Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Determinant Factors Causing Postpertum Hemorrhage At Sitti Khadijah Maternal and Child Hospital (RSIA), Makassar City M. Yasir, Putri Anugerah; Syahril, Erlin; Nulanda, Mona; Mappaware, Nasruddin Andi; Pramono, Sigit Dwi
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10348

Abstract

Perdarahan post partum (PPH) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab PPH di RSIA Sitti Khadijah Kota Makassar, dengan fokus pada faktor tonus, faktor trauma, dan retensio plasenta. Data diperoleh dari ibu bersalin yang mengalami PPH pada tahun 2022 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor trauma menjadi penyebab utama PPH (46,7%), diikuti oleh faktor tonus (30%) dan retensio plasenta (23,3%). Temuan ini menyoroti pentingnya deteksi dini faktor trauma dan pengelolaan yang lebih baik terhadap faktor-faktor ini untuk mencegah PPH di rumah sakit. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan protokol pencegahan PPH yang lebih efektif di RSIA Sitti Khadijah dan fasilitas kesehatan lainnya.
Comparative Analysis Of Glutation Perioxidase (GPx) Levels In Obesity And Non-Obesity Teenagers Ismaya, Fausiah; Gayatri, Sri Wahyuni; Pramono, Sigit Dwi; Bamahry, Aryanti R.; Utami, Dian Fahmi
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10377

Abstract

Obesitas pada remaja telah menjadi masalah kesehatan global yang meningkat, dengan dampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kadar glutation peroksidase (GPx) pada remaja obesitas dan non-obesitas serta mengeksplorasi hubungannya dengan obesitas. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan sampel 50 remaja. Pengukuran kadar GPx dilakukan menggunakan spektrofotometer, dan analisis data menggunakan uji T-test dan uji Kolmogorov-Smirnov untuk normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar GPx pada remaja obesitas (109.68 U/g) lebih tinggi dibandingkan dengan non-obesitas (81.20 U/g), yang menunjukkan peningkatan stres oksidatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa obesitas berhubungan dengan peningkatan stres oksidatif, yang berpotensi mempengaruhi kesehatan metabolik remaja jangka panjang. Disarankan untuk mengembangkan program intervensi yang lebih berbasis bukti dan memperhatikan faktor gender dan sosial-ekonomi dalam pencegahan obesitas.