Claim Missing Document
Check
Articles

SINTESIS DAN UJI AKTIVITAS SENYAWA DIBUTILTIMAH (IV) N-ETIL-O-TOLUIDIN DITIOKARBAMAT TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI, STREPTOCOCCUS MUTANS, PROPIONIBACTERIUM ACNES DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS Mukhlis Sanuddin; Armini Hadriyati; Intan Yusi Safira; M. Sa’id Ridha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22047

Abstract

Terapi infeksi bakteri mayoritas menggunakan antibiotik, antibiotik yang digunakan akan mengakibatkan resistensi dan efek samping yang berbahaya jika salah dalam cara penggunaan, maka diperlukan pengembangan antibiotik dari senyawa baru yang efektif melawan bakteri serta mampu menghindari terjadinya resistensi antibiotik dengan menggunakan senyawa organotimah dan ditiokarbamat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan cara mensintesis senyawa dibutiltimah (IV) N-Etil-O-Toluidin Ditiokarbamat dan dicirikan dengan spektroskopi FTIR dan spektroskopi FTNMR. Sedangkan untuk pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi dengan media Mueller Hinton Agar (HMA). Hasil analisa FTIR diperoleh gugus fungsi C=C, C-H, C-C, C-N, C-S, Sn-C, Sn-S, dan C=S. Hasil analisa FTNMR spektrum 1H menghasilkan proton CH2 (alifatik) dan C6H5CH3 (aromatik). Hasil analisa FTNMR spektrum 13C diperoleh karbon CH3 (alifatik), CH2, CN, CS2 dan aromatik. Hasil pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Streptococcus mutans diperoleh zona hambat tertinggi pada konsentrasi 100 ppm yaitu sebesar 10,9 mm pada bakteri Escherichia coli dan 12,4 mm pada bakteri Streptococcus mutans, sedangkan pada bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis diperoleh zona hambat tertinggi pada konsetrasi 90 ppm yaitu sebesar 13,46 mm pada Propionibacterium acnes dan 12,9 mm pada Staphylococcus epidermidis. Kesimpulan senyawa ini berhasil disintesis dan membentuk gambaran struktur senyawa kompleks serta mempunyai aktivitas sebagai agen antibakteri dengan kategori kuat.
SINTESIS DAN UJI AKTIVITAS SENYAWA DIBUTIL TIMAH (IV) N-ETIL BENZIL DITIOKARBAMAT TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS DAN ESCHERICHIA COLI Mukhlis Sanuddin; Medi Andriani; Afifah Putri Pinasty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19140

Abstract

Perkembangan mutasi bakteri di masa sekarang menyebabkan banyak bakteri resisten terhadap antibiotik yang telah ada sebelumnya, penemuan agen antibakteri baru sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah yang terjadi salah satunya melalui proses sintesis senyawa dengan tujuan untuk mencari gambaran struktur dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Escherichia coli. Senyawa ini disintesis dengan metode in situ yaitu dengan penambahan N-Etil Benzil Amin (0,02 mol) + karbon disulfida (CS2) (0,02 mol) + logam Dibutil Timah (IV) Diklorida (0,01 mol), dan menghasilkan serbuk sebanyak 2,15 g dilakukan identifikasi menggunakan FTIR, 1H NMR, dan 13C NMR. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram (Disc) dan menggunakan media NA (Nutrient Agar).Hasil penelitian dari senyawa sintesis menggunakan FTIR diperoleh gugus (C-H), (C-S), (C-N), (C=C), (Sn-C), dan (Sn-S). Hasil pengukuran dari 1H NMR diperoleh ? 0,9030-2,1664 ppm (CH3), ? 3,7523-3,8570 ppm (CH2) dan ? 7,2780-7,3607 ppm (Aromatik). Hasil 13C NMR diperoleh ? 11,8942-14,0264 ppm (CH3), ? 48,6398 ppm (CH2), ? 127,6651-135,7665 ppm (C aromatik), ? 56,9247 ppm (CH2-N) dan ? 201,7568 ppm (CS2). Hasil pengujian aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 100,120 dan 140 ppm masuk ke dalam kategori daya hambat sedang. Dari keseluruhan uji yangtelah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa senyawa kompleks berhasil dapat terbentuk melalui proses sintesis.
Synthesis and Antibacterial Activity Test of Dibutyl Tin (IV) N-Ethylbenzyl Dithiocarbamate Compound Against Salmonella Thy.Atcc.14028 and Propionibacterium acnes Bacteria Mukhlis Sanuddin; Medi Andriani; Tiara Angraini
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 27, No 7 (2024): Volume 27 Issue 7 Year 2024
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jksa.27.7.300-306

