Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN MANFAAT INHALASI AROMATERAPI PEPERMINT UNTUK ATASI EMESIS GRAVIDARUM Pujiati, Pujiati; Emilia, Emilia; Rahayuningsih, Endang; Asmaul Alfiah, Indah; Kusuma Ningrum, Eni; Trian, Novi; Wulandari, Retno; Auliya Izza, Rizki; Widiawati, Widiawati; Dwi Fara, Yetty
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i3.1427

Abstract

Abstrak Essensial oil peppermint adalah penyembuhan terbaik untuk masalah pencernaan. Minyak ini mengandung khasiat anti kejang dan penyembuhan yang sangat andal untuk beberapa kasus diantaranyab mual, salah cerna, susah membuang gas di perut, diare, sembelit, juga sama ampuhnya bagi penyembuhan sakit kepala, migrain, dan juga pingsan, selain itu peppermint telah lama di kenal memberi efek karnimatif dan antispsamodik, secara khusus bekerja di bagian otot halus saluran gastrointesnal dan seluruh empedu.Penyuluhan kesehatan ini merupakan kegiatan peningkatan pengetahuan yang diperuntukkan bagi masyarakat melalui penyebaran pesan atau informasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester I dalam mengatasi mual dan muntah dengan pemberian inhalasi aromaterapi peppermint. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang emesis gravidarum dengan pemberian inhalasi aromaterapi peppermint dan demontrasi cara penggunaan inhalasi aromaterapi peppermint. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan respon positif bagi para ibu hamil, ditunjukkan dengan hasil pretest dan post test. Kata kunci:Emesis Gravidarum, penyuluhan,pepermint
PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI ASI Fara, Yetty Dwi; Desni Sagita, Yona; Safitry, Erita
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.396 KB) | DOI: 10.30604/jaman.v3i1.404

Abstract

Pijat oksitosin adalah teknik yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu pemijatan pada sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae kelima-keenam. Pijat ini berfungsi untuk meningkatkan hormon oksitosin yang dapat menenangkan ibu, sehingga ASI ibu otomatis keluar dengan lebih optimal dan pijat oksitosin ini juga dapat dilakukan oleh suami ataupun keluarga. Berdasarkan hasil ukur sebelum diberikan pijat oksitosin nilai rata-rata volume ASI ibu post partum 5,59 cc termasuk kategori ASI ibu kurang lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di BPM Hj. Kartini, S.ST Bandar Lampung 2021. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis Pre-eksperiments dan rancangan penelitian One Group Pretest-posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu postpartum hari pertama di PMB Hj. Kartini., SST. yang berjumlah 40 orang. Sampel yang diambil di penelitian ini adalah 20 orang ibu post partum hari pertama yang ada di PMB Hj. Kartini., S.ST. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxone. Hasil penelitian diperoleh perbedaan nilai rata-rata produksi ASI sebelum diberikan pijat oksitosin 5,59 cc dan sesudah diberikan pijat oksitosin yaitu 16,75 cc dengan p-value <α (0,000<0,05). Disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat oksitosin terhadap kenaikan produksi ASI.
METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA WANITA USIA SUBUR DI BALAI DESA CANGGU LAMPUNG SELATAN Anita Noviana; Yetty Dwi Fara; Meiciko Indah; Nyimas Evi Syafitri Mayasari; Tri Widayanti; Tuti Mayanti
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.80

