Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IMAM HASAN AL-BANNA DALAM KITAB MAJMUATU RASA’IL choli, Ifham; Farhana
Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v1i1.429

Abstract

important issue, so that every aspect of the Islamic education process always fosters noble character. Morals are traits that have been embedded in the soul that encourage one's behavior easily so that it becomes habitual behavior. This study uses the type of research in the form of Library Research (Library Research). Library research is a research conducted by reading, studying books by quoting from various theories and opinions that have a relationship with the problem under study. This study takes the thinking of Imam Hasan Al-Banna because Imam Hasan has a character of its own renewal that distinguishes it from the previous scholars. Among the most important aspects of education in the Ta'lim Treatise is the moral aspect. Among the most important aspects of education in the Ta'lim Treatise is the moral aspect. Hasan al Banna called it the "stick of command for change", because morality according to Al Banna is the first pillar of societal change. Al Banna said that Islam depends on changing the affairs of this ummah on changes in morals and cleanliness of the soul. The purpose of education according to Hasan Al Banna is oriented to the realization of Islamic identity, namely forming a Muslim personality.
Penerapan Metode Muraja’ah Dalam Menghafal Al-Qur’an Pada Siswa di Markaz Qur’an Jakarta Timur : doi 10.58569/jies.v1i2.580 Putri, Herlin Amanda; Uyuni , Badrah; Choli, Ifham; Adnan, Mohammad
Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v1i2.580

Abstract

This article describes the method used in memorizing the Qur'an for students at Markaz Qur'an, East Jakarta. Markaz Qur'an is one of the institutions prepared for generations of Muslims to love the Qur'an and practice it by educating students to memorize the Qur'an. The desire and determination to educate students to memorize the Al-Qur'an are very big and strong. The seriousness of the Markaz Qur'an in producing generations of memorizing the Qur'an by holding tahfidz learning activities every Sunday. The memorization method used is muraja'ah. Applying this method aims to improve the quality of students' memorization of the Qur'an better and stronger on the sidelines of busyness in student activities. This study aimed to find out (1) How to apply the muraja'ah method in memorizing the Qur'an at the Qur'an Markaz, East Jakarta, (2) what support and inhibiting factors in the application of the muraja'ah method at the Qur'an Markaz, East Jakarta. This research was carried out in June 2022 using a qualitative method through data collection techniques with interviews, observation, and documentation which focused on the object and subject of the research (Ustadz/ustadzah and students). Based on the results of the study, it was shown that the application of the muraja'ah method in memorizing the Qur'an at the Markaz Qur'an is by 1) Implementation of memorizing the Al-Qur'an, 2) Methods of implementing muraja'ah in memorizing the Al-Qur'an, 3) Efforts in determining the target of memorizing Al-Qur'an mismatches and supporting and inhibiting factors in the application of the muraja'ah method at Markaz Qur'an, East Jakarta, namely supporting factors such as being given guidance before memorizing and having memorization targets.
Efektifitas Pembelajaran Al-Qur’an Hadist Berbasis Kurikulum Merdeka Di Madrasah Aliyah Miftahul Amal Jatimakmur Kota Bekasi: DOI 10.58569/jies.v3i1.1056 Lutfi Adriyansyah; Choli, Ifham; Rodhiyana, Mu'allimah
Journal of Islamic Education Studies Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v3i1.1056

Abstract

Efektifitas pembelajaran yang efektif adalah usaha yang membuahkan hasil atau menghasilkan belajar yang bermanfaat dan bertujuan bagi para peserta didik. Kata efektivitas pembelajaran mengandung dua indikator penting, yaitu pada peserta didik dan guru. Orang tua umumnya lebih mengutamakan pembelajaran duniawi serta kurang memikirkan pembelajaran agama, Al-Qur’an merupakan salah satu sumber pendidikan Islam yang dapat memberikan dasar yang kuat untuk menentukan arah hidup dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Metode penelitian yang diterapkan berupa metode kualitatif. Metode kualitatif ini merupakan metode penelitian dimana data yang diperoleh memiliki sifat deskriptif berupa kalimat tertulis yang diperoleh melalui sebuah wawancara/pengamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis berbasis Kurikulum Merdeka. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat efektifitas pembelajaran Al-Qur’an Hadis dalam penerapan Kurikulum Merdeka serta kurangnya motivasi belajar dan minat dari peserta didik. Pendekatan ini memberikan ruang untuk guru dan siswa untuk mengeksplorasi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa dan guru.
Toleransi Bergama Dengan Pendekatan Project Based Learning Pada Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Saputra, Eddy; Choli, Ifham
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.4805

