Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IMAM HASAN AL-BANNA DALAM KITAB MAJMUATU RASA’IL choli, Ifham; Farhana
Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v1i1.429

Abstract

important issue, so that every aspect of the Islamic education process always fosters noble character. Morals are traits that have been embedded in the soul that encourage one's behavior easily so that it becomes habitual behavior. This study uses the type of research in the form of Library Research (Library Research). Library research is a research conducted by reading, studying books by quoting from various theories and opinions that have a relationship with the problem under study. This study takes the thinking of Imam Hasan Al-Banna because Imam Hasan has a character of its own renewal that distinguishes it from the previous scholars. Among the most important aspects of education in the Ta'lim Treatise is the moral aspect. Among the most important aspects of education in the Ta'lim Treatise is the moral aspect. Hasan al Banna called it the "stick of command for change", because morality according to Al Banna is the first pillar of societal change. Al Banna said that Islam depends on changing the affairs of this ummah on changes in morals and cleanliness of the soul. The purpose of education according to Hasan Al Banna is oriented to the realization of Islamic identity, namely forming a Muslim personality.
Penerapan Metode Muraja’ah Dalam Menghafal Al-Qur’an Pada Siswa di Markaz Qur’an Jakarta Timur : doi 10.58569/jies.v1i2.580 Putri, Herlin Amanda; Uyuni , Badrah; Choli, Ifham; Adnan, Mohammad
Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v1i2.580

Abstract

This article describes the method used in memorizing the Qur'an for students at Markaz Qur'an, East Jakarta. Markaz Qur'an is one of the institutions prepared for generations of Muslims to love the Qur'an and practice it by educating students to memorize the Qur'an. The desire and determination to educate students to memorize the Al-Qur'an are very big and strong. The seriousness of the Markaz Qur'an in producing generations of memorizing the Qur'an by holding tahfidz learning activities every Sunday. The memorization method used is muraja'ah. Applying this method aims to improve the quality of students' memorization of the Qur'an better and stronger on the sidelines of busyness in student activities. This study aimed to find out (1) How to apply the muraja'ah method in memorizing the Qur'an at the Qur'an Markaz, East Jakarta, (2) what support and inhibiting factors in the application of the muraja'ah method at the Qur'an Markaz, East Jakarta. This research was carried out in June 2022 using a qualitative method through data collection techniques with interviews, observation, and documentation which focused on the object and subject of the research (Ustadz/ustadzah and students). Based on the results of the study, it was shown that the application of the muraja'ah method in memorizing the Qur'an at the Markaz Qur'an is by 1) Implementation of memorizing the Al-Qur'an, 2) Methods of implementing muraja'ah in memorizing the Al-Qur'an, 3) Efforts in determining the target of memorizing Al-Qur'an mismatches and supporting and inhibiting factors in the application of the muraja'ah method at Markaz Qur'an, East Jakarta, namely supporting factors such as being given guidance before memorizing and having memorization targets.
Efektifitas Pembelajaran Al-Qur’an Hadist Berbasis Kurikulum Merdeka Di Madrasah Aliyah Miftahul Amal Jatimakmur Kota Bekasi: DOI 10.58569/jies.v3i1.1056 Lutfi Adriyansyah; Choli, Ifham; Rodhiyana, Mu'allimah
Journal of Islamic Education Studies Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v3i1.1056

Abstract

Efektifitas pembelajaran yang efektif adalah usaha yang membuahkan hasil atau menghasilkan belajar yang bermanfaat dan bertujuan bagi para peserta didik. Kata efektivitas pembelajaran mengandung dua indikator penting, yaitu pada peserta didik dan guru. Orang tua umumnya lebih mengutamakan pembelajaran duniawi serta kurang memikirkan pembelajaran agama, Al-Qur’an merupakan salah satu sumber pendidikan Islam yang dapat memberikan dasar yang kuat untuk menentukan arah hidup dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Metode penelitian yang diterapkan berupa metode kualitatif. Metode kualitatif ini merupakan metode penelitian dimana data yang diperoleh memiliki sifat deskriptif berupa kalimat tertulis yang diperoleh melalui sebuah wawancara/pengamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis berbasis Kurikulum Merdeka. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat efektifitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis dalam penerapan Kurikulum Merdeka serta kurangnya motivasi belajar dan minat dari peserta didik. Pendekatan ini memberikan ruang untuk guru dan siswa untuk mengeksplorasi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa dan guru.
Toleransi Bergama Dengan Pendekatan Project Based Learning Pada Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Saputra, Eddy; Choli, Ifham
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.4805

