Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Effectiveness of Pjbl-Based E-LKPD Implementation in Teaching Plant Tissue Materials Rahiimah, Natasya; Fitri, Rahmadhani; Yogica, Relsas
BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i1.26559

Abstract

This development research was conducted based on the difficulties faced by teachers. The aim of this research is to produce an e-LKPD that is valid, practical, effective, and appealing for students in the subject of plant tissues. The applied learning model is expected to assist teachers in creating engaging learning media. This research employs the Systematic Literature Review (SLR) method as its research methodology. This involves selecting each relevant journal or prior study and compiling their results as references for the model or idea to be developed. The study involves collecting information and data from reliable sources such as international scientific journals, seminar proceedings, research reports, and reference books. The data in this research consists of a literature review of previous studies sourced from journals published between 2020 and 2024. From several scientific articles that were examined and compared, it can be concluded that several studies using simulation models in their learning processes have been successfully implemented and applied to both students and teachers, at the elementary school and vocational high school levels.
KAJIAN AIR PANTAI WONG POLO MENUJU DESA WISATA DESA KOTA PARI Fitri, Rahmadhani; Amrul, Hanifah Mutia Z.N.
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.92

Abstract

Kota Pari Village is a village located in Pantai Cermin sub-district, Serdang Bedagai district, North Sumatra province. Kota Pari Village has beach tourism that is not yet known to the public, namely mangrove tourism, Wong Polo Beach and Dua Rasa Beach. This coastal tourism potential will attract visitors if it is planned in accordance with the safety and comfort of visitors without damaging the ecology. Pari Village Tourism Planning This is done by analyzing the water pollution index which has been determined by the Minister of Environment Decree No. 51 of 2004 Seawater Quality Standards are parameters of TDS, salinity, pH and BOD. The selection of parameters is analyzed based on the needs of the beach for the convenience of the community. Based on the results of the analysis and research data, it can be seen that the results of the quality standards of wong Polo beach water have several contaminants that are taken into consideration in the planning of wong Polo marine tourism. Marine tourism planning can be planned as an aesthetic for visitors who come and can enjoy the view of wong polo beach marine tourism. Keywords: Kota Pari Village, Wong Polo Beach, Marine Tourism
Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Biologi: Sistem Literatur Review Zahren; Yogica, Relsas; Fitri, Rahmadhani
CAHAYA: Journal of Research on Science Education Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/cahaya.v3i1.280

Abstract

Biology learning currently faces challenges in the form of complex material, abstract concepts, and difficult-to-understand language, which impacts students' low learning motivation. This study aims to examine the impact of the application of artificial intelligence (AI) on students' learning motivation in biology education through the Systematic Literature Review (SLR) method. Data were obtained from the Google Scholar, ScienceDirect, and ERIC databases, using the keywords "artificial intelligence," "AI," and "learning motivation" in publications from 2020–2025. Five main articles were analysed and showed that the application of AI consistently has a positive impact on students' learning motivation. The findings show a 75% increase in learning motivation, a significant relationship between AI usage and learning motivation (r = 0.969; p = 0.000), as well as improved learning outcomes. AI contributes through personalised learning, immediate feedback, extensive information access, and more engaging interactions. Chatbots and applications like ChatGPT have proven effective in increasing student engagement and understanding of the material. Overall, the use of AI in biology education can enhance student learning motivation and serve as a potential solution to current biology education challenges.
Analisis Karakter Jiwa Entrepreneurship Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning pada Peserta Didik Kelas XI F3 SMAN 1 Guguak Hasanah, Uswatun; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan karakter jiwa entrepreneurship peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Inquiry-Based Learning (IBL) pada kelas XI F3 SMAN 1 Guguak. Karakter jiwa entrepreneurship mencakup aspek seperti kepercayaan diri, tanggung jawab, inisiatif, kreativitas, serta keberanian mengambil risiko yang sangat penting dalam membentuk generasi adaptif dan inovatif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen utama berupa angket berdasarkan 18 indikator entrepreneurship dari Amiri Marimaei (2021), serta lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif menggunakan rumus N-Gain untuk mengukur peningkatan karakter peserta didik antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dengan rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,4 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan signifikan terjadi pada indikator Responsibility, Creativity, Time Competence, Ability to Learn from Mistakes, Commitment, dan Cooperativeness. Model IBL terbukti mendorong peserta didik untuk lebih aktif, reflektif, dan kolaboratif dalam proses pembelajaran yang kontekstual dan menantang. Dengan demikian, penerapan model IBL efektif dalam membentuk karakter kewirausahaan peserta didik secara menyeluruh. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis inkuiri dapat menjadi strategi yang relevan dalam penguatan karakter peserta didik dan sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka untuk menumbuhkan pelajar yang mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan global abad ke-21.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Melalui Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Kelas XI Insani, Annisa Luthfi; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI SMA N 1 Kec. Guguak pada mata pelajaran Biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan yang melibatkan proses perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas XI F7. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes keterampilan berpikir kreatif berupa soal essay yang disusun berdasarkan indikator keterampilan berpikir kreatif. Indikator yang digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif adalah lima indikator yang dikemukakan Greenstein (2012) yaitu, fluency, flexibility, curiosity, elaboration, dan originality. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas belajar peserta didik, seperti peningkatan partisipasi dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan serta keberanian dalam melengkapi jawaban teman. Selain itu, skor keterampilan berpikir kreatif pada semua indikator yaitu fluency, flexibility, originality, elaboration, dan curiosity meningkat dan berada pada kategori tinggi setelah penerapan model PBL. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, model PBL direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif serta meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik di era pembelajaran abad ke-21.
Studi Pendahuluan: Pengembangan Laboratorium Virtual Uji Zat Makanan dan Urin Materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia untuk Peserta Didik Fase F SMA Nilam, Nadia; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.589

