Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Tingkat Empati dan Kecemasan Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Angkatan 2020 Jessica Juniarta Sihombing; Ita Armyanti; Agustina Arundina Triharja
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p973-995.2023

Abstract

Objective: To know the relationship between emotional intelligence and the level of empathy and anxiety among students of Faculty of Medicine in Tanjungpura University, year 2020. Methods: The research design carried out was a cross-sectional analytic study. The study population included students of Faculty of Medicine in Tanjungpura University, year 2020. The sample was taken using a total sampling technique with a total sample of 203 people. Data was obtained from filling in personal data, L-MMPI questionnaire, stressor sheet, emotional intelligence, JSE S-Version, JSE HPS-Version, and BAI. Spearman correlation test was used for the hypothesis test. Results: Hypothesis test results in relation with empathy: self-awareness (p = 0.050), self-control (p = 0.109), self-motivation (p = 0.000), social awareness (p = 0.039), and social skills (p = 0.025). Hypothesis test results in relation with anxiety: self-awareness (p = 0,000), self-control (p = 0.013), self-motivation (p = 0.013), social awareness (p = 0.006), and social skills (p = 0.000). Conclusion: There are significant positive relationship between self-awareness, self-motivation, social awareness, and social skills on levels of empathy; and significant negative relationship between self-awareness, self-control, self-motivation, social awareness, and social skills on levels of anxiety.
Hubungan Persepsi Terhadap Metode Pembelajaran Daring Dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak Youra Angella Claudia; Ita Armyanti; Iit Fitrianingrum
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 2 (2023): NJMS - September 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan pemerintah menetapkan physical distancing yang berdampak pada berbagai macam bidang, terutama bidang pendidikan baik sekolah maupun perguruan tinggi. Physical distancing ini menyebabkan perubahan pada metode pembelajaran yang ada, yang biasanya pembelajaran dilakukan secara tatap muka di kampus, yang dialihkan menjadi metode pembelajaran secara daring. Perubahan drastis ini kemungkinan akan berdampak terhadap motivasi belajar dari mahasiswa. Motivasi dianggap sebagai faktor penting untuk keberhasilan belajar termasuk dalam lingkungan belajar daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap metode pembelajaran daring dengan motivasi belajar mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel yaitu 82 mahasiswa yang terpilih melalui Teknik stratified random sampling. Variabel diukur dengan menggunakan kuesioner persepsi metode pembelajaran daring dan kuesioner motivasi belajar. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji spearman’s rho. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa aktif program studi kedokteran UNTAN memiliki persepsi yang baik sebanyak 69 mahasiswa (84,1%) dan motivasi tinggi sebanyak 78 mahasiswa (95,1%). Hasil analisis menggunakan uji spearman menunjukkan p<0,05 yaitu 0,021 dan koefisien kolerasi sebesar 0,254. Terdapat hubungan antara persepsi terhadap metode pembelajaran daring dengan motivasi belajar mahasiswa Kedokteran UNTAN selama pandemi Covid-19
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mengenai Aktivitas Fisik Terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) Siswa SMA Kota Pontianak Shafira Rahmani; Arif Wicaksono; Ita Armyanti
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 9 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i9.69

