Articles
PEMANFAATAN APLIKASI MOBILE KITABISA DALAM PELAKSANAAN CROWDFUNDING DI INDONESIA
Nurul Hutami;
Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 13, No 2 (2019): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3255.473 KB)
|
DOI: 10.21107/ilkom.v13i2.5357
Adanya internet tentunya tidak hanya membantu kehidupan manusia, tetapi lambat laun juga mengubahnya. Kecenderungan untuk mengakses internet pun kian berubah, termasuk dari penggunaan perangkat yang dipilih. Meningkatnya penggunaan internet, membuat praktik crowd semakin mulai dikenal dan diterapkan dalam berbagai keperluan, misalnya crowdfunding. crowdfunding dapat diartikan sebagai panggilan atau penawaran terbuka yang bisanya dilakukan dengan internet guna penyediaan sumber daya keuangan, baik dalam bentuk sumbangan atau pertukaran produk masa depan atau bentuk penghargaan tertentu dan hak suara. Oleh karena popularitas aplikasi seluler — program komputer kecil yang dirancang untuk beroperasi terutama di dalam smartphone dan komputer tablet — juga telah mengalami pelonjakan, peneliti ingin mengetahui pemanfaatan aplikasi yang digunakan oleh Kitabisa dalam melaksanakan praktik crowdfunding. Dengan metode penelitian kualitaif dan sumber data sekunder, peneliti berusaha memaparkan gambaran pemanfaatan aplikasi Kitabisa, baik di perangkat yang bersistem operasi iOS dan android. Dari hasil pembahasan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi Kitabisa terus dipromosikan dengan terus menambahkan fitur menarik agar tetap dapat mempermudah para pemberi dana dalam memberikan donasinya.
“Smart Flight” sebagai Bentuk Pelatihan Pilot Drone oleh Pasukan Drone Bogor Indonesia
Riris Endah Respati;
Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 1 (2020): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (487.584 KB)
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i1.5503
Banyaknya kasus drone yang mengancam keselamatan dan keamanan baik di Indonesia maupun di luar negeri, membuat banyak orang menjadi khawatir tentang drone itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat orang-orang paham mengenai keselamatan, keamanan, dan regulasi tentang drone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara. Informan yang akan diwawancarai adalah Sigit Pramono sebagai Ketua dan pendiri dari Pasukan Drone Bogor Indonesia. Pasukan Drone Bogor Indonesia merupakan komunitas yang menciptakan sebuah konsep sertifikasi pelatihan bagi pilot drone yang dinamakan Smart Flight. Pelatihan Smart Flight berisi tentang hal teknis dan sistem tentang drone, keselamatan, peraturan dan regulasi dari pemerintah. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai masukan bagi pilot drone yang telah memiliki sertifikasi dengan membuka peluang pekerjaan baru dan menambah nilai tawar menawar di mata klien. Paham pada aturan dan regulasi, akan membuat angka kecelakaan karena drone menjadi berkurang.
Cyber Public Relations Melalui Microblogging Dalam Menjaga Citra PemProv DKI Jakarta
Halimatus Zahro Yananingtyas;
Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.7456
Pada era digital setiap instansi pemerintahan mempunyai jalan yang tertentu untuk meningkatkan citra lembaga pemerintahan. Lembaga Pemerintahan, harus terus mengikuti perkembangan teknologi yang telah ada di tengah masyarakat. Sehingga, engagement masyarakat terhadap Lembaga Pemerintahan tersebut meningkat, pada akhirnya berguna untuk meningkatkan citra dari setiap Lembaga Pemerintahan tersebut. Pada era digitalisasi, Internet dan media sosial akan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Begitu pula pada perusahaan maupun instansi harus lebih efektif dalam menggunakan internet dan media sosial untuk membangun hubungan antara masyarakat dan perusahaan maupun instansi tersebut. Cyber Public Relations sebuah istilah dalam bidang Public Relations yang digunakan untuk menyampaikan informasi informasi kepada publik. Ada beberapa cara untuk menyampaikan informasi yaitu melalui media sosial dan juga website. Salah satu cara yaitu dengan memberikan informasi melalui micro-blog yang menjadi salah satu andalan media sosial untuk memberikan interaksi langsung dan informasi langsung kepada masyarakat melalui akun akun resmi setiap Lembaga Pemerintahan Karena hal tersebut maka, tujuan dari penelitian ini membahas mengenai Cyber Public Relations di Lembaga Pemerintahan memberikan informasi melalui microblogging Public Relations dan bagaimana citra lembaga pemerintahan DKI Jakarta di mata warga Jakarta. Karena hal inilah tingkat keberhasilan Cyber Public Relations dapat dilihat dari sisi eksternal Lembaga Pemerintahan yaitu dari sisi warga DKI Jakarta. Karena pada hakikatnya Public Relations harus mampu mengatur media sosial untuk dapat menyampaikan informasi dan juga menjaga citra harus dapat mengoptimalisasikan penggunaan media sosial secara benar dan optimal. Metode penelitian kualitatif deskriptif, menjadi metode yang dipilih untuk memaparkan mengenai Cyber Public Relations. Hasil pada penelitian ini memaparkan bahwa Cyber Public Relations melalui microblogging adalah salah satu cara yang optimal untuk memaparkan informasi kepada masyarakat DKI Jakarta, serta citra positif yang hadir pada akun @dkijakarta patut untuk dijaga dengan memperbaiki komunikasi antara masyarakat dengan lembaga pemerintahan agar kepercayaan masyarakat kepada lembaga pemerintahan tetap terbentuk
