p-Index From 2021 - 2026
6.824
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Jurnal Bahasa dan Sastra Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASTRA Poetika: Jurnal Ilmu Sastra Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Kajian Linguistik dan Sastra Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Bindo Sastra Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Puitika Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra Pena Literasi Tonil, Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Anaphora: Journal of Language. Literary and Cultural Studies Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

KONFLIK BATIN TOKOH PAK FAUZAN DAN PAK ISKANDAR DALAM NOVEL “KAMBING DAN HUJAN” (Telaah Psikologi Sastra) NurDayana, Ika; Andalas, Eggy Fajar
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v15i2.2159

Abstract

ABSTRAK:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konflik batin tokoh Pak Fauzan dan Pak Iskandar  dalam novel “Kambing dan Hujan” karya Mahfud Ikhwan. Masalah pada penelitian ini adalah  adanya konflik batin yang terjadi pada tokoh Pak Fauzan dan Pak Iskandar. Konflik batin tersebut mengakibatkan gangguan psikologis pada kedua tokoh tersebut. Untuk mengupas hal tersebut digunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Teori psikoanalisis digunakan sebagai pembedah konflik batin yang terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu novel “Kambing dan Hujan”, sedangkan data yang digunakan berupa dialog dan narasi dalam novel. Hasil penelitian ini berupa konflik batin antara lain:  (1) Adanya pertentangan yang tidak sesuai keinginan. (2) Harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan. (3) Kecemasan dalam menghadapi masalah.KATA KUNCI:  Konflik Batin , Psikoanalisis, Bentuk Konflik Batin.  ABSTRACT: This study aims to determine the form of inner conflict between Pak Fauzan and Pak Iskandar in the novel "Goat and Rain" by Mahfud Ikhwan. The problem in this study is that there was an inner conflict that occurred in the figures of Pak Fauzan and Pak Iskandar. The inner conflict resulted in a psychological disturbance on the two figures. To explore this point, Sigmund Freud's psychoanalytic theory was used. Psychoanalytic theory is used as a dissection of inner conflicts that occur. This research is a qualitative research. The data source used is the novel "Goat and Rain", while the data used is in the form of dialogue and narration in the novel. The results of this study are in the form of inner conflicts, among others: (1) There are conflicts that are not as desired. (2) Expectations that are not in accordance with reality. (3) Anxiety in facing problems.KEYWORDS: Inner Conflict, Psychoanalysis, Form of Inner Conflict.
Ekologi Budaya Suku Bajau dalam Novel Mata dan Manusia Laut Karya Okky Madasari Noviatussa’diyah, Noviatussa’diyah; Sugiarti, Sugiarti; Andalas, Eggy Fajar
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.3780

Abstract

Novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari menggambarkan bentuk relasi antara manusia dengan lingkungan serta ekologi budaya masyarakat pesisir. Adapun penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan (1) gambaran ekologi budaya masyarakat daerah pesisir (2) bentuk relasi antara manusia dan lingkungan (3) dampak relasi manusia dan lingkungan dalam novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan ekologi budaya. Sumber data yang digunakan adalah novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari.  Data berupa narasi dan dialog tokoh dalam novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Untuk mendapatkan data tersebut dilakukan dengan menggunakan teknik baca catat. Maksud dari teknik baca catat yaitu membaca keseluruhan novel, kemudian mencatat hal-hal yang berkaitan dengan ekologi budaya atau objek penelitian.  Adapun analisis data yang dilakukan diantaranya adalah mengklasifikasi data, mengkategori data dan menemukan permasalahan penting yang berkaitan dengan perspefktif ekologi budaya yang ada pada masyarakat pesisir khususnya wilayah pesisir suku Bajau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat (1) gambaran ekologi budaya masyarakat darah pesisir (2) bentuk relasi antara manusia dan lingkungan (3) dampak relasi antara manusia dan lingkungan. Relasi-relasi yang mengakibatkan munculnya sebuah dampak positif maupun negatife harus terus diperhatikan agar mencapai ekologi budaya yang ideal.
Pelatihan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang Putra, Candra Rahma Wijaya; Andalas, Eggy Fajar; Hudaniah, Hudaniah
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 6, No 3 (2021): August 2021
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v6i3.5321

