Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Adobe Flash Cs3 pada Materi Bangun Ruang Balok untuk Siswa SMP/MTS Kelas VIII Harja Santanapurba; Devy Hidayanti
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v6i1.5097

Abstract

Dunia pendidikan Indonesia dituntut menyiapkan sarana dan prasarana pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Namun, masih banyak pembelajaran yang belum menggunakan media berbasis teknologi yang diharapkan dapat membantu proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran matematika berbasis Adobe Flash CS3 pada materi bangun ruang balok pada siswa SMP/MTs kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development. Kelayakan Media Pembe­lajaran dinilai oleh dua orang ahli materi dan ahli media, serta 13 siswa kelas VIII. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran matematika berbasis Adobe Flash CS3 yang dikembangkan bisa dikatakan sangat layak. Hal ini bisa dilihat dari hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan respon siswa mengenai tingkat kelayakan media berdasarkan kriteria/indikator yang telah ditentukan. Penilaian oleh: 1) ahli materi pada aspek kualitas instruksional memperoleh skor 79,17% dan aspek kualitas isi dan tujuan adalah 87,08% dengan kategori masing-masing sangat layak, 2) ahli media mencapai skor 82,81% yang termasuk dalam kategori sangat layak, dan 3) penilaian respon siswa memperoleh skor 83,83% yang termasuk kategori sangat layak. Proses pengembangan media pembelajaran mate­matika melalui tiga tahapan yaitu: 1) pendefinisian (define) berupa analisis kuri­kulum, analisis karakteristik peserta didik, analisis materi, dan merumuskan tujuan, 2) perancangan (design) berupa menyusun materi, menyusun kisi-kisi instru­men penilaian kelayakan media, serta membuat media pembelajaran, dan 3) pengem­bangan (development) berupa validasi yang dilakukan oleh sejumlah vali­dator dan siswa dengan menyerahkan angket untuk mengetahui penilaian media pembe­lajaran yang dikembangkan.
PENERAPAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Meyla Kurniawati; Harja Santanapurba; Elli Kusumawati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v7i1.6827

Abstract

Abstrak: Terbukanya sumber belajar yang luas bagi siswa memberikan ruang kepada guru untuk beralih dari teacher centered learning menuju student cen­tered learning. Hal ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis blended learning meng­gunakan model flipped classroom yang memadukan pembelajaran online di rumah dan tatap muka di kelas. Dengan adanya internet yang menyediakan berbagai learning management system seperti Google Classroom, guru dapat membuat kelas virtual untuk melaksanakan pembe­lajaran online di rumah agar siswa terlatih bertindak aktif dan mandiri dalam belajar. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan proses pem­belajaran blended learning, menilai hasil belajar siswa, mengetahui perbedaan hasil belajar siswa laki-laki dengan perempuan, dan menilai tanggapan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif mengambil subjek siswa kelas VII A SMP Negeri 9 Banjarmasin tahun pelajaran 2018/2019 berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan kuesioner. Teknik analisis data berupa statistik des­krip­tif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran berada pada kategori sangat baik, hasil belajar siswa berada pada kategori cukup, terdapat perbe­daan hasil belajar antara siswa laki-laki dengan perempuan, dan tanggapan siswa berada pada kategori sangat tinggi. Kata kunci: Blended Learning, Flipped Classroom, Google Classroom Abstract: The opening of extensive learning resources for students provides space for teachers to switch from teacher centered learning to student centered learning. This can be implemented in blended learning using a flipped classroom model that combines online learning at home and face to face in class. With the internet that pro­vides various learning management systems such as Google Classroom, teachers can create virtual classes to carry out online learning at home so that trained students act actively and independently in learning. This research is aimed to describe the blended learning process, assess student learning outcomes, know differences in learning outcomes between male and female students, and assess student responses. This study used a descriptive method taking the subject of students grade VII A in SMP Negeri 9 Banjarmasin in the school year 2018/2019 totaling 36 students. Data collec­tion techniques in the form of observations, tests, and questionnaires. The data analy­sis techniques were descriptive and inferential statistics. The results showed that the learning process was in a very good category, student learning outcomes were in a sufficient category, there were differences in learning outcomes between male and female students, and student responses were in the very high category. Keywords: Blended Learning, Flipped Classroom, Google Classroom
Learning Outcomes and Student’s Self-Regulation in Mathematics Using Online Interactive Multimedia Harja Santana Purba; Mitra Pramita; R. Ati Sukmawati; Delsika Pramata Sari; Rizaldi Aprilian
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 6, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v6i1.5751