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI KEHUMASAN DIGITAL DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Dina Mizanie;
Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 13, No 2 (2019): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2938.21 KB)
|
DOI: 10.21107/ilkom.v13i2.5099
Pemanfaatan internet dan digitalisasi membawa masyarakat dunia menuju revolusi industri keempat atau industri 4.0. Era industri 4.0 memiliki karakteristik kombinasi antara perangkat internet dengan kinerja manusia atau cyber-physical system ternyata memberikan banyak strategi komunikasi hubungan masyarakat untuk dikembangkan. Kajian ini bertujuan untuk membahas lebih dalam bagaimana strategi hubungan masyarakat digital dalam usahanya mencapai tujuannya membangun reputasi. Strategi yang diuraikan dalam kajian ini berfokus pada media sosial yang berbentuk electronic word-of-mouth (e-WOM), internet buzzer, aktivis media sosial, dan penggunaan search engine optimization.
Praktik Lobi dan Negosiasi oleh Legislator Sebagai Bentuk Komunikasi Politik
Ardianto Ardianto;
Guntur F Prisanto;
Irwansyah Irwansyah;
Niken Febrina Ernungtyas;
Syahrul Hidayanto
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10009
Lobi dan negosiasi sebagai kegiatan komunikasi sampai saat ini masih dianggap memiliki asosiasi yang negatif. Padahal, dua kegiatan tersebut dapat berdampak positif misalnya membantu legislator meyakinkan pemangku kepentingan untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami praktik dan lobi yang dilakukan anggota legislatif kepada pemangku kepentingan dalam proses pembahasan RUU Konsultan Pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, strategi penelitian studi kasus, dan pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis tematik dan triangulasi penelitian berupa triangulasi teori dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melakukan praktik lobi dan negosiasi, legislator sebagai komunikator politik menempatkan posisi sebagai politisi partisan. Lima area dasar kegiatan lobi yang dilakukan yaitu menjalin koalisi dengan organisasi berpengaruh di luar DPR, melakukan riset dan laporan, menjalin komunikasi dengan individu di dalam parlemen, memilih pembicara dan saksi ahli, serta melakukan persiapan debat. Sementara, bentuk kegiatan komunikasi dalam proses negosiasi yaitu mengonstruksi narasi, menetapkan strategi negosiasi, dan mengelola hubungan dengan konstituen. Meskipun proses lobi dan negosiasi menemui gangguan, legislator ternyata berhasil meyakinkan para pemangku kepentingan untuk menyetujui RUU Konsultan Pajak masuk dalam daftar Prolegnas Prioritas tahun 2018
Adventure Game Show:Audience Involvement, Destination Image and Audience Behavior
Irwansyah Irwansyah;
Dwininta Widyastuti
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 5: EECSI 2018
Publisher : IAES Indonesia Section
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.522 KB)
|
DOI: 10.11591/eecsi.v5.1697
Currently the popularity of the show television programs is on the rise. This entertainment program attracts viewers' attention because it is dominated by games and usually involves the physical activity of the participants of the game show competition. The location of the shooting event also varied, including adventure-themed tourism destinations involving natural beauty. This study uses an experimental study to measure the behavior intentions of game show viewers of adventure tours that aired in the program. This study proves that the relationship of audience involvement and behavioral intentions to travel to tourist destinations is mediated by cognitive and affective imagery. In particular, cognitive imagery can be significantly effects affective imagery, and both cause with behavioral intentions. Television media deals with psychological process travel, so it is found that audience involvement leads to audience behavior intentions. Meanwhile, the image of a tourist destination mediates this relationship, the image that gives the perception of the cognitive image and the affective image, so that these two variables are found to be important mediators. Therefore, the management of television programs as media messengers need to focus on creating more positive picture of adventure-themed tourism destinations, which will lead to the formation of positive affective image also to the location. The higher the image of the tourist destination for the viewers will lead to higher travel intentions in the future.