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan praktikum biologi pada materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia serta merumuskan kebutuhan pengembangan laboratorium virtual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik wawancara, angket, dokumentasi, dan analisis hasil Penilaian Harian. Hasil menunjukkan bahwa praktikum uji zat makanan dan uji urin tidak terlaksana karena keterbatasan waktu dan sarana prasarana. Sebagian besar peserta didik dan guru menyebutkan kendala tersebut sebagai faktor utama tidak berlangsungnya praktikum. Rata-rata nilai peserta didik pada materi ini juga rendah, yaitu 57, di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan temuan tersebut, pengembangan laboratorium virtual diperlukan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat mengatasi keterbatasan dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Fase E Defitra, Malika Ardha; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.602

Abstract

Pembelajaran Biologi di SMAN 1 Ampek Angkek menunjukkan rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik, terutama pada materi biologi di kelas X fase E.3. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang optimalnya penerapan model Problem Based Learning (PBL) karena keterbatasan waktu dan rendahnya motivasi peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model PBL. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 peserta didik fase E.3, terdiri dari 16 laki-laki dan 19 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes kemampuan berpikir kritis berupa soal essay yang disusun berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Indikator yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis yaitu memberi penjelasan sederhana, membangun kemampuan dasar, kesimpulan, membuat penjelasan lebih lanjut, serta strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas belajar peserta didik, seperti peningkatan partisipasi dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan serta keberanian dalam melengkapi jawaban teman. Selain itu, skor kemampuan berpikir kritis pada semua indikator meningkat dan berada pada kategori tinggi setelah penerapan model PBL. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, model PBL direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik di era pembelajaran abad ke-21. 
Integrasi Model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) pada Bahan Ajar Biologi di Sekolah Menengah: Studi Literatur: Penelitian Febriska Fajra, Mardhiyah; Fitri, Rahmadhani; D, Rahmawati; Olvia Rahmi, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1004

Abstract

Artikel ini menganalisis urgensi pengembangan bahan ajar biologi yang terintegrasi model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) guna mengatasi kesenjangan antara tuntutan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam pemikiran analitis dan kreativitas, dengan kemampuan aktual peserta didik. Tujuan utama dari berbagai penelitian yang ditelaah adalah untuk merancang dan menguji kelayakan beragam media serta perangkat pembelajaran, yang semuanya mengintegrasikan model SSCS untuk mengasah keterampilan berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran biologi. Metodologi yang diaplikasikan bervariasi, meliputi penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Borg dan Gall, Plomp, hingga ADDIE, seringkali dilengkapi dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk analisis kebutuhan dan validasi ahli. Hasil konsisten dari seluruh riset ini mengindikasikan bahwa produk yang dikembangkan secara universal dinyatakan valid, praktis, dan beberapa di antaranya terbukti efektif dalam memfasilitasi peningkatan keterampilan yang dituju, seperti minat belajar, keterampilan proses sains, dan hasil belajar konseptual. Dengan demikian, implementasi bahan ajar inovatif berbasis SSCS tidak hanya responsif terhadap dinamika kurikulum, melainkan juga fundamental untuk menumbuhkan kemandirian dan daya nalar ilmiah pada generasi mendatang.
Effectiveness of Pjbl-Based E-LKPD Implementation in Teaching Plant Tissue Materials Rahiimah, Natasya; Fitri, Rahmadhani; Yogica, Relsas
Biotik Vol 13 No 1 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i1.26559

Abstract

This development research was conducted based on the difficulties faced by teachers. The aim of this research is to produce an e-LKPD that is valid, practical, effective, and appealing for students in the subject of plant tissues. The applied learning model is expected to assist teachers in creating engaging learning media. This research employs the Systematic Literature Review (SLR) method as its research methodology. This involves selecting each relevant journal or prior study and compiling their results as references for the model or idea to be developed. The study involves collecting information and data from reliable sources such as international scientific journals, seminar proceedings, research reports, and reference books. The data in this research consists of a literature review of previous studies sourced from journals published between 2020 and 2024. From several scientific articles that were examined and compared, it can be concluded that several studies using simulation models in their learning processes have been successfully implemented and applied to both students and teachers, at the elementary school and vocational high school levels.
Eksplorasi Permainan Tradisional Kabupaten Agam Dalam Konteks Pembelajaran Sains Berwawasan Kearifan Lokal David, Migel; Fitri; Ardi, Ardi; Fitri, Rahmadhani
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 4 No 2 (2025): (Edisi Juli) Inovasi dalam Pembelajaran Sains
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v4i2.11350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi permainan tradisional yang terdapat di Kabupaten Agam serta menggali nilai-nilai edukatif yang terkandung di dalamnya sebagai dasar untuk pengembangan pembelajaran sains yang berwawasan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik snowball sampling, di mana partisipan terdiri atas masyarakat dan penggiat seni yang memiliki pengetahuan tentang permainan tradisional di wilayah tersebut. Data penelitian didapatkan melalui wawancara mendalam dengan 18 narasumber dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sekitar 20 jenis permainan tradisional anak nagari yang masih dikenal dan dimainkan di Kabupaten Agam, seperti tapak lele, kasti, silek, randai, hingga congklak. Permainan-permainan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai edukatif yang tinggi, seperti kerja sama, sportivitas, kreativitas, disiplin, berpikir kritis, dan kemampuan sosial. Selain itu, nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sains untuk menumbuhkan keterampilan abad ke-21 pada peserta didik.