Abstract

The policy of studying at home requires students to organize their learning. The ability of students to manage their own learning is also known as self-regulation learning (SRL) ability. Interactive multimedia in learning is expected to help students manage their learning independently. This study aims to describe student’s SRL ability and learning outcomes in mathematics learning with the help of interactive multimedia. It is also to analyze the relationship between SRL and student learning outcomes after learning mathematics with the help of interactive multimedia. This research is descriptive that involved 274 of 7th grader students. Data were collected using tests and questionnaires. The data analysis technique used descriptive statistics and simple linear regression. The results showed that the students' average SRL in the medium category and student learning outcomes were enough. Student self-regulation learning has a positive effect on learning outcomes. Thus, interactive multimedia makes students more independent in learning to increase their self-regulation learning abilities and ultimately improve their learning outcomes. Therefore, to foster students' SRL skills, teachers can use interactive multimedia as an alternative media in learning mathematics.
Pelatihan Penggunaan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Geogebra Muhammad Hifdzi Adini; R Ati Sukmawati; Harja Santana Purba
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4776

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, menyebabkan pemerintah menerapkan aturan belajar di rumah. Banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Untuk itu diperlukan media pembelajaran yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Multimedia interaktif merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan guru. Program Studi Pendidikan Komputer FKIP ULM telah mengembangkan multimedia interaktif berbasis Geogebra yang layak digunakan dalam pembelajaran matematika, yaitu multimedia interaktif pada materi Sistem Koordinat untuk siswa kelas VIII dan multimedia interaktif pada materi Fungsi Kuadrat untuk siswa kelas IX. Untuk itu akan dilakukan sosialisasi dan pelatihan khususnya kepada guru-guru matematika di SMP/MTS Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang berjumlah 33 orang. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan multimedia interaktif pada materi Sistem Koordinat untuk siswa kelas VIII dan multimedia interaktif pada materi Fungsi Kuadrat untuk siswa kelas IX. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para guru dalam menggunakan Geogebra sebagai media pembelajaran interaktif untuk pembelajaran. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tangal 4 Agustus 2021 secara daring. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa 81.8% peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan pada pelatihan ini akan digunakan dalam mengembangkan bahan ajar di kelas dan dapat disimpulkan bahwa peserta pelatihan antusias dalam mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis geogebra. The Covid-19 pandemic that has hit the world has caused the government to implement study rules at home. There are many obstacles faced in the implementation of distance learning. For this reason, learning media are needed that can assist teachers in delivering learning materials. Interactive multimedia is an alternative learning media that teachers can use. The Computer Education Study Program FKIP ULM has developed interactive multimedia based on Geogebra that is suitable for learning mathematics, namely interactive multimedia on the Coordinate System material for class VIII students and interactive multimedia on the material of Quadratic Functions for class IX students. For this reason, socialization and training will be carried out, especially for mathematics teachers at SMP/MTs in Banjarmasin City, South Kalimantan, totalling 33 people. This activity aims to introduce interactive multimedia on Coordinate System material for class VIII students and interactive multimedia on Quadratic Function material for class IX students. This activity is expected to improve the skills of teachers in using Geogebra as an interactive learning medium for learning. This training activity will be held online on August 4, 2021. Based on the results of the activity evaluation, it was found that 81.8% of participants stated that the material presented in this training would be used in developing teaching materials in the classroom, and it can be concluded that the trainees were enthusiastic about developing GeoGebra-based interactive multimedia learning. 
Pelatihan Penggunaan Google Classroom untuk Mengoptimalkan Proses Pembelajaran Delsika Pramata Sari; R Ati Sukmawati; Harja Santana Purba; Dimas Maulana Muhammad; Syahril Hanla Azis
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.063 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i2.1785