Abstract

Teachers must be able to increase the standard of their student's education. Various innovations in improving the quality of learning can be done through Classroom Action Research. However, the facts show that the productivity of teachers at SMP 'Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang has not shown significant development. As part of efforts to improve the quality of student learning in class, many teachers have not been able to implement Classroom Action Research. Therefore, this service seeks to provide classroom action research training assistance to teachers of SMP 'Aisyiyah Muhammadiyah Malang. This service program is carried out in four structured activities, namely sharing, concept expository, training and mentoring, and writing research articles. Through the activities that have been carried out, it was found that the main cause of the absence of the research being conducted was motivation. Through psychological strengthening and intensive mentoring, supported by a strategy to develop worksheet instruments, can provide significant results. Teachers of SMP 'Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang can design and produce classroom action research.
DAMPAK DAN FUNGSI SOSIAL MITOS MBAH BAJING BAGI KEHIDUPAN SPIRITUAL MASYARAKAT DUSUN KECOPOKAN, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Eggy Fajar Andalas
Puitika Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.13.1.20--31.2017

Abstract

This study aims to describe the social impact and function of the Myth of Mbah Bajing towards its readers (Kecopokan village’s people). This research is a descriptive-qualitative with the Sociology of Literature approach. The data sources of this study are the observation, the interview and the questionnaire to the informants that show the social impact and function of the myth towards Kecopokan village’s people. The procedures of data collection are done by some techniques which are 1) recording, 2) photography, 3) observation, 4) quotation, 5) interview, 6) distributing the questionnaires. The results of this study show that the social impact of the Myth of Mbah Bajing in Kecopokan village social life is reflected through the way people think, act, and behave towards Mbah Bajing’s spirit and grave. Furthermore, there is a special treatment to this mythological figure as the part of the spiritual life of Kecopokan village’s people. This myth has also the social functions towards Kecopokan village’s people as 1) the education instrument especially for young generation, 2) the strengthener of the solidarity among the people and 3) the norms regulator in their social life.  Keyword: function, impact, myth, sociology of literature
Fungsi Legenda “Asal-Usul Telaga Ngebel” bagi Masyarakat Desa Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur Hening Larasati; Eggy Fajar Andalas
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1 (2021): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v17i1.3411

Abstract

Abstrak : Dalam kehidupan masyarakat Desa Ngebel hidup legenda mengenai asal-usul Telaga Ngebel. Legenda ini hingga saat ini masih hidup di dalam masyarakat dan menjadi bagian penting kehidupan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi legenda asal-usul Telaga Ngebel bagi kehidupan masyarakat Desa Ngebel. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data penelitian adalah informan dan dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan perekaman. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan legenda ini berfungsi sebagai 1) sistem proyeksi masyarakat, 2) alat pendidikan, 3) hiburan, dan 4) alat pemaksa dan pengawas masyarakat. Berbagai fungsi ini lahir sebagai dampak dari keberadaan legenda asal-usul Telaga Ngebel yang hidup dalam masyarakat antargenerasi. Berbagai nilai-nilai ini diwariskan antargenerasi sehingga dipersepsi sebagai kebenaran bersama dan menjadi nilai kultural yang mengikat dalam kehidupan masyarakat Desa Ngebel. Kata kunci :  fungsi, legenda, Telaga Ngebel Abstract : There is a legend about the origin of Ngebel Lake in the life of the people of Ngebel Village. This legend is still alive in the community and become an important part of the life of the village community. The goal of this study is to explain the role of the legend of the origin of Ngebel Lake in the life of the people of Ngebel Village. This form of study is qualitative with ethnographic approach. Sources of research data are informants and documents. Data collection techniques were carried out by interview and recording. Data analysis using Milles and Huberman's model. The results show that this legend functions as 1) a community projection system, 2) an educational tool, 3) entertainment, and 4) a means of coercion and community monitoring. These numerous roles have arisen as a result of the existence of a legend of the origin of the Ngebel Lake, which lives in an intergenerational society. These various values are passed down between generations so that they are perceived as shared truths and become binding cultural values in the life of the people of Ngebel Village. Keywords: function, legend, Lake Ngebel
INTERTEKSTUALITAS NOVEL SUTRA SOMA BAHTERA NUSANTARA KARYA MOCH. INDRA PURNAMA DAN DHAENG SEKARA TELIK SANDI TANAH PELIK MAJAPAHIT KARYA AGUS SUNYOTO Tri Agung Bayu Ambarsari; Eggy Fajar Andalas
Jurnal Semantik Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Number 2, September 2021
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v10i2.p111-122