Abstract

The complex compound dithiocarbamate exhibits various biological activities, including anticancer, antibacterial, antifungal, and antioxidant properties. Dibutyl tin (IV) N-ethyl benzyl dithiocarbamate was synthesized to overview its structure and evaluate its antibacterial activity against Salmonella typhimurium ATCC 14028 and Propionibacterium acnes. This compound was synthesized via an in situ method by adding dibutyl tin (IV) dichloride, N-ethylbenzylamine, and carbon disulfide, forming a precipitate, which was then dried to yield a white powder. This powder can also be crystallized. The compound was characterized using FTIR, 1H NMR, and 13C NMR spectroscopy, along with antibacterial activity testing using the disc diffusion method. The FTIR analysis revealed characteristic absorption bands at 1111.00 cm-1 (C-N), 731.02 cm-1 (C-S), 2954.95 cm-1 (C-H), 1602.85 cm-1 (C=C), 360.69 cm-1 (Sn-S), and 567.07 cm-1 (Sn-C). The 1H NMR spectrum showed chemical shifts at 0-3.8570 ppm (δ CH3), 5.0032-5.1472 ppm (δ N-CH2), and 7.2780-7.3607 ppm (δ C6H5). The 13C NMR spectrum displayed signals at 0-34.5610 ppm (δ CH3), 48.6398-56.9247 ppm (δ N-CH2), 127.6651-135.7665 ppm (δ C6H5), and 201.7568 ppm (δ CS2). The antibacterial activity of dibutyl tin (IV) N-ethyl benzyl dithiocarbamate was assessed, revealing inhibition zones against Salmonella typhi of 6.78 mm (100 ppm), 7.36 mm (120 ppm), and 7.76 mm (140 ppm), categorizing the activity as moderate. Against Propionibacterium acnes, inhibition zones were 1.8 mm (100 ppm), 1.88 mm (120 ppm), and 2.13 mm (140 ppm), categorizing the activity as weak. Based on these findings, it can be concluded that dibutyl tin (IV) N-ethyl benzyl dithiocarbamate can be synthesized to form an octahedral structure and exhibits antibacterial activity. However, it is not yet suitable for use as a new antibiotic.
Uji Boraks pada Beberapa Kerupuk Mentah dari Pasar Tradisional Kota Jambi: Borax Test on Some Raw Crackers from Jambi City Traditional Market Agnes Juwita; Yulianis Yulianis; Mukhlis Sanuddin
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.449

Abstract

Boraks dilarang penggunaannya pada makanan tetapi boraks masih sering ditambahkan di beberapa makanan salah satunya kerupuk. Kerupuk yang mengandung boraks jika dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan dampak negatif bagi kesehatan seperti kerusakan pada hati, sistem kardiovaskular dan sistem saraf pusat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan boraks dan kadar boraks pada kerupuk mentah dari pasar Tradisional Kota Jambi. Metode yang digunakan untuk analisis boraks pada kerupuk mentah menggunakan kertas kunyit (tumerik) dan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian 10 sampel kerupuk mentah diperoleh 1 sampel mengandung boraks yaitu kerupuk nasi dari hasil uji kualitatif dengan kertas tumerik. Dari hasil uji dengan spektrofotometer UV-Vis diperoleh panjang gelombang maksimum dari larutan sampel 415 nm yang sama dengan panjang gelombang maksimum larutan standar boraks, pada hasil uji kuantitatif diperoleh kadar boraks sampel tersebut sebesar 139,23 µg/g. Kata kunci : kerupuk nasi, boraks, spektrofotometer UV-Vis
Evaluasi Terapi Obat Diare pada Pasien Balita Rawat Jalan di Puskesmas Tanjung Pinang, Kota Jambi Tahun 2019: Evaluation of Diarrhea Drug Therapy in Outpatient Toddler Patients at Tanjung Pinang Health Center, Jambi 2019 Tessi Silviavitari; Rasmala Dewi; Mukhlis Sanuddin
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i6.678

