Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP DATA DAN INFORMASIRAJA SIANTAR KE XIV SANG NAUALUH DAMANIK Saragih, Hisarma; Hasugian, Jalatua Habungaran; Damanik, Hotman Agustinus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/bxk2w954

Abstract

Seminar ini membahas upaya peningkatan akses masyarakat terhadap data dan informasi sejarah mengenai Raja Siantar Ke XIV, Sang Naualuh Damanik. Ia merupakan tokoh penting dalam sejarah Simalungun yang dikenal berani menolak penetrasi dan dominasi kolonial Belanda; mempertahankan martabat bangsanya; serta mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Namun kiprahnya hingga kini masih kurang dikenal secara luas terutama kalangan generasi muda. Melalui Seminar yang diikuti guru-guru sejarah/IPS, lembaga adat lintas etnik, pegiat budaya, dan masyarakat umum dapat memperkuat literasi sejarah lokal. Seminar ini diharapkan menjadi media pengayaan wawasan dan dapat menjadi sarana memperjuangkan pengakuan Sang Naualuh sebagai Pahlawan Nasional. Menggunakan metode partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, memungkinkan terjadinya interaksi aktif antar peserta dan narasumber. Hasilnya menunjukkan bahwa penguatan data melalui dokumen, arsip, kajian akademis, maupun tradisi lisan, menjadi fondasi penting dalam pelestarian sejarah lokal. Sebagai tindaklajut, perlu memperluas akses masyarakat terhadap informasi sejarah lokal guna meningkatkan kapasitas pembelajaran sejarah di sekolah. Sekaligus pula memperkuat identitas kolektif masyarakat serta membuka peluang bagi pengakuan Sang Naualuh Damanik sebagai Pahlawan Nasional karena telah berjasa besar dalam perjuangan bangsa
Strategi Perencanaan Pendidikan Perkotaan Berkelanjutan dalam Menghadapi Tantangan Urbanisasi dan Ketimpangan Akses Pendidikan Simorangkir, Jolli Hubertus; Saragih, Hisarma; Purba, Ika Rosenta
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perencanaan pendidikan perkotaan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan ketimpangan akses pendidikan. Menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini melakukan analisis deskriptif terhadap literatur yang relevan, termasuk artikel ilmiah dan dokumen dari website kredibel, yang diterbitkan antara tahun 1969 hingga 2025. Dari 50 literatur awal, dilakukan seleksi ketat sehingga diperoleh 30 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa strategi perencanaan pendidikan perkotaan berkelanjutan mencakup integrasi pembangunan fisik sekolah, pemanfaatan teknologi digital, partisipasi masyarakat, kebijakan responsif, dan keberlanjutan finansial. Studi kasus di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medellín menunjukkan bahwa penerapan strategi ini mampu meningkatkan pemerataan akses pendidikan, kualitas pembelajaran, dan keberlanjutan program. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik, kolaboratif, dan adaptif agar sistem pendidikan perkotaan mampu menghadapi tekanan urbanisasi sambil mengurangi kesenjangan pendidikan. Temuan penelitian memberikan implikasi bagi pembuat kebijakan dan pengelola pendidikan untuk merancang program pendidikan yang inklusif, efektif, dan berkelanjutan.
Zonasi Ruang Terbuka Hijau dalam Mendukung Pengelolaan Lingkungan Perkotaan yang Berkelanjutan Sinaga, Agnova Senida; Sinurat, Anggiat; Saragih, Hisarma
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7665

