Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Retinopati Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan Di RSUD Raden Mattaher Jambi Ratna Sari; Rasmala Dewi; Mukhlis Sanuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i2.465

Abstract

AbstrakRetinopati merupakan komplikasi dari diabetes mellitus (DM) yang menempati urutan keenam dengan populasi DM terbanyak. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat distribusi frekuensi berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, interaksi obat dan faktor resiko yang terjadi pada retinopati diabetik di Instalasi rawat jalan RSUD Raden Mattaher periode 2017 dan 2018. Penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif pada data rekam medik pasien diabetes mellitus dengan riwayat retinopati yang memenuhi kriteria inklusi . Hasil dari penelitian didapat 35 data rekam medik pasien yang memenuhi kriteria dengan persentase faktor resiko dengan lama menderita diabetes ≤ 5 tahun 57.14%, tipe diabetes terbanyak DM Tipe 2 51.42%, kebiasaan merokok 42.86%, jenis retinopati terbanyak RDP Moderate 48.58% , jenis pengobatan yang banyak dilakukan dengan obat oral 42.86% , interaksi obat yang banyak terjadi pada metformin dengan glimepiride 8.57%, tingkat keparahan obat yang mengalami interaksi moderate sebanyak 13 kasus dan pasien yang mengalami interaksi obat sebanyak 6 pasien.
Evaluasi Penggunaan Obat Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Instalasi Rawat Inap RSUD Raden Mattaher Jambi Rini Dwi Lestari; Rasmala Dewi; Mukhlis Sanuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenyakit jantung koroner adalah suatu keadaan yang diakibatkan oleh adanya penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung, sehingga otot jantung akan kekurangan darah dan tidak mendapatkan oksigen untuk pekerjaannya.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan obat yang diberikan, yang meliputi tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat frekuensi dan interaksi obat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap data rekam medik pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari penelitian ini didapati sebanyak 42 data rekam medik pasien yang memenuhi kriteria dengan persentase ketepatan penggunaan obat terdiri dari tepat indikasi 100 %, tepat obat 85,71 %, tepat dosis 90,47 %, tepat frekuensi 100 %.  
Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak dan Fraksi Kulit Buah Pinang (Areca catechu L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis Nofa Putriani; Yulianis Yulianis; Mukhlis Sanuddin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tabir surya digunakan untuk membantu mekanisme alami pertahanan tubuh untuk melindungi terhadap radiasi UV. Untuk mengetahui suatu bahan aktif tabir surya dapat dilakukan dengan menghitung nilai SPF. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tabir surya yang terkandung didalam ekstrak dan fraksi kulit buah pinang (Areca catechu L.) berdasarkan nilai SPF. Uji aktivitas tabir surya dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290-320 nm dan dihitung nilai SPF. Berdasarkan hasil pengukuran nilai SPF yang diperoleh pada ekstrak kental etanol, fraksi n-Heksan, fraksi etil asetat, fraksi n-Butanol, dan fraksi sisa air masing-masing nilai SPF yaitu 2,91; 4,99; 24,79; 8,10; dan 0,65. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi kulit buah pinang memiliki aktivitas sebagai tabir surya dan yang memiliki aktivitas yang paling besar adalah fraksi etil asetat.
VALIDASI DAN ANALISIS KADAR AKRILAMIDA PADA KOPI TUNGKAL DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT) Harmita Swandi; Armini Hadriyati; Mukhlis Sanuddin
EKOLOGIA Vol 20, No 1 (2020): EKOLOGIA : JURNAL ILMIAH ILMU DASAR DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.002 KB) | DOI: 10.33751/ekologia.v20i1.1983

Abstract

Acrylamide is a chemical compound found in roasted coffe at temperature above 120⁰C. potential to couse cancer in humans. The coffee used by processed at home in the village of Betara sub-district, Tanjung Jabung Barat, Kuala Tungkal, Jambi. The purpose of this study is to compare acrylamide content traditional coffee powder with the high performance liquid chromatography method (HPLC). The phase of motion used acetonitril : phosphate acid (80:20 v/v), using C18 or oktadesil silica (ODS) with size 250 nm × 4,6 mm,injection volume 20 μl, detector genesys 10S UV-Vis at wavelength 203 nm. Acrylamide is ground coffee was identified at retention time (tR) ± 5,825 minute. This method is proven valid with linearity y = 20717x + 28752, correlation coefficient (r) = 0,998%, the limit of detection 0, 32109 ppm and the limit of quantitation 1,07031 ppm, orecision with 2%. Acrylamide levels in coffee powder 1 to 4 respectively are 72,065 μg/g sample (1), 66,922 μg/g sample (2), 60,215 μg/g sample (3), and 61,422 μg/g sample (4). The four coffee samples showed that the acrylamide levels of each sample exceeded the safe limit of consumption of acrylamide released by FDA is 2 μg/g.
Sintesis dan Uji Aktivitas Senyawa Dibutil Timah (IV) Bis-Metil Ditiokarbamat Pada Bakteri Salmonella Typhi dan Escherichia Coli Mukhlis Sanuddin; lia purnamasari; Amelia Soyata
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/jfi.v19i1.1408

