Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Aplikasi BUMDes-KU Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kerta Sari Utama Desa Kesiman Kertalangu Maharani, Ni Luh Putu Delinda; Wirantari, I Dewa Ayu Putri; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.216

Abstract

The purpose of this research is to understand how the improvement in service quality at the Village-Owned Enterprises (BUMDes) Kerta Sari Utama in Kesiman Kertalangu Village. This research uses a type of qualitative descriptive research with data sources, namely primary data and secondary data. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation, as well as data analysis techniques used, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the research results analyzed using the implementation theory proposed by Charles O. Jones, which includes 3 indicators: organization, interpretation, and application, it shows that in the organization indicator, the resources and units owned by BUMDes Kerta Sari Utama in the implementation of the BUMDes-KU application have been met. However, the socialization methods used have not been optimal because they are limited to social media and customers who visit the BUMDes store unit. On the interpretation indicator, the community's understanding of the BUMDes-KU application is still lacking due to insufficient socialization conducted by the Village Government or the BUMDes regarding the implementation of the BUMDes-KU application. Meanwhile, the application indicator has been running optimally as seen from the improved quality of service at BUMDes Kerta Sari Utama, which initially only served offline, but now also serves online. However, from the BUMDes side, when an order comes in through the application, there is no notification, which requires BUMDes employees to open the application to check the incoming orders. Recommendations from this study are to provide a deeper understanding for the community by conducting more structured socialization and conducting regular development and checking of the BUMDes-KU application. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana peningkatan kualitas pelayanan pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kerta Sari Utama Desa Kesiman Kertalangu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data yang digunakan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi yang dikemukakan oleh Charles O. Jones yang mencakup 3 indikator yang mencakup organisasi, interpretasi, dan aplikasi menunjukkan bahwa pada indikator organisasi, sumber daya dan unit yang dimiliki BUMDes Kerta Sari Utama pada implementasi aplikasi BUMDes-KU ini sudah terpenuhi, namun metode sosialisasi yang digunakan masih belum berjalan dengan optimal karena hanya terbatas hanya melalui media sosial dan kepada pelanggan yang datang ke unit toko BUMDes. Pada indikator interpretasi, pemahaman dari masyarakat mengenai aplikasi BUMDes-KU juga masih kurang karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Desa ataupun pihak BUMDes kepada masyarakat mengenai implementasi aplikasi BUMDes-KU. Sementara itu indikator aplikasi sudah berjalan dengan optimal dilihat dari meningkatnya kualitas pelayanan pada BUMDes Kerta Sari Utama yang awalnya hanya melayani secara offline, saat ini juga melayani secara online. Namun dari sisi BUMDes ketika ada orderan yang masuk melalui aplikasi tidak ada notifikasi yang masuk sehingga mengharuskan pegawai BUMDes untuk membuka aplikasi untuk mengecek orderan yang masuk melalui aplikasi. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu memberikan pemahaman lebih dalam bagi masyarakat dengan melakukan sosialisasi yang lebih terstruktur serta melakukan pengembangan dan pengecekan secara berkala terhadap aplikasi BUMDes-KU. Kata kunci: Implementasi program, Aplikasi BUMDes-KU, BUMDes Kerta Sari Utama, Kualitas Pelayanan, Desa Kesiman Kertalangu
Kinerja Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar Dalam Mengoptimalisasi Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Pradnyaswari, Tjok Istri Agung Anandita; Yudartha, I Putu Dharmanu; Wijaya, Komang Adi Sastra
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.217