Abstract

WUS adalah wanita yang berusia 18-49 tahun dengan keadaan organ reproduksi berfungsi dengan baik, baik dengan status belum kawin, kawin maupun janda. Puncak kesuburan wanita ada pada rentang usia 21-25 tahun. Desa Canggu merupakan desa binaan Puskesmas Way Urang, yang memberikan pelayan kontrasepsi dengan jumlah wanita usia subur cukup banyak, akan tetapi masih banyak wanita usia subur yang tidak mau untuk menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang. Berdasarkan permasalahan yang disebutkan di atas maka solusi yang diberikan adalah memberikan pendidikan kesehatan dengan memberikan edukasi tentang penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur. Tujuannya adalah untuk menekan kehamilan pada wanita usia subur sehingga ledakan penduduk bisa terkendali. Hasil yang dicapai dengan adanya Edukasi kontrasepsi MKJP di Balai Desa Canggu diharapkan dapat terus dilaksanakan agar dapat memberikan pengetahuan kepada wanita usia subur khusunya akseptor KB aktif untuk mendapatkan informasi mengenai MKJP. Sehingga cakupan peserta pengguna kontrasepsi MKJP mengalami peningkatan dan angka keberhasilan KB meningkat
ASUHAN KEBIDANAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN MASALAH ANEMIA RINGAN PADA REMAJA DENGAN PEMBERIAN KURMA DI POSYANDU REMAJA DI DESA GUNTER Meisuri, Annisak; -, Idawati; Juni Ekawati; Putri, Nita Arena; -, Nurniyanti; Fara, Yetty Dwi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.94

Abstract

Remaja merupakan masa yang sangat penting, karena pada masa ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan remaja. remaja dapat mengalami masalah serius tentang badannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya anemia pada remaja dan bagaimana cara mengatasinya. Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan kepada remaja baik yang mengalami anemia ataupun tidak, Anemia umumnya memiliki prognosis yang sangat baik dan mungkin dapat disembuhkan dalam banyak hal. Prognosis keseluruhan tergantung pada penyebab anemia, tingkat keparahan, dan kesehatan keseluruhan pasien dengan metode kegiatan berupa pemeriksaan  tekanan  darah, pemeriksaan gula darah. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah  remaja di Desa Gunter Kecamatan Kalianda yang berjumlah 33 orang. Selama kegiatan pengabdian, semua sasaran atau peserta berperan aktif sampai selesainya kegiatan. Berdasarkan evaluasi hasil pengabdian didapatkan perbedaan yang signifikan pemahaman remaja antara sebelum dan setelah edukasi tentang anemia serta adanya respon yang positif dari peserta mengingat kegiatan pengabdian ini merupakan hal yang diharapkan. Kegiatan ini merupakan upaya promotif dan preventif dengan melibatkan peran serta remaja secara mandiri dan berkesinambungan.
Pemberdayaan Kesehatan Perempuan: Pemeriksaan IVA dan Daun Sirih untuk Keputihan Fara, Yetty Dwi; Damijah, Damijah; Rosmianah, Rosmianah; Giyarmi, Resti Dian; Lusiana, Ria; Jasmilla, Nia; Delena, Vina Maryu
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2: Januari 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i2.3568

Abstract

The number of cervical cancer sufferers in Indonesia continues to increase, so early detection is needed to prevent and treat cervical cancer through the IVA method. The aim of this community service activity is to empower women's health in preventing cervical cancer, especially through the implementation of IVA examinations and the use of betel leaves for vaginal discharge. The target of service activities is Women of Childbearing Age (WUS), with partners at the Karta Raharja Inpatient Health Center, West Tulang Bawang Regency. Activities are carried out through the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The preparation stage is carried out by conducting observations and interviews with partners. In the implementation stage, this is done through counseling about cervical cancer, education on maintaining reproductive health through betel leaves, and IVA examinations. The results of the activity showed that there was an increase in participants' knowledge regarding understanding cervical cancer and reproductive health through the use of betel leaves for vaginal discharge. Apart from checking for cervical cancer, it was also discovered that no significant cases were found.
Remaja Sehat Bebas Anemia Di MTS Raudhatul Tholibin Fara, Yetty Dwi; Mahdalyanti, Mahdalyanti; Rusmawati, Eni; Wati, Marina Eka; Sari, Nefi Yunfindi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i2.833