Abstract

Kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas pembelajaran yang dilaksanakan guru di kelas. Optimalisasi proses pembelajaran dapat dilakukan dengan mengintegrasikan penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran. Oleh karena itu sangat penting melatihkan penggunaan google classroom kepada para guru. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan google classroom untuk mengoptimalkan proses pembelajaran di SMK ISFI Banjarmasin, dan menghasilkan modul google classroom. Sasaran kegiatan ini adalah para guru SMK ISFI Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, antara lain memberikan pelatihan pengetahuan mendasar mengenai penggunaan google classroom, memberikan gambaran pengalaman bagaimana penggunaan google classroom secara sistematis dalam pembelajaran, serta menghasilkan modul google classroom. Kegiatan ini menghasilkan modul google classroom yang digunakan oleh para guru dalam pelatihan. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran. Penggunaan google classroom diharapkan dapat membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan, sehingga berdampak positif terhadap hasil belajar siswa, serta meningkatkan kualitas kinerja guru. The quality of education is very dependent on the quality of learning carried out by teachers in the classroom. The optimization of the learning process can be done by integrating the use of technology as a learning medium. Therefore it is very important to train the use of google classroom to teachers. Community service aims to provide training in using google classroom to optimize the learning process at SMK ISFI Banjarmasin and produce a google classroom module. The target of this activity is Banjarmasin ISFI Vocational School, teachers. The methods used in this activity include providing training in basic knowledge about using google classroom, providing an overview of experiences on how to use google classroom systematically in learning, and producing a google classroom module. This activity produces a google classroom module that is used by teachers in training. In addition, this activity contributes to increasing teacher knowledge and ability in using Google classroom as a learning medium. The use of google classroom is expected to make the learning process enjoyable so that it has a positive impact on student learning outcomes while improving the quality of teacher performance.
Pelatihan Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Media Promosi Online (Studi Kasus: tokotalk.com) Muhammad Hifdzi Adini; Harja Santana Purba; Mitra Pramita
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i3.2474

Abstract

Banjarmasin merupakan salah satu kota yang banyak terdapat kegiatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Data yang diperoleh dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, pada tahun 2017 tercatat ada sebanyak 33.781 usaha kategori UMKM. Salah satu upaya yang dapat dilkukan untuk membantu masalah tersebut yaitu dengan melakukan promsi produk atau jasa secara daring. Perkembangan teknologi internet yang semakin cepat seharusnya dapat dimaksimalkan untuk mendukung usaha. Wesbite merupakan salah satu media daring yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha UMKM. Program pengabdian yang akan dilakukan yaitu tim pengabdian memberikan pelatihan pengelolaan website yang berguna bagi UMKM Kota Banjarmasin sebagai media promosi dan penyampaian informasi terkait dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Terdapat 73 peserta yang mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan kepada peserta kegiatan, 83% peserta menyatakan bahwa sesi tanya jawab (diskusi) pada webinar berjalan efektif hal ini menunjukan bahwa kegiatan berlangsung cukup baik. Banjarmasin is one of the cities with many micro, small and medium enterprises (MSME) activities. Data obtained from the Office of Cooperatives, Small and Medium Enterprises of South Kalimantan Province, in 2017, there were 33,781 businesses in the MSME category. One of the efforts that can be done to help with this problem is by promoting products or services online. The rapid development of internet technology should be maximized to support business. Website is one of the online media that MSME entrepreneurs can use. The service program that will be carried out is that the service team provides website management training useful for MSMEs in the City of Banjarmasin to promote and deliver information related to the products or services offered. Seventy-three participants attended the training. Based on the questionnaire results distributed to the activity participants, 83% of the participants stated that the question and answer session (discussion) at the webinar was effective; this indicates that the activity was going quite well. 
Pelatihan Penggunaan Learning Management System (LMS) untuk Peningkatan Kompetensi Pengajar dalam Pengelolaan Kelas Online saat Pandemi Covid-19 Delsika Pramata Sari; R Ati Sukmawati; Nuruddin Wiranda; Harja Santana Purba; Imron Rosyadi; Merina Merina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i3.2472