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia. Di indonesia diperkirakan penderita diare sekitar 60 juta keadaan setiap tahunnya, sebagian besar (70-80%) dari penderita ini adalah anak-anak dibawah umur 5 tahun. Diare adalah buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih sering dari biasanya (tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan terapi pengobatan diare pada pasien balita Di Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2019. Meliputi jenis kelamin, usia, obat diare yang digunakan, tepat indikasi penyakit, tepat dosis, tepat cara pemberian, dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilan data secara retrospektif menggunakan data sekunder yaitu berdasarkan data resep dan buku riwayat penyakit. Penelitian ini dilakukan pada periode januari-desember tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi terapi obat diare pada pasien balita berdasarkan jenis kelamin ialah pada laki-laki (50,27%), berdasarkan usia ialah 2 – 5 (58,91%), dan berdasarkan obat diare yang paling banyak digunakan ialah oralit (47,58). Sedangkan data kualitatif yaitu tepat indikasi ialah oralit (100%), tepat dosis ialah zinc (94,01%), tepat cara pemberian ialah oralit (100%) dan tepat lama pemberian ialah Oralit (100%). Evaluasi penggunaan obat diare berdasarkan kerasionalan obat yang paling banyak digunakan adalah oralit.
Informasi Kesehatan melalui Leaflet dan Penyuluhan di Desa Kemingking Luar Kec. Taman Rajo Mukhlis Sanuddin; Aldi Dwi Hernawan; Anisar Anisar; Chervia Oktariani; Veni Apriliya
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 2, No 3 (2020): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v2i3.121

Abstract

Kemingking Luar Village Taman Rajo District Muaro Jambi Regency is a village that has an area of 820,0000 hectares (hectares) and has a population of ± 483 people. The border of the village of Kemingking Luar is bordered by the village of Muaro Jambi. Problems in the village of Kemingking Luar namely rheumatism and hypertension, based on field surveys for hypertension and rheumatism in the Village of Kemingking Luar are still very bad because of the work of the majority of farmers. In addition, the survey results also show that family medicinal plants (TOGA) in Kemingking Luar Village have almost 70% already existed, only the use of TOGA is still lacking because people do not know the benefits and processing of TOGA. for self-medication and to be used as a product of economic value for the people of Kemingking Luar Village, and other problems that occur in Kemingking Luar Village, such as smoking habits, and the lack of community activities to lead a healthy life. Based on this data, students from the Real Work Lecture at Kemingking Luar Village provide counseling and skills to the community of Kemingking Luar Village such as Rheumatism, Gout, Blood Sugar, DAGUSIBU, and Blood Pressure counseling, correct treatment methods, and how to manage TOGA into a TOGA form. valuable and beneficial products for the surrounding community, and utilize TOGA.
SINTESIS SENYAWA DIMETILTIMAH(IV) N-BENZILMETILDITIOKARBAMAT DAN UJI ANTIBAKTERI TERHADAP Salmonella typhi DAN Staphylococcus epidermidis Sanuddin, Mukhlis; Andriani, Medi; Yasril, Farih Rahma
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/fx3d9c23

Abstract

Antibacterial can inhibit growth or kill microorganisms. The purpose of this study is to synthesize and determine the antibacterial activity of the dimethyltin(IV) N-benzylmethylditiocarbamate. The research method used in this study is an experimental method. The compounds characterized using FTIR, 1H-NMR, 13C-NMR, compounds analyzed using FTIR obtained groups (C-H) 2912.51 cm-1, (C-N) 1192.01 cm-1, (C=S) 773.46 cm-1, (Sn-S) 360.69 cm-1, (Sn-C) 561.29 cm-1, (C-C) 1078.21 cm-1, the results of analysis from the 1H-NMR test were obtained 0.6552-0.8861 ppm (CH3), 2.5843-2.6479 ppm (CH2), and 7.0888-7.4345 ppm (Aromatic). The results of the analysis from the 13C-NMR test were obtained 4.1023-7.6992 ppm (CH3), 46.6439 ppm (CH2), 59.9685 ppm (C-N), 127-6009-135.1784 ppm (Caromatic), and 201.4111 (C-S2). Then the antibacterial activity test was carried out by the disc paper method with concentrations of 50 ppm, 60 ppm, and 70 ppm with the results of testing antibacterial activity with a concentration of 70 ppm resulting in the largest inhibitory zone with a strong category in Salmonella typhi 17.81 mm and Staphylococcus epidermidis 21.96 mm with a very strong category. Conclusion The compound dimethyltin(IV) N-benzylmethyldithiokarbate was successfully synthesized and formed a complex compound structure and has activity as an antibacterial agent with a very strong category.
Edukasi Penggunaan Antibiotik Terhadap Kejadian Resistensi Antibiotik Di RT. 02 Dusun Keramat Tahan Kilang Desa Mersam Kabupaten Batanghari Almawaddah, Aqillah; Sanuddin, Mukhlis; Anggraini, Ayuni; Adriyani, Dhea; Wulandari, Putri; Meliani, Meliani; Lestari, Oktavia Veni; Handayani, Rahmawati Eka; Abror, Rafi; Oktariani, Meli
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i1.995