Abstract

Memanfaatkan isu agama sering kali terjadi disetiap ruang, apalagi pernah terjadi dalam sebuah pilkada kelompok masyarakat terpecah dengan isu agama yang dikembangkan. Nilai Pendidikan Islam yang mengedepankan Rahmah dan Mahabbah tidak semestinya menjadikan pemeluknya menjadi intoleran hanya karena sebuah perbedaaan. Waktu yang singkat dalam pembelajaran agama di perguruan tinggi umum masih banyak menyisakan masalah dalam menumbuhkan sikap toleransi pada mahasiswa. Tiga puluh persen data yang menunjukan terkait sikap intoleran pada mahasiswa menjadi sebuah keprihatinan dikalangan kaum terpelajar. Mahasiswa sebagai kaum intelektual semestinya menjadi garda terdepan dalam menghadirkan sikap toleransi kepada masyarakat lainnya. Project based Learning pada mata kuliah Pendidikan agama Islam dapat menghadirkan nuansa berbeda dari yang sebelumnya. Project based learning menjadikan nilai toleraransi dihadirkan dalam bentuk nyata pada pembelajaran serta mengubah dari tekkstual menjadi kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model riset dan pengembangan (R&D) pada model pembelajarannya. Dimana sebelumnya menggunakan model pembelajaanran konvensional menjadi pembelajaran berbasis proyek (Project based Learning). Penelitian ini bertujuan menjadikan pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan agama Islam lebih bermakna serta memberikan pemahaman pada nilai toleransi yang sudah terjaga sejak lama melalui pendekatan project based learning sebagai model pembelajaran di perguruan tinggi umum.
QALB-CENTERED EDUCATION: REKONSTRUKSI PENDIDIKAN DAN DAKWAH BERBASIS HADITS-HADITS TENTANG HATI Islam, Fahmi; Choli, Ifham; Ma'arif, Samsul; Farhana, Nurfitria; Fauzia, Syifa
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5269

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas urgensi rekonstruksi paradigma pendidikan dan dakwah yang berpusat pada hati (qalb) berdasarkan analisis terhadap 50 hadits Nabi Muhammad SAW tentang hati. Penelitian kepustakaan ini menyimpulkan bahwa pendekatan pendidikan dan dakwah konvensional seringkali hanya menyentuh aspek kognitif dan perilaku luaran, tanpa membongkar dan merekonstruksi pusat kendali manusia, yaitu hati. Melalui pendekatan tematik (maudhu'i) terhadap hadits-hadits tentang hati, artikel ini mengusulkan kerangka kerja "Qalb-Centered Education" yang mengintegrasikan penyucian hati (tazkiyatun nafs) sebagai fondasi utama. Kerangka ini menawarkan solusi holistik untuk menjawab problematika dekadensi moral dan spiritual di dunia pendidikan serta krisis efektivitas dakwah di era kontemporer.
DAKWAH NABI HUD AS: KETEGUHAN DALAM MENGHADAPI PENYIMPANGAN AKIDAH DAN RELEVANSINYA BAGI MASYARAKAT KONTEMPORER Yasin, Rahman; Hamid, Abdul; Roihan, Akmal; Choli, Ifham
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v5i3.5300

Abstract

Kisah dakwah Nabi Hud AS kepada kaum ‘Ad yang dikisahkan dalam Al-Qur'an menawarkan pelajaran yang mendalam tentang prinsip-prinsip dakwah yang hakiki. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis metode, tantangan, dan keteguhan spiritual Nabi Hud AS dalam mengajak kaumnya kembali kepada tauhid. Melalui studi pustaka terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan referensi yang relevan, penelitian ini menyoroti bagaimana Nabi Hud menghadapi masyarakat yang secara material makmur namun secara spiritual bangkrut. Temuan artikel ini mengungkap bahwa inti dakwah Nabi Hud adalah tauhid, tawakal, dan keteladanan akhlak. Meskipun ditolak dan dicemooh, keteguhannya menjadi teladan bagi para dai. Artikel ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai dakwah Nabi Hud AS, seperti keteguhan prinsip, kesabaran, dan fokus pada transformasi akidah, sangat relevan untuk diimplementasikan dalam konteks dakwah di masyarakat modern yang sering kali terjebak dalam materialisme dan penyimpangan akidah.
Pendampingan Pelatihan Kesenian Hadroh pada Grup Shalawat An-Najah Kelurahan Cawang Jakarta Timur: Pengabdian Choli, Ifham; Sutiono; Soraya, Syarifah; Hidayat, Taufik
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3861

