiritual yang mendasar yang didasarkan para relasi  hubungan dan makna cinta kasih berupa kepuasan kerja yang tercipta karena keakraban dan kerjasam
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Online Pada Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Hasil Belajar Siswa Sari, Inggrid Devi Putri Arum; Susanto, Ratnawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i2.38480

Abstract

Fenomena rendahnya hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran online dimasa pandemi covid-19.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kompetensi pedagogic guru dalam pembelajaran online pada masa pandemi covid-19 terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner atau angket dan dokumentasi hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A yang berjumlah 31 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai = 14.614 > = 2,045 dengan signifikansi 0,00 < 0,05. Hasil ini berarti bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran online pada masa pandemi covid-19 memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Guru hendaknya terus meningkatkan kompetensi pedagogik dalam pembelajaran online pada masa pandemi covid-19 agar siswa dapat memiliki hasil belajar yang tinggi dan tercapainya tujuan pembelajaran. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat meningkatkan kompetensi pedagogi agar dapat membantu disiswa dalam proses pembelajaran daring, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa menjadi lebih baik.
Lecturers’ Professionalism in Shaping Students' Perceptions and Commitments Susanto, Ratnawati
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 3 No 1 (2019): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.544 KB) | DOI: 10.23887/jere.v3i1.17768

Abstract

The Institute of Teachers’ Education or Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) have some following strategic issues: (1) teacher graduates who perform poor professionalism, (2) LPTKs that do not meet quality standard, (3) the insufficient education of the teacher students that fails to create professional teachers. The research was carried out at a Faculty of Teacher Training and Education/Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) in West Jakarta. The research subjects were the lecturers and senior year active students, consisting of 191 students, who were selected through saturated samples. This research employed a mixed-method design using causal survey. The data were collected in the form of a questionnaire. The results of the study showed that the lecturers’ professionalism has impacts to the development of the students' perceptions and profession commitments
PKM ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPN 191, JAKARTA Susanto, Ratnawati; Syofyan, Harlinda; Dwiyanti, Karina; Alfina Umri, Cut
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 3 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.967 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i3.19971

Abstract

SMPN 191 merupakan sekolah Inklusi di Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Keputusan Ka. Dinas Provinsi DKI Jakarta No. 986/2012 tanggal 10 Mei 2012 yang bermisikan menyelenggarakan Education for all. Namun dalam penyelenggaraannya memiliki pemasalahan kompleks dalam pendampingan siswa reguler (95%) dan ABK (5%). Permasalahan perilaku belajar dan ketidaktuntasan penanganan, perbedaan cara penanganan perilaku orang tua dalam mendidik, penurunan prestasi belajar, kemandirian, kesehatan, sosial emosional ABK, spiritualitas guru yang tidak stabil dalam pendampingan ABK, kurangnya pengetahuan dan kemampuan dalam penanganan ABK, keterbatasan sarana prasana penunjang ABK.  Solusi kepada mitra adalah dengan penguatan kapasitas internal sekolah – guru, siswa.  Penguatan kapasitas dilakukan berbasis kepada hasil penelitian Penerapan Proses Penerapan Keterampilan Manajemen Kelas Dengan Senam otak yang memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Belajar dan Hasil Belajar (Ratnawati Susanto, 2017). Metode pelaksanaan dilakukan dengan (1) Kegiatan orientasi guru tentang pendidikan untuk semua, hakekat anak dan ABK dan (2) pelatihan senam otak  (3) Evaluasi kegiatan dan komitmen.  Kesimpulannya para guru memiliki peningkatan pengetahuan dan keterampilan senam otak serta komitmen menyelenggarakan pendidikan untuk semua anak tanpa perbedaan anak reguler ataupun ABK. Saran para guru di SMPN 191 perlu melakukan diseminasi pengetahuan, keterampilan senam otak sebagai sebagai sekolah inklusi agar mentransformasi sikap penyelenggaraan pendidikan untuk semua.
PEMBERDAYAAN GURU DALAM LITERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Syofyan, Harlinda; Susanto, Ratnawati; Wijaya, Yeni Duriana; Vebryanti, Vebryanti; Tesaniloka P, Melinda
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 3 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.175 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i3.20816

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat  (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru dalam kegiatan literasi di sekolah sebagai pelopor sekaligus sebagai pelopor untuk mengarahkan siswa dalam membentuk cara berpikir siswa agar lebih kritis dalam pembelajaran. Oleh karena guru memiliki peran sentral dalam pembelajaran di kelas. Maka guru diharapkan memiliki pengetahuan yang luas sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih menarik dan dimengerti oleh siswanya.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif melalui tiga tahap yaitu 1) sosialisasi, (2) pendampingan, 3) monitoring dan evaluasi.  Hasil dari pelaksanaan  adalah; 1) pemahaman tentang literasi sains meningkat  yang terlihat dalam aspek kompetensi dan indicator sebesar 43%, pengorganisaisan materi ajar 54%, dalam penggunaan strategi  sebesar 65% dan peningkatan literasi sains 50%.  Antusiasme peserta juga baik dengan rata-rata kehadiran 84%, sementara hasil monitoring kemampuan berpikir kristis siswa juga meningkat sebesar 65%.  Untuk itu diharapkan kegiatan literasi ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar proses belajar mengajar berjalan sesuai yang diharapkan. 
Pemberdayaan Kompetensi Pedagogik Berbasis Kemampuan Reflektif Untuk Peningkatan Kualitas Interaksi Pembelajaran Susanto, Ratnawati; Sofyan, Harlinda; Rozali, Yuli Azmi; Nisa, Mahwar Alfan; Umri, Cut Alfina; Nurlinda, Bellina Dwi; Oktafiani, Oktafiani; Lestari, Tantri Hartika
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.202 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i2.25657

