Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementation of Congregational Prayer at Muhammadiyah Parsorminan Elementary School, Sipirok District Rosdiana, Rosdiana; Rosmaimuna, Rosmaimuna; Agustini, Rini; Nopriani, Jumaita
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.7184

Abstract

This research aims to describe the implementation of congregational prayers at the Muhammadiyah Parsorminan Elementary School. This type of research is qualitative research with descriptive methods. The informants in this research were students, teachers and the principal of the Parsorminan Muhammadiyah school. The data collection is observation, interviews and documentation and the data checking techniques used are triangulation, extended participation and diligent observation. Meanwhile, data analysis in this research consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that the implementation of congregational prayers at the Parsorminan Muhammadiyah Elementary School has been going on for a long time, starting from when this madrasa was founded around 1924. The implementation of congregational prayers is mandatory for all students in grades III, IV, V and VI. Congregational noon prayers are held at the mosque near the school. Practically speaking, imams and muezzins are carried out by students as a form of education in discipline and preparation to become leaders. Next, midday prayers are held before the children come home from school, namely 1 o'clock on Monday to Thursday. The congregational noon prayer is held on time at around 12.30 and a quarter of an hour before prayer time the bell will be rung so that students come out and perform ablution for prayer. The results obtained from carrying out congregational prayers for students are: getting into the habit of praying on time, being orderly in queuing, students becoming brave and not shy and respectful and affectionate towards teachers and parents, and coming to school on time.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS RUMAH ADAT BATAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR Lubis, Jumaita Nopriani; Pelangi, Herman; Agustini, Rini; Rosmaimunah; Hasanah, Rini Yanti; Barokah, Khoiriah
PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December l PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Alfa Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64733/pakat.v2i2.117

Abstract

This community service program aims to implement geometry learning based on the Batak traditional house (Rumah Bolon) to improve numeracy skills among elementary school students. The program was carried out through teacher training, classroom implementation, and evaluation stages at SD Muhammadiyah 2 Padangsidimpuan. A quantitative approach was applied using pre-test and post-test instruments to measure students’ numeracy improvement. The results showed 34% increase in students’ numeracy ability and a significant enhancement in teachers’ understanding of contextual, culture-based learning. The integration of Batak cultural values, especially Rumah Bolon geometry, was proven to make learning more meaningful and enjoyable.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DI SEKOLAH DASAR Arisky, Yuni; Siregar, rosmaimunah; Nopriani Lubis, Jumaita; Sormin, Darliana; Agustini, Rini
Thiflun : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2025): Thiflun: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpd.v3i2.22550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika serta kurangnya variasi dalam model pembelajaran yang digunakan guru. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVB dengan jumlah siswa sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pada kondisi awal, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 40%. Setelah tindakan pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 55%, dan pada siklus II mencapai 85%. Selain itu, aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dari siklus ke siklus. Dengan demikian, model pembelajaran Make a Match terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar, karena dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, aktif, dan kolaboratif.Kata kunci: Hasil Belajar, Matematika, Make a Match 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA (KONSEP PENJUMLAHAN) MELALUI MEDIA KARTU ANGKA DI SD NEGERI 100409 HUTAPADANG KABUPATEN TAPANULI SELATAN Rinaldi, Dedi; Nopriani Lubis, Jumaita; Agustini, Rini; Siregar, Rosmaimuna; Rahmayanti Sormin, Mira
Thiflun : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2025): Thiflun: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpd.v3i2.22934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan materi konsep penjumlahan melalui penggunaan media kartu angka di kelas II SD Negeri 100409 Hutapadang, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa khususnya dalam materi penjumlahan bilangan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di laksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 18 orang terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu angka dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada pra siklus, persentase ketuntasan belajar hanya mencapai 33%. Setelah pelaksanaan silus I, persentase  meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II meningkat secara signifikan menjadi 88%. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas dan antusiasme siswa selama pembelajaran berlagsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media kartu angka efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika konsep penjumlahan siswa kelas SD Negeri 100409 Hutapadang.Kata kunci: Hasil Belajar, Konsep Penjumlahan, Media Kartu Angka
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DIKELAS: STUDI FENOMENOLOGI DI TK/PAUD YATTOIBAH HUTA GODANG MUDA Putri, Anisyah; Barokah, Khoiriah; Yanti Hasanah, Rini; Kholijah Siregar, Adek; Agustini, Rini
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 3, No 2 (2025): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v3i2.23059