Abstract

Memanfaatkan isu agama sering kali terjadi disetiap ruang, apalagi pernah terjadi dalam sebuah pilkada kelompok masyarakat terpecah dengan isu agama yang dikembangkan. Nilai Pendidikan Islam yang mengedepankan Rahmah dan Mahabbah tidak semestinya menjadikan pemeluknya menjadi intoleran hanya karena sebuah perbedaaan. Waktu yang singkat dalam pembelajaran agama di perguruan tinggi umum masih banyak menyisakan masalah dalam menumbuhkan sikap toleransi pada mahasiswa. Tiga puluh persen data yang menunjukan terkait sikap intoleran pada mahasiswa menjadi sebuah keprihatinan dikalangan kaum terpelajar. Mahasiswa sebagai kaum intelektual semestinya menjadi garda terdepan dalam menghadirkan sikap toleransi kepada masyarakat lainnya. Project based Learning pada mata kuliah Pendidikan agama Islam dapat menghadirkan nuansa berbeda dari yang sebelumnya. Project based learning menjadikan nilai toleraransi dihadirkan dalam bentuk nyata pada pembelajaran serta mengubah dari tekkstual menjadi kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model riset dan pengembangan (R&D) pada model pembelajarannya. Dimana sebelumnya menggunakan model pembelajaanran konvensional menjadi pembelajaran berbasis proyek (Project based Learning). Penelitian ini bertujuan menjadikan pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan agama Islam lebih bermakna serta memberikan pemahaman pada nilai toleransi yang sudah terjaga sejak lama melalui pendekatan project based learning sebagai model pembelajaran di perguruan tinggi umum.
QALB-CENTERED EDUCATION: REKONSTRUKSI PENDIDIKAN DAN DAKWAH BERBASIS HADITS-HADITS TENTANG HATI Islam, Fahmi; Choli, Ifham; Ma'arif, Samsul; Farhana, Nurfitria; Fauzia, Syifa
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5269

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas urgensi rekonstruksi paradigma pendidikan dan dakwah yang berpusat pada hati (qalb) berdasarkan analisis terhadap 50 hadits Nabi Muhammad SAW tentang hati. Penelitian kepustakaan ini menyimpulkan bahwa pendekatan pendidikan dan dakwah konvensional seringkali hanya menyentuh aspek kognitif dan perilaku luaran, tanpa membongkar dan merekonstruksi pusat kendali manusia, yaitu hati. Melalui pendekatan tematik (maudhu'i) terhadap hadits-hadits tentang hati, artikel ini mengusulkan kerangka kerja "Qalb-Centered Education" yang mengintegrasikan penyucian hati (tazkiyatun nafs) sebagai fondasi utama. Kerangka ini menawarkan solusi holistik untuk menjawab problematika dekadensi moral dan spiritual di dunia pendidikan serta krisis efektivitas dakwah di era kontemporer.
DAKWAH NABI HUD AS: KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI PENYIMPANGAN AKIDAH DAN RELEVANSINYA BAGI MASYARAKAT KONTEMPORER Yasin, Rahman; Hamid, Abdul; Roihan, Akmal; Choli, Ifham
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v5i3.5300

Abstract

Kisah dakwah Nabi Hud AS kepada kaum ‘Ad yang dikisahkan dalam Al-Qur'an menawarkan pelajaran yang mendalam tentang prinsip-prinsip dakwah yang hakiki. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis metode, tantangan, dan keteguhan spiritual Nabi Hud AS dalam mengajak kaumnya kembali kepada tauhid. Melalui studi pustaka terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan referensi yang relevan, penelitian ini menyoroti bagaimana Nabi Hud menghadapi masyarakat yang secara material makmur namun secara spiritual bangkrut. Temuan artikel ini mengungkap bahwa inti dakwah Nabi Hud adalah tauhid, tawakal, dan keteladanan akhlak. Meskipun ditolak dan dicemooh, keteguhannya menjadi teladan bagi para dai. Artikel ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai dakwah Nabi Hud AS, seperti keteguhan prinsip, kesabaran, dan fokus pada transformasi akidah, sangat relevan untuk diimplementasikan dalam konteks dakwah di masyarakat modern yang sering kali terjebak dalam materialisme dan penyimpangan akidah.