Abstract

Remaja merupakan transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai sejumlah perubahan biologis, kognitif, dan emosional. Perubahan biologis yaitu pertambahan tinggi badan, perubahan hormonal, dan kematangan seksual. Perubahan kognitif yang terjadi adalah meningkatnya berpikir abstrak, idealistis, dan logis. Perubahan sosio emosional meliputi tuntutan untuk mencapai kemandirian, konflik dengan orang tua dan keinginan untuk meluangkan waktu bersama teman sebaya. Oleh karena itu, masa siswa-siswi adalah masa yang lebih banyak membutuhkan zat gizi.  Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi adiksi Anemia pada siswa-siswi. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti siswa-siswi di MTS Raudhatul Tholibin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan siswa diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak terjadinya anemia bagi tubuh beserta bahayanya dan memberikan hasil peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya anemia. Pentingnya program pencegahan anemia yang dilakukan secara regular agar bisa menyadarkan dan mengingatkan kembali tentang pentingnya waspada tentang anemia
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Balita Stunting Usia 0-60 Bulan di Tiyuh Sumber Rejo Sari, Ratna Wulan; Fara, Yetty Dwi; Kartini, Kartini; Sunarti, Sunarti; Komalasari, Komalasari; Agustina, Rika
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.693

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana seorang anak mengalami terhambatnya pertumbuhan, biasanya disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupannya. Bahaya stunting antara lain terhambatnya pertumbuhan fisik dan risiko terhambatnya perkembangan kognitif dan motorik, sehingga berdampak negatif terhadap kemampuan belajar dan produktivitas di masa dewasa. Dampak jangka panjang dari stunting antara lain peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi. Dari hasil SSGI, Lampung termasuk dalam lima provinsi yang mempunyai masalah gizi dengan kategori akut yaitu sebesar 18,5%, dari angka tersebut, Kabupaten Tulang Bawang Barat menyumbang angka kejadian stunting sebesar 32,24% sehingga menempati urutan 14 untuk distribusi prevalensi kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting di Tiyuh Sumber Rejo Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei analitik yang dilakukan di Tiyuh Sumber Rejo pada bulan Mei-Juni 2024. Desain penelitian menggunakan metode analisis dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Variabel independennya meliputi pengetahuan gizi ibu, ASI eksklusif, dan pola orang tua dalam membuat dan memberikan MPASI, sedangkan variabel dependennya adalah kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan 45% (33 orang) memberikan ASI eksklusif. Ada hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting (p=0.013, OR=4.179). Pengetahuan ibu tentang gizi pada kategori sangat baik mencapai 95% (57 orang). Ada hubungan antara keahlian gizi ibu dengan kejadian stunting (p=0.009, OR=3.563). Sebanyak 68,3% (41 orang) mempunyai pola asuh yang tepat dalam pemberian MPASI. Ada hubungan antara pola asuh orang tua dalam pemberian MPASI dengan kejadian stunting (p=0.026, OR=4.200). Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan gizi ibu, ASI eksklusif, dan pola asuh orang tua dalam memberikan MPASI sangat penting dalam pencegahan stunting di Tiyuh Sumber Rejo.
Pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kecemasan pada akseptor KB implant Nelya Dewi; Yetty Dwi Fara; Yenny Agustianti; Sri Wahyuningsih; Ika Dyah Kurniawati; Wiwik Dwi Martiasih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22975