Pandangan dan pengalaman pengajar terkait siniar sebagai media mengajar saat pandemi Covid-19
Nunik Triana;
Irwansyah Irwansyah
Islamic Communication Journal Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/icj.2021.6.1.6358
This study elaborates on how lecturers perceive podcasts in the teaching process and their experience using this media in distance learning during the co-19 pandemic. By first describing the concept of podcasts as a convergence medium and their use in the education sector, the writer elaborates problems with a descriptive qualitative approach and involved five lecturers a research subjects. Research founds that the use of podcast was able to help lecturers conduct a distance teaching during the co-19 pandemic. It’s because the cost of accessing podcasts is cheap; can be accessed in locations with inadequate telecommunications infrastructure; making teaching material via podcasts are easy, inexpensive, and more personalized; podcasts can be listened to at any time, multimedia, and can be a replay. Because the nature of the podcast is not interactive and visual so to achieve the learning target lecturers usually use other supporting media that function as a discussion tool between lecturers and students. Although considered effective, podcasts have not been able to replace the effectiveness of traditional face-to-face teaching methods, in this case, podcasts can be used as a supplement.Â
Pendekatan Social Construction of Technology untuk Teknologi Pendidikan di Indonesia
Irwanto Irwanto;
Irwansyah Irwansyah
Media Komunikasi FPIPS Vol. 19 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v19i1.24184
Teknologi membantu para pendidik untuk melakukan pendidikan jarak jauh, atau yang dikenal dengan istilah PJJ, di tengah bencana alam atau bencana sosial. Namun, tingkat literasi digital sebagian besar guru di Indonesia belum berada pada tingkat lanjut. Teknologi masih dikenal sebagai sesuatu yang rumit sedangkan mereka berharap dapat mengejar Net Generations, generasi yang melihat teknologi sebagai alam kedua. Tujuan penelitian ialah untuk memahami pentingnya memahami pendekatan teknologi dalam pendidikan. Analisis data sekunder dilakukan untuk menawarkan perspektif baru pada penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Social Construction of Technology (SCOT) lebih selaras dengan karakter bangsa Indonesia secara sosio-ekonomi dan teknologi dapat diimplementasikan berdasarkan model SAMR guna memperlengkapi pemahaman dasar tentang teknologi pendidikan dan mempermudah pemetaan keterampilan literasi digital bagi pendidik Indonesia dalam menyelenggarakan pendidikan.
Indonesia dan Dunia: Komparasi Pendidikan Literasi Media untuk Masyarakat yang Beragam
Andika Cahya Cita Utama;
Irwansyah Irwansyah
Media Komunikasi FPIPS Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mkfis.v20i2.35729
Media tidak hanya sebagai alat penyampaian pesan, lebih dari itu merupakan bagian dalam pembentuk makna dalam kehidupan sosial dan budaya. Saat ini perkembangan media begitu amat masif hingga dapat memberikan dampak bagi masyarakat dan mengancam keberagaman. Tantangan tersebut tidak hanya dihadapi oleh Indonesia, namun juga oleh seluruh negara di dunia. Oleh karenanya, diperlukan pendidikan media yang terintegrasi dengan sistem pendidikan sebuah negara. Naskah ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana praktik dan implementasi dari pendidikan media yang telah dilakukan oleh negara-negara di Dunia dan membandingkannya dengan Indonesia. Untuk mendapatkan gambaran tersebut, peneliti menggunakan metode studi literatur terhadap studi yang telah dilakukan sebelumnya tentang praktik dan implementasi pendidikan media di berbagai negara di dunia dan di Indonesia dan menganalisisnya dengan teknik meta analisis. Melalui penelitian ini didapati bahwa masih banyak tantangan yang perlu dipecahkan oleh Indonesia untuk dapat mempromosikan pendidikan literasi media untuk masyarakat yang beragam.
IMPLEMENTASI COMPUTER MEDIATED COMMUNICATION DALAM DIGITAL STAFFING BERBASIS MOBILE APPLICATION DAN ONLINE PLATFORM DI PERUSAHAAN STARTUP
Prabu Rabbani Kapriadi;
Irwansyah Irwansyah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31947/kareba.vi.10261
This journal article reviews the literature on the implementation of computer-mediated communication in electronic recruitment or digital staffing which aims to explore how the computer-mediated communication environment has been applied in optimizing its activity. In addition, there are study investigations in particular the benefits of computer-mediated communication and the factors that influence the use of computer-mediated communication in this kind of activity at startups focused in recruitment services. This study discusses the implementation of computer-mediated communication as a forum for digital staffing. In this era of globalization, recruitment activities have shifted from traditional channels and practices to online processes. Therefore, online recruitment today has presented a series of different practices that occur on the Internet, especially in the recruitment of workers based on mobile applications and websites. This research was conducted with a qualitative method in which semi-structured interviews were conducted by interviewing three employees with various positions ranging from staff to manager level in a startup company of digital staffing. The purpose of this study is to explore the perspectives of employees regarding digital staffing based on mobile applications and communication media used in the process. This research shows that computer-mediated communication patterns cause several changes including in the conventional staffing to digital staffing through mobile applications and websites.