Claim Missing Document
Check
Articles

E-Learning Readiness and Anxiety Levels among Preclinical Medical Students during the COVID-19 Pandemic Wahyudi, Dery; Pratiwi, Sari Eka; Armyanti, Ita
JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/juxta.V16I22025.180-185

Abstract

Highlights: The e-learning readiness measurements were positive, and the level of anxiety was found to be relatively low. Many factors can affect both aspects of e-learning readiness and anxiety among medical students.   Abstract Introduction: The Coronavirus Disease (COVID-19) pandemic has had a significant impact on all sectors, including education. The change from conventional learning systems to e-learning during the pandemic could affect students' mental health, such as the emergence of anxiety. Therefore, this study focused on the relationship between e-learning readiness and anxiety levels, a topic that has not been previously studied in Indonesia. Methods: This was an observational analytic study with a cross-sectional approach. A total of 132 preclinical medical students were chosen through a stratified random sampling technique. Variables were measured using the e-learning readiness (ELR) and Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS) questionnaires. Bivariate analysis using Spearman's rho correlation test was performed using the International Business Machines Corporation (IBM) Statistical Package for Social Sciences (SPSS) for Windows version 24.0, with a p<0.05 considered statistically significant. Results: The results showed that the sample was ready to run e-learning but needed minor improvement (55.3%) and had low anxiety levels (87.1%). Spearman's rho correlation test showed no significance, with p=0.545 (p>0.05; r=-0.053). Conclusion: There was no statistically significant relationship between e-learning readiness and anxiety levels of preclinical medical students during the COVID-19 pandemic. These results are crucial for evaluating the ongoing implementation of e-learning as a form of innovation in medical education, even after the COVID-19 pandemic has ended.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur Terhadap Pencegahan Kanker Serviks di Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang Puspidawati, popy; Mardhia, Mardhia; Armyanti, Ita
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 7 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i8.54

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks menempati urutan kedua sebagai kanker yang paling umum pada wanita usia subur di Indonesia. Kota singkawang memiliki jumlah IVA positif sebanyak 36 orang, didapatkan 26 dari 36 orang berada di wilayah Singkawang Barat. Sikap yang baik diperlukan agar wanita memiliki kesadaran untuk memeriksakan diri dan menjauhi faktor risiko yang berhubungan dengan kanker serviks. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan metode cross-sectional. Cara pemilihan sampel adalah probability sampling dengan menggunakan cluster sampling. Sebanyak 70 wanita berusia 15-49 tahun diwawancarai dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa secara statistik tidak terdapat hubungan yang bermakna tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur (p=0,527). Kesimpulan: Tidak terdapat terdapat hubungan tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur terhadap pencegahan kanker serviks di Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mengenai Aktivitas Fisik Terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) Siswa SMA Kota Pontianak Rahmani, Shafira; Wicaksono, Arif; Armyanti, Ita
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 9 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i9.69

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik dapat diartikan sebagai setiap bentuk gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot-otot skeletal dan menghasilkan pengeluaran energi yang bermakna serta dibagi dalam kelompok ringan, sedang dan berat. Berat badan dan aktivitas fisik berhubungan dengan berbagai macam penyakit kronis dan secara keseluruhan menyebabkan kematian secara global.Berat badan berlebih dapat diukur dari Indeks Massa Tubuh (IMT).Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa Kota Pontianak mengenai aktivitas fisik dilakukan penelitian dengan kuesioner dan pengukuran tinggi badan dan berat badan secara langsung.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai aktivitas fisik terhadap IMT siswa SMA Kota Pontianak. Metode:Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi analitik jenis potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA di Kota Pontianak. Subjek penelitian diambil secara simple random sampling dengan jumlah 100 siswa-siswi.Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact.Hasil: Hasil uji Fisher Exact pada hubungan pengetahuan mengenai aktivitas fisik dan IMT diperoleh nilai signifikan 0,84(sig>0,05). Hasil uji Fisher Exact pada hubungan sikap mengenai aktivitas fisik dan IMT diperoleh nilai signifikan 1 (sig>0,05). Hasil uji Fisher Exact pada hubungan perilaku mengenai aktivitas fisik dan IMT diperoleh nilai signifikan 0,011 (sig<0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai aktivitas fisik terhadap IMT siswa SMA Kota Pontianak. Terdapat hubungan antara perilaku mengenai aktivitas fisik terhadap IMT siswa Kota Pontianak.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Tingkat Empati dan Kecemasan Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Angkatan 2020 Sihombing, Jessica Juniarta; Armyanti, Ita; Triharja, Agustina Arundina
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p973-995.2023