Abstract

This community service activity is carried out by providing art materials, related to hadroh art instruments for the women of the An-Najah shalawat group and the community around Cawang sub-district, Kramat Jati district, East Jakarta. In this service, it is specifically for mothers who live around RW 010, Cawang sub-district, Kramat Jati district, East Jakarta. This service activity is a form of implementing the tri dharma of higher education. The method of implementing this service is carried out by tutorials delivering materials related to the problem of makhraj for shalawat, how to hold and hit hadroh art instruments, such as explaining how to hit the tambourine, bass, octagon and others directly by the service participants. The time for implementing this service is in the even semester of 2024/2025 as many as one meeting a week, precisely every Friday, from February to July 2024. The place for implementing the service is at Majlis Ta'lim Nurul Qur'an Jl. Ja'ani Nasir, RT 001/010, Cawang sub-district, Kramat Jati district, East Jakarta. The results of this community service show that the hadroh arts learning helped mothers understand how to properly strike the hadroh instruments in the Cawang sub-district area, making the participants confident in performing hadroh accompanying shalawat. The community service participants learned how to strike with the correct tone and rhythm, and so on.
THE ARABIC LANGUAGE AND ITS URGENCY IN UNDERSTANDING THE QUR'AN Choli, Ifham; Mujib, Ahmad
Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Vol. 17 No. 1 (2026): Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Islam As-Syafiiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/xvw5wb95

Abstract

Arabic plays a crucial role in understanding and interpreting the Qur'an. Arabic is the language of the Qur'an, and there is a correlation between it and Qur'anic interpretation. This literature review aims to examine Arabic and its importance in understanding the Qur'an, a subject of increasing public interest. The study's findings demonstrate that Arabic plays a fundamental role in understanding the full meaning of the Qur'an. The root-based structure of Arabic (jidzr al-kalimah) allows a single word to contain multiple, interrelated meanings. Differences in word form, pattern (wazan), and pronunciation can produce significant differences in meaning. Therefore, understanding Arabic is a key prerequisite for accurately interpreting Qur'anic verses. In the science of exegesis, Arabic plays a crucial role, including understanding the semantic meaning of Qur'anic verses and understanding their intended meaning. Translations of the Qur'an cannot replace the Arabic text as the primary source of Islamic law and teachings. Thus, mastery of Arabic is an urgent need, especially for students who want to understand the Qur'an in depth and contextually.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Beragama Siswa Melalui Pendidikan Agama Islam Choli, Ifham
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/7rdbgt21

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam adalah penanggung jawab dalam proses pemahaman dan bimbingan kognitif, afektif, religius dan psikomotorik siswa dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.[1] Akan tetapi selain di sekolah , keluarga juga tidak kalah pentingnya dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak. Oleh karena itu orang tua merupakan pendidikan pertama dan utama di mana anak-anak mulai menerima pendidikan. Maka, fungsi keagamaan harus dijalankan baik dalam keluarga maupun di sekolah, melalui pendidikan yang berpedoman pada agama, hal ini sangat penting karena kehidupan beragama yang baik dapat memberikan keseimbangan hidup bagi manusia dan alam pada umumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan memahami realitas sosial, yaitu melihat dunia dari apa adanya, bukan dunia yang seharusnya. Penelitian ini dilakukan di SMP IT Asy-Syarof Jatiwangsan. Hasil penelitian menunjukkan bahw pembelajaran yang  sudah dijalankan oleh para pendidik di sekolah SMP IT Asy-Syarof terutama oleh guru Pendidikan Agama Islam, antara lain: membiasakan praktek dan kebiasaan keberagamaan pada siswa , mewujudkan kasih sayang dan hubungan harmonis antara guru dan murid, memotivasi siswa untuk menghafal ayat – ayat Al – Qur’an surat pilihan, memberikan pemahaman dan kesadaran kepada siswa akan pentingnya Pendidikan Agama Islam, membiasakan diri siswa untuk selalu menerapkan sifat – sifat terpuji dan berakhlakul karimah, dengan harapan sifat terpuji tersebut diterapkan pada sesama teman di dalam sekolah maupun di luar sekolah, membiasakan kepada siswa untuk selalu menghormati kepada yang lebih tua, terutama kepada Bapak dan Ibu Guru di sekolah.