Abstract

AbstrakImplan adalah alat kontrasepsi berbentuk kapsul tipis elastis yang diletakkan dibawah kulit lengan atas seorang wanita. Implan mengandung hormon levonogestrel yang efektifitasnya mencegah kehamilan 99%. Salah satu kendala penggunaan KB Implan adalah kecemasan sebelum pelaksanaan prosedur. Tingginya tingkat kecemasan calon akseptor  mempengaruhi pemilihan kontrasepsi implan. Kecemasan adalah suatu perasaan yang tidak menyenangkan seperti gelisah, tegang, dan tanda-tanda hemodinamik yang abnormal sebagai konsekuensi dari stimulasi simpatik, parasimpatik, dan endokrin. Cara mengurangi kecemasan diantaranya dilakukan dengan menggunakan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi tingkat kecemasan pada seseorang sebelum dilakukan pemasangan implant yaitu dengan aromaterapi lavender. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengurangi kecemasan dalam pemasangan kb implant dengan pemberian aromaterapi lavender. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan mengenai kecemasan dan manfaat aromaterapi lavender serta memberikan penilaian dengan kuisioner tingkat kecemasan peserta sebelum diberikan dan setelah diberikan penyuluhan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada tanggal 18 Januari 2024 dengan jumlah peserta 7 orang dapat mengurangi tingkat kecemasan peserta dari nilai rata-rata 13 menjadi 8,2. Kegiatan ini mengurangi tingkat kecemasan peserta sebelum dan saat dilaksanakan pemasangan Kb implant. Kata kunci: aromaterapi lavender; kb implant; kecemasan Abstract The implant is a contraceptive device in the form of a thin, elastic capsule that is placed under the skin of a woman's upper arm. The implant contains the hormone levonogestrel which is 99% effective in preventing pregnancy. One of the obstacles to using implant contraception is anxiety before carrying out the procedure. The high level of anxiety of prospective acceptors influences the choice of contraceptive implants. Anxiety is an unpleasant feeling such as restlessness, tension, and abnormal hemodynamic signs as a consequence of sympathetic, parasympathetic, and endocrine stimulation. Ways to reduce anxiety include using pharmacological and non-pharmacological therapy. One non-pharmacological therapy to reduce a person's anxiety level before implant installation is lavender aromatherapy. The aim of this community service is to reduce anxiety when installing birth control implants by providing lavender aromatherapy. The method used was to provide education about anxiety and the benefits of lavender aromatherapy as well as providing an assessment using a questionnaire on participants' anxiety levels before and after being given the education. The results of this service show that the implementation of activities carried out on January 18 2024 with a total of 7 participants can reduce the participants' anxiety level from an average value of 13 to 8.2. This activity reduces participants' anxiety levels before and during the Kb implant installation. Keywords: lavender aromatherapy; contraceptive implant; anxiety
Peningkatan Pengetahuan Lansia Tentang Cara Mengatasi Insomnia Melalui Terapi Rendam Kaki Dengan Air Hangat di Puskesmas Kemiling, Bandar Lampung Fara, Yetty Dwi; Veronica, Septika Yani; Darmayanti, Heti; Septarina, Indah; Irmayani, Irmayani; Suzannawati, Neny; Susilawati, Fitri; Arnawati, Arnawati; Arumsari, Yunita; Yuwita, Yuwita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1387

Abstract

This community service aims to enhance the knowledge of elderly individuals about managing insomnia through foot soaking with warm water at Puskesmas Kemiling, Bandar Lampung. The method used was an analytical observational study with a sample of 28 elderly individuals experiencing insomnia. Data were collected through pretests and posttests to measure the increase in knowledge after health education. The results showed a significant improvement, with an average pretest score of 50.2, increasing to 77 on the posttest. The education using PowerPoint, leaflets, and interactive discussions effectively enhanced the elderly's understanding of insomnia and the benefits of warm water foot-soaking therapy. This activity had a positive impact on improving the elderly's understanding of non-pharmacological methods to address insomnia.ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang cara mengatasi insomnia melalui terapi rendam kaki dengan air hangat di Puskesmas Kemiling, Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan sampel 28 lansia yang mengalami insomnia. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 50,2 menjadi 77 pada posttest. Penyuluhan dengan media PowerPoint dan leaflet serta diskusi interaktif efektif meningkatkan pemahaman lansia tentang insomnia dan manfaat terapi rendam kaki air hangat. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman lansia mengenai cara mengatasi insomnia secara non-farmakologis.
Pengaruh Pemberian Nugget Tempe Dan Vitamin A Terhadap Hemoglobin Pada Remaja Putri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien Sindang Ayu Lampung Selatan Husna, Zulfa Lailatul; Fauziah, Nur Alfi; Fara, Yetty Dwi; Ifayanti, Hikmah
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i1.16276

