Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Emotional Eating pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Gorontalo Tasmi S Djafar; Siti Hajar Salawali; Vivien Novarina A. Kasim
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1318

Abstract

Emotional eating merupakan perilaku makan yang banyak ditemukan pada remaja dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, seperti pola makan yang tidak sehat dan peningkatan berat badan. Perilaku ini ditandai dengan kecenderungan mengonsumsi makanan sebagai respons terhadap emosi negatif dibandingkan rasa lapar fisiologis. Salah satu faktor yang berperan dalam munculnya emotional eating adalah tingkat stres. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami stres akibat berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial selama masa perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan perilaku emotional eating pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Gorontalo. Studi ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 163 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan emotional eating diukur menggunakan Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ). Hasil uji bivariat menggunakan uji Spearman Rank . Mayoritas responden mengalami tingkat stres sedang (36,2%) dan perilaku emotional eating tinggi (38,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku emotional eating (p = 0,002; r= 0,469) dengan kekuatan korelasi sedang dan arah hubungan positif. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan perilaku emotional eating pada remaja di SMA Negeri 7 Kota Gorontalo.
Efektivitas Manajemen Stres Multipel terhadap Stres, Burn Out dan Risiko Gangguan Mental Emosional pada Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan : Effectiveness of Multiple Stres Management Techniques on Stres Scale, Burn Out and Mental Emotional Disorder Risk in Postgraduate Nursing Students Yunita Astriani Hardayati; Alfunnafi’ Fahrul Rizzal; Safra Ria Kurniati; Mutianingsih; Siti Hajar Salawali; Budi Anna Keliat
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3520

Abstract

Latar belakang: Stres merupakan hal yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana terutama berkaitan dengan penampilan akademik. Paparan terhadap stres yang berlebihan tanpa kemampuan koping dan manajemen stres yang tepat bisa membuat mahasiswa mengalami gangguan kesehatan psikologis yang lebih serius seperti depresi hingga bunuh diri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program manajemen stres yang dilakukan pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-post test control group design. Sampel penelitian merupakan mahasiswa pascasarjana yang mengikuti dan tidak mengikuti mata kuliah manajemen sebanyak 74 mahasiswa. 3 Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala stres, SRQ-20, dan Burn Out Self Test. Analisis dilakukan menggunakan uji paired T-Test. Hasil: Teknik manajemen stres yang diberikan kepada kelompok intervensi secara signifikan mampu menurunkan tingkat stres (p value 0,002), menurunkan skala burn out (p value 0,003) dan menurunkan tanda gejala gangguan mental emosional (p value 0,003). Sementara pada kelompok kontrol justru menunjukkan peningkatan skala stres dari skor rata-rata 161,14 menjadi 186,27, peningkatan skala burn out dari skor 28,27 menjadi 29,08 dan peningkatan tanda gejala gangguan mental emosional dari skor 3,19 menjadi 4,14. Kesimpulan: Manajemen stres multipel efektif diterapkan untuk menurunkan stres akademik mahasiswa program pascasarjana. Manajemen stres multipel direkomendasikan untuk diterapkan di perguruan tinggi untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa terutama berkaitan dengan stres akademik.
Hubungan Body Image dengan Rasa Percaya Diri pada Remaja Putri yang Mengalami Perubahan Fisik Pubertas Aliefia Salfa Priyono; Ridha Hafid; Siti Hajar Salawali
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2bv6rx44

Abstract

This study aims to determine the relationship between body image and self-confidence in adolescent girls experiencing physical changes during puberty at SMP Negeri 1, Gorontalo City. The method used in this study was a cross-sectional study. The results showed a significant relationship between body image and self-confidence in adolescent girls experiencing physical changes during puberty (p-value = 0.000). In conclusion, body image and self-confidence are two interrelated psychological aspects of adolescent development, particularly in girls. Girls at this age are in the process of forming body image, which is related to self-confidence. Keywords: Body Image, Physical Changes, Puberty, Self-Confidence, Adolescent Girls
The Effect of Health Education Using a Flip Chart on Compliance with Fe Tablet Consumption in Pregnant Women in the Working Area of the South City Health Center Sulmina; Ridha Hafid; Siti Hajar Salawali
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) April 202
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.10539