Abstract

In the 2024 simultaneous General Election, the General Election Commission (KPU) of Indonesia implemented the SIREKAP application to facilitate the process of recapitulation and dissemination of election results to the public digitally. This application aims to enhance transparency and accuracy in vote counting. This study aims to evaluate the performance of the Gianyar Regency KPU in optimizing the use of SIREKAP. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The analysis is based on performance theory by Stefen P. Robbins (dalam Gloriasnismus dkk, 2023), which consists of five indicators: work quality, quantity, effectiveness, timeliness, and independence. The results of this study indicate that the performance of the Gianyar Regency KPU in utilizing SIREKAP has been relatively good. However, several issues were identified, such as an imbalance between the quantity of human resources (HR) and workload, a 24-hour working system, and limited training conducted. Therefore, it is necessary to conduct workload analysis, job analysis, and provide more in-depth training for KPU staff and election ad hoc bodies such as PPK, PPS, and KPPS. By addressing these challenges, the use of SIREKAP can be further optimized to improve the performance and integrity of elections. Abstrak Pada Pemilihan Umum serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengimplementasikan penggunaan aplikasi SIREKAP untuk memudahkan proses rekapitulasi dan penyebaran informasi hasil pemilu kepada publik secara digital. Aplikasi ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akurasi dalam penghitungan suara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja KPU Kabupaten Gianyar dalam mengoptimalkan penggunaan SIREKAP. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja KPU Kabupaten Gianyar dalam mengoptimalisasi penggunaan aplikasi SIREKAP. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori kinerja oleh Stefen P. Robbins (dalam Gloriasnismus dkk, 2023), yang mencakup lima indikator: kualitas kerja, kuantitas, efektivitas, ketepatan waktu, dan kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja KPU Kabupaten Gianyar dalam menggunakan SIREKAP sudah cukup baik. Namun, terdapat beberapa permasalahan seperti ketidakseimbangan antara kuantitas sumber daya manusia (SDM) dan beban pekerjaan, sistem kerja yang beroperasi 24 jam, serta minimnya pelatihan yang dilaksanakan. Oleh karena itu, diperlukan analisis beban kerja, analisis jabatan, dan pemberian pelatihan yang lebih mendalam bagi pegawai KPU dan badan adhoc kepemiluan seperti PPK, PPS, dan KPPS. Dengan demikian, penggunaan SIREKAP dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja dan integritas pemilu. Kata kunci: Aplikasi SIREKAP, Kinerja, Pemilihan Umum
Optimalisasi Kinerja KPU Kabupaten Bangli Dalam Rangka Menjamin Adanya Hak Pilih Bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa Pada Pemilu Tahun 2024 (Studi Kasus: Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali) Ekayanti, Ni Putu Dian; Yudartha, I Putu Dharmanu; Wijaya, Komang Adi Sastra
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.226

Abstract

This research aims to get an overview of the Optimization of the Performance of the Bangli Regency KPU in the Context of Guaranteeing the Voting Rights for People with Mental Disorders in the 2024 Election in Bali Province. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The data sources used are primary and secondary data. Regarding the technique of determining informants in this study using purposive sampling technique. This study uses performance measurement indicators by Agus Dwiyanto and the concept of optimization by Bastian. The results showed that the performance of the Bangli Regency KPU in ensuring the right to vote for ODGJ in Bali Province Mental Hospital was not optimal because there were still optimization indicators that had not been fulfilled in the human resource productivity section and also the quality of organizational services. Recommendations that researchers can provide are the organization of training and the formation of a special team of election organizers in Bali Province Mental Hospital. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran mengenai Optimalisasi Kinerja KPU Kabupaten Bangli Dalam Rangka Menjamin Adanya Hak Pilih Bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa Pada Pemilu Tahun 2024 Di Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Mengenai teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan indikator pengukuran kinerja oleh Agus Dwiyanto dan konsep optimalisasi oleh Bastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kinerja KPU Kabupaten Bangli dalam menjamin adanya hak pilih bagi para ODGJ di RSJ Provinsi Bali adalah belum optimal dikarenakan masih terdapat indikator optimalisasi yang belum terpenuhi pada bagian produktivitas sumber daya manusia dan juga kualitas pelayanan organisasi. Rekomendasi yang dapat peneliti berikan adalah penyelenggaraan pelatihan dan pembentukan tim khusus penyelenggara pemilihan umum di RSJ Provinsi Bali. Kata Kunci: Kinerja, Optimalisasi, KPU Kabupaten Bangli, ODGJ, Hak Pilih, Pemilu 2024
Strategi Dinas Sosial Dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Melalui Program Graha Nawasena (Rumah Harapan Disabilitas) di Kota Denpasar Shanti, Ni Made Dwita Purnama; Lukman, Juwita Pratiwi; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.227