Abstract

The majority of bacterial infection therapy uses antibiotics which result in resistance and dangerous side effects. If the wrong method is used, it is necessary to develop antibiotics from new compounds that are effective against bacteria and are able to avoid the occurrence of antibiotic resistance by using organotin and dithiocarbamate compounds. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of dibutyl tin (IV) bis-methyl dithiocarbamate on Salmonella typhi and Escherichia coli bacteria. This compound was synthesized by an in situ technique by adding methanol to methyl amine + carbon disulfide + metal dibutyl tin (IV) dichloride which was identified using 13C NMR, FTIR and 1H NMR. Then, the antibacterial activity was tested using the paper disc diffusion technique with concentrations of 50 ppm, 70 ppm and 90 ppm using NA (Nutrient Agar) media. The results of this study obtained results in the form of a synthetic powder of 1.28 g with a compound percentage of 25%. The results of the antibacterial activity test with a concentration of 90 ppm resulted in the largest inhibition zone with a very strong category at 27.33 mm Salmonella typhi and 26.48 mm Escherichia coli. The compounds in this research have been successfully synthesized and form an overview of the structure of complex compounds and have very strong antibacterial agent activity.
Uji Aktivitas Antibakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli Terhadap Senyawa Sintesis Difeniltin (IV) Metil Ditiokarbamat Mukhlis Sanuddin; Armini Hadriyati; Indah Permata Sari
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 3, No 1 (2022): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v3i1.7030

Abstract

ABSTRAKSenyawa organotimah (IV) ditiokarbamat ini telah banyak digunakan dalam bidang farmasi dan kedokteran dan digunakan sebagai antibakteri, atikanker. dan sebagai antijamur. Senyawa. ini berhasil disintesis. dengan tujuan untuk mencari gambaran struktur. dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan  Escherichia coli. Senyawa ini disintesis dengan metode in situ yaitu dengan penambahan metil amina (0.02 mol) + karbon disulfida (0.02 mol) + logam difeniltin (IV) diklorida (0.01 mol), dan menghasilkan serbuk sebanyak 1.9 g dilakukan identifikasi menggunakan FTIR, 1H NMR, dan 13C NMR. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram dan menggunakan media NA (Nutrient Agar). Hasil penelitian dari senyawa sintesis menggunakan FTIR diperoleh gugus (C-N), (C-S), (C=N), (C=C), (C-H). Hasil pengukuran dari 1H NMR diperoleh δ 2,34 (CH3) dan δ 7.29 – 8,32 (aromatik). Hasil 13C NMR diperoleh δ 11.17 – 20.32 (CH3), δ 128.12 – 142.71 (C aromatik) dan δ 51.03 – 57.39 (CH2), dan hasil pengujian aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 90 ppm dapat dikategorikan sangat kuat dalam aktivitas antibakteri. .Kesimpulan senyawa ini berhasil disintesis dan dikarakterisasi dengan gambaran struktur dan senyawa kompleks ini mempunyai aktivitas sebagai agen antibakteri. dengan kategori sangat kuat. Kata kunci : Antibakteri; FTIR; NMR; Organotimah (IV) ditiokarbamat.ABSTRACTThis organotin (IV) dithiocarbamate compound has been widely used in the pharmaceutical and medical fields and is used as an anticancer, antibacterial and antifungal. This compound was successfully synthesized with the aim of finding an overview of the structure and antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria. This compound was synthesized by the in situ method by adding methyl amine (0.02 mol) + carbon disulfide (0.02 mol) + metal diphenyltin (IV) dichloride (0.01 mol), and producing a powder of 1.9 g was identified using FTIR, 1H NMR, and 13C NMR. Antibacterial activity testing was carried out using the paper disc diffusion method and using NA (Nutrient Agar) media. The results of the research of synthetic compounds using FTIR obtained groups (C-N), (C-S), (C=N), (C=C), (C-H). The measurement results of 1H NMR obtained 2.34 (CH3) and 7.29 – 8.32 (aromatic). The results of 13C NMR obtained 11.17 – 20.32 (CH3), 128.12 – 142.71 (C aromatic) and 51.03 – 57.39 (CH2), and the results of antibacterial activity test with a concentration of 90 ppm can be categorized as very strong in antibacterial activity. In conclusion, this compound was succesfully synthesized and caracterized by its structure description and this complex compound has activity as an antibacterial agent with a very strong category.Keywords : Antibacterial; FTIR; NMR; Organotimah (IV) ditiocarbamate.
BACK TO NATURE, SEHAT BERSAMA HERBAL DI RT.16 KELURAHAN LEBAK BANDUNG, JELUTUNG KOTA JAMBI Medi Andriani; Mukhlis Sanuddin; Rasmala Dewi; Habibah Apria; Siska Emilia Nasril
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1079-1087

