Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KomunikA

POLA KOMUNIKASI MAHASISWI BERCADAR: (Pola Komunikasi Mahasiswi Bercadar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara dalam Berinteraksi dengan Keluarga dan Sahabat) Rahisa, Vanya; Mazdalifah
Komunika Vol. 14 No. 1 (2018): Komunikasi Antarpribadi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.772 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v14i1.6444

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pola Komunikasi Mahasiswi Bercadar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara dalam Berinteraksi dengan Keluarga dan Sahabat”. Tujuan penelitian untuk mengetahui pola komunikasi mahasiswi bercadar ketika berinteraksi dengan keluarga dan sahabat. Teori yang digunakan adalah Pola Komunikasi, Komunikasi Antar Pribadi, Komunikasi Efektif, Hambatan Komunikasi, Self-Disclosure, Hijab dan Cadar. Metode deskriptif kualitatif dengan paradigma positivisme digunakan dalam penelitian ini. Penelitian melibatkan tiga orang informan utama dan tiga orang informan tambahan. Informan utama yaitu tiga orang mahasiswi bercadar di FISIP USU. Tiga orang informan tambahan merupakan perwakilan dari keluarga (orang tua dan saudara kandung) serta sahabat, untuk mendapatkan data pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Proses komunikasi antara mahasiswi bercadar dengan keluarga dan sahabat belum berlangsung dengan tepat karena tidak tercapai kesamaan makna, sehingga pola komunikasi cenderung bersifat interaksional. Hambatan yang ditemukan adalah prasangka dari pihak keluarga dan sahabat mengenai perempuan bercadar, distorsi komunikasi, serta komunikasi nonverbal yang tidak terlihat karena tertutupi oleh cadar. Self-disclosure mahasiswi bercadar kepada keluarga cenderung tertutup dalam mengungkapkan masalah pribadinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi, hambatan komunikasi, dan self-disclosure dipengaruhi oleh kepribadian, topik, pengalaman, latar belakang keluarga, serta adanya cadar yang menutupi komunikasi nonverbal mahasiswi bercadar.
Family Communication Patterns in Preventing Child Sexual Abuse in Binjai City, North Sumatra Province Riani, Lia; Mazdalifah; Kurniawati, Dewi
Komunika Vol. 21 No. 01 (2025): Mass Communication and Interpersonal Communication
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v21i01.18703

Abstract

The purpose of this research is to analyze Family Communication Patterns in Preventing Child Sexual Abuse in Binjai City, North Sumatra Province. The theories used in this research are interpersonal communication, family communication, and child sexual abuse which are relevant to the research conducted by researchers. The research method used in this research is descriptive research method with a qualitative approach. . The informants of this study were six families with the criteria of parents / guardians who have daughters / sons who live in Damai Village, North Binjai District, Binjai City, have never been recorded as perpetrators of sexual violence or victims of sexual violence and live in the same house with their children. The results showed that in preventing sexual violence against children, families in Damai Village, North Binjai District, Binjai City carried out a balanced split pattern of communication. The forms of messages used in preventing child sexual abuse are informative and persuasive. Factors that make family communication effective in preventing child sexual abuse in Kelurahan Damai are the surrounding environment. The local government actively educates the community about the prevention of sexual violence against children and the high level of concern of the surrounding community for child protection, which can be seen from the existence of self-help movements such as the Anak Damai Mengaji movement, the Al-Ma'un Orphan Care Community, and the last one is forming a women's case assistance team. The main obstacle to family communication in preventing sexual violence against children is psychological noise. They tend to feel taboo talking about things related to sexuality between fathers and daughters or mothers and sons. Keywords: Communication Patterns, Family, Sexual Violence