Sungguh disayangkan masih ditemukan sebagian pandangan umat Islam di Indonesia yang menilai moderasi beragama sebagai liberalisasi atau skulerisasi beragama dalam kehidupan bernegara. Hal tersebut sungguh disayangkan, karena pengarustamaan moderasi beragama tersebut sesungguhnya memiliki tujuan positif untuk membangun peradaban umat beragama di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.Studi kualitatif dalam bentuk kajian pustaka inimemiliki tujuan untukmengidentifikasi dan mengeksplorasi muatan universalisme Islam dalam empat indikator moderasi beragama di Indonesia yang dirumuskan Kementrian Agama Republik Indonesia. Pendekatan normatif-filosofis digunakan dalam studi ini.Sementara itu,data dikumpulkan menggunakan dokumentasi, dan analisa data melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil studi ini menemukan dimensi nilai-nilai Islam universal dalam indikator moderasi beragama di Indonesia, antara lain, nilai tasammuh padaindikator toleransi, nilai amar makruf nahi munkar pada indikator anti radikalisme,nilai tafahum pada indikator akomodatif terhadap kearifan budaya lokal, dan nilai takaful pada indikator komitmen kebangsaan. Implikasi teoritis studi ini menegaskan nilai-nilai Islam universal dapat didesiminasikan dalam kebijakan publik untuk membangun peradaban umat beragama yang moderat di tengah kemajemukan sosial masyarakat Indonesia It is unfortunate that there are still some views of Muslims in Indonesia who consider religious moderation as liberalization or religious scullerization in state life This is unfortunate, because the mainstreaming of religious moderation actually has a positive goal to build religious civilization in the midst of the plurality of Indonesian society. This qualitative study in the form of a literature review aims to identify and explore the content of Islamic universalism in four indicators of religious moderation in Indonesia formulated by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. A normative-philosophical approach was used in this study. Meanwhile, data is collected using documentation, and data analysis goes through the stages of reduction, presentation, and verification.The results of this study found dimensions of universal Islamic values in indicators of religious moderation in Indonesia, among others, the value of tasammuh on indicators of tolerance, the value of amar makruf nahi munkar on indicators of anti-radicalism, the value of tafahum on indicators accommodating to local cultural wisdom, and the value of takaful on indicators of national commitment. The theoretical implications of this study affirm that universal Islamic values can be disseminated in public policy to build a moderate religious civilization in the midst of social pluralism of Indonesian society