Abstract

Fulfillment of the rights of persons with disabilities is regulated in Regional Regulation No. 11 of 2022. As a form of implementation, the Social Service together with the Denpasar City Government established Graha Nawasena. This study aims to analyze the strategy of the Denpasar City Social Service in optimizing the empowerment of persons with disabilities through the Graha Nawasena program. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observations and documentation. The results of this study indicate that the strategy used by the Social Service in terms of empowering persons with disabilities has been running quite well, although in its implementation it is still not optimal. This can be seen from the five indicators of the strategy used which have been running quite well. The SWOT analysis produces four main strategic recommendations: (1) Strengthening the implementation of Denpasar City Regional Regulation No. 11 of 2022 by optimizing collaboration with stakeholders, mass media, and educational institutions (SO), (2) Improving disability-friendly infrastructure to attract stakeholders, mass media and educational institutions by applying for grant funds and CSR programs (WO), (3) Maintaining the formation of Graha Nawasena to ensure the sustainability of the program by developing a more independent business model (ST), (4) Strengthening the involvement of all internal members of the organization by providing education and training on product marketing (WT). Abstrak Pemenuhan hak penyandang disabilitas diatur dalam Perda No. 11 Tahun 2022. Sebagai benuk implementasinya, Dinas Sosial bersama Pemerintah Kota Denpasar membentuk Graha Nawasena. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Sosial Kota Denpasar dalam mengoptimalkan pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program Graha Nawasena. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Dinas Sosial dalam hal pemberdayaan penyandang disabilitas sudah berjalan cukup baik, meskipun dalam pelaksanaanya masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari kelima indikator strategi yang digunakan telah berjalan cukup baik. Analisis SWOT menghasilkan empat rekomendasi strategi utama: (1) Memperkuat implementasi Peraturan Daerah Kota Denpasar No. 11 Tahun 2022 dengan mengoptimalkan kolaborasi bersama pemangku kepentingan, media massa, dan lembaga pendidikan (SO), (2) Memperbaiki infrastruktur yang ramah disabilitas untuk menarik pemangku kepentingan, media massa dan lembaga pendidikan dengan mengajukan dana hibah dan program CSR (WO), (3) Mempertahankan pembentukan Graha Nawasena guna memastikan keberlanjutan program dengan mengembangkan model bisnis yang lebih mandirI (ST), (4) Memperkuat keterlibatan seluruh anggota internal organisasi dengan memberikan edukasi dan pelatihan mengenai pemasaran produk (WT). Kata Kunci: Graha Nawasena, SWOT, Strategi, Pemberdayaan Penyandang Disabilitas
Strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mega Kencana Ungasan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Putra, I Kadek Alit Krestiana; Wirantari, I Dewa Ayu Putri; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.230

Abstract

This research aims to examine and analyze the strategies implemented by BUMDes Mega Kencana Ungasan in increasing Original Village Income (PAD) Ungasan, South Kuta District, Badung Regency. Using qualitative descriptive methods, this research explores the supporting and inhibiting factors in BUMDes management, as well as the formulation, implementation and evaluation of strategies. The research results show that BUMDes Mega Kencana Ungasan utilizes local potential in the form of a high population and support from village facilities, even though it faces challenges in the form of competition with modern minimarkets and limited human resources. The strategy implemented includes developing trade and service business units, such as Ungasan Mart and the Cipta Ungasan Bersih waste transportation unit. Implementation of this strategy has succeeded in increasing BUMDes income significantly between 2022 and 2024. Regular evaluation through coordination meetings and strict supervision is the key to successful adaptation and innovation in business management. This research recommends strengthening human resource capacity, utilizing digital technology, and diversifying businesses based on local potential for sustainable development of BUMDes. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh BUMDes Mega Kencana Ungasan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan BUMDes, serta formulasi, implementasi, dan evaluasi strateginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Mega Kencana Ungasan memanfaatkan potensi lokal berupa jumlah penduduk yang tinggi dan dukungan fasilitas dari desa, meskipun menghadapi tantangan berupa persaingan dengan minimarket modern dan keterbatasan sumber daya manusia. Strategi yang dijalankan meliputi pengembangan unit usaha perdagangan dan jasa, seperti Ungasan Mart dan unit pengangkutan sampah Cipta Ungasan Bersih. Implementasi strategi ini berhasil meningkatkan pendapatan BUMDes secara signifikan antara tahun 2022 hingga 2024. Evaluasi rutin melalui rapat koordinasi dan pengawasan ketat menjadi kunci keberhasilan adaptasi dan inovasi dalam pengelolaan usaha. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi digital, serta diversifikasi usaha berbasis potensi lokal untuk keberlanjutan pengembangan BUMDes. Kata Kunci: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pendapatan Asli Desa (PAD), Manajemen Strategi
Inovasi Pelayanan Perizinan Melalui Website Perizinan Berusaha Cerdas Untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) (Studi Kasus; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangli) Putra, I Made Agus Widiantara; Yudartha, I Putu Dharmanu; Wijaya, Komang Adi Sastra
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.232