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Mersam Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, dengan prorgram kerja yaitu cegah resistensi antibiotik. Antibiotik merupakan senyawa kimia yang diproduksi oleh mikroorganisme dan memiliki kemampuan untuk menghambat perkembangan atau membunuh mikroorganisme lainnya. Kurangnya pemahaman dalam menggunakan antibiotik dapat menimbulkan masalah serius yaitu resistensi antibiotik. Tujuan penyuluhan ini yaitu untuk memperoleh pemahaman dalam penggunaan antibiotik dikehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Mersam untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik dan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Mersam. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan untuk mengumpulkan data dan mempersiapkan lokasi penyuluhan, tahap pelaksanaan menggunakan metode deskriptif, yaitu memamparkan materi melalui leaflet/brosur. Hasil dari kegiatan ini dapat dilihat dari Pre-test 55% dan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat di RT.02 setelah dilakukan penyuluhan edukasi penggunaan antibiotik sebesar 90%. Dapat diketahui terjadinya peningkatan dalam pengetahuan menggunakan antibiotik yang benar dan tepat.
ANALISIS GAMBARAN TERAPI DAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN MIXED ANXIETY AND DEPRESSIVE DISORDER DI RUMAH SAKIT ISLAM ARAFAH KOTA JAMBI TAHUN 2021-2023 Andriani, Medi; Sanuddin, Mukhlis; Umairoh, Sarah
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v14i1.331

Abstract

Mixed Anxiety and Depressive Disorder (MADD) adalah kondisi individu yang mengalami gejala kecemasan dan depresi secara bersamaan, namun tidak memenuhi semua kriteria diagnostik untuk gangguan ansietas dan gangguan depresi. Saat gejala ansietas dan depresi muncul bersamaan akan menyebabkan penurunan fungsi yang signifikan terhadap penderita. Pada tahun 2015, diperkirakan lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia menderita depresi dan ansietas. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia prevalensi depresi di Provinsi Jambi adalah 1,8%. Selama pandemi COVID-19 didapatkan prevalensi ansietas sebanyak 32,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran terapi dan potensi interaksi obat pada pasien MADD di Rumah Sakit Islam Arafah Kota Jambi. Sampel penelitian merupakan pasien yang didiagnosa MADD pada tahun 2021-2023 berjumlah 153 pasien. Pengambilan data pada penelitian menggunakan metode retrospektif yaitu penelusuran data sekunder rekam medis. Hasil Penelitian menunjukan bahwa resep racikan banyak diresepkan pada tahun 2021-2023 yaitu berturut-turut sebanyak 52%, 52% dan 50%. Golongan obat yang diresepkan pada penderita MADD pada tahun 2021-2023 berupa antidepresan dan benzodiazepine. Golongan obat pada pasien yang memiliki penyakit penyerta paling banyak diresepkan adalah antipsikotik berturut-turut sebanyak 16%, 17% dan 18% dan golongan antihipertensi sebanyak 3% pada tahun 2021-2023. Obat yang paling banyak diresepkan pada tahun 2021-2023 adalah sertraline sebanyak 14%, 14%, 11% dan alprazolam sebanyak 13%,13% dan 15%. Dosis sertraline yang diresepkan yaitu 50 mg dan alprazolam 0,25 mg, 0,5 mg dan 1 mg. Frekuensi sertraline yang diresepkan yaitu 1x perhari dan 2x perhari.  Frekuensi alprazolam yang diresepkan yaitu 1x perhari dan 2x perhari. Kasus interaksi obat paling banyak yaitu pada tingkat moderat (aripiprazole-sertraline) sebanyak 7% dan 8% pada tahun 2021 dan 2022, sementara pada tahun 2023 sebanyak 9% (alprazolam-aripiprazole).
Pola Penggunaan Antibiotik pada Penyakit ISPA di Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh Periode 2022-2023 Zhafirah, Wara; Andriani, Medi; Sanuddin, Mukhlis
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 14 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v14i2.957

