Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keuangan terhadap Siswa/i SMA IT Pesantren Nururrahman Depok Murti Dewi Widowati Hermajiwandini, Chandra; Suhartono, Suhartono; Febrianti, Rini; Pradana, Hasta Dwi; Ulfah, Indar Fauziah
Gandhi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/g-jpm.v1i1.7824

Abstract

The rapid development of financial literacy is due to the presence of digital technology, which enables people from all walks of life to access various financial services. Although the financial regulator, OJK, has imposed strict age restrictions and requirements for accessing these financial facilities, many members of the general public, especially students, neglect the requirements when accessing financial services, leading to a phenomenon where many students or university students become entangled in online loans and even e-commerce transactions that facilitate borrowing. Therefore, this service aims to provide education or socialization to the public, especially students, to better understand financial literacy and thoroughly discuss the impacts and benefits. The students selected for this service are from SMAIT Nururrahman, located at Jl. Raya Sawangan No.11, Pancoran MAS, Pancoran Mas District, Depok City, West Java 16436.
INOVASI PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI SOSIALISASI BUDIDAYA ANGGUR DAN PRODUKSI ECO ENZYME BERBASIS LIMBAH RUMAH TANGGA DI DESA BELANTING Khairuddin, Khairuddin; Nurcewy, Sania; Aslamiah, Saibatul; Febrianti, Rini; Putri, Lisa Karena; Yulida, Khoiro; Arrizkie, Mahrizan; Saputra, M. Rizal Eka; Indriani, Rini; Sani, Ardi Alam; Muzaki, Syafira Putri; Anugerah, Rafi
Jurnal Wicara Vol 3 No 6 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/z3y83a42

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) of the University of Mataram in Belanting Village in 2025 was carried out to address the challenges of limited knowledge regarding grape cultivation and the utilization of household waste as eco-friendly fertilizer. The aim of this program was to improve farmers’ skills in grape cultivation and introduce the technology of producing liquid organic fertilizer based on eco enzyme. The methods included problem identification through observation and interviews, program design, and participatory implementation through socialization, counseling, and field practice. The results indicated an increase in farmers’ knowledge of grape cultivation techniques, including seed selection, land preparation, maintenance, and harvesting. Participants were also motivated to cultivate grapes as an alternative commodity with economic potential for the village. In the eco enzyme activity, the community gained new insights into processing household organic waste into liquid fertilizer, which is more cost-effective and environmentally friendly. High enthusiasm was reflected in active participation in practical demonstrations and discussions on fertilizer application in agriculture. Thus, this program has contributed to promoting sustainable agriculture and strengthening community awareness of natural resource management.
Analisis SWOT Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pengembangan UMKM Kopi Tepi Jalan Di Pekanbaru Gonzales, Dhio; Putri, Lily Ervina; Azahra, Putri Nailah; Febrianti, Rini; Sintia Putri, Marzelina; Rama Gita Suci
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.14037

Abstract

Pertumbuhan UMKM di Indonesia, termasuk sektor minuman kopi, semakin kompetitif sehingga menuntut pelaku usaha memiliki strategi yang tepat untuk bertahan dan berkembang. Kopi Tepi Jalan sebagai UMKM kopi mobile di Pekanbaru menawarkan racikan kopi premium dengan harga terjangkau, namun menghadapi tantangan berupa persaingan, perubahan lingkungan bisnis, dan minimnya pemanfaatan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi Kopi Tepi Jalan melalui pendekatan analisis SWOT serta menyusun strategi pengembangan usaha yang relevan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara semi-terstruktur dan data sekunder melalui dokumentasi terkait menu, lokasi penjualan, alat produksi, serta aktivitas promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Tepi Jalan memiliki kekuatan pada kualitas bahan baku, harga kompetitif, variasi menu, dan lokasi strategis, namun lemah dalam aspek promosi digital dan kerja sama pesan-antar. Peluang berkembang berasal dari tren pemasaran UMKM melalui media sosial dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi lokal, sementara ancaman muncul dari cuaca tidak menentu, persaingan merek besar, dan tuntutan harga bahan baku. Dengan demikian, Kopi Tepi Jalan memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dapat memanfaatkan kekuatan, memperbaiki kelemahan, memanfaatkan peluang, serta mengantisipasi ancaman lingkungan bisnis.
Transformasi Digital dalam Administrasi Rumah Sakit: Strategi Peningkatan Kualitas Layanan dan Pengambilan Keputusan Manajerial Suyitno, Edi; Febrianti, Rini; Hadiyani, Susan; Suryani, Yeni; Aima, Syahrifah
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v4i1.3975

