Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Awalan Kemandirian Berkelanjutan Melalui Wirausaha Sempol Dan Pertukangan Di Shelter Rumah Hati Jombang Rahayu, Yusti Probowati; Triwijati, NKE; Sahetapy, Elfina Lebrine; Ayuni, Ayuni
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 5 No 1 (2025): UN PENMAS Vol 5 No 1
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v5i1.2998

Abstract

Permasalahan di Shelter Rumah Hati Jombang, semacam LPKS (Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial), adalah ketidakmampuan pendamping dalam membina kewirausahaan pada anak binaannya. Padahal bagi anak binaan Rumah Hati ketrampilan wirausaha sangat penting dimiliki setelah mereka keluar dari shelter. Hal ini disebabkan anak binaan Rumah Hati merupakan anak berkonflik dengan hukum yang sulit mendapatkan pekerjaan karena adanya stigma buruk terkait pelaku kriminal. Hasil rembuk tim pengabdian masyarakat Kemenristekdikbud pendanaan 2024 dengan pendamping menyepakati perlunya pelatihan wirausaha berjualan sempol dan hasil pertukangan kayu yang dibuat oleh anak-anak binaan Rumah Hati. Wirausaha merupakan awalan ekonomi mandiri bagi anak-anak binaan nantinya. Kegiatan pelaksanaan menggunakan metode pendekatan yang bersifat persuasif edukatif berupa ceramah, diskusi, dan praktek. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah anak-anak binaan memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam wirausaha sempol dan hasil kerajinan kayu. Anak-anak binaan dilatih mulai dari survey pasar, mencari bahan baku, belajar menghitung laba-rugi dan menetapkan harga jual, berpraktek membuat sempol dan kerajinan kayu seperti gantungan kunci, jam, hiasan dinding, serta berpraktek berjualan secara offline dan online. Komunikasi dua arah juga terjadi sebagai bentuk indikator adanya pemahaman dan penyerapan ilmu pengetahuan dan ketrampilan wirausaha. Hasilnya anak-anak binaan memiliki kemampuan dalam berwirausaha berjualan sempol dan hasil pertukangan kayu. Lanjutan pemantauan menjadi evaluasi keberhasilan wirausaha
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pengatahuan Pajak, Sanksi Pajak, dan Tax Amnesty terhadap Kapatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Roda Empat di Kota Kupang dengan Sosialisasi Pajak sebagai Variabel Moderasi (Studi di SAMSAT Kota Kupang) Ayuni, Ayuni; Manafe, Henny A.; Sonbay, Yolinda Y.; Niha, Simon Sia
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i3.5433

Abstract

This research aims to determine the influence of taxpayer awareness, taxpayer knowledge, tax sanctions and tax amnesty on tax socialization and motor vehicle taxpayer compliance in Kupang City. This research is included in the quantitative research category. The research results show that taxpayer responses to tax amnesty, tax sanctions, taxpayer awareness, and taxpayer compliance with four-wheeled motorized vehicles are positive. Factors that have a major influence on motor vehicle taxpayer compliance are: tax amnesty, tax knowledge, tax sanctions, and taxpayer awareness. The influence of taxpayer awareness, tax knowledge, and tax sanctions on motor vehicle taxpayer compliance can be mitigated by tax socialization. However, the effect of the tax amnesty on motor vehicle taxpayer compliance cannot be mitigated by tax socialization.
Pengaruh Modal Sendiri dan KUR terhadap Pendapatan UMKM di Kecamatan Sindue Ayuni, Ayuni; Munawarah, Munawarah; Kadang, Juliana; Fera, Fera
Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 5 No 1 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/sakman.v5i1.4205

Abstract

Purpose: This study seeks to investigate the impact of personal capital and People's Business Credit on the revenue of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sindue District, Donggala Regency. Methodology: The study employed a quantitative verification approach, focusing on grocery stall MSMEs in Sindue District. Using purposive sampling, 110 respondents were selected. Both primary and secondary data were analyzed through multiple linear regression. Results: The findings revealed that MSME revenue in Sindue District was significantly and positively influenced by Own Capital (52.4%) and People's Business Credit (39.8%), with both variables explaining 76.9% of the revenue variation. The remaining 23.1% was attributed to other factors not examined in this study. Conclusions: Own capital and KUR both significantly boost MSME income in Sindue District. Own capital offers flexibility, while KUR supports production. However, access barriers remain. Combining both funding sources is key to MSME growth. Limitations: This study focused solely on MSMEs in Sindue District. Future research should expand the sample size and include additional variables, such as pricing strategies and financial management, to provide deeper insights into factors affecting business income. Contribution: This study's findings are anticipated to assist the government and financial institutions enhance targeted financing policies and aid MSMEs in their financial decision-making.
Analisis Kemampuan Self Regulated Learning Siswa Smp Dalam Pembelajaran Matematika; Instrumen dan Evaluasi Andrian, Dedek; Nofriyandi, Nofriyandi; Indriati, Mefa; Mulyajaya, Muhamad Satria; Cahyani, Resti Endah; Wulandari, Tria; Ayuni, Ayuni; Shanty, Yustika Laras; Auladina, Hafizah; Stevano, Nandito
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 11 No 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pn.v11i1.23499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan self-regulated learning siswa SMP Negeri 1 Kabun dan SMP Negeri 3 Tualang. Penelitian ini merupakan penelitian desktiptif kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan Survey. Populasi dalam penelitian ini adalah peseta didik SMPN 1 Kabun dan SMPN 3 Tualang, dengan sample yaitu sebagian siswa di SMPN 1 Kabun dan SMPN 3 Tualang yang diambil secara acak. Teknik pengumpulan data adalah survei dengan instrumen berupa kuesioner/angket. analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan membandingkan hasil evaluasi dengan kriteria evaluasi selanjutnya membandingkan apakah kedua sekolah tersebut memiliki perbedaan signifikan. Hasil evaluasi menunjukkan kemampuan self regulated learning matematika siswa SMPN 1 Kabun dan siswa SMPN 3 Tualang berada dalam kategori tidak baik. Oleh karena itu, direkomendasi untuk guru memberikan kegiatan-kegiatan yang bisa membuat peserta didik bebas untuk mencapai tujuan pembelajaran matematika serta mengatur waktunya, guru dapat memberikan panduan/pengarahan pada pembelajaran matematika sesuai kebutuhan peserta didik untuk menguasai strategi penataan diri dalam pembelajaran matematika.