Abstract

Objective: To know the relationship between emotional intelligence and the level of empathy and anxiety among students of Faculty of Medicine in Tanjungpura University, year 2020. Methods: The research design carried out was a cross-sectional analytic study. The study population included students of Faculty of Medicine in Tanjungpura University, year 2020. The sample was taken using a total sampling technique with a total sample of 203 people. Data was obtained from filling in personal data, L-MMPI questionnaire, stressor sheet, emotional intelligence, JSE S-Version, JSE HPS-Version, and BAI. Spearman correlation test was used for the hypothesis test. Results: Hypothesis test results in relation with empathy: self-awareness (p = 0.050), self-control (p = 0.109), self-motivation (p = 0.000), social awareness (p = 0.039), and social skills (p = 0.025). Hypothesis test results in relation with anxiety: self-awareness (p = 0,000), self-control (p = 0.013), self-motivation (p = 0.013), social awareness (p = 0.006), and social skills (p = 0.000). Conclusion: There are significant positive relationship between self-awareness, self-motivation, social awareness, and social skills on levels of empathy; and significant negative relationship between self-awareness, self-control, self-motivation, social awareness, and social skills on levels of anxiety.
Hubungan Tingkat Stres Akademik Terhadap Kejadian Sleep Paralysis Pada Mahasiswa Kedokteran Tingkat I Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Fidhiani, Tiara; Armyanti, Ita; Hermawati, Ery
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i6.2554

Abstract

Stres akademik merupakan suatu tekanan yang berada dalam diri mahasiswa yang berkaitan dengan prestasi, persaingan, maupun tuntutan akademik. Mahasiswa kedokteran merupakan salah satu populasi yang sering mengalami stres akademik. Individu yang mengalami stres cenderung memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang buruk, bahkan seringkali mengalami gangguan tidur, salah satunya yakni sleep paralysis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres akademik terhadap kejadian sleep paralysis pada mahasiswa baru kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi analitik observasional jenis cross sectional. Populasi penelitian merupakan mahasiswa baru kedokteran yang dipilih menggunakan teknik sampling berupa simple random sampling dengan subjek penelitian sebesar 73 orang. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil yang diperoleh dengan uji korelasi Spearman berdasarkan analisis SPSS 24.0 didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,004 (sig <0,05) untuk hubungan antara tingkat stres akademik dan kejadian sleep paralysis. Terdapat hubungan antara tingkat stres akademik terhadap kejadian sleep paralysis pada mahasiswa kedokteran tingkat I Universitas Tanjungpura.
Hubungan Kemampuan Refleksi Diri dengan Tingkat Stres Mahasiswa Tahun Pertama Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia: Hasil Penelitian Salsabila, Faradilla; Armyanti, Ita; Fitrianingrum, Iit
Cermin Dunia Kedokteran Vol 51 No 12 (2024): Kedokteran Umum
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v51i12.1188

Abstract

Latar Belakang. Stres sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada mahasiswa kedokteran. Stres pada mahasiswa kedokteran dapat mengganggu perkuliahan dan mengganggu kinerja individu, sehingga diperlukan manajemen stres, salah satunya refleksi diri. Tujuan. Mengetahui hubungan kemampuan refleksi diri dengan tingkat stres pada mahasiswa tahun pertama Program Studi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode. Studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Jumlah sampel 141 orang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner MAI, kuesioner MSSQ, dan lembar identifikasi stres akut. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil. Terdapat 107 responden (75,9%) memiliki kemampuan refleksi diri dengan kategori baik, 73 responden (52,1%) memiliki tingkat stres kategori sedang. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 dan nilai koefisensi korelasi sebesar -0,282. Simpulan. Terdapat korelasi negatif yang signifikan antara kemampuan refleksi diri dengan tingkat stres pada mahasiswa tahun pertama Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia, bahwa semakin baik kemampuan refleksi diri, semakin rendah tingkat stres individu dan sebaliknya.
Hubungan antara Stres Akademik dan Dukungan Sosial Orang Tua dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Angkatan 2020: Hasil Penelitian Sintan, Teofilus; Ita Armyanti; Tejoyuwono, Agustina Arundina Triharja
Cermin Dunia Kedokteran Vol 52 No 6 (2025): Juni 2025
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v52i6.1288