Abstract

Prevalensi anemia Kabupaten Lampung Selatan tahun 2018, sebesar 27,9% pada perempuan dan 19,4% pada laki-laki. Selain memberikan suplementasi tablet penambah darah untuk mengatasi anemia dengan memberikan terapi non farmakologis salah satunya yaitu tempe. Tempe merupakan makanan pengganti protein hewani, karena per 100 gram tempe mengandung zat besi 4.0 gr dan juga vitamin A yang berperan penting dalam penyerapan zat besi dalam tubuh. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian nugget tempe dan vitamin A pada remaja putri pondok pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien Sindang Ayu Kabupaten Lampung Selatan tahun 2024.  Jenis penelitian merupakaan quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 responden kelompok intervensi yang diberi nugget tempe sebanyak 200 gr/hari, vitamin A 1x1 dan 15 responden kelompok kontrol yang diberi vitamin A 1x1 selama 14 hari. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian nugget tempe dan vitamin A terhadap hemoglobin pada remaja putri pondok pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien Sindang Ayu Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2024 dengan P-value = 0,000 dan selisih rata-rata sebelum dan sesudah pemberian nugget tempe dan vitamin A sebesar 0,8 gr/dl. Mengkonsumsi nugget tempe dan vitamin A direkomendasikan sebagai nutrisi pelengkap tubuh untuk meningkatkan kadar hemoglobin.
Co-Authors -, Idawati -, Nurniyanti Ade Tyas Mayasari Alfiyanti Muharramah Anita Noviana Arfiani, Hindun Arnawati, Arnawati Arumsari, Yunita Asmaul Alfiah, Indah Auliya Izza, Rizki Ayu, Juwita Jesri Beniqna Maharani Besmaya Cici Gustianingrum Damijah, Damijah Darmayanti, Heti Delena, Vina Maryu Desni Sagita , Yona Desni Sagita, Yona Eka Nur Fitriana Eka Tri Wulandari Emilia Emilia Fauziah, Nur Alfi Fisca Pratiwi Fitri Sugiarti Fitriana, Eka Nur Giyarmi, Resti Dian Hanun, Ghina Hamidah Hellen Febrianti Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Heni Pujiastuti Hikmah Ifayanti Husna, Zulfa Lailatul Iis Tri Utami Ika Dyah Kurniawati Irmayani Irmayani Irmeita Atfa Jasmilla, Nia Juni Ekawati Juwariah, Juwariah Karini, Elsy Juni Andry Kartini Kartini Kholia Trisyani Komalasari Komalasari Komalasari, Vitria Kusuma Ningrum, Eni Lusiana, Ria Mahdalyanti, Mahdalyanti Mayasari, Ade Tyas Meiciko Indah Meisuri, Annisak Muharramah, Alfiyanti Nelya Dewi Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nugroho, Tri Adi Nurlaelah Al-Tadom Nyimas Evi Syafitri Mayasari Orika Crisna Primadevi, Inggit Purwoko, Agus Putri, Nita Arena Rahayuningsih, Endang Rahmayani, Riana Raj, Jihan Francisca Ratna Wulan Sari Retno Wulandari Rika Agustina Rika Agustina, Rika Rini Wahyuni Riona Sanjaya Rizka Handayani Rohila, Titin Rolimah, Leni Rosmianah, Rosmianah Rr. Sri Endang Pujiastuti Rusmawati, Eni Saefinaqia, Saefinaqia Safitry, Erita Sanjaya, Riona Sari, Nefi Yunfindi Septarina, Indah Septika Yani Veronica Siti Maesaroh Siti Maesaroh Siti Marfuah, Siti Siti Rohani Sri Wahyuningsih Suharyo Hadisaputro Sunarti Supriyati Susilawati, Fitri Suzannawati, Neny Tri Adi Nugroho Tri Widayanti Trian, Novi Tuti Mayanti Ulva, Lutfiatul Utami, Iis Tri Wati, Marina Eka Weti Megasari Widiawati Widiawati, Widiawati Windarti, Putriana Wiridawati, Indah Wiwik Dwi Martiasih Wulan Dari, Wulan Yani Veronica, Septika Yenny Agustianti Yesi Riantika Yesika Tusiana Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yuni Sulistiawati Yunita Anggriani Yuwita, Yuwita