Abstract

This study examines the innovation in licensing services through the "Perizinan Berusaha Cerdas untuk Krama Bangli" (PUCUK BANG) website implemented by the Investment and One-Stop Integrated Services Office (DPMPTSP) of Bangli Regency. This innovation is a response to the challenges of slow bureaucracy and the public's need for fast, efficient, and transparent services. The PUCUK BANG website simplifies the licensing process by providing online access to two main types of licenses, namely advertising permits and research permits, which were previously only accessible manually. This research uses a qualitative approach with a case study method and analyzes this innovation using the innovation success theory from Bugge et al. (2018), focusing on six main indicators: governance and innovation, sources of ideas, innovation culture, capabilities and tools, objectives and barriers, and innovation data collection. The findings indicate that PUCUK BANG has facilitated public access and increased service efficiency. However, there are several challenges, such as technical disruptions in the system, limited supporting facilities, and suboptimal socialization. To enhance the effectiveness and sustainability of this innovation, improvements in technology infrastructure, human resource (HR) training, and the strengthening of public communication strategies are needed to ensure wider public understanding and participation. Abstrak Penelitian ini mengkaji inovasi pelayanan perizinan melalui website Perizinan Berusaha Cerdas untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) yang diterapkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli. Inovasi ini merupakan respons terhadap tantangan birokrasi yang lambat serta kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, efisien, dan transparan. Website PUCUK BANG menyederhanakan proses perizinan dengan memberikan akses daring untuk dua jenis perizinan utama, yaitu izin reklame dan surat izin penelitian, yang sebelumnya hanya dapat diakses secara manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta menganalisis inovasi ini menggunakan teori keberhasilan inovasi dari Bugge dkk. (2018), dengan fokus pada enam indikator utama: tata kelola dan inovasi, sumber ide, budaya inovasi, kemampuan dan alat, tujuan dan hambatan, serta pengumpulan data inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUCUK BANG telah mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, terdapat beberapa hambatan, seperti gangguan teknis pada sistem, keterbatasan fasilitas pendukung, dan sosialisasi yang belum maksimal. Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan inovasi ini, diperlukan perbaikan infrastruktur teknologi, pelatihan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan strategi komunikasi publik untuk memastikan pemahaman dan partisipasi masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: inovasi pelayanan publik, perizinan online, PUCUK BANG, pelayanan digital, DPMPTSP Bangli.
Strategi Dinas Perikanan Dalam Pelaksanaan Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Dalam Pencegahan Stunting di Kabupaten Badung Ivana Ranita, Katarina Meira; Prabawati, Ni Putu Anik; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.266