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik dapat diartikan sebagai setiap bentuk gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot-otot skeletal dan menghasilkan pengeluaran energi yang bermakna serta dibagi dalam kelompok ringan, sedang dan berat. Berat badan dan aktivitas fisik berhubungan dengan berbagai macam penyakit kronis dan secara keseluruhan menyebabkan kematian secara global.Berat badan berlebih dapat diukur dari Indeks Massa Tubuh (IMT).Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa Kota Pontianak mengenai aktivitas fisik dilakukan penelitian dengan kuesioner dan pengukuran tinggi badan dan berat badan secara langsung.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai aktivitas fisik terhadap IMT siswa SMA Kota Pontianak. Metode:Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi analitik jenis potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA di Kota Pontianak. Subjek penelitian diambil secara simple random sampling dengan jumlah 100 siswa-siswi.Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact.Hasil: Hasil uji Fisher Exact pada hubungan pengetahuan mengenai aktivitas fisik dan IMT diperoleh nilai signifikan 0,84(sig>0,05). Hasil uji Fisher Exact pada hubungan sikap mengenai aktivitas fisik dan IMT diperoleh nilai signifikan 1 (sig>0,05). Hasil uji Fisher Exact pada hubungan perilaku mengenai aktivitas fisik dan IMT diperoleh nilai signifikan 0,011 (sig<0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai aktivitas fisik terhadap IMT siswa SMA Kota Pontianak. Terdapat hubungan antara perilaku mengenai aktivitas fisik terhadap IMT siswa Kota Pontianak.
PENGUKURAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI SEBELUM DAN SETELAH EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET Putra, Darma; Andriani, Rini; Armyanti, Ita
Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2023): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2023.010.03.5

Abstract

Nutrisi merupakan faktor pendukung bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia bawah lima tahun (balita). Kondisi kekurangan gizi pada balita dapat disebabkan oleh praktik pemberian asupan makan yang kurang tepat (inappropriate feeding practices). Makanan pendamping air susu ibu (MPASI ) adalah makanan padat dan cair yang diberikan bersama dengan ASI ketika pemenuhan kecukupan gizi yang semakin meningkat seiring bertambahnya usia bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media cetak booklet terhadap pengetahuan ibu dalam pemberian MPASI pada bayi. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai anak usia 4-8 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gang Sehat dan Puskesmas Purnama di Kecamatan Pontianak Selatan. Subjek penelitian diambil secara consecutive sampling dengan jumlah responden sebanyak 75 ibu. Analisis bivariat pengetahuan menggunakan Wilcoxon. Skor pengetahuan sebelum diberikan edukasi MPASI adalah 75,98 lalu meningkat sebesar 82,08 setelah pemberian edukasi. Sejumlah 70% ibu mengalami peningkatan kategori menjadi baik pada skor pengetahuan MPASI. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,00 (sig < 0,05). Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan dan kategori pengetahuan setelah diberikan edukasi kesehatan.  
Hubungan Penggunaan Intensitas Gawai Dengan Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak Wihelma Naya Ditaelis; Ita Armyanti; Muhammad Asroruddin
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 1 No 4 (2024): JKRI - Maret 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan perangkat elektronik telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia saat ini. Sekitar 70,98% dari pengguna perangkat elektronik di Indonesia adalah pelajar, dan sekitar 74% dari mereka dilaporkan mengalami gejala insomnia. Penggunaan perangkat elektronik yang terus meningkat secara global, dan penggunaan perangkat elektronik dalam rentang waktu 1 hingga 2 jam sebelum tidur dapat mengakibatkan berbagai masalah seperti sakit kepala, gangguan pendengaran, iritasi mata, dan gangguan tidur seperti insomnia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 174 orang. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang Intensitas Penggunaan Perangkat Elektronik dan Kuesioner Skala Penilaian Insomnia Jenis Rumit (KSPBJ-JRS). Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan metode Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan. Intensitas penggunaan perangkat elektronik paling banyak adalah kategori sedang, yang mencakup 166 siswa (95,4%). Mayoritas responden mengalami insomnia ringan, sedangkan sebagian juga mengalami insomnia berat, insomnia sangat berat, atau tidak mengalami keluhan insomnia sama sekali. Dari hasil uji hipotesis, ditemukan nilai signifikansi (p) sebesar 0,049 (p<0,05), menunjukkan adanya hubungan antara intensitas penggunaan perangkat elektronik dengan kejadian insomnia.
Hubungan Tingkat Stres Akademik Terhadap Kejadian Sleep Paralysis Pada Mahasiswa Kedokteran Tingkat I Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Tiara Fidhiani; Ita Armyanti; Ery Hermawati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i6.2554