Abstract

Introduction: First-year medical faculty students are one of the populations that often experience academic stress. Academic stress can affect academic achievement. Parents’ social support will make their children able to undergo lectures and show good academic achievement. This research aims to determine the relationship between academic stress and parents’ social support on academic achievement among Medicine Faculty students, Tanjungpura University batch 2020. Methods: A cross-sectional observational analytical study. There search population was Medicine Faculty students, Tanjungpura University batch 2020. The research sample was 239 people, chosen by simple random sampling technique. Data was obtained from filling in personal data, student academic stress scale (SASS) questionnaire, parents’ social support questionnaire, and cumulative grade point average. Bivariate analysis used the Spearman correlation test. Results: The result of the correlation test for academic stress and academic achievement was p=0,146; r=0,094; and the correlation test for parents’ social support and academic achievement was p=0,016; r=0,156. Conclusion: There is an insignificant positive relationship between academic stress and academic achievement and a significant positive relationship between parents’ social support and academic achievement.
Eksplorasi Tingkat Stres dan Strategi Coping Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir yang Mengalami Stagnasi dalam Penyusunan Skripsi: Studi Kualitatif di FK Universitas Tanjungpura: Penelitian Lo, Anggraini Millennia; Yuniarni, Desni; Armyanti, Ita
Cermin Dunia Kedokteran Vol 53 No 06 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v53i06.1752

Abstract

Introduction: Final-year medical students often face significant academic pressure during the thesis-writing process, which can lead to stress and stagnation in academic progress. This stagnation reflects the tension between academic demands, internal pressures, and environmental factors that affect students’ psychological balance. Unmanaged stress may cause emotional, physical, and cognitive strain, as well as the use of maladaptive coping strategies that hinder academic productivity. This study aims to explore the levels of stress, stress responses, the nature of stress, and coping strategies among final-year medical students experiencing stagnation in thesis completion. Method: This research employed a qualitative, phenomenological approach to understand the subjective experiences and meanings of academic stress among medical students. Participants were selected through purposive sampling, comprising 10 final-year medical students who met the criteria for thesis stagnation. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using thematic analysis to identify patterns in stress experiences and coping mechanisms. Results: The findings indicate that most participants experienced moderate to severe stress, reflected in emotional responses (anxiety, frustration, and loss of motivation), physical symptoms (fatigue, sleep disturbance, and psychosomatic complaints), and cognitive impacts (difficulty concentrating, overthinking, and procrastination). The nature of stress varied between positive stress (eustress), which enhanced motivation, and negative stress (distress), which hindered progress. Coping strategies were classified as adaptive (seeking social support, prayer, and time management) and maladaptive (avoidance, withdrawal, and delay). Institutional barriers, including bureaucratic constraints, academic hierarchy, and limited psychosocial support, were found to exacerbate thesis stagnation. Conclusion: High stress levels among final-year medical students are associated with complex stress responses and a tendency toward maladaptive coping when academic and emotional support is lacking. Therefore, medical institutions need to implement time and stress management training, psychosocial mentoring, and an early academic warning system to foster a supportive learning environment and prevent stress from escalating during the thesis-writing process.
Utilizing Traditional Games in Physical Activity Education to Enhance Adolescent Mental Health: A Community Service Program at A Junior High School in Pontianak Agustina Arundina Triharja Tejoyuwono; Ita Armyanti; Ery Hermawati; Iit Fitrianingrum
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): August 2026
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v10i3.2224

