Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Desa Lambuluo, Konawe Utara Listy Handayani; Paridah Paridah; Ruwiah Ruwiah; Irma Irma; Ahmad Syahrul Umar; Fahrezi Ramadhan
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Juli : ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v4i4.2789

Abstract

Household waste management in rural areas remains challenging due to limited sorting habits, inadequate facilities, and practices of burning or disposing waste into the environment. This community service activity aimed to provide an educational medium for organic and non-organic waste sorting by reusing discarded materials in Lambuluo Village, Motui District, North Konawe Regency. The activity used a simple participatory action approach based on environmental problem-solving and was conducted on 28–31 July 2025 by students of the Faculty of Public Health, Halu Oleo University. The intervention involved constructing two prototype waste bins from wooden frames and used paint buckets, labeling them for organic and non-organic waste, installing them in Hamlet 1 and Hamlet 3, and providing brief education and usage simulations for residents. Evaluation was carried out through field observation on 12 August 2025 using utilization, maintenance, and cleanliness indicators. The results showed that both waste bins remained in place, were used by residents, maintained, and kept clean, with all indicators achieving 100%. This activity demonstrates that simple facilities made from used materials can serve as practical, low-cost, and replicable educational media to promote household waste sorting, encourage reuse practices, reduce plastic waste, and support sustainable environmental management in village communities.
Strategi Pendidikan Islam Dalam Pengembangan Kecerdasan Spritual Anak Usia Dini Di TK Prima Sakinaah Islamic School Kota Bekasi Irma Irma
Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur'an Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan al-Qur'an
Publisher : Fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/ash-shobiy.v5n1.11-21

Abstract

The results of the study show that the development of spiritual intelligence in early childhood at Prima Sakinah Islamic School occurs through three main strategies, namely religious habits, integration of Islamic values in learning activities, and consistent role modeling by teachers. These three strategies complement each other and effectively stimulate spiritual aspects because they are in line with the learning characteristics of early childhood, which rely on direct experience, repetition, and imitation. These findings confirm that the formation of spiritual intelligence is not only supported by teaching materials, but also by the environment, interactions, and Islamic school culture.Based on these findings, Islamic PAUD institutions are advised to design more systematic and documented spiritual development strategies to facilitate evaluation and program continuity. Further research can expand observations to other Islamic PAUD institutions or use a field approach to provide a more in-depth picture of the implementation of Islamic education strategies in strengthening children's spiritual intelligence.
Peningkatan Gula Alami dan Kualitas Fisik Keju Cottage dengan Penambahan Sari Buah Kurma Devitha Rezky Shaqilah; Syamsuddin Syamsuddin; Tutik Lusyta Aulyani; Irma Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar gula alami dan kualitas sensoris keju cottage melalui penambahan sari buah kurma. Keju cottage dikenal sebagai produk olahan susu dengan nilai gizi tinggi, namun memiliki cita rasa yang cenderung tawar dan kurang menarik secara sensoris. Penambahan sari buah kurma sebagai pemanis alami diharapkan mampu meningkatkan rasa, warna, aroma, dan tekstur keju cottage sekaligus menambah nilai gizi dan fungsionalnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pengamatan dilakukan terhadap parameter organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur) melalui uji panelis serta analisis laboratorium terhadap kandungan gula (glukosa) menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan sari kurma 15–20% memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas sensoris dan kadar gula alami keju cottage. Rasa menjadi lebih manis alami, aroma lebih khas, tekstur lebih lembut dan creamy, serta warna berubah menjadi lebih menarik. Penambahan sari kurma juga terbukti meningkatkan kadar glukosa produk secara nyataKata Kunci: keju cottage, sari buah kurma, pemanis alami, kualitas fisik, kasar glukosa
Kualitas Es Krim Susu Kambing Dengan Penambahan Tepung Daun kelor khaira Islam; Syamsuddin Syamsuddin; Tutik Lusyta Auliani; Irma Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2781

Abstract

Es krim susu kambing dengan penambahan tepung daun kelor adalah jenis makanan semi padat yang dapat dibuat dari campuran susu kambing, tepung adaun kelor, gula dan bahan tambahan lainnya, penelitian ini  bertujuan untuk 1) mengetahui  kualitas es krim susu kambing dengan penambahan  tepung daun kelor terhadap sifat organoleptik es krim yang meliputi tekstur, aroma, rasa, warna dan tingkat kesukaan. 2) mengetahui pengaruh dari jumlah tepung daun kelor terhadap tingkat kecepatan leleh pada es krim susu kambing dengan penambahan tepung daun kelor. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan 5 perlakuan jumlah susu kambing 80% dan daun kelor 2%. Dengan pengambilan data menggunakan lembar kuesioner uji organoleptik dengan jumlah penelis sebanyak 10 orang yang terdirin dari 10 penelis semi terlatih uantuk mencapai hasil terbaik dari uji organoleptik yaitu  analisis data yang di gunakan adalah RAL rancangan acak lengkap. Hasil penelitian menunjukkan: 1) jumlah susu kambing dan daun kelor berpengaruh terhadap tekstur, aroma, rasa, warna dan tingkat kesukaan, Perlakuan terbaik diperoleh pada P1 (penambahan 2% tepung daun kelor), yang menunjukkan hasil paling optimal pada semua parameterKata kunci: kualitas fisik , susu kambing, Daun kelor, Es krim, overran
kualitas fisik kornet daging broiler yang diawetkan menggunakan asap cair (liquid smoke) Syahrawati Merisma; Syamsuddin Syamsuddin; Tutik Lusyta Aulyani; Irma Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2782

Abstract

Kornet daging broiler merupakan salah satu produk olahan daging yang rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan. Penggunaan asap cair sebagai bahan pengawet alami diharapkan dapat memperbaiki mutu produk, khususnya kualitas fisik yang dinilai melalui pengujian organoleptik dan uji awal kebusukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pengawetan menggunakan asap cair terhadap kualitas fisik kornet daging broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Kampus I Politeknik Pembanguna Petanian (Polbangtan) Gowa, sedangkan uji Awal kebusukan dilaksanakan di Laboratorium Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman selama 40 menit (P2) menghasilkan nilai organoleptik tertinggi dan mampu menunda kebusukan awal dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, perendaman asap cair selama 40 menit merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan mutu organoleptik, sehingga memberiakan kualitas kornet daging broiler yang lebih baik secara keseluruhan.Kata kunci: kornet, daging broiler, asap cair, organoleptik, daya simpan.