Abstract

Indonesia has vast oceans, yet fish consumption remains low. The government is striving to increase fish consumption through the Movement to Promote Fish Consumption (GEMARIKAN) to boost fish intake and prevent stunting. This study aims to formulate a strategy for the Badung Regency Fisheries Service in implementing the Gemarikan program to prevent stunting in Badung Regency. The research method is a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, observations, and documentation. The results were analyzed using the strategic management process theory by Hunger & Wheelen, which consists of: (1) Environmental Observation, (2) Strategy Formulation, (3) Strategy Implementation, and (4) Evaluation and Control. The findings show that the strategy of the Badung Regency Fisheries Service in implementing the Gemarikan program has been running well but has not yet fully optimized public understanding of the benefits of fish consumption. These issues were analyzed using the SWOT Matrix by Rangkuti, which includes: (1) Strengths, (2) Weaknesses, (3) Opportunities, and (4) Threats. This analysis resulted in four main strategic recommendations: (1) Utilizing existing facilities and infrastructure to maximize program socialization, (2) Organizing activities that attract public interest, such as fish-based cooking training and using social media to share educational content, (3) Leveraging available funding sources to maximize the implementation of the program, which currently occurs only once a year, (4) Developing engaging educational materials such as videos, posters, and brochures. This study recommends conducting fish-based cooking training, developing interesting educational materials, and optimal use of social media in program implementation. Abstrak Indonesia memiliki lautan yang sangat luas, namun konsumsi ikan masih rendah. Pemerintah berupaya meningkatkan konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) untuk meningkatkan konsumsi ikan dan mencegah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan Strategi Dinas Perikanan Kabupaten Badung dalam pelaksanaan program Gemarikan dalam pencegahan stunting di Kabupaten Badung. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dikaji menggunakan teori proses manajemen strategi oleh Hunger & Wheelen yang terdiri dari: (1) Pengamatan Lingkungan, (2) Perumusan Strategi, (3) Implementasi Strategi, (4) Evaluasi dan Kontrol menunjukkan bahwa strategi Dinas Perikanan Kabupaten Badung dalam pelaksanaan program Gemarikan sudah berjalan dengan baik namun belum maksimal dalam pemahaman masyarakat terkait manfaat makan ikan. Permasalahan tersebut di analisis menggunakan Matriks SWOT oleh Rangkuti, meliputi: (1) Strength, (2) Weakness, (3) Opportunities, (4) Threat yang menghasilkan empat rekomendasi strategi utama: (1) Memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada untuk memaksimalkan pelaksanaan sosialisasi program (SO), (2) Mengadakan kegiatan yang menarik minat masyarakat, seperti menggelar pelatihan memasak berbahan dasar ikan, memanfaatkan media sosial untuk membagikan konten edukatif (WO), (3) Memanfaatkan sumber dana yang ada guna memaksimalkan pelaksanaan program yang hanya sekali dalam setahun (ST). (4) Mengembangkan materi edukasi yang menarik, seperti video, poster, dan brosur (WT). Penelitian ini merekomendasikan mengadakan pelatihan memasak berbahan dasar ikan, mengembangkan materi edukasi yang menarik, dan pemanfaatan media sosial secara optimal dalam pelaksanaan program. Kata Kunci: Strategi; Gemarikan; Stunting; Kabupaten Badung
Pengaruh Penerapan E-Government Online Single Submission Risk Based Approach Terhadap Kualitas Pelayanan Perizinan Di Provinsi Bali Ayudia, Ida Ayu Wulan Nirmala; Yudartha, I Putu Dharmanu; Wirantari, I Dewa Ayu Putri
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.267

Abstract

This study aims to analyze the impact of e-government implementation through the Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) system on the quality of licensing services at the Bali Provincial DPMPTSP. The method used is quantitative with a simple linear regression approach, involving 100 OSS RBA user respondents. The results indicate that the implementation of OSS RBA has a positive and significant impact on the quality of licensing services, with a regression coefficient of 0.683 and a significance value of 0.00. The t-value of 7.826 exceeds the t-table value of 1.98397, indicating a statistically significant effect. The Pearson correlation test yielded a value of 0.620, indicating a fairly strong positive relationship between the two variables. The analysis of the coefficient of determination shows that 38.5% of the improvement in service quality is influenced by the implementation of OSS RBA, while the remaining 61.5% is influenced by other factors such as staff competence, regulations, and infrastructure. In conclusion, OSS RBA makes a significant contribution to improving licensing service quality. Therefore, it is recommended that the Bali DPMPTSP continue to optimize the implementation of OSS RBA and strengthen other supporting factors. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan e-government melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) terhadap kualitas layanan perizinan di DPMPTSP Provinsi Bali. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana, melibatkan 100 responden pengguna OSS RBA. Hasil menunjukkan bahwa penerapan OSS RBA berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan perizinan, dengan koefisien regresi sebesar 0,683 dan nilai signifikansi 0,00. Nilai t-hitung sebesar 7,826 melebihi t-tabel 1,98397, menandakan pengaruh yang signifikan secara statistik. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai 0,620, menunjukkan hubungan positif yang cukup kuat antara kedua variabel. Analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa 38,5% peningkatan kualitas layanan dipengaruhi oleh penerapan OSS RBA, sementara 61,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kompetensi petugas, regulasi, dan infrastruktur. Kesimpulannya, OSS RBA berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan perizinan. Oleh karena itu, disarankan agar DPMPTSP Bali terus mengoptimalkan implementasi OSS RBA serta memperkuat faktor pendukung lainnya.. Kata Kunci: e-government, kualitas layanan, pelayanan perizinan, OSS RBA, Provinsi Bali
Implementasi Layanan Inovasi Samsat Keliling Dalam Meningkatkan Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Di Kantor Samsat Bersama Denpasar Pangestu, Hanang Shadan; Wijaya, Komang Adi Sastra; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.282