Abstract

Background: Adolescent mental health issues are increasingly prevalent and require preventive and promotive interventions that are engaging and culturally relevant. This community service activity focused on enhancing adolescent mental health through physical activity–based interventions using local traditional games and dance. Purpose of the Study: The purpose of this community service was to improve students’ understanding of mental health and promote psychological well-being through enjoyable physical activities rooted in local culture. Methods: The subjects of the program were 41 students (23 female and 18 male). The methods used included interactive education on mental health, followed by group exercise using the traditional Jepin dance and traditional games such as tabak, kelereng, and “putting a pen into a bottle.” Results: The activity successfully increased student participation, enthusiasm, and social interaction while fostering teamwork and emotional regulation as reflected in student question-answer session and stakeholder feedback. The program demonstrated that culturally based physical activities can serve as an effective and enjoyable medium for improving adolescent mental health and strengthening community engagement, with strong stakeholder support and commitment.
Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Malaria Knowlesi di Perbatasan Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Dwi Ayu Dahlia; Ita Armyanti; Diana Natalia
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i2.4622

Abstract

Latar Belakang: Malaria knowlesi merupakan zoonosis malaria disebabkan oleh Plasmodium knowlesi yang ditemukan di alam pada Macaca fascicularis (kera ekor panjang) dan Macaca nemestrina (kera ekor babi). Malaria knowlesi menjadi fokus besar ketika dilaporkannya kejadian malaria knowlesi pada tahun 2004 berjumlah 106 kasus di Divisi Kapit, Sarawak, Malaysia. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang malaria knowlesi di Perbatasan Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau. Metode: Deskriptif statistik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 96 orang. Variabel bebas meliputi sumber informasi serta variabel karakteristik yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan. Varibel terikat yaitu tingkat pengetahuan tentang malaria knowlesi. Hasil: Dari 96 responden, didapatkan tingkat pengetahuan tentang malaria knowlesi yaitu berpengetahuan kurang berjumlah 61 responden (63,5%), berpengetahuan cukup sebanyak 21 responden (21,9%), dan berpengetahuan baik sebanyak 14 responden (14,6%). Kesimpulan: Pengetahuan masyarakat Kecamatan Entikong masih kurang tentang malaria knowlesi.
Co-Authors -, Chelsia Agustina Arundina Triharja Tejoyuwono Agustina Arundina Triharja Tejoyuwono, Agustina Arundina Triharja Akmal, Yudha Barri Arif Wicaksono Arif Wicaksono Arif Wicaksono Arundina Triharja Tejoyuwono, Agustina Chelsia - Christy Yella Harianja Darma Putra Desni Yuniarni Desni Yuniarni Diana Natalia Dwi Ayu Dahlia Eka Ardiani Putri Ery Hermawati Ery Hermawati Fidhiani, Tiara Handoko, Willy Ishan, Zulfa Khairunnisa Isma Resti Pratiwi Jesicha Rizkita Jessica Juniarta Sihombing Jessica Juniarta Sihombing Jojor Putrini Sinaga Jojor Putrini Sinaga Lailly, Husnul Lo, Anggraini Millennia Magdalina, Yessi Yulia Mardhia Mardhia Mardhia Mardhia Mardhia, Mardhia Margareta Silvia Melvy Purwanti Melvy Purwanti Muhammad Asroruddin MUHAMMAD ASRORUDDIN Muhammad Asroruddin, Muhammad Mustikaningsih, Retno Nanmi, Nassya Putri Noeriman, Aisya Rezki Novitarini, Poppy Novta Rouli Sihombing Novta Rouli Sihombing popy Puspidawati Purwanti, Melvy Puspidawati, popy Rahmani, Shafira Rangga Putra Nugraha Renita Mandalinta Sitepu Resti Pratiwi, Isma Retno Mustikaningsih Rini Andriani Rosy Yohana Salsabila, Faradilla Sari Eka Pratiwi Sari Rahmayanti Sari Rahmayanti Shafira Rahmani Sihombing, Jessica Juniarta Sihombing, Novta Rouli Sinaga, Jojor Putrini Sintan, Teofilus Susanto, Geo Tama Roma Ida Simangunsong Teofilus Sintan Tiara Fidhiani Triharja, Agustina Arundina Wahyudi, Dery Wihelma Naya Ditaelis Wilson Yella Harianja, Christy Yessi Yulia Magdalina Yessi Yulia Magdalina Youra Angella Claudia Yudha Barri Akmal