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat aktivitas normal pada masyarakat mengalami beberapa perubahan. Perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan adalah dengan diterapkannya pembelajaran jarak jauh atau dengan kelas online. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan Learning Management System LMS untuk peningkatan kompetensi pengajar dalam pengelolaan kelas online saat pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, antara lain (1) penyusunan modul panduan dan pelatihan penggunaan LMS, (2) memberikan pelatihan pengetahuan mendasar mengenai penggunaan LMS, (3) memberikan gambaran pengalaman bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan LMS, dan (4) diskusi dan tanya jawab. Sasaran kegiatan ini adalah para akademisi, baik itu guru, dosen, calon guru/mahasiswa, maupun umum di seluruh Indonesia. Peserta kegiatan sebanyak 435 orang. Berdasarkan survei dengan Google Form mengenai manfaat pelatihan, sebagian besar peserta menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat dan berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru atau pengajar dalam penggunaan LMS sebagai media pembelajaran online yang interaktif dan menyenangkan dalam proses belajar mengajar.  The Covid-19 pandemic that has hit the world has made some changes to normal activities in society. Changes that occur in the world of education are the implementation of distance learning or online classes. The purpose of this community service is to provide training on the use of the LMS Learning Management System to improve teacher competence in managing online classes during the Covid-19 pandemic. The methods used in this activity include (1) preparation of guide modules and training on the use of LMS, (2) providing training in basic knowledge regarding the use of LMS, (3) providing an overview of the experience of how the process of implementing learning using LMS, and (4) discussion and question and answer. The target of this activity is academics, be it teachers, lecturers, prospective teachers/students, and the general public throughout Indonesia. The participants of the activity were 435 people. Based on a survey using Google Forms regarding the benefits of the training, most of the participants stated that this training was very useful and contributed to improving the knowledge and abilities of teachers or instructors in using LMS as an interactive and fun online learning medium in the teaching and learning process. 
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Powtoon Bagi Guru Madrasyah Aliyah Amuntai Harja Santana Purba; Novan Alkaff Bahraini Saputra; Muhammad Hifdzi Adini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.3907

Abstract

: Pandemi Covid-19 menyebabkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi pilihan yang harus diambil oleh para guru. Kekurangan pada PJJ ini salah satunya adalah terbatasnya cara penyampaian materi yang menarik kepada siswa oleh guru. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dikembangan media pembelajaran yang menarik. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah Powtoon. Powtoon adalah aplikasi berbasis web yang dapat menghasilkan media pembelajaran berbentuk video animasi. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan pengembangan media pembelajaran yang menarik menggunakan Powtoon. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, antara lain (1) penyusunan modul panduan dan pelatihan penggunaan Powtoon, (2) memberikan pelatihan pengetahuan mendasar mengenai penggunaan Powtoon, (3) memberikan gambaran cara menerbitkan media pembelajaran yang dihasilkan Powtoon, dan (4) diskusi dan tanya jawab. Sasaran kegiatan ini adalah para guru pengampu mata pelajaran yang berbeda-beda dan tersebar di 4 sekolah Madrasyah Aliyah di Amuntai berjumlah 27 orang. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, sebagian besar peserta menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat dan berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam menggunakan aplikasi Powtoon. Powtoon dinilai mampu digunakan sebagai alat untuk mengembangkan media pembelakaran yang menarik dan menyenangkan.The Covid-19 pandemic has made Distance Learning a choice that teachers must take. One of the shortcomings of this distance learning is the teacher's limited way of delivering interesting material to students. To overcome this, it is necessary to develop interesting learning media. One application that can be used is Powtoon. Powtoon is a web-based application that can produce learning media in the form of animated videos. The purpose of this service is to provide training in the development of interesting learning media using Powtoon. The methods used in this activity include (1) preparation of guide modules and training on the use of Powtoon, (2) providing training in basic knowledge on the use of Powtoon, (3) providing an overview of how to publish learning media produced by Powtoon, and (4) discussion and question and answer. This activity targets teachers who support different subjects and are spread across 4 Madrasah Aliyah schools in Amuntai, totalling 27 people. Based on the survey results, most of the participants stated that this training was very useful and contributed to improving the knowledge and skills of teachers in using the Powtoon application. Powtoon is considered capable of being used as a tool to develop interesting and fun learning media. 
Student Acceptance of E-learning to Improve Learning Independence in the Department of Computer Education Mitra Pramita; R. Ati Sukmawati; Harja Santana Purba; Nuruddin Wiranda; Jajang Kusnendar; Mohd Samsu Sajat
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 4, No. 1, January 2022
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v4i1.9265