Abstract

Back to nature, sehat bersama herbal adalah slogan hidup sehat yang akhir-akhir ini menjadi trend baru dimasyarakat dunia dengan mengkonsumsi obat-obatan dari bahan alami yang relatif lebih aman dibandingkan obat-obatan dari bahan kimia sintetik. Berdasarkan data Puskesmas Putri Ayu dari Pendataan Program PISPK (program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga) keluhan penyakit yang sering dirasakan masyarakat RT 16 simpang Pulai kelurahan Lebak Bandung di kecamatan Jelutung Kota Jambi adalah penyakit Hipertensi dan diabetes. Sehingga TIM KKN Kelompok 3, mengajak warga RT 16 untuk mulai menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup yang sehat bersama herbal. Adapun metode yang dilakukan yaitu Penyuluhan kesehatan tentang penyakit Hipertensi dan Diabetes serta pengobatannya yang berasal dari bahan alam, Melakukan cek kesehatan secara gratis, Melakukan kegaiatan Senam Lansia bersama, Sosialisasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), langkah mencuci tangan yang baik dan benar, serta Penyuluhan Pencegahan Penyakit DBD dan Pencegahan Penyebaran Covid 19 dengan cara 3 M. Disini kami juga mengajarkan warga dalam pembuatan produk herbal (simplisia Daun Jambu Biji, Simplisia Daun Kejibeling, Simplisia Daun Kumis Kucing) yang sangat bermamfaat dalam menjaga kesehatan masyarakat RT 16 simpang Pulai dan Produk Kecantikan (Masker dari lemon, Lulur dari Kopi dan Pengharum Ruangan dari Lemon). Hasil kegiatan menunjukkan antusiame masyarakat yang sangat tinggi dalam meningkatkan pengetahuan mengenai pengobatan menggunakan tanaman herbal. Dengan demikian diharapkan edukasi yang diberikan dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat.
Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Mukhlis Sanuddin; Armini Hadriyati; Ranti Arista
Jurnal Dunia Farmasi Vol 6, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v6i2.5147

Abstract

Pendahuluan: Obat merupakan unsur yang sangat penting dalam upaya penyelenggaraan kesehatan. Sebagian besar intervensi medik menggunakan obat, oleh karena itu diperlukan obat tersedia pada saat diperlukan dalam jenis dan jumlah yang cukup, berkhasiat nyata dan berkualitas baik. Kesalahan dalam penyimpanan obat dapat menjadikan turunnya kadar/ potensi obat sehingga bila dikonsumsi oleh pasien menjadi tidak efektif dalam terapinya. Keselamatan pasien adalah faktor yang diutamakan dalam upaya pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan observasi langsung tentang penyimpanan obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode Checklist. Hasil: Dari hasil penelitian diperoleh nilai persentase 89.09 %. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah memenuhi standar dengan perolehan nilai persentase sebesar 89.09% dengan kriteria penilaian sangat baik.
Penetapan Kadar Vitamin C pada Ekstrak Paprika (Capsicum annuum var. grossum Sendtn.) di Supermarket menggunakan Metode KCKT Mukhlis Sanuddin; Medi Andriani; Diah Suci Ramadhani
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 18 No. 02 Desember 2021
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i2.8586

