Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Legal Aspects of Banking in Protecting Workers' Rights: An Analysis of the Interconnection Between Banking and Labor Regulations Dalimunthe, Nikmah; Athariq, Difa
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 3 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v4i3.527

Abstract

This study aims to analyze the relationship between banking and employment regulations in protecting labor rights in Indonesia. Using a literature study method, this study examines legal documents such as Law Number 13 of 2003 concerning Employment, the Banking Law, Financial Services Authority Regulations (POJK), and Bank Indonesia Regulations (PBI), as well as relevant academic literature. Descriptive-analytical analysis was conducted to evaluate the suitability of regulations with banking operational practices and identify potential synergies between regulations to strengthen the protection of labor rights. The results of the study indicate that there are regulatory gaps that require harmonization to ensure banking compliance in supporting workers' rights, especially related to the management of welfare funds and the fulfillment of labor obligations. This study recommends strengthening coordination between banking and labor regulators to create a more integrated and effective legal framework.
Keadilan Upah Buruh dalam Perspektif Hukum Ketenagakerjaan Indonesia dan Etika Ekonomi Islam: Telaah QS. Al-Muthaffifin Ayat 1-3 Dalimunthe, Nikmah; Purba, Friska Amelia; Andini, Putri; Anditha, Putri; Nadia, Finkan; Rohani, Dewita; Annisa, Tria; Nadya, Nadya; Bangun, M Ali Zidan; Zais, Muhammad
Journal of Business Inflation Management and Accounting Vol 2, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/bima.v2i2.6534

Abstract

Artikel ini membahas isu keadilan dalam pemberian upah buruh dari dua perspektif utama: hukum ketenagakerjaan Indonesia dan etika ekonomi Islam. Latar belakang penelitian ini adalah masih maraknya praktik eksploitasi tenaga kerja dan ketimpangan dalam sistem pengupahan di Indonesia. Penelitian ini menelaah kesesuaian antara Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan prinsip keadilan yang terdapat dalam Al-Qur’an, khususnya QS. Al-Muthaffifin ayat 1–3. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode normatif dan analisis isi terhadap teks hukum serta ayat Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik seperti upah murah, sistem outsourcing, dan pengabaian hak buruh bertentangan baik dengan nilai-nilai moral Islam maupun semangat keadilan yang dijunjung dalam hukum positif. Perspektif Islam memberikan dimensi spiritual dan etik yang memperkuat perlindungan terhadap buruh, sementara hukum positif menyediakan kerangka legal formal. Penelitian ini mendorong integrasi antara nilai religius dan regulasi hukum dalam reformasi sistem ketenagakerjaan. Dengan demikian, keadilan upah dapat diwujudkan secara lebih menyeluruh, adil, dan berkelanjutan.
The Impact of Digitalization on Work Patterns and the Protection of Workers' Rights: a Study of Labor Law in the Banking Sector Djunaidi, Zikri Habibi; Dalimunthe, Nikmah
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 3 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v4i3.499

Abstract

Digitalization has revolutionized the banking sector by improving efficiency and productivity through the adoption of information technology. While digitalization offers convenience, it also poses new challenges for workers, especially in relation to the reduction of traditional jobs and the need for higher digital skills. This study aims to analyze the impact of digitalization on work patterns and workers' rights in the banking sector, with a focus on time flexibility, outsourcing, and the reduction of manual labor. In addition, the study will analyze existing labor law policies to assess the extent to which they are able to protect workers' rights in the face of these rapid changes.  The approach used is qualitative with a descriptive method. Data is analysed using thematic analysis techniques, as well as using a normative-empirical legal approach to assess the relevance of labour policies in the context of digitalization. Validation is done through source triangulation by comparing the findings of this research with previous studies. The results show that digital transformation in the banking sector is changing work patterns with a hybrid model, decreasing the need for manual labor, and increasing the demand for digital skills. The use of outsourced labor is also increasing, but raises worker protection issues. Existing labor regulations need to be updated to respond to these new challenges and ensure the protection of workers' rights.
Legal Aspects of Banking in Protecting Workers' Rights: An Analysis of the Interconnection Between Banking and Labor Regulations Dalimunthe, Nikmah; Athariq, Difa
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 3 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v4i3.527