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat di Sekolah SDN Duri Kepa 03 Pagi berfokus pada Pemberdayaan Kompetensi Pedagogik Berbasis Kemampuan Reflektif untuk Peningkatan Kualitas Interaksi Pembelajaran sebagai diseminasi hasil Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) mengenai Model Pengembangan Kompetensi Pedagogik (Ratnawati Susanto, 2019). Solusi dilakukan dengan 5 tahap,  yaitu: (1)  Tahap Sosialisasi untuk Peningkatan pemahaman dan pengetahuan menngenai Literasi Pedagogik, (2) Tahap Peningkatan Pengetahuan Kompetensi Pedagogik Berbasis Kemampuan Reflektif untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran, (3) Tahap Peningkatan Keterampilan Pemberdayaan Kompetensi Pedagogik Berbasis Kemampuan Reflektif untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran, (4) Pemetaan Kompetensi Pedagogik, Kemampuan Reflektif dan Kualitas Interaksi pembelajaran, dan (5) Pengukuran dan Evaluasi.  Pencapaian hasil pengabdian kepada masyarakat mencapai tingkat efektifitas yang baik sebagai solusi permasalahan mitra, dengan hasil: (1) peningkatan pengetahuan literasi pedagogik sebesar 80%, (2) 100 % guru memiliki kompetensi pedagogik pada klasifikasi baik (27 %) dan cukup (73 %); (3). 100 % guru memiliki kemampuan reflektif pada klasifikasi baik 20 % dan pada klasifikasi cukup 80 % ;  dan (4) 100 % guru Kemampuan pengelolaan kualitas interaksi pembelajaran  dengan klasifikasi baik 39 % dan klasifikasi cukup 61 %.
Peningkatan Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Pemberdayaan Kompetensi Sosial dan Kepribadian Guru Syofyan, Harlinda; Susanto, Ratnawati; Setiyati, Ritta; Vebryanti, Vebryanti; Ramadhanti, Dita; Mentari, Indah; Ratih, Ratih; Dwiyanti, Karina; Oktavia, Heni; Tesaniloka, Melinda
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.26 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i4.29840

Abstract

Pendidikan karakter diselenggarakan untuk mengarahkan institusi Pendidikan dalam pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia siswa secara terpadu, utuh, dan seimbang dan tergambar dalam perilaku sehari-hari. Guru sebagai sosok yang selalu diteladani segala tindakan dan tingkah lakunya oleh siswanya mesti selalu menjaga sikap, memberikan hal-hal yang baik kepada semua siswanya. PKM penguatan Pendidikan karakter siswa ini diadakan di SDN Grogol 05 Pagi, yang bertujuan untuk memberikan penyegaran kepada guru-guru dalam kompetensi sosial dan kepribadannya untuk dapat diarahkan dalam penguatan karakter siswanya. Hal ini diungkapkan dari hasil wawancara dengan kepala sekolah mitra, untuk memberikan penyegaran kembali kepada guru-guru untuk lebih menonjolkan kompetensi kepribadian dan sosial . Hasil supervisi dan dari pengamatan kepala sekolah ini menjadi acuan dan permintaan kepada tim PKM untuk diberikan pelatihan dan penyegaran agar, kompetensi menjadi lebih baik dan dapat ditularkan ke siswanya melalui keteladanan. PKM ini dilakukan dengan kegiatan sosialisasi, pelatihan, implementasi dalam pembelajaran dan pengukuran melalui observasi dan penyebaran kuesioner. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sisial *% dan kepribadian guru 7%, dan pada penguatan butir karakter dari  siswa juga terjadi peningkatan
Pemberdayaan Keterampilan Model Komunikasi Instruksional Guru SD Susanto, Ratnawati; Syofyan, Harlinda; Febriani, Erna; Nisa, Mahwar Alfan; Oktafiani, Oktafiani; Yolanda, Yona Dwi; Tobing, Lidya Agatha Lumban; Diani, Septi Bela; Hendrawan, Belinda Bilqiis; Alfira, Alyannida; Cahyaningrum, Dian Erisa Nurmala; Oktavia, Heni; Nurlinda, Bellina Dwi
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.968 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.36635

Abstract

Semakin kurang kondusifnya pola komunikasi instruksional yang digunakan oleh guru dalam membentuk pengalaman belajar yang edukatif dan humanis pada masa pandemi covid-19 dengan konsep “belajar di rumah (pembelajaran daring)”. Serta, kebutuhan pengembangan kompetensi pedagogik perlu dilakukan terutama terkait dengan komunikasi. Rekomendasi solusi permasalahan dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan pemberdayaan Pola Komunikasi Instruksional sebagai peningkatan kompetensi pedagogik. Subjek kegiatan P2M ini adalah Guru yang berjumlah 20 orangs. Metode yang digunakan adalah melalui Sosialisasi, Refleksi diri dan Pemetaan, Pengembangan Kompetensi, Pengukuran dan Evaluasi Program. Hasil pelaksanaan kegiatan menununjukkan hasil meningkatnya pengetahuan guru mengenai konsep dasar pola komunikasi instruksional dan keterampilan komunikasi instruksional adalah dari 40% menajdi 90% dengan rerata peningkatan 83%. Jadi, Kegiatan P2M yang dilakukan mampu meningkatkan kemampuan pedagogic guru khususnya kemampuan Komunikasi instruksional, yang berdampak terhadap keberhasilan dalam proses pembelajaran.