Abstract

Era transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis di sektor kesehatan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan akses layanan. Transformasi digital mencakup adopsi teknologi seperti rekam medis elektronik (Electronic Health Record/EMR), telemedicine, dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat dan layanan yang lebih responsif. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: Apa saja tantangan dan hambatan dalam implementasi transformasi digital di rumah sakit, khususnya EMR, dan strategi apa yang dapat digunakan untuk mengatasinya? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur. Data dikumpulkan melalui telaah pustaka dari berbagai sumber ilmiah, laporan pemerintah, dan studi kasus yang relevan untuk mengidentifikasi faktor kunci, hambatan, serta praktik terbaik transformasi digital di sektor kesehatan. Analisis dilakukan secara kritis terhadap 25 publikasi yang membahas EMR, telemedicine, sistem informasi kesehatan, serta teknologi pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EMR dan teknologi digital lainnya secara signifikan meningkatkan akurasi diagnosis, efisiensi operasional, transparansi layanan, serta perlindungan data pasien. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya literasi digital tenaga kesehatan, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, isu privasi dan keamanan data, serta regulasi yang belum memadai. Strategi untuk mengatasinya mencakup peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, perencanaan strategis, kolaborasi lintas departemen, interoperabilitas sistem, dan investasi pada infrastruktur digital. Kesimpulannya, transformasi digital di rumah sakit terbukti dapat mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, namun keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan manajemen, kebijakan yang jelas, serta keterlibatan semua pemangku kepentingan. Peneliti menyarankan untuk memperkuat regulasi, memperluas literasi digital, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat untuk memastikan transformasi digital yang efektif dan berkelanjutan.
Penerapan Solar Energi Untuk Pengembangan Daerah Wisata Berkelanjutan di Pantai Galung Desa Juruan Daya Kabupaten Sumenep Purnama, Rahmad; Harsasi, Meirani; Sucipto, Sucipto; Nurmanita, Tiara Sevi; Hidayati, Berlina; Febrianti, Rini
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2thhqb27

Abstract

Kawasan wisata Pantai Galung, Desa Juruan Daya, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyimpan potensi alam yang besar namun terkendala keterbatasan infrastruktur listrik. Kondisi ini membatasi waktu operasional wisata dan menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Terbuka hadir sebagai solusi dengan menerapkan teknologi solar energi berkapasitas 500 Wp di kawasan wisata tersebut. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif yang melibatkan BUMDes Teratai, perangkat Desa Juruan Daya, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. Instalasi sistem berhasil menyediakan penerangan 20 titik lampu LED dan empat outlet charging. Monitoring satu bulan menunjukkan sistem beroperasi dengan efisiensi rata-rata 77,9% dan produksi energi 2,25 kWh/hari. Dampak ekonomi yang terukur meliputi peningkatan omzet pelaku usaha rata-rata 40%, kenaikan jumlah pengunjung 25%, dan perpanjangan waktu operasional wisata empat jam per hari. Program edukasi kepada 45 peserta sosialisasi dan 25 peserta pelatihan teknis menghasilkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata 85,9%. Hasil kegiatan membuktikan bahwa integrasi solar energi di kawasan wisata mampu mendorong pariwisata berkelanjutan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat perdesaan secara nyata.
A Look at Lecturer Experiences Designing Instruction for MOOCs Susanty, Arie; Sutisna, M. Ridwan; Pannen, Paulina; Hertono, Gatot Fatwanto; Riyanti, Rahayu Dwi; Febrianti, Rini
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.91272

Abstract

Ekosistem MOOCs di negara-negara Asia Tenggara ini bervariasi dalam hal konteks, tujuan, dan strategi, yang menghasilkan pendekatan beragam dalam mengimplementasikan MOOCs. Walaupun banyak pengembang kursus mengalami kesulitan dalam merancang kursus online dikarenakan kurangnya pengalaman mereka dalam pembelajaran online. Lebih jauh, standar yang tidak memadai untuk perancangan dan pengembangan instruksional, serta standar untuk platform pembelajaran, dapat menyebabkan kesulitan dalam memperoleh akreditasi dan pengakuan MOOCs angka kredit akademik. Format teks, visual, audio, dan multimedia sangat penting untuk menyampaikan informasi dalam MOOCs. Namun, format multimedia memenuhi berbagai gaya belajar, meningkatkan keterlibatan, dan sering dianggap sebagai format yang efektif untuk MOOCs. Kualitas asesmen sangat penting untuk efektivitas platform pembelajaran online ini. Pengembang kursus sering menggunakan alat yang ada di Learning Management System (LMS) untuk transfer data yang lancar, manajemen kursus yang lebih mudah, serta penghematan biaya. Meskipun alat asesmen berbayar juga  terkadang dipertimbangkan. Forum diskusi memungkinkan pelajar untuk berbagi, bertukar, dan menghadapi konten kursus, yang memungkinkan analisis pembelajaran. Media sosial dapat mendorong komunitas pembelajaran daring, tetapi efektivitasnya bergantung pada kursus, siswa, dan platform. Kuliah video sering digunakan sebagai penyampaian konten. Dengan demikian, untuk melibatkan audiens daring ini secara efektif, dosen harus menyesuaikan pendekatan pedagogis mereka agar selaras dengan prinsip-prinsip pendidikan digital, dengan penekanan khusus pada cara mereka menyajikan konten mereka. Kuliah harus terstruktur dengan cermat dengan mempertimbangkan sasaran peserta.