Abstract

Literature doesn’t exist in vacuum. This is because literary workd are always related to the text of their predecessors. Therefore, this study aims to describe the intertextuality between Sutra Soma Bahtera Nusantara (2019) and Dhaeng Sekara Telik Sandi Tanah Pelik Majapahit (2010). This type of research is qualitative. The data collection technique was carried out using the note-taking technique. Data analysis was performed with the stages of data reduction, presentation of results, and drawing conclusions. The results showed and intertextuality relationship between the two novels. This relationship reflected in the intrinsic elemental relationship described in the two novels. The novel Dhaeng Sekara Telik Sandi Tanah Pelik Majapahit is a hipogram of the Sutra Soma Bahtera Nusantara novel as its transformation text
ESKAPISME REALITAS DALAM DUALISME DUNIA ALICE TELAAH PSIKOLOGI-SASTRA FILM ALICE IN WONDERLAND (2010) Eggy Fajar Andalas
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur kefantastikan film Alice in Wonderland (2010) dan makna yang dihadirkan. Untuk menjawab permasalahan tersebut dimanfaatkan teori cerita fantastik Tzvetan Todorov dan Psikoanalisis Sigmeund Freud. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi-sastra. Sumber data penelitian yaitu film Alice in Wonderland (2010). Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode simak-catat dan kodifikasi. Analisis data dilakukan dengan (1) display, (2) reduksi, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, film Alice in Wonderland merupakan cerita bergenre fantasi dengan sub-genre fantastik uncanny, yaitu cerita yang pada awalnya menghadirkan kebimbangan kepada penonton tapi dapat terjelaskan kelogisannya di bagian akhir. Alice melarikan realitas kehidupannya dalam bentuk transformasi tokoh nyata ke dalam tokoh fantasi dalam dunia imajinernya. Kedua, hal yang terjadi dalam diri Alice adalah bentuk konflik batiniah mengenai realitas kehidupannya yang penuh dengan aturan dan tidak mampu bersikap dan bertindak apa-apa, hingga ia mampu memaknai mimpi yang dialaminya dan menerimanya sebagai sebuah pembelajaran yang direalisasikannya dalam kehidupan nyata untuk dapat bersikap dan merespon setiap tindakan orang yang tidak diterimanya.
REPRESENTASI KESENJANGAN SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DENGAN PERKOTAAN DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMODYA ANANTA TOER Nur Farida; Eggy Fajar Andalas
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i1.7447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kesenjangan sosial-ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Representasi yang dimaksud merupakan cerminan atau gambaran dari kehidupan nyata masyarakat dalam karya sastra. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber penelitian ini dari novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Data penelitian ini berupa kutipan, kalimat, dan paragraf yang menunjukkan kesenjangan sosial ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode membaca dekat, mengidentifikasi data, dan memberi tanda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan analisis data yang di dipaparkan oleh Miles dan Huberman melalui langkah-langkah (1) penyeleksian data, (2) pemaparan data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bentuk representasi kesenjangan sosial-ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam lima aspek seperti, aspek ekonomi, aspek pendidikan, aspek lingkungan, aspek sosial, dan aspek budaya. Berdasarkan dari lima aspek tersebut, ditemukan dikotomi bahwa masyarakat pesisir direpresentasikan sebagai masyarakat yang miskin, bodoh, kotor, terhina dan orang bawahan, sedangkan masyarakat perkotaan direpresentasikan sebagai bangsawan, pintar, kaya, terhormat, bersih, dan orang atasan. Hal tersebut terjadi karena pembangunan hanya berorientasi pada perkotaan sebagai pusat peradaban manusia di era kolonial.
Motif “Jaka Tarub” dan objektivitas perempuan dalam cerita rakyat nusantara Ichda Nabilatin Nisa; Eggy Fajar Andalas
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i2.17984