Abstract

This study aims to analyze the relationship between banking and employment regulations in protecting labor rights in Indonesia. Using a literature study method, this study examines legal documents such as Law Number 13 of 2003 concerning Employment, the Banking Law, Financial Services Authority Regulations (POJK), and Bank Indonesia Regulations (PBI), as well as relevant academic literature. Descriptive-analytical analysis was conducted to evaluate the suitability of regulations with banking operational practices and identify potential synergies between regulations to strengthen the protection of labor rights. The results of the study indicate that there are regulatory gaps that require harmonization to ensure banking compliance in supporting workers' rights, especially related to the management of welfare funds and the fulfillment of labor obligations. This study recommends strengthening coordination between banking and labor regulators to create a more integrated and effective legal framework.
Dinamika Ketenagakerjaan Non Formal: Analisis Sistem Pengupahan Dan Perbandingannya Dengan Ketenagakerjaan Formal Dalam Perspektif Hukum Dalimunthe, Nikmah; Suhardina, Suhardina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11074

Abstract

Jurnal ini menganalisis dinamika ketenagakerjaan non formal, dengan fokus pada sistem pengupahan serta perbandingannya dengan ketenagakerjaan formal. Dalam konteks hukum ketenagakerjaan, penelitian ini menggali berbagai aspek yang memengaruhi kedua sistem pengupahan tersebut. Metode perbandingan digunakan untuk menyoroti perbedaan dan kesamaan antara ketenagakerjaan non formal dan formal dalam hal pengupahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tantangan unik dalam implementasi kebijakan pengupahan untuk sektor non formal, yang membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan sektor formal. Studi ini memberikan wawasan yang mendalam tentang kompleksitas ketenagakerjaan non formal dan implikasinya dalam konteks hukum.
Perkembangan dan Perlindungan Pekerja: Analisis Perubahan Hukum Bisnis Ketenagakerjaan di Indonesia Vitria, Ade; Dalimunthe, Nikmah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11699

Abstract

Penelitian semacam ini dapat bermanfaat dalam menciptakan kebijakan yang lebih adil, menyelesaikan perselisihan perburuhan, meningkatkan kondisi kerja, dan menjamin kepatuhan hukum. Selain itu, penelitian ini dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik mengenai hak-hak pekerja dan memberikan saran untuk perubahan undang-undang yang lebih mencerminkan tuntutan masyarakat dan pergerakan pasar. Metodologi penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data sekunder, atau informasi yang telah dipublikasikan dalam format apa pun sebagai sumber, seperti e-book, buku cetak, jurnal ilmiah, dan publikasi ilmiah lainnya, biasanya digunakan dalam metode penelitian kualitatif. Salah satu aspek hukum ketenagakerjaan yang sangat relevan dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam pasal ini adalah perlindungan terhadap pekerja/buruh. Perlindungan terhadap hak-hak dasar pekerja dan perlakuan yang adil diperlukan untuk menjamin kesejahteraan buruh dan pekerja. Kompensasi yang adil bagi karyawan akan memotivasi mereka untuk memberikan upaya terbaiknya kepada perusahaan, yang tentu saja akan mempengaruhi pendapatan juga. Pembayaran upah memang berdampak pada efisiensi dan produksi, namun pengusaha harus menyadari kesulitan yang timbul akibat rencana kompensasi yang rumit.
Hak Pekerja Alfamart Dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Kajian Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia Dalimunthe, Nikmah; Amaliah, Riska
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11871