Abstract

E-learning is an educational system that uses information technology in the learning process. One of the platforms that can be used in developing e-learning is Moodle. This research investigates the implementation of e-learning in the learning process in the Computer Education Department. The purpose of this research is to examine the use of E-learning in supporting the learning process. The respondents of this research are 130 active students of the Computer Education Department from the 2016 to 2018 Batches. The method used is a research questionnaire whose data are analyzed using the SPSS Statistics 25 program. This research shows no significant effect of student expectation on e-learning in supporting the learning process. Meanwhile, ease of e-learning, e-learning performance, and social influence for the benefit of e-learning have a significant effect on supporting the learning process and improve learning independence.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Lingkungan Pemerintahan Desa di Kecamatan Sungai Pandan Harja Santana Purba; Ati Sukmawati; Muhammad Hifdzi Adini; Delsika Pramata Sari
JURNAL BISNIS DAN PEMBANGUNAN Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbp.v7i1.4743

Abstract

The purpose of this study was to know the infrastructure and utilization of Information and Communication Technology (ICT) in village government in Sungai Pandan Subdistrict. The study was done by making mapping based on the existing potentials in ICT which was then compared with the results of implementation and resources that were in the village government. Data collection techniques in this study used questionnaire and interview. The ICT utilization survey was conducted in 17 village in Sungai Pandan subdistrict. Based on survey results, all villages had used computers to perform routine administrative work. Common applications used are Microsoft Office. In addition to general applications used are SIMDA and SisKeuDes for financial management. There were only two villages that have adequate internet facilities, while other villages were still using the internet sourced from personal cell phones.  Kata kunci : survey, utilization of ICT, village administration
Co-Authors Adini, Muhammad Hifdzi Ahmad Sajjad Akhyari Ahmad Yogi Alizhafya, Nova Nor Aminuddin Prahatama Putra Andi Amrullah Andi Ichsan Mahardika Andi Muhammad Yahya Aprilian, Rizaldi Ardhabilly, Muchammad arief permana Asdini Sari Ati Sukmawati Ati Sukmawati, Ati Atiek Winarti Aziza Nasrina Aziza Nasrina Bekti Utami Delsika Pramata Sari Devy Hidayanti Dewi Alfianti Dewi Dewantara, Dewi Dimas Maulana Muhammad Dimas Maulana Muhammad Elli Kusumawati Elli Kusumawati Emma Rosana Febriyanti Esty Hairina Fahrul Ikhsan Hidayatullah Firman Abdul Jabar Haili Sahwardi Hermanto Hermanto Imron Rosyadi Jajang Kusnendar Kaspul Kaspul Khair, Muhammad Sa'duddien Khairunnisa Khairunnisa Lia Lismayanty Lismayanty, Lia M. Andry Gunawan Mardiana Mardiana Merina Merina Meyla Kurniawati Mitra Pramita Mohd Samsu Sajat Muhammad Agi Sahriza Daan Nur Muhammad Drajad Muhammad Fahmi Ridhani Muhammad Febry Mahfuz Muhammad Ibnu Alkautsar Muhammad Nasruddin Muhammad Rizaldy Ervan Mustika Wati, Mustika Ningrum, Nur Syifa Noor Fajriah, Noor Pamuji, Rizky R Ati Sukmawati R. Ati Sukmawati R. Ati Sukmawati R. Ati Sukmawati R. Ati Sukmawati R. Ati Sukmawati, R. Ati Rahman Nul Hakim Ratna Yulinda Rizaldi Aprilian Rizaldi Aprilian Rizky Pamuji Rusma Noortyani Rusmansyah Rusmansyah, Rusmansyah Saputra, Novan Alkaf Bahraini Sugeng Santoso Sukmawati, R Ati Suryaningsih, Yuni Syahmani Syahmani Syahril Hanla Azis Syahril Hanla Azis Trisena Wulandari Wahid Irhamna Wiranda, Nurruddin Wiranda, Nuruddin Yasmine Khairunnisa Yogi Windiannor Yogie Prayoga Yogo Dwi Prasetyo Yulia Sari Yuni Suryaningsih