Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Perancangan Motif Ecoprint Dengan Sumber Ide Burung Kolibri Sebagai Busana Bergaya Army Look Ardhiyanie, Salva Rusnia; Santoso, Ratna Endah
Corak Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.17273

Abstract

Perkembangan teknik ecoprint dalam dunia tekstil modern mendorong munculnya kebutuhan akan inovasi motif yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki karakter unik dan ramah lingkungan. Perancangan ini bertujuan menciptakan motif ecoprint baru dengan sumber ide Burung Kolibri sebagai representasi keindahan, kelincahan, dan selaras dengan alam. Menggunakan metode penciptaan SP Gustami yang meliputi eksplorasi, perancangan, dan perwujudan, proses dimulai dengan penggalian potensi visual Burung Kolibri karakter daun sebagai media utama, dan konsep busana ready to wear. Ide kemudian diwujudkan menjadi kain ecoprint bermotif Burung Kolibri melalui teknik steam menggunakan daun Jenitri, Lanang, dan Teh-tehan, dengan pewarna alami daun Ketapang pada kain katun rami, yang selanjutnya dirancang menjadi busana bergaya army look. Hasilnya berupa busana ready to wear bermotif Burung Kolibri dengan komposisi artistik bergaya exotic dramatic, yang memberi kesan eksotik, dramatis, dan fungsional untuk acara formal maupun nonformal. Temuan ini menunjukkan potensi besar pengembangan ecoprint melalui inovasi visual seperti rekayasa bentuk, sehingga memperluas perannya dalam desain tekstil berkelanjutan bernilai seni tinggi.
Perancangan Jaket Daur Ulang Menggunakan Material Denim Bekas Dengan Teknik Motif Cetak Daun Dan Makrame Rochimah, Ega; Santoso, Ratna Endah
Corak Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.17265

Abstract

Jaket merupakan pakaian luar (outerwear) yang tidak hanya berfungsi melindungi tubuh dari kondisi cuaca, tetapi juga menjadi salah satu item penting dalam dunia fesyen, baik bagi pria maupun wanita. Saat ini, jaket dinilai bukan hanya dari sisi fungsinya, melainkan juga dari tampilan visual dan nilai estetikanya. Perancangan jaket recycle berbahan denim bekas merupakan salah satu upaya dalam mengatasi persoalan penumpukan pakaian bekas dengan cara memanfaatkan kembali denim yang sudah tidak terpakai sebagai material utama. Perancangan ini menggunakan metode SP. Gustami, yaitu “tiga tahap enam langkah penciptaan karya seni”. Tahap pertama adalah eksplorasi, yang meliputi pencarian sumber ide, pengamatan langsung, pengumpulan data, hingga penyusunan konsep. Tahap kedua yaitu perancangan, yang terdiri atas pengembangan ide menjadi enam alternatif desain visual. Tahap terakhir yaitu perwujudan, di mana tiga dari enam desain dipilih dan direalisasikan menjadi produk. Produk yang dihasilkan berupa jaket yang menerapkan teknik tekstil berupa cetak daun dan makrame untuk memberikan variasi visual, sehingga menghasilkan jaket bermotif yang memiliki daya tarik tersendiri. Perancangan ini membuktikan bahwa denim bekas masih dapat diolah kembali menjadi produk yang layak pakai. Modifikasi teknik yang digunakan menghadirkan kebaruan dalam proses kreatif, sekaligus membuka peluang untuk terus mengeksplorasi material bekas lainnya dengan pendekatan inovatif, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengurangan limbah pada industri tekstil.  
Aplikasi Teknik Paper Stamp dan Pewarnaan Smock untuk Pengembangan Produk Batik Bonjer Magetan Sarwono, Sarwono; Hidayat, Sujadi Rahmat; Affanti, Tiwi Bina; Santoso, Ratna Endah; Rudianto, M
Abdi Seni Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v16i2.5597

Abstract

Batik Bonjer is a business group of low-income families engaged in batik production. The business has only been running for two years, and with members who have no background or experience in the field of batik, it is challenging to develop products. The ability to create products is often limited by initial training, which can result in underdeveloped products that are difficult to compete in the market. To overcome this problem, the PKM-UNS 2023 Team from RG Crafts and Innovation organized a program to enhance the capacity of Batik Bonjer's human resources in product development, utilizing paper stamp and smock coloring techniques. The activities carried out involve increasing human resource capacity and expanding and diversifying product offerings. This program successfully enhanced human resource capabilities in the production process, expanded product diversification, and increased sales. Keywords: batik, paper stamp, smock coloring, batik bonjer magetan
Optimizing Natural Dyeing Processes to Improve Product Quality Ecoprint-Based Creative Industries that Support Sustainable Economic Growth Sugiarto, Catur; Rahmawati, Rahmawati; Sawitri, Hunik Sri Runing; Santoso, Ratna Endah; Arifah, Siti; Amperawati, Endang Dwi; Saputra, Andreansyah; Akbar, Mi'raj; Shaikh, Junaid M
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i3.1596

Abstract

This community service activity aims to improve the product quality and business capacity of ecoprint MSMEs through the optimization of natural dyeing processes based on ketapang leaves (Terminalia catappa) and sappanwood (Caesalpinia sappan), integrated with strengthening business management and digital marketing. The implementation method employed a participatory approach through several stages, including socialization, training on natural dye extraction, practice of dyeing and color fixation, business management training, as well as monitoring and evaluation. The results indicate a significant improvement in the partners’ capacity. Optimization of the mordanting and fixation processes improved the color fastness of products from a low category to a moderate–high category based on washing and rubbing tests. Production efficiency also increased, as indicated by the reduction of production time from approximately seven days to four to five days per production cycle and an increase in production capacity of around 30%. In addition, product diversification of ecoprint products was achieved, resulting in various derivative products such as eco-tik, tote bags, and ready-to-wear clothing, along with increased digital marketing activities through social media and marketplaces. The novelty of this program lies in the integration of technical innovation in optimizing natural dyes with the empowerment of business management and digital marketing for creative MSMEs. This integrated approach has proven effective in improving product quality, production efficiency, and business competitiveness. The findings indicate that strengthening production capacity based on local resources, supported by business management and digital marketing, can serve as a sustainable empowerment model for creative MSMEs. This program contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 8, by increasing business productivity, expanding market access, and encouraging economic growth based on environmentally friendly creative industries.