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kontrak kerja waktu tertentu di Alfamart dari sudut pandang hukum Islam dan hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan metode kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa kontrak semacam itu memberikan fleksibilitas bagi perusahaan namun menimbulkan ketidakpastian bagi pekerja terkait upah dan jaminan sosial. Dari perspektif hukum Islam, kontrak harus mematuhi prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan, yang belum sepenuhnya terpenuhi dalam praktik di Alfamart. Pentingnya meningkatkan kesadaran hukum pekerja diidentifikasi sebagai langkah penting. Kesimpulannya, perlindungan hak-hak pekerja perlu ditingkatkan sesuai dengan standar keadilan dalam hukum Islam dan hukum ketenagakerjaan, serta pemotongan upah tanpa kesepakatan kontrak dianggap tidak sah menurut hukum Islam.
Efektivitas Penyelesaian Sengketa Melalui Badan Arbitrase Dalimunthe, Nikmah; Zakaria, Muhammad; Parapat, Bagus Hamdani; Tarigan, M. Husen Syuhada
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12105

Abstract

Badan arbitrase merupakan badan yang bergerak menyelesaikan sengketa diluar pengadilan, yang mana orang yang terlibat sengketa menyelesaikan persengketaan mereka melalui arbitror baik satu orang atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana cara menyelesaikan sengketa melalui badan arbitrase, dengan mengetahui cara dan proses penyelesaian sebgketa baik itu dalam ranah kelebihan ataupun kekurangan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian normatif yuridis yang ajuan nya mengaju kepada peraturan perundang-undangan yang ada dengan menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan orang untuk mengenai permasalahan yang diangkat.
Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Buruh Korban Pelecehan Seksual di Tempat Kerja Dalimunthe, Nikmah; Dermawan, Muhammad Da’i
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13621

Abstract

Pelecehan seksual di tempat kerja merupakan isu serius yang berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis dan produktivitas pekerja, melibatkan tindakan verbal, non-verbal, fisik, hingga pemaksaan seksual yang sering memicu trauma, stres, dan penurunan kepercayaan diri. Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap pekerja/buruh korban pelecehan seksual, dengan fokus pada implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Meskipun UU TPKS merupakan langkah penting dalam perlindungan korban, tantangan signifikan dalam penerapannya masih ada, termasuk kurangnya peraturan pelaksanaan yang rinci dan sosialisasi yang belum menyeluruh. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengevaluasi efektivitas perlindungan hukum yang ada, mengidentifikasi tantangan dalam penerapannya, dan memberikan rekomendasi strategis, seperti pengembangan peraturan pelaksanaan yang jelas, pelatihan mendalam bagi aparat penegak hukum, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Upaya-upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, mendukung pemulihan korban, dan memastikan penegakan hukum yang adil.
Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Kontrak Di Perusahaan Swasta Dalimunthe, Nikmah; Matondang, Sabrina Natasya; Faraditha, Sabrina; Harahap, Aulia Nurul Annisa; Wahyuni, Willia; Panjaitan, Miranda; Sari, Dinda Aulia; Anggraini, Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.20034

Abstract

Pekerja kontrak semakin banyak digunakan oleh perusahaan swasta di era globalisasi untuk efisiensi dan fleksibilitas tenaga kerja. Sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) kerap menimbulkan persoalan perlindungan hukum, terutama terkait pemutusan hubungan kerja, jaminan sosial, dan kepastian kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yuridis normatif dengan dukungan yuridis empiris melalui studi dokumen dan putusan pengadilan. Hasil menunjukkan bahwa meskipun secara normatif hak pekerja kontrak telah diatur dalam perundang-undangan, implementasinya masih lemah. Banyak perusahaan menyalahgunakan PKWT dan menghindari kewajiban hukum. Selain itu, lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran hukum pekerja, serta ketimpangan kekuasaan dengan pengusaha memperburuk perlindungan terhadap pekerja kontrak. Kesimpulannya, perlindungan hukum bagi pekerja kontrak masih menghadapi tantangan serius dan membutuhkan penguatan regulasi, penegakan hukum, serta keberpihakan pemerintah yang lebih nyata.