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the innovative mobile SAMSAT service (SAMSAT Keliling) in improving motor vehicle tax payment services at the Joint SAMSAT Office in Denpasar. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. The study is based on Merilee S. Grindle’s policy implementation theory, which emphasizes two main aspects: the content of policy and the context of implementation. The findings indicate that the mobile SAMSAT service enhances public access, improves time efficiency, and encourages greater taxpayer compliance. Supporting factors in implementation include regulatory support, infrastructure readiness, and synergy among related institutions. Conversely, inhibiting factors include limited vehicle units, uneven distribution of information, and the continued use of unofficial brokers (calo) by some community members. Based on these findings, the study recommends increasing public outreach, adding more operational vehicles, and strengthening supervision to combat the use of brokers, in order to optimize service effectiveness. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan inovasi SAMSAT Keliling dalam meningkatkan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor SAMSAT Bersama Denpasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari Merilee S. Grindle, yang menekankan pada dua aspek utama yaitu content of policy dan context of implementation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan SAMSAT Keliling memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi waktu, serta mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak. Faktor pendukung implementasi antara lain dukungan regulasi, infrastruktur, serta sinergi antarinstansi terkait. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan jumlah armada, persebaran informasi yang belum merata, dan keberadaan jasa calo yang masih dimanfaatkan sebagian masyarakat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, penambahan unit kendaraan operasional, serta penguatan pengawasan terhadap praktik percaloan agar efektivitas layanan semakin optimal. Kata kunci: SAMSAT Keliling, Implementasi Kebijakan, Pajak Kendaraan Bermotor
Accountability as Governance: Negotiating Performance, Power, and Bureaucratic Culture through SAKIP in Bali Sunah, Aziza Azmilatus; Yudartha, I Putu Dharmanu
Populis: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 20 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/populis.20.1.30-46