Abstract

Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK/PAUD Yattoibah Huta Godang Muda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi pembiasaan rutinitas, pemberian tanggung jawab sederhana, metode bermain terstruktur, dukungan verbal positif, dan pemberian kesempatan untuk mencoba mandiri. Strategi ini efektif meningkatkan keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan mengurus diri anak. Namun, perkembangan kemandirian anak belum merata karena dipengaruhi faktor penghambat dari lingkungan keluarga, seperti kebiasaan anak dibantu berlebihan di rumah. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya konsistensi strategi guru serta kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan keselarasan pembiasaan, agar pengembangan kemandirian anak dapat optimal.
Media Pohon Angka sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Lambang Bilangan Anak Nasution, Zulhimmah; Lubis, Jumaita Nopriani; Agustini, Rini; Siregar, Rosmaimuna; Siregar, Adek Kholijah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Media Pohon Angka dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 5–6 tahun di TK ABA II Kota Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan model Miles & Huberman serta perhitungan persentase perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan, yang awalnya sebagian besar berada pada kategori Belum Berkembang di pra-siklus, meningkat pada Siklus I, hingga mencapai 86,7% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan 13,3% pada kategori Berkembang Sangat Baik di Siklus II. Dengan pencapaian lebih dari 80%, Media Pohon Angka terbukti efektif. Temuan ini menegaskan bahwa guru dapat memanfaatkan Media Pohon Angka sebagai strategi pembelajaran numerasi awal sekaligus mengembangkan media pembelajaran kreatif lainnya.
Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak melalui Metode Bercerita dengan Boneka Tangan Putri Hidayah, Rini; Agustini, Rini; Kholijah, Adek; Siregar, Rosmaimuna; Nopriani Lubis, Jumaita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui metode bercerita dengan menggunakan media boneka tangan pada kelompok siswa TK ABA 1 Padangsidimpuan. Subjek penelitian berjumlah 20 anak. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Model PTK yang digunakan ialah model Kemmis & Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menyimak anak pada setiap siklus. Pada siklus I pertemuan 1, persentase pencapaian 55%, meningkat menjadi 63% pada pertemuan 2. Pada siklus II pertemuan 1 terjadi peningkatan signifikan menjadi 78%, dan mencapai 90% pada pertemuan 2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan boneka tangan sebagai media dalam metode bercerita mampu menarik perhatian anak, meningkatkan fokus, keterlibatan, serta pemahaman anak terhadap isi cerita. Secara keseluruhan, metode bercerita dengan boneka tangan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini. Dengan demikian, media boneka tangan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran kreatif dan interaktif bagi guru PAUD dalam mengembangkan keterampilan bahasa khususnya kemampuan menyimak.
BIMBINGAN BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN GRATIS PADA ANAK ASUH RUMAH PINTAR ACIBU DESA PURWODADI KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA Lubis, Samsidar; Pasaribu, Muksana; Siregar, Rosmaimuna; Agustini, Rini; Lubis, Jumaita Nopriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.357-362

Abstract

In Islam, the Koran and Al-Hadith are two sources that serve as the basis for Muslims. In order to better understand and study the contents of the Al-Qur'an, a Muslim must have the ability to read the Al-Qur'an. For Muslims studying the Koran is obligatory because it contains Islamic teachings regarding the commandments and all the prohibitions so that humans are safe in the world and the hereafter. The Purwodadi area of Padangsidimpuan Batunadua district has a smart house called the Acibu (I Love Books). This smart house has foster children aged 9-12 years old belonging to elementary school children from a similar family in Purwodadi Village. The Acibu Smart House does not have programs related to the religious field, therefore it is necessary to provide children with the ability to read the Qur'an. Referring to this existing reality, it is very necessary to provide actions that enable participants to read the Qur'an by making free tutoring at the Acibu Purwodadi Smart House, Padangsidimpuan Batunadua District. This PKM activity is carried out only 2 times a week every Wednesday and Thursday with a limited time of only 3 hours a day, from 14.00 to 17.00
PENINGKATAN LITERASI ANAK DI DESA SIMATORKIS MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR TERBIMBING KEGIATAN KKN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS Parapat, Lili Herawati; Khairunnisah, Khairunnisah; Agustini, Rini; Pgb, Saadah Mardiyah; Tanjung, Rawani Indah; Ritonga, Maya
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.1-6

Abstract

This study aims to improve children's literacy in Simatorkis Village through the implementation of guided learning strategies in the 2025 Community Service Program (KKN). The research method used was a descriptive qualitative approach supported by simple quantitative data. The study was conducted from October to December 2025. The subjects consisted of 20 elementary school-aged children who participated in the four-week learning assistance program. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results showed an increase in children's literacy skills, including reading fluency, reading comprehension, and simple writing skills. The children's average literacy scores increased significantly after the implementation of the guided learning strategy. This strategy is effective because it provides gradual support, creates an interactive learning environment, and increases children's motivation and self-confidence. Therefore, guided learning strategies in KKN activities can be an alternative solution to improving children's literacy in rural areas and supporting the creation of an intelligent generation by 2025.