Abstract

Cerita Jaka Tarub merupakan salah satu cerita rakyat yang hingga saat ini masih lestari dan dikenal banyak masyarakat Nusantara. Sebagai salah satu cerita yang sangat populer, ditemukan beberapa cerita rakyat yang memiliki kesamaan motif dengan cerita Jaka Tarub di beberapa wilayah Nusantara. Adanya kesamaan motif yang muncul di beberapa wilayah Nusantara, yang secara geografis terpaut cukup jauh, menandakan adanya suatu pandangan dunia yang sama dalam kehidupan kultural masyarakat pemilik cerita. Hal ini berkaitan dengan cara pandang dalam melihat posisi laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sosial-budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesamaan motif Jaka Tarub yang ada dalam cerita rakyat nusantara dan melakukan kritik sastra feminis atas gambaran objektivitasi perempuan yang ada dalam cerita rakyat Nusantara bermotif Jaka Tarub. Untuk melakukan hal tersebut digunakan metode perbandingan teks dengan perspektif Kritik Sastra Feminis (KSF). Sumber data penelitian adalah kumpulan cerita rakyat hasil dokumentasi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu Yogyakarta. Data penelitian ini berupa kutipan, kata, kalimat, dan tindakan tokoh yang memperlihatkan kesamaan motif Jaka Tarub dan objektivikasi tokoh perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan simak-catat dan teknik analisis data menggunakan penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua belas cerita yang memiliki kesamaan motif cerita dengan Jaka Tarub. Kesamaan motif berada pada unsur alur, tokoh, dan larangan/pantangan. Meskipun begitu, pada unsur lain, seperti nama tokoh, latar waktu, latar sosial, dan latar budaya pada masing-masing cerita berbeda sesuai dengan tempat cerita berasal. Penelitian ini berpendapat bahwa munculnya erita di wilayah nusantara bermotif Jaka Tarub ditengarai karena dua hal, yaitu popularitas cerita di masa lalu dan migrasi cerita sebagai akibat kontak budaya antarmasyarakat di masa lalu. Di sisi lain, meskipun cerita telah menyebar dan beradaptasi dengan kebudayaan lokal, tetapi gambaran terhadap objektivikasi perempuan masih ditemukan pada seluruh cerita. Hal ini memperlihatkan kesamaan prespektif masyarakat mengenai fantasi laki-laki terhadap tubuh perempuan meskipun berbeda daerah.
Korelasi resipokral ekologi dengan manusia pada novel Aroma Karsa karya Dee Lestari Ichda Nabilatin Nisa; Eggy Fajar Andalas
BAHASTRA Vol 40, No 2 (2020): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bahastra.v40i2.17480

Abstract

Human relationships will not be able to escape with the natural ecosystem. Humans and natural ecosystems coexist in a balanced portion so that no gaps occur. A reciprocal relationship between human life and the natural ecosystem occurs. However, the relationship between humans and the natural ecosystem becomes unhealthy because the human being can not keep the natural well. The research aims to find a reciprocal relationship between humans and the natural ecosystem and discover the human role of the natural ecosystem that has helped human life. To solve the problem, this study uses the human ecological approach and uses environmental posityism theory (Vidal de la Blache). The source of this research data is the novel Aroma Karsa by Dee Lestari published in 2018 and uses the novel behind the Curtain Aroma Karsa by Dee Lestari published in 2019 as an additional interpretation of research. Both novels are published by PT Landforms Pustaka. The data collection techniques used are the records. The research data analysis technique uses data presentation, data reduction and withdrawal of conclusions. The results of this research are first, the reciprocal relationship found is that human party can take advantage of nature which is used for livelihood, beauty products, product of scholarship, treatment material, and become the source of life. Secondly, the human role of the ecosystem is to safeguard, nurture, and preserve the natural ecosystem from being extinct and to fulfill human life in the future.