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis peran zonasi ruang terbuka hijau (RTH) dalam mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Zonasi RTH berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas lingkungan melalui pengendalian banjir, peningkatan kualitas udara, dan pelestarian keanekaragaman hayati, serta mendukung kesehatan masyarakat perkotaan. Data diambil dari artikel ilmiah dan sumber terpercaya yang dipublikasikan antara tahun 2010 hingga 2024, dengan seleksi ketat menghasilkan 17 artikel utama untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi zonasi RTH yang efektif memerlukan integrasi teknologi seperti Sistem Informasi Geografis (SIG), kolaborasi lintas sektor, dan regulasi yang kuat. Studi kasus dari kota-kota seperti Singapura, Jakarta, dan Surabaya memberikan wawasan penting tentang praktik terbaik dalam pengelolaan RTH. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kebijakan tata ruang yang berfokus pada keberlanjutan, pengoptimalan penggunaan teknologi, dan pelibatan masyarakat dalam mendukung keberhasilan zonasi RTH.
Perencanaan Tata Ruang Kota untuk Mendukung Mobilitas Berkelanjutan Sianturi, Rumantir R.S; Harahap, Muhammad Ade Kurnia; Saragih, Hisarma
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7668

Abstract

Perencanaan tata ruang kota yang mendukung mobilitas berkelanjutan merupakan elemen kunci dalam menciptakan lingkungan urban yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi perencanaan tata ruang kota yang mendukung mobilitas berkelanjutan dengan mengidentifikasi peran transportasi umum, jalur pejalan kaki, sepeda, serta kebijakan dan kolaborasi antar sektor. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, dengan data yang diambil dari artikel-artikel yang dipublikasikan antara tahun 2009 hingga 2024 di Google Scholar. Dari 33 artikel yang diperoleh, setelah seleksi ketat, 17 artikel yang relevan digunakan sebagai referensi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara perencanaan tata ruang dan transportasi berkelanjutan dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kualitas udara. Studi kasus dari kota-kota seperti Tokyo, Amsterdam, dan Kopenhagen menunjukkan bahwa pendekatan yang terintegrasi dalam perencanaan kota sangat efektif dalam mendukung mobilitas berkelanjutan. Di Indonesia, meskipun inisiatif seperti pengembangan MRT dan LRT di Jakarta sudah dimulai, tantangan utama adalah integrasi antara tata ruang dan sistem transportasi. Penelitian ini memberikan saran untuk pengembangan kebijakan transportasi yang lebih efisien dan kolaboratif, serta memperkenalkan konsep Transit-Oriented Development (TOD) untuk memperbaiki mobilitas berkelanjutan di Indonesia.
Fungsi Dan Makna Hiou Pada Acara Pernikahan Adat Simalungun Di Nagori Negeri Dolog Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun Saragih, Itawari; Saragih, Hisarma; Arent, Ease
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2023): Vol 1 NO. 2 Nov 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/gfyb5e16