Abstract

Acute Respiratory Infections (ARI) are among the most common diseases in the community and often require the use of antibiotics for treatment. However, inappropriate use of antibiotics can lead to antibiotic resistance, which is a global health problem. This study aims to analyze the patterns of antibiotic use in ARI patients at Koto Baru Health Center, Sungai Penuh City, during the period 2022-2023. This research is a descriptive study with a retrospective approach. Data were collected from the medical records of patients diagnosed with ARI at Koto Baru Health Center during the period 2022-2023. The information collected included the type of antibiotic used, route of administration, frequency of administration, and rationality. The data were analyzed to identify patterns of antibiotic use and their compliance with existing therapeutic guidelines. The study found that, based on gender, 72% of the patients were female. Based on age, 52% of the patients were 13-33 years old and 68% were 33-53 years old. A total of 87% of the patients did not have any comorbidities. The most commonly used antibiotic was amoxicillin, with 100% appropriate route of administration. The frequency of appropriate antibiotic administration was 84% in patients aged 13-33 years and 91% in patients aged 33-53 years. The rationality of antibiotic use was recorded at 85% in patients aged 13-33 years and 90% in patients aged 33-53 years. This study shows that the use of antibiotics in ARI patients at Koto Baru Health Center generally complies with therapeutic guidelines, especially in terms of the route of administration. However, there are some discrepancies in the frequency and rationality of antibiotic use that need to be addressed. Continuous education and training for medical personnel are necessary to improve the appropriateness of antibiotic use and reduce the risk of resistance
Co-Authors Abror, Rafi Abul Ainin Hapis Abul Ainin Hapis Adriyani, Dhea Afifah Putri Pinasty Agnes Juwita Ahmad Husaini Aisa Dinda Mitra Aldi Dwi Hernawan Almawaddah, Aqillah Almira Salsabila, Nandita Amelia Soyata Andriani, Medi Anggraini, Ayuni Anisar Anisar Annisaq, Nur Apria, Habibah Armini Hadriyati Armini Hadriyati Armini Hadriyati Armini Hadriyati Armini Hadriyati armini hadriyati, armini Aulia Fitri Chervia Oktariani Chessy Aziza Putri Dameria Sibuea, Lasma Dewi, Rasmala Dewi, Rasmala Diah Sita Murilanti Diah Suci Ramadhani Eka Fitriani Eti kurniawati ETI KURNIAWATI Habibah Apria Halimatussa’diyah Halimatussa’diyah Handayani, Rahmawati Eka Harmita Swandi Hendri Pranata Ihsan Pratama, Muhammad Indah Permata Sari Indah Sagita Cahyani Intan Yusi Safira Jelly Permatasari Lasma Dameria Sibuea Lestari, Oktavia Veni Lia Anggresani Lia Purnamasari M. Sa’id Ridha Mahmudah Mahmudah Medi Andriani Medi Andriani Medi Andriani Meinarisa, Meinarisa Melda Cindri Susanti Meliani, Meliani Nandita Almira Salsabila Nasril, Siska Emilia Nofa Putriani Nofa Putriani Nur Annisaq Oktariani, Meli PUTRI WULANDARI Putri, Elfiana Meirela Rahmadevi Rahmadevi Ranti Arista Rasmala Dewi Rasmala Dewi Rasmaladewi Rasmaladewi Rasmaladewi, Rasmaladewi RATNA SARI Rika Amelia Putri Rini Dwi Lestari Rizka Afrina Rizky Yulion Shaleha, Maratus Siska Emilia Nasril Siti Maya Anggraini Tessi Silviavitari Tiara Angraini Umairoh, Sarah Veni Apriliya Yasril, Farih Rahma Yuliandani, Yuliandani Yulianis S.Farm, M.Farm, Apt Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Zhafirah, Wara Zulfanudin Zulfanudin