Abstract

Stres akademik merupakan suatu tekanan yang berada dalam diri mahasiswa yang berkaitan dengan prestasi, persaingan, maupun tuntutan akademik. Mahasiswa kedokteran merupakan salah satu populasi yang sering mengalami stres akademik. Individu yang mengalami stres cenderung memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang buruk, bahkan seringkali mengalami gangguan tidur, salah satunya yakni sleep paralysis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres akademik terhadap kejadian sleep paralysis pada mahasiswa baru kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi analitik observasional jenis cross sectional. Populasi penelitian merupakan mahasiswa baru kedokteran yang dipilih menggunakan teknik sampling berupa simple random sampling dengan subjek penelitian sebesar 73 orang. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil yang diperoleh dengan uji korelasi Spearman berdasarkan analisis SPSS 24.0 didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,004 (sig <0,05) untuk hubungan antara tingkat stres akademik dan kejadian sleep paralysis. Terdapat hubungan antara tingkat stres akademik terhadap kejadian sleep paralysis pada mahasiswa kedokteran tingkat I Universitas Tanjungpura.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TANJUNGPURA YANG TINGGAL DI RUMAH SUSUN Jesicha Rizkita; Ita Armyanti; Arif Wicaksono
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6702

Abstract

Latar Belakang: Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menyatakan bahwa persentase perokok aktif di Indonesia yaitu 24,3% penduduk, untuk daerah Kalimantan Barat sebesar 23,5%. Jika berdasarkan kelompok umur 15 sampai 19 tahun sebesar 12,7%, untuk rentang umur 20 sampai 24 tahun sebesar 27,3%, sedangkan berdasarkan jenis kelamin untuk laki-laki sebesar 47,3% dan untuk perempuan sebesar 1,2%. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok pada mahasiswa penghuni rumah susun Universitas Tanjungpura tahun 2020. Metode: Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel 57 orang laki-laki. Variabel bebas penelitian ini adalah Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa yang Merokok. Variabel terikat adalah Perilaku Merokok. Uji hipotesis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Jumlah mahasiswa yang tinggal di rumah susun Untan pada bulan Juni – Juli 2020 adalah sebanyak 57 orang laki-laki. Jumlah mahasiswa yang merokok adalah 42 orang (73,3%) sedangkan yang tidak merokok adalah 14 orang (26,3%). Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perilaku merokok. Tidak terdapat hubungan bermakna antara sikap dengan perilaku merokok.
RELATIONSHIP BETWEEN SELF-EFFICACY AND ACADEMIC RESILIENCE IN FIRST GRADES MEDICAL STUDENTS AT FACULTY OF MEDICINE UNIVERSITAS TANJUNGPURA Susanto, Geo; Armyanti, Ita; Arundina Triharja Tejoyuwono, Agustina
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 13, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.91895

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini mengkaji peran efikasi diri sebagai faktor motivasi bagi perkembangan mahasiswa khususnya mahasiswa tahun pertama. Mahasiswa tahun pertama akan berhadapan dengan masalah penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial baru dan masalah penyesuaian diri dengan sistem pembelajaran baru. Mahasiswa tahun pertama sebaiknya memiliki keyakinan diri dan resiliensi akademik yang baik untuk dapat bertahan menghadapi masalah-masalah dan menjalankan perkuliahaan dengan baik.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan resiliensi akademik pada Mahasiswa Tingkat I Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 90 mahasiswa terpilih dengan teknik total sampling. Variabel diukur dengan menggunakan kuesioner General Self Efficacy Scale (GSES) dan Academic Resilience Scale (ARS-30). Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s rho.Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sampel didominasi memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi (95,6%) dan mempunyai tingkat resiliensi akademik yang tinggi (87,8%).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan secara statistik antara efikasi diri dengan resiliensi akademik pada Mahasiswa Tingkat I Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Uji korelasi Spearman’s rho 0,430 (sig>0,05; r = 0,084).  
Adjusting The Academic Integrity’s Atmosphere among Medical Students: An Exploratory Study Armyanti, Ita; Arundina Triharja Tejoyuwono, Agustina; Asroruddin, Muhammad; Ishan, Zulfa Khairunnisa
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 14, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.91703