Abstract

Fungsi Dan Makna Hiou Pada Acara Pernikahan Adat Simalungun Di Nagori Negeri Dolok Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, Skripsi, Jurusan Pendidikan IPS Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun. Hiou adalah sejenis pakaian seni yang terbuat dari potongan kain khas Batak, memiliki corak dan dimensi tertentu, dan berfungsi sebagai pelindungan bagi tubuh. hiou mulai dikenal bersamaan dengan masuknya alat tenun di Indonesia dari Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa sebelum adanya alat tenun, masyarakat Batak. Nama hiou Batak merujuk pada ukuran besaran hiou, serta teknik pembuatan dan pengecetan hiasan pada hiou. Masalah utama dalam penelitian adalah apa itu fungsi dan makna hiou dalam konteks pernikahan adat Simalungun di Nagori Negeri Dolog Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun dengan mengetahui fungsi dan makna hiou dalam konteks pernikahan adat Simalungun di Nagori Negeri Dolog Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatatan studi kasus. Studi kasus yang merupakan bagian dari metode kualitatif yang hendak mendalami suatu kasus tertentu secara lebih mendalam dengan melibatkan pengumpulan beraneka sumber informasi. Creswell mendefinisikan studi kasus sebagai suatu eksplorasi dari sistem-sistem terkait atau kasus. Suatu kasus menarik untuk diteliti karena corak khas kasus tesebut yang memiliki arti pada orang lain, minimal bagi peneliti. Menurut Patton, studi kasus adalah studi tentang kekhususan dan kompleksitas suatu kasus tunggal dan berusaha untuk mengerti kasus tersebut dalam konteks, situasi dan waktu tertentu. Ditambahkannya juga bahwa studi kasus ini dilakukan karena kasus tersebut begitu unik, penting, bermanfaat bagi pembaca dan masyarakat pada umumnya. Berdasarkan hasil penelitian fungsi dan makna hiou yang di pakai si pengantin di adat pernikahan itu bahwa si pengantin sudah menjadi orang tua tidak menjadi pemuda lagi, dan menjadi lebih dewasa, dari cara berbicara, dan tingkah lakunya, bahwa sudah di dewasakan setelah di pakaikan hiou adat Simalungun. Hiou Simalungun melambangkan sebuah ikatan kasih sayang antara seseorang dengan orang yang lainnya. Manghioui (memberikan hiou) melambangkan pemberian kehangatan dan kasih sayang kepada penerima hiou. Dalam kepercayaan orang Batak, jiwa (tondi) pun perlu di hioui, sehingga kaum lelaki yang berjiwa keras mempunyai sifat kesejahteraan
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII Semester II SMP Negeri 1 Palipi T.A 2023/2024 Mutiara Putri Sihombing; Saragih, Hisarma; Andres M. Ginting; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 1 (2024): Vol 2 No. 1 Mei 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/epw7sd53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery learning terhadap hasil belajar siswa Mata Pelajaran IPS Kelas VIII Semester II SMP Negeri 1 Palipi T.A 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen posttest-pretest dengan desain dua kelompok. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-A dan VIII-B SMP N I Palipi pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024, dengan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Banyaknya siswa pada setiap kelas adalah 31. Dari hasil uji hipotesis (uji dua sisi) pada taraf signifikansi α = 0,05 diketahui bahwa kedua sampel mempunyai probabilitas awal yang sama. Kemudian setelah diberikan perlakuan pada kelas eksperimen dengan menggunakan model Discovery learning dan pada kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, diperoleh hasil rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 71,45 dengan standar deviasi 10,74 dan nilai rata-rata 10,74. Rata-rata nilai postes kelas kontrol sebesar 64,68 dengan standar deviasi sebesar 13,16. Hasil pengujian hipotesis melalui uji t tunggal menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran penemuan mempunyai dampak terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran yang diajar.
SOSIALISASI PENAMAAN DOLOG SI IMBOU BOLON DAN EKSISTENSINYA BAGI ETNIS SIMALUNGUN Saragih, Hisarma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/far62h89

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada anggota masyarakat dalam hal ini Organisasi masyarakat etnis Simalungun yang bernama Dewan Pimpinan Pusat Harungguan Purba Simalungun Indonesia (DPP-HPSI), tentang penamaan Dolog Siimboubolon, yang sempat menjadi viral di Siantar Simalungun.  Dengan pengetahuan dan pemahaman tentang penamaan tersebut  kami mencoba memberikan pokok pembicaraan sebagaimana judul diatas, dengan fokus bagaimana sejarah Simalungun dan penamaan Dolog Si Imbou Bolon; ? Bagaimana Eksistensinya bagi Suku Simalungun  ?  Target luaran adalah masyarakat etnis Simalungun teredukasi akan penamaan gunung Si Imboubolon, dan dapat membedakannya dengan gunung Simbolon. Hal ini dapat meredam semakin mendalamnya polemik di tengah tengah masyarakat Simalungun dan Sumatera Utara
Sosialisasi Pelestarian Dan Pengelolaan Cagar Budaya di Kota Pematang Siantar Saragih, Hisarma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/nf72wy43

