Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Implementation of Congregational Prayer at Muhammadiyah Parsorminan Elementary School, Sipirok District Rosdiana, Rosdiana; Rosmaimuna, Rosmaimuna; Agustini, Rini; Nopriani, Jumaita
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.7184

Abstract

This research aims to describe the implementation of congregational prayers at the Muhammadiyah Parsorminan Elementary School. This type of research is qualitative research with descriptive methods. The informants in this research were students, teachers and the principal of the Parsorminan Muhammadiyah school. The data collection is observation, interviews and documentation and the data checking techniques used are triangulation, extended participation and diligent observation. Meanwhile, data analysis in this research consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that the implementation of congregational prayers at the Parsorminan Muhammadiyah Elementary School has been going on for a long time, starting from when this madrasa was founded around 1924. The implementation of congregational prayers is mandatory for all students in grades III, IV, V and VI. Congregational noon prayers are held at the mosque near the school. Practically speaking, imams and muezzins are carried out by students as a form of education in discipline and preparation to become leaders. Next, midday prayers are held before the children come home from school, namely 1 o'clock on Monday to Thursday. The congregational noon prayer is held on time at around 12.30 and a quarter of an hour before prayer time the bell will be rung so that students come out and perform ablution for prayer. The results obtained from carrying out congregational prayers for students are: getting into the habit of praying on time, being orderly in queuing, students becoming brave and not shy and respectful and affectionate towards teachers and parents, and coming to school on time.
BIMBINGAN BELAJAR CALISTUNG (BACA, TULIS DAN BERHITUNG) GRATIS UNTUK ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN 1 KAMPUNG TOBAT PADANGSIDIMPUAN Agustini, Rini; Nopriani Lubis, Jumaita; Yasrah Dalimunthe, Rahma; Kholijah Siregar, Adek; Pelangi, Herman; Rumondang, Riski
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1505-1511

Abstract

Calistung merupakan kegiatan yang berkaitan dengan penguasaan baca, tulis, dan berhitung. Calistung merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai anak yang telah menginjak pada sekolah dasar. Membaca, menulis, dan berhitung (calistung) termasuk salah satu kemampuan kognitif yang perlu dikuasai anak-anak. Pendidikan sekolah dasar (SD) di Indonesia saat ini mengharuskan siswanya sudah bisa membaca serta berhitung. Sejatinya umat Islam wajib mencintai ilmu pengetahuan, agar umat tidak dapat dijajah dari segala aspek. Oleh karena itu kemampuan membaca, menulis dan juga berhitung sebagai kemampuan dasar harus dimiliki dan dikembangkan. Wilayah Kampung Tobat Lingkungan I Kecamatan Padangsidimpuan Utara berada disekitaran sungai memiliki beberapa rumah penduduk, di lingkungan sekitar sungai terdapat  beberapa anak Sekolah Dasar, dan sebagian kecil dari mereka kurang mahir bahkan tidak bisa membaca meski usia mereka sudah sepantasnya bisa membaca. Lingkungan I tidak memiliki program mampu membaca, menulis dan berhitung. sehingga perlu rasanya untuk memberi bekal kepada anak-anak agar memiliki kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Mengacu pada realita sekarang ini, sangat perlu untuk memberikan tindakan  cepat yang membuat anak-anak Sekolah Dasar dapat membaca, menulis dan berhitung dengan membuat bimbingan belajar gratis bertempat di Kampung Tobat Lingkungan I Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS RUMAH ADAT BATAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR Lubis, Jumaita Nopriani; Pelangi, Herman; Agustini, Rini; Rosmaimunah; Hasanah, Rini Yanti; Barokah, Khoiriah
PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December l PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Alfa Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64733/pakat.v2i2.117

Abstract

This community service program aims to implement geometry learning based on the Batak traditional house (Rumah Bolon) to improve numeracy skills among elementary school students. The program was carried out through teacher training, classroom implementation, and evaluation stages at SD Muhammadiyah 2 Padangsidimpuan. A quantitative approach was applied using pre-test and post-test instruments to measure students’ numeracy improvement. The results showed 34% increase in students’ numeracy ability and a significant enhancement in teachers’ understanding of contextual, culture-based learning. The integration of Batak cultural values, especially Rumah Bolon geometry, was proven to make learning more meaningful and enjoyable.