Abstract

This article explores the dynamics of Public Sector Performance Management through the implementation of the Government Agency Performance Accountability System (SAKIP) within the Organizational Bureau of the Bali Provincial Secretariat. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis. The study adopts Hatry’s five performance management indicators—input, output, outcome, efficiency, and effectiveness—as analytical lenses. Findings indicate that SAKIP has been systematically implemented, supported by organizational structure, performance-based budgeting, and an electronic information system (e-SAKIP). Key performance indicators have reached 100% achievement, demonstrating effective performance governance. However, challenges remain, particularly in cross-unit integration and human resource capacity. SAKIP is evolving from a compliance-oriented tool into a reflective instrument that fosters a data-driven accountability culture. The novelty of this study lies in its analysis of the interplay between performance indicators and local bureaucratic culture, emphasizing that successful implementation depends on the synergy of strategic planning, meaningful measurement, and transparent, outcome-oriented evaluation. The study recommends bureaucratic reform that embeds accountability values into organizational behavior and the development of integrated information systems to enhance long-term effectiveness. Accountability should thus be viewed not merely as an administrative requirement, but as a strategic governance process shaping performance-driven public institutions.
Co-Authors Adi Saputra, I Putu Agus Adi Saskara, Komang Wira Adristari, Talitha Purnama Agustina Daneswari, Ni Putu Wiwin Andika A, I. B. Restu Surya Aprilia, Luh Lisna Apsari, Ni Wayan Bonita Ardani, Ni Luh Widya Ari Esta, Puput Fera Ariani, Desak Made Ariani, Ni Komang Astari Dewi, Ni Kadek Ayu Astrini Jeger, Kadek Mira Ayudia, Ida Ayu Wulan Nirmala Berliana, Rachmadini Eka Cahyani, Kadek Chandra Cantika Dewi, Ni Komang Feby Darma Putra, I Gede Arya Darmayanthi, Ni Kadek Devi Destyawati, Ni Putu Erika Devia Devi, Luh Mutiara Dewi , Kadek Ayu Sintya Candra Dewi, Ni Made Ayu Pramesti Dewi, Ni Putu Anggina Chandra Dewi, Ni Putu Diah Sintya Dewi, Sang Ayu Nyoman Sinta Dorothy, Yolanda Patricia Edi Kurniawan, I Putu Agus Eka Rahayu, Ni Putu Santi Ekayanti, Ni Putu Dian Febantari, Ni Made Almira Ganiswari, Ni Kadek Nia Gede Kartika, Ida Ayu Ginanti, Ni Made Ayu Ratna Githa Prami, Ni Nyoman Srimurti Harianja, Godeliva Putri Dea Harmaeni, I Gst Ag Ayu Intan I Dewa Ayu Putri Wirantari I Ketut Winaya Indah Sari, Gusti Agung Ayu Putu Dita Ivana Ranita, Katarina Meira Kadek Wiwin Dwi Wismayanti Komang Adi Sastra Wijaya Kresna Gerih, I Gst.Ag.Gd.Ag. ktaviani, Kadek Chyntia Laksmi Githa, Putu Diah Laksono Trisnantoro Listusari, Ni Luh Putu Lukman, Juwita Pratiwi Maha Dewi, Ni Kadek Sriyanti Maharani, Ni Luh Putu Delinda Mahayoni, Gusti Ayu Dwi Intan Manuaba, Ida Bagus Made Wedhana Milandika, Kadek Bagus Rama Iswara Ni Luh Putu Diana Sari Dewi, Ni Luh Putu Diana Ni Nyoman Dewi Pascarani Ni Putu Anik Prabawati Ni Wayan Supriliyani Ningsih, Ni Luh Putu Melia Novianti Abrahams, Corilin Aksamina Pangestu, Hanang Shadan Permana Putra, I Putu Aris Pradipta, Wayan Bagastia Pradnyaswari, Tjok Istri Agung Anandita Pradnyawati, Kadek Ayu Febriantini Prasetia, I Putu Sawitra Danda Prasetya, Dimas Aldiansyah Prasetyani Utari, Putu Ayu Mirah Pratama, Marcellino Pratamawisadi, I Gede Aditya Primantari, Lekzy Purnamaingsih, Putu Eka Puspita Dewi, Desak Putu Rany Putra, I Kadek Alit Krestiana Putra, I Made Agus Widiantara Putu Eka Purnamaningsih Putu Nomy Yasintha Rahayu, Ni Putu Gita Rahayu, Ni Putu Gita Ratitya, Sotya Prima Riani, Ni Wayan Savitri, Renny Setyawan, Kadek Restu Pradnya Shanti, Ni Made Dwita Purnama Sihombing, Rani Sri Yogawati, Ni Luh Eka Sunah, Aziza Azmilatus Surya Dewi, Ni Putu Indah Sutarini, Ni Kadek Dhea Tarini, Ketut Bella Tedi Erviantono Trisnawati, Kadek Urbaningrum, Zura Anis Utami Dewi, Ni Nyoman Sri Wardani, Ni Putu Kusuma Wicaksana, Alycia Prajna Widiantari, Ni Ketut Widiyanti, Selvia Wijaya , Komang Adi Sastra Wijaya, Komang Adi Sastra Wulandari, Ni Luh Yani Yulian, M. Rizky Yunita Sriandewi, Ni Luh Putu