Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENERAPAN ALAT PEMANGGANG LEMANG PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA (IRT) LEMANG CIK OKOT DESA RAMBAH TENGAH BARAT Junaidi, Nurhikmah Sasna; Kusmiati, Kusmiati; Mela, Fefti Yulian; Genesa Hatika, Rindi; Lestari, Bunga; Nuraini, Nuraini
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i2.277

Abstract

The Community Service Program aims to implement a lemang roasting tool at IRT Lemang Cik Okot. Assistance is provided to make it easier to cook lemang in a shorter time before using the roasting tool. This is done to reduce the risk of burns or direct exposure to lemang roasting smoke during the cooking process. Traditionally, the lemang baking process has been relatively long and requires flipping the lemang every 15 minutes by hand to ensure even cooking. This assistance is provided to speed up the lemang baking process and reduce the risk of burns or hot hands when flipping the lemang. The results of this assistance show that the lemang baking tool is effective for baking lemang and speeds up the cooking process.
Karakteristik Perkembangan Anak Usia 9 Tahun Kelas 4 SD Lubis, Ramadan; Fauziah, Jihan; Lestari, Bunga; Lubis, Mhd Taufik; Rambe, Rahma Maulida; Dalimunthe, Ramadhani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ccm2g823

Abstract

Anak usia 9 tahun yang umumnya berada di kelas IV Sekolah Dasar berada pada fase perkembangan yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, moral, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan anak usia 9 tahun kelas IV SD berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap aktivitas anak di lingkungan sekolah, wawancara kepada orang tua, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek fisik, anak mengalami pertumbuhan yang stabil, memiliki energi yang tinggi, serta koordinasi motorik kasar dan halus yang semakin baik, terlihat dari aktivitas bermain, menulis, dan olahraga. Dari aspek kognitif, anak mampu berpikir logis terhadap hal-hal konkret, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Secara sosial-emosional, anak semakin mandiri, mampu bekerja sama dengan teman sebaya, serta mulai mampu mengendalikan emosi meskipun masih memerlukan bimbingan. Perkembangan moral ditandai dengan meningkatnya kesadaran terhadap aturan dan tanggung jawab. Sementara itu, perkembangan spiritual terlihat dari kebiasaan beribadah yang mulai terbentuk, pemahaman nilai-nilai agama.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Visual Terhadap Daya Ingat Materi Pelajaran IPAS pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar Kelas IV Lestari, Bunga; Damanik, Muhd. Hayyanul; Wati, Kholila; Siregar, Masnuripa; Siregar, Surya Kartini Indah Sari; Putri, Fatin Adelya; Siregar, Naina Idma; Syafitri, Yunita; Siregar, Raza; Amri, Mutia Syafiqo Naswya
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran visual terhadap daya ingat siswa dalam memahami materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada kelas IV sekolah dasar. Masalah utama dalam pembelajaran IPAS adalah abstraknya konsep-konsep yang dipelajari, sehingga siswa membutuhkan bantuan media visual untuk memperkuat daya ingat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket yang disebarkan kepada 20 siswa SD IT Islam Cendekia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% siswa merasa lebih mudah mengingat materi saat menggunakan media visual, 80% merasa lebih fokus, dan 73% mampu menjelaskan kembali materi dengan lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa media visual memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan daya ingat siswa. Dengan demikian, media visual disarankan digunakan secara konsisten dalam proses pembelajaran IPAS.