Abstract

Paprika (Capsicum annuum var. grossum Sendtn.) telah dibudidayakan di banyak negara. Kandungan vitamin C yang terdapat di paprika lebih tinggi di bandingkan dengan vitamin C pada jeruk yang selama ini dikenal sebagai sumber vitamin C, dapat dilihat dari kadar vitamin C paprika yaitu 190mg/100g sedangkan pada jeruk 50mg/100g. Kebutuhan rata-rata manusia terhadap vitamin C tidak lebih dari 100 mg sehari dan vitamin C yang paling bagus didapat dari makanan sehari-hari, berupa buah atau sayuran. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar vitamin C pada paprika yang dijual di Supermarket penetapan kadar dari sampel paprika merah, kuning, hijau yang diolah menjadi ekstrak paprika dan selanjutnya dilakukan pengujian sampel vitamin C dengan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) pada panjang gelombang 264 nm. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, pada sampel Paprika yang diuji menggunakan alat KCKT ditemukan adanya kandungan vitamin C. Penetapan kadar vitamin C dalam ketiga sampel paprika menggunakan KCKT diperoleh hasil pada sampel paprika merah sebesar 2,0479 mg sampel paprika kuning sebesar 4,1305 mg, dan sampel paprika hijau 1,2153 mg. Hal ini menunjukkan bahwa semua sampel paprika yang diuji mengandung vitamin C.
Analysis of Sodium Benzoate Levels in Cinnamon Syrup Using High Performance Liquid Chromatography Method Armini Hadriyati; Mukhlis Sanuddin; Aulia Fitri
Jurnal Kartika Kimia Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, Jenderal Achmad Yani University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v3i2.55

Abstract

Natrium benzoat pada sirup kayu manis digunakan sebagai pengawet. Penggunaan natrium benzoat sudah diatur oleh BPOM yaitu tidak boleh melebihi 600 mg/kg. Mengkonsumsi minuman yang mengandung natrium benzoat secara terus menerus dapat memicu kanker, karena natrium benzoat bersifat karsinogen didalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya kandungan dan kadar natrium benzoat didalam sirup kayu manis. Sampel sirup kayu manis yang diteliti sebanyak 2 sampel. Metode yang digunakan adalah kromatografi cair kinerja tinggi fase terbalik. Fase gerak yang digunakan methanol:aquabidest (3:97), fase diam oktadesil silika dengan dimensi kolom 250 4,6 mm, laju alir 1 mL/menit, detektor UV-Vis 225 nm, dan volume injeksi 20 L. Kandungan natrium benzoat yang diperoleh pada sampel sirup kayu manis 1 yaitu sebesar 113,53 mg/kg dan pada sampel sirup kayu manis 2 yaitu sebesar 103,36 mg/kg. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sirup kayu manis terbukti mengandung natrium benzoat dan aman untuk dikonsumsi karena kadarnya tidak melebihi nilai ambang batas maksimum yang diiziinkan. Kata kunci: KCKT; Pengawet; Sirup; Kayu Manis
Co-Authors Abror, Rafi Abul Ainin Hapis Abul Ainin Hapis Adriyani, Dhea Afifah Putri Pinasty Agnes Juwita Ahmad Husaini Aisa Dinda Mitra Aldi Dwi Hernawan Almawaddah, Aqillah Amelia Soyata Andriani, Medi Anggraini, Ayuni Anisar Anisar Annisaq, Nur Apria, Habibah Armini Hadriyati Armini Hadriyati Armini Hadriyati Armini Hadriyati Armini Hadriyati armini hadriyati, armini Aulia Fitri Chervia Oktariani Chessy Aziza Putri Dewi, Rasmala Dewi, Rasmala Diah Sita Murilanti Diah Suci Ramadhani Eka Fitriani Eti kurniawati ETI KURNIAWATI Habibah Apria Halimatussa’diyah Halimatussa’diyah Handayani, Rahmawati Eka Harmita Swandi Hendri Pranata Ihsan Pratama, Muhammad Indah Permata Sari Indah Sagita Cahyani Intan Yusi Safira Jelly Permatasari Lasma Dameria Sibuea Lestari, Oktavia Veni Lia Anggresani Lia Purnamasari M. Sa’id Ridha Mahmudah Mahmudah Medi Andriani Medi Andriani Medi Andriani Meinarisa, Meinarisa Melda Cindri Susanti Meliani, Meliani Nandita Almira Salsabila Nasril, Siska Emilia Nofa Putriani Nofa Putriani Nur Annisaq Oktariani, Meli PUTRI WULANDARI Putri, Elfiana Meirela Rahmadevi Rahmadha Trifah Ranti Arista Rasmala Dewi Rasmala Dewi Rasmaladewi Rasmaladewi Rasmaladewi, Rasmaladewi RATNA SARI Rika Amelia Putri Rini Dwi Lestari Rizka Afrina Rizky Yulion Shaleha, Maratus Siska Emilia Nasril Siti Maya Anggraini Siti Nurul Khoiriyah Tessi Silviavitari Tiara Angraini Umairoh, Sarah Veni Apriliya Yasril, Farih Rahma Yuliandani, Yuliandani Yulianis S.Farm, M.Farm, Apt Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Yulianis Zhafirah, Wara Zulfanudin Zulfanudin