Abstract

The Pematang Siantar city government has issued Regional Regulation number 1 of 2021 concerning the Preservation and Management of Cultural Conservation in the city of Pematang Siantar. Cultural heritage is a cultural heritage that is material in the form of Cultural Conservation Objects, Cultural Conservation Buildings, Cultural Conservation Structures, Cultural Conservation Sites, and Cultural Conservation Areas on land and or in water that need to be preserved because they have important values for history, science, education, religion, and or culture through the determination process. The purpose of this community service is to explain to participants, namely government employees in the sub-districts of Pematang Siantar city, which are eight sub-districts so that they can know and get provisions to carry out the preservation and management of cultural heritage or suspected cultural heritage in their respective regions.The method used is the lecture method, followed by a question and answer session between the lecturer and the participants. The lecture was conducted by displaying a slide that could show an image of a suspected cultural heritage at the Office of Education and Culture of Pematang Siantar City Jl. Merdeka, Pematang Siantar. The result achieved in this socialization is that participants consisting of government employees in the sub-district can recognize a number of objects that are suspected of being cultural heritage in their working areas. Sustainability of socialization means that sub-district employees are equipped with abilities, and are able to take action in the effort to preserve and manage cultural heritage, or those suspected of cultural heritage by the community to sub-district employees to be followed up. The mandate of the Pematang Siantar Mayor's Regional Regulation number 1 of 2021 can be applie
PENINGKATAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP DATA DAN INFORMASIRAJA SIANTAR KE XIV SANG NAUALUH DAMANIK Saragih, Hisarma; Hasugian, Jalatua Habungaran; Damanik, Hotman Agustinus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/bxk2w954

Abstract

Seminar ini membahas upaya peningkatan akses masyarakat terhadap data dan informasi sejarah mengenai Raja Siantar Ke XIV, Sang Naualuh Damanik. Ia merupakan tokoh penting dalam sejarah Simalungun yang dikenal berani menolak penetrasi dan dominasi kolonial Belanda; mempertahankan martabat bangsanya; serta mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Namun kiprahnya hingga kini masih kurang dikenal secara luas terutama kalangan generasi muda. Melalui Seminar yang diikuti guru-guru sejarah/IPS, lembaga adat lintas etnik, pegiat budaya, dan masyarakat umum dapat memperkuat literasi sejarah lokal. Seminar ini diharapkan menjadi media pengayaan wawasan dan dapat menjadi sarana memperjuangkan pengakuan Sang Naualuh sebagai Pahlawan Nasional. Menggunakan metode partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, memungkinkan terjadinya interaksi aktif antar peserta dan narasumber. Hasilnya menunjukkan bahwa penguatan data melalui dokumen, arsip, kajian akademis, maupun tradisi lisan, menjadi fondasi penting dalam pelestarian sejarah lokal. Sebagai tindaklajut, perlu memperluas akses masyarakat terhadap informasi sejarah lokal guna meningkatkan kapasitas pembelajaran sejarah di sekolah. Sekaligus pula memperkuat identitas kolektif masyarakat serta membuka peluang bagi pengakuan Sang Naualuh Damanik sebagai Pahlawan Nasional karena telah berjasa besar dalam perjuangan bangsa
Strategic Management of Tourism Development to Attract Tourist Interest in Tigaras, Simalungun Regency Sinaga, Sadariahma; Saragih, Hisarma; Sipayung, Tuahman
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Accusi 7(1) Mei 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cvzt3j05

Abstract

This study is motivated by the low number of tourist visits to the Tigaras area in Simalungun Regency, despite its significant tourism potential in terms of natural beauty and cultural richness. The main issue lies in the ineffective management strategies implemented by local stakeholders. The aim of this research is to identify the tourism potentials that can be developed, analyze the factors hindering the increase in tourist visits, and formulate appropriate tourism management strategies to attract more visitors. This study employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques such as interviews, observations, and document analysis. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman and the SWOT framework. The results reveal that tourism development in Tigaras faces various challenges, including inadequate infrastructure, limited human resource capacity, weak promotional efforts, and poor coordination among stakeholders. The study concludes that an integrated, participatory, and locally-based management strategy is crucial to transform Tigaras into a competitive and sustainable tourism destination