Abstract

Background: The academic integrity known as part of academic culture and consist of moral values that having relationship with medical professionalism. The academic integrity term is more easily recalled through academic misconduct. The academic misconduct during medical school were the main predictor as they becoming future medical doctor.  Aims: to explore the medical students and teachers’ perceptions about the academic integrity and academic honestyMethods: The phenomenology approach conducted and eighteen respondents involved in four focus group discussion and five respondents in in-depth interviews separately. Data analysed using thematic analysis, using the steps for coding and theorization method.Results: Two main themes were identified; the academic integrity and shaping medical professionalism through academic honesty. The issue of academic misconduct and dishonesty were emerged, in line with the negativity bias theory.  Conclusion: It is our collective homework as medical teacher and me managers, to develop appropriate learning model for each medical school.
Hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Christy Yella Harianja; Ita Armyanti; Iit Fitrianingrum
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 3 (2021): Obstetri - Ginekologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i3.44

Abstract

Latar Belakang. Kecerdasan emosional berperan penting dalam pendidikan kedokteran, menyediakan perawatan klinis yang baik, dan mengelola semua relasi sebagai bagian dari proses perawatan medis. Tujuan. Mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap prestasi akademik mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metodologi. Desain penelitian adalah analitik pendekatan potong lintang, dengan jumlah sampel 72 mahasiswa kedokteran tahun angkatan 2016, 2017, dan 2018. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak pada bulan Oktober 2019 hingga Januari 2020. Pengambilan sampel dengan cara Probability Sampling jenis Proportionate Stratified Random Sampling. Data diperoleh dari pengisian data diri, kuesioner Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI), kuesioner Kecerdasan Emosional, dan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil. Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura sebagian besar memiliki tingkat kecerdasan emosional tinggi pada semua variabel kecerdasan emosional dan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif sangat memuaskan. Hasil uji hipotesis hubungan prestasi akademik dengan variabel pengenalan diri (p=0,001; r= 0,392), pengendalian diri (p= 0,013; r=0,292), motivasi (p= 0,000; r=0,439), empati (p=0,001; r=0,378), keterampilan sosial (p=0,001; r=0,382). Simpulan. Terdapat hubungan positif bermakna antara prestasi akademik dan variabel kecerdasan emosional di kalangan mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Background. Emotional intelligence plays an important role in medical education, providing good clinical care, and managing all relationships as part of the treatment process. Aim. To figure out the relationship between emotional intelligence and the academic achievement among Medical Program Students at the Faculty of Medicine, Tanjungpura University, Indonesia Method. A cross-sectional analysis with a total sample of 72 medical students year 2016, 2017, and 2018 was done in Faculty of Medicine, Tanjungpura University in October 2019 to January 2020. Sampling was with Proportionate Stratified Random Sampling. Data was obtained from self-data filling, Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI) questionnaire, Emotional Intelligence questionnaire, and Grade Point Average (GPA) score. Data was analyzed with Spearman correlation test. Results. Most Medical Study Program students at the Faculty of Medicine, Tanjungpura University (70.8%) have high levels of emotional intelligence on all emotional intelligence variables and have a very satisfying Grade Point Average. Hypothesis test results for correlation between academic achievement and self-introduction variables : p = 0.001, r = 0.392, self-control : p = 0.013, r = 0.292, motivation : p = 0.000, r = 0.439, empathy : p = 0.001, r = 0.378, social skills : p = 0.001, r = 0.382. Conclusion. There is a significant positive correlation between variables of emotional intelligence and academic achievement among Medical Study Program students at the Faculty of Medicine, Tanjungpura University.