Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Litera

READERS’ RESPONSE TO THE PERFORMANCE OF TEATER GANDRIK’S TANGIS ON THE RECENT SOCIO-POLITICAL PHENOMENA Muhammad Rasyid Ridlo; Nurhadi BW; Wiyatmi Wiyatmi
LITERA Vol 20, No 2: LITERA JULI 2021
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v20i2.36321

Abstract

Literary works, including in this context play scripts later performed, often go beyond mere entertainment or exhibition. Play scripts and theatrical performances as well frequently introduce particular moral lessons, educative messages, even social controls. This research aims to describe the following matters: (a) the coverage of national mass media on three performances of Tangis (Cry) by Teater Gandrik; (b) the socio-political phenomena presented in the performance; and (c) the construct of the readers or audience on the performance. The object of this research consists of a number of news or reviews of such performance covered in national mass media in 2015. To collect the data, reading and taking notes methods were applied. The validity and reliability of the data were measured by employing semantic validity as well as intra-rater and inter-rater reliabilities. The data was later categorized and analyzed using a descriptive qualitative approach, focusing on literary reception. There were at least 15 news or reviews compiled, signifying a considerable interest of the mass media in interpreting the performance. Almost each of these coverages discusses the social circumstance represented in the play. The issue of the conflict between KPK (Corruption Eradication Commission) and Polri (Indonesian National Police) is one of the actual phenomena indirectly captured by the media relating to this performance. These media reportages serve as a construct established by the audience (experts) or the review creator or news reporters about Teater Gandrik, particularly on the play that crowns this group as one of top-notch Indonesian theater companies.Keywords: reception, performance, teater gandrik, mass media, social phenomenaRESPON PEMBACA TERHADAP PERTUNJUKAN DRAMA TANGIS OLEH TEATER GADRIK DALAM FENOMENA SOSIAL-POLITIK TERKINIAbstrakKarya sastra, termasuk dalam konteks ini naskah drama yang kemudian dipentaskan, seringkali lebih dari sekadar hiburan atau pameran. Naskah drama dan pertunjukan teater juga sering memperkenalkan pelajaran moral tertentu, pesan edukatif, bahkan kontrol sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hal-hal sebagai berikut: (a) liputan media massa nasional atas tiga pertunjukan Tangis (Menangis) oleh Teater Gandrik; (b) fenomena sosial politik yang dihadirkan dalam pertunjukan; dan (c) konstruk pembaca atau penonton terhadap pertunjukan. Objek penelitian ini terdiri dari sejumlah berita atau ulasan tentang pertunjukan tersebut yang diliput di media massa nasional pada tahun 2015. Untuk mengumpulkan data digunakan metode membaca dan mencatat. Validitas dan reliabilitas data diukur dengan menggunakan validitas semantik serta reliabilitas intra-penilai dan antar-penilai. Data tersebut kemudian dikategorikandan dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan fokus pada resepsi sastra. Sedikitnya ada 15 berita atau resensi yang dihimpun, menandakan minat media massa yang cukup besar dalam memaknai pertunjukan tersebut. Hampir setiap liputan ini membahas tentang keadaan sosial yang direpresentasikan dalam lakon tersebut. Isu konflik antara KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Polri (Polri) merupakan salah satu fenomena aktual yang secara tidak langsung ditangkap oleh media terkait kinerja tersebut. Reportase media ini menjadi konstruksi yang dibangun oleh penonton (pakar) atau pembuat resensi atau reporter berita tentang Teater Gandrik, terutama pada lakon yang menobatkan grup ini sebagai salah satu perusahaan teater terkemuka di Indonesia.Kata kunci: resepsi, pertunjukan, teater gandrik, media massa, fenomena sosial
Co-Authors Ahmad Rodoni Ainul Fatha Isman Aldri Frinaldi Ali Wardani Alya Rahmayani Hutagalung Andika Gunawan Apin Choirunnisa Putri Aprilla Utari Arman Bemby Sinaga Asriyani, Wahyu Aulia Rahma Ritonga Bebe, Paulina Inya Catur Adi Pangestu Cut Fitri Eliza Mawaddah Dedy Arisandi Desi Simaremare Dewiyana, Himma Dirmansyah Dirmansyah, Dirmansyah F Ari Anggraini Sebayang Fardana, Nur Ainy Fari’ah Izmi Fazla Andini Wijaya Febrilliandika, Bayu Fida Abdurrofi6 Ganie, Rohani Grace Ayu Simanungkalit Halawa, Kerisman Harefa, Habakuki Harefa, Sarah Imelda Putri Hasbi Abdul Al-Wahhab KH Hasrina Arum Maulida Herry Fernando Tarigan Hesya Anandita Tanjung Hilda Syaf'aini Harefa Himma Dewiyana Ida Mariani Pasaribu, Ida Mariani Iren Aulia Hutagalung Johanes Ranto Prancis Karina Br Silalahi Lusi Aprilia Marajari, Muhammad Rinaldo Marbun, Novia Adelina Mawardi Mawardi Mei Lyna Girsang Michel Karin Sihombing Muh. Ahsan Kamil Muhajirin Muhammad Jefri Noer Muthia Ikmah Nabila Raihana Nst Naomy Gresia Sitohang Nasution, Laila Hadri Nazihah Jafnah An Nizam Nababan Ndruru, Moniawati Nina Ramadhani Wulandari Nitema Zebua, Tri Andika Noel Gabrio Pratama Hutauruk Nono Hery Yoenanto Nur’aini Nur’aini Nurhadi Nurhadi Nur’aini Nur’aini Ordekoria Saragih Pasaribu, Andi Parulian Rahmatika Luthfiana Sholikhah Randa Hutapea, Petrix Gusti Rayyana Dario Silva Ritonga, Aulia Rahma Rizka S, Fithria Robi Yoswan Zain Salwa Chania Saputri, Yoandini Saragih, Ordekoria Saragih, Vyana Azzura Sari, Yulia Prima Selamat Riadi Septa, Fithria Rizka S Septa, Septa Seri Wahyuni Siregar Shifwah Suhaila Shinta Nofita Sari Sinaga, Arman Bemby Sri Mulyati Sri Mulyati Sunyianto Sururi Maudhunati Suryanto Suryanto Syahputra, Fikry Prastya Syahriyah Semaun, Syahriyah Syam, Trisky Aldina Syarifudin, Ahmad T. Kasa Rullah Adha Tarigan, Herry Fernando Tasya Dwi Novita Telaumbanua, Arles Febriman Tiara Kirani Sani Ulil Albab Umi Farida Wau, Siswar Nelsih Wawan Sukanda Wiyatmi Wiyatmi Yahya Riva’i Yesika Anggreini Br Ginting Yessi Ananta Yoandini Saputri Yoandini Saputri Yoandini Saputri Yulia Prima Sari Zakiah, Diana Maulida