Abstract

Compliance of pregnant women in taking Fe tablets is an important effort in preventing anemia during pregnancy, but the level of compliance is still relatively low due to the lack of understanding of pregnant women regarding the benefits and proper ways to consume Fe tablets. Health education using flip chart media is one of the methods that can increase understanding and encourage changes in compliance behavior. This study aims to determine the effect of health education using flip sheets on compliance with Fe tablet consumption in pregnant women in the working area of the South City Health Center. The results of the Wilcoxon test obtained a p value = 0.000 (p < 0.05), which shows a significant influence of health education using flip sheets on compliance with Fe tablet consumption in pregnant women. It was concluded that health education using flip sheets was effective in increasing compliance with Fe tablet consumption. It is recommended that the South City Health Center optimize the use of flip sheet media in antenatal care services.
Hubungan Kesejahteraan Emosional dan Dukungan Keluarga dengan Kesehatan Mental Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tengah Sri Wita Hatibae; Ika Wulansari; Siti Hajar Salawali
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2025): Volume. 1 No. 4 2025 April-June
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i4.35

Abstract

Ibu post partum rentan terhadap gangguan mental, World Health Organization mencatat sebanyak 13% ibu post partum mengalami permasalahan mental dengan angka kejadian depresi post partum mencapai 17.22% secara global. Kesejahteraan emosional adalah faktor internal yang mempengaruhi keparahan depresi post partum dengan dukungan keluarga sebagai faktor penting penyesuaian seorang ibu. tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kesejahteraan Emosional dan Dukungan Keluarga dengan Kesehatan Mental Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tengah. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 85 ibu post partum dengan menggunakan non probability sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Spearmen Rank. Hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi r = -0,383 (p-value 0,000 atau < 0,005) artinya ada Hubungan yang cukup signifikan antara Kesejahteraan Emosional dengan Kesehatan Mental Ibu Post Partum. Dan diperoleh hasil koefisien korelasi r = - 0,469 (p-value 0,000 atau < 0,005) artinya ada Hubungan yang cukup signifikan antara Dukungan Keluarga dengan Kesehatan Mental Ibu Post Partum. Diharapkan untuk institusi Puskesmas dapat mengintegrasikan skrining kesehatan mental postpartum dalam layanan rutin pemeriksaan ibu post partum.
Memo Education Health dan Larvasida Daun Jeruk Limau sebagai Upaya Pencegahan dan Menurunkan Kasus Demam Berdarah Masyarakat Dutohe: Memo Education Health and Lime Leaf Larvicide as an Effort to Prevent and Reduce Dengue Fever Cases in the Dutohe Community Dewi Suryaningsi Hiola; Siti Hajar Salawali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i9.6002

Abstract

Salah satu upaya preventif yang dilakukan oleh pemerintah yaitu gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus yaitu mengurus tempat penampuangan air, menutup tempat penampuangan air, dan mendaur ulang barang bekas, namun yang menjadi permasalahan yaitu masih kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya melakukan pencegahan penulan DBD. Upaya lanjutan yang dapat lakukan yaitu dengan pelatihan pembuatan Larvasida Daun Jeruk Limau sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mengendalikan populasi larva nyamuk yang dapat dibuat oleh masyarakat secara mandiri. Jeruk limau (Citrus hystrix D.C.) mengandung zat seperti naringenin dan hesperidin yang digolongkan sebagai flavonoida. Penelitian lain juga telah menunjukan bahwa hasil ekstraksi senyawa aktif tertinggi terdapat pada daun dan kulit buah. Tujuan pelaksanaan kegiatan memo education health dan pelatihan pembuatan larvasida ini untuk meningkatkan pemaham masyarakat dalam tentang kejadian demam berdarah dengan dapat menciptakan larvasida sendiri yang terbuat dari bahan alami melalui pemanfaatan tanaman dipekarangan rumah. Hasil pelaksanaan terciptanya produk larvasida yang dibuat secara alami dan digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Pencegahan Penularan Penyakit Kusta Melalui Peningkatan Kemampuan Masyarakat dalam PHBS dan Dukungan Kesehatan Jiwa (Psikososial) di Desa Buntulia Selatan: Prevention of Leprosy Transmission Through Increasing Community Capacity in PHBS and Mental Health Support (Psychosocial) in South Buntulia Village Nur Ayun R. Yusuf; Vivien Novarina Kasim; Siti Hajar Salawali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i9.6021

Abstract

Jumlah kasus baru kusta tahun 2023 masih tinggi mencapai 14.376 kasus dengan target prevalensi kasus baru dibawah 5:100.000 penduduk. Provinsi Gorontalo menempati urutan ke Sembilan tertinggi dengan jumlah kasus baru 13,67:100.000 penduduk. Tingginya angka kasus baru kusta ini disebabkan karena masih kurangnya kesadaran masyarakat tentang gejala penyakit kusta, pencegahan, dampak yang ditimbukan serta stigma dan diskriminasi yang melekat pada penderitanya, sanitasi dan higienitas diri yang buruk. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah dilakukannya pencegahan penularan penyakit kusta melalui peningkatan kemampuan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat serta diberikannya dukungan kesehatan jiwa (psikososial) pada Masyarakat Desa Buntulia Selatan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi program awal dan ddentifikasi Masyarakat yang menderita kusta, pemeriksaan kesehatan fisik dan deteksi dini kesehatan jiwa pada masyarakat Desa Buntulia Selatan, pembentukan koordinator/kader PHBS dan Kesehatan Jiwa, pendidikan kesehatan pencegahan penularan kusta: PHBS dan pendidikan Kesehatan Jiwa (Psikososial)
Mitigasi Bencana Banjir: Pendekatan Edukasi Dan Kesiapsiagaan Komunitas Sekolah: Flood Disaster Mitigation: An Educational Approach and School Community Preparedness Siti Hajar Salawali; Auli Irfah; Iwan Usman; Svetlanikova
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6781

Abstract

Wilayah Tabongo, Kabupaten Gorontalo, merupakan salah satu daerah yang sering menghadapi ancaman banjir. SD Negeri 7 Tabongo adalah salah satu sekolah di wilayah ini yang menghadapi risiko banjir saat musim hujan. Program mitigasi bencana banjir di SD Negeri 7 Tabongo dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan komunitas sekolah dalam menghadapi risiko banjir. Program ini meliputi edukasi kebencanaan melalui media visual, diskusi interaktif, dan simulasi praktis. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa dan guru tentang mitigasi banjir, dengan hasil post-test yang menunjukkan bahwa 85% peserta mampu memahami langkah-langkah mitigasi secara efektif dibandingkan hanya 30% sebelum program. Simulasi dan penggunaan alat peraga membantu siswa memahami hubungan antara perilaku manusia dan risiko banjir, sekaligus membangun keterampilan praktis. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Program ini memberikan kontribusi positif dalam menciptakan komunitas sekolah yang lebih tanggap bencana banjir. Keberhasilan program ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pengurangan risiko bencana banjir, serta perlunya dukungan keberlanjutan melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Teman Sebaya terhadap Perilaku Bullying pada Remaja Sekolah Menengah Pertama: The Relationship Between Family Support and Peer Role in Bullying Behavior Among Junior High School Adolescents Auli Irfah; Siti Hajar Salawali; Fahri M Lambana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.7055

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan peran teman sebaya terhadap perilaku bullying pada remaja sekolah menengah pertama (SMP) di Poso Kota. Studi ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi kelas VII (tujuh) dan VIII (delapan) yang bersekolah di Poso Kota. Sampel penelitian terdiri dari 83 siswa kelas VII dan VIII dari empat SMP di Poso Kota yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap perilaku bullying pada remaja SMP di Poso Kota. Angka pearson korelasi bernilai negatif yang berarti bahwa semakin tinggi nilai dukungan keluarga maka semakin rendah perilaku bullying yang terjadi pada remaja. Selanjutnya, diketahui bahwa tidak ada hubungan antara peran teman sebaya terhadap perilaku bullying pada remaja SMP di Poso Kota. Oleh karena itu, peran keluarga sangat penting dalam membentuk perilaku remaja agar terhindar dari tindakan bullying.
THE RELATIONSHIP BETWEEN FATHERLESSNESS AND PSYCHOLOGICAL WELL-BEING AMONG ADOLESCENTS AT SMA NEGERI 1 LIMBOTO BARAT Verawati Ahmad; Zuhriana K. Yusuf; Siti Hajar Salawali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50984

Abstract

Adolescence is a critical developmental stage characterized by significant emotional and psychological changes, making individuals vulnerable to mental health challenges. This study aimed to examine the relationship between fatherlessness and psychological well-being among adolescents at SMA Negeri 1 Limboto Barat. A quantitative cross-sectional design was employed with a total of 73 respondents selected using purposive sampling. Data were collected using the Fatherlessness Questionnaire and the Ryff Scales of Psychological Well-Being (RPWB). The analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test. The results showed that most respondents experienced moderate levels of fatherlessness and psychological well-being. Statistical analysis revealed a significant negative relationship between fatherlessness and psychological well-being (p < 0.05; r = -0.694), indicating that higher levels of fatherlessness are associated with lower psychological well-being among adolescents. These findings highlight the importance of paternal involvement in supporting adolescents’ psychological development. The study suggests that strengthening family roles, particularly father engagement, is essential to improving